TMCBlog.com – Bro sekalian, Paradox dengan hasil yang diperoleh Ducati pada Hari pertama perngetesan ( tercepat eprtama dan tercepat kedua ) Atmosfer di Box Ducati campur baur antara keterkejutan dan kebingungan . . terkejut karena saat itu Stoner yang telah lama banget nggak pegang Motor bisa langsung meroket hantarkan Laptime cepat. Bingung karena  seperti nya Performa Jorge Lorenzo underpace dan jauh dari Harapan  . . . Simak Tulisan Sobat tmcblog, Jurnalis permanent MotoGP, Manuel Pecino dari Spanyol berikut ini sob . .

MBtech - TMC sep16

Hari itu, Lorenzo rehat sejenak untuk Makan siang. Ia menggelengkan kepala sambil berkata Saya tidak dapat memahami motor ini, saya tidak mengerti, saya tidak mengerti …” Begitu Ia curcol kepada orang orang terdekatnya. Sebaliknya, Orang orang terdekat JL99 berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia baru mengendarai Motor baru ini selama 4 jam setelah lepas dari Masa 8 tahun  di Yamaha ” Kau harus membuat banyak lap untuk mengendari Motor ini, Ducati adalah hewan yang sangat berbeda dari yang telah kau kendarai selama ini “ Jorge Lorenzo pun Finish di Posisi 17  . . Nggak ada yang memprediksikan sebegitu terpuruknya Lorenzo saat itu . .

Raut Muka Frustasi dari hasil hari pertama ini langsung terefleksi dari Airmuka Lorenzo ketika bertemu dengan Media ” Saya telah melewati situasi yang sangat tidak terduga, Sensasi yang saya rasakan disini (sepang) sangat berbeda dengan apa Yang saya rasakan di Valencia, Motor ini terasa seperti Motor yang berbeda “ Begitu komentar bernada Kebingungan dari Lorenzo, ia seperti berhadapan dengan dinding yang tinggi saat itu.

Meskipun hasil Hari pertama merupakan Tamparan Bagi Lorenzo, Tidak bagi rider ducati lain. Faktanya Stoner dan Dovi fiish di posisi satu dan dua. Ini merefleksikan bahwa Desmosedici GP17 bekerja dengan baik. Masalahnya cuma satu, daya adaptasi dari Lorenzo. Saya (pecino) membayangkan Lorenzo pasti menyadarinya saat sampai di hotel, mencoba menganalisa apa yang terjadi hari itu  . ..

Saya Nggak ngerti seperti apa malam yang dilalui Lorenzo, namun esok paginya Lorenzo memutuskan untuk berinisiatif lebih . . setelah hujan semalaman mengguyur selangor-sepang membuat Start test di hari kedua delay sampai Track kering sempurna. Namun tidak Buat satu orang. . . Jorge Menghampiri Box nya dan meminta team mempersiapkan GP17. Timnya mewanti wanti Jorge akan kondisi asphal  . . ” siapkan saya Motor “ itu adalah respons Lorenzo . . dan setelah satu jam berikutnya  . . hanya ada satu nama di Laptiming  . . Jorge Lorenzo

Setelah waktu berlalu, kekhawatiran sebab hasil test hari pertama perlahan lahan sirna. Juara dunia ini telah mulai bisa memecahkan masalah dirinya sendiri. Di hari kedua ia Finish di posisi 8 dengan laptime 1,032 detik dari Iannone, di Hari ketiga ia finish di posisi 10 0,399 detik dari Vinales dan di depan Andrea Dovizioso  . Di Hari terakhir pula Lorenzo ajdi satu satunya pebalap yang menyelesaikan Full race simulation . . dimana pebalap lain hanya menyelesaikan simulasi race 10-12 lap saja . .

” Saya seharusnya menggunakan ban Soft di akhir hari untuk mengahsilkan Laptime cepat, namun saya mengakhiri hari sangat lelah, nggak kuat lagi “ Begitu penjelasan Lorenzo . . berbeda banget dengan kondisi di hari pertama ” Namun adalah penting untuk mengakhiri test ini dengan pengumpulan informasi yang banyak “

Lorenzo sangat Positif ketika menganalisa Hasil Sepang test. Ia menggaris bawahi bagaimana ia memperoleh support dari team dan bagaimana itu membantunya lepas dari Krisis yang terjadi di hari pertama. Ia menyebut secara Khusus nama Michele Pirro  . ..  Pirro sangat membantu dirinya. Informasi dan masukannya sangat penting dalam upaya Lorenzo memahami GP17.

Test Pra-Musim Sepang malaysia meninggalkan sensasi bahwa Adaptasi Lorenzo dengan GP17 butuh waktu. Setelah kejutan dihari pertama, ia menunjukan sikap sejati sang Juara dan kesadaran bahwa seluruh Struktur Ducati siap mendukungnya saat ia butuh . ..  Kita tunggu aksi JL99 di Philip Island pekan depan sob . . (alih bahasa Taufik of BuitenZorg)

Manuel Pecino

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

46 COMMENTS

  1. nah ini perlu banget nih buat jd juara,,
    justru saya melihat rossi pengen juara dunia koq ga ky gini,,
    berharap rossi bener2 ky gini nih,,
    biar bisa jurdun yg ke 10,,
    kesannya terlalu sante,,
    ga coba race simulation,,
    entahlah,, semoga ada behind agenda d,,

    Guest
  2. Karakter mesin racikan kerjasama AMG jerman. Yamaha itu motornya kaya roller coster, mengalir ditikungan dan konstan dgn kecepatannya di lurus maupun tikungan. Masuk tikungan bisa lebih dekat dan keluar tikungan juga cepat. Gak ada tenaga berlebih yg kebuang. Sedangkan ducati seperti jet. Masuk tikungan sulit melakukannya dgn dekat, tapi setelah keluar tikungan 1..2…3…. Bushhh!!!
    Tapi perlu dicatat 2016 dgn winglet ducati seperti yamaha saat masuk tikungan. Terlihat kamera bila dari atas. Sudut yg dibuat U dan sangat dekat dgn braking masuk corner. Line racenya hampir bahkan mirip dgn M1 hanya dia punya kecepatan yg lebih di lintasan lurus. Memang seharusnya betul yg dikatakan daligna, bahwa tahun ini tdk ada alasan utk fokus meraih juara dunia. Tapi perlu dicatat bagaimana ducati menggantikan peran winglet tahun ini. Saya pikir itu salah satu permasalahannya bagi mesin Jet ini.

    Guest
    • Buktinya rossi zonk.marq pake ban medium aja dah tipis bgt dg vinales yg pakai soft.rcv tetap motor terbaik dg durabilitas yg baik dan memenangkan banyak race ditahun 2016.dg power yg dikurangi aja bisa nyisa 3 race dah jurdun,gimana tahun ini dg penambahan power..

      ???????

      Guest
  3. Jgn kayak Rossi yah, awal2 ngeluh traksi ban depan. pertengahan bilang overpower, akhir musim sampai preman Season bilang perlu ganti filosofi engine & sasis, musim terakhir stressss nulis gambar stress di helemx dan bilang Ducati adalah kesalahan, tak ada yg bisa diharapkan dr motor ini. Saya tau Jorge Spartan sejati

    Guest
    • wkkwkwkwk…

      Fakta nya emang gitu yaa Pakde Rossi..

      Tapi inget pasal Rossi gak pernah salah bos..!!!

      wkwkwk..

      Guest
    • Ngebacot aja lo. Dulu rossi dah kasih masukan utk dilakukan perubahan besar, salah satunya peralihan sasis ke twin spar. Tpi dulu bos ducati Filippo Preziosi yg keras kepala dan lebih banyak cingcong berdebat dgn rossi atas masukannya. Berbeda dengan pengembangan M1 yg ia lakukan. Yamaha sangat menghargai masukan rossi. Alhasil pengembangan ducati tidak berjalan cepat sampai rossi memilih balik ke yamaha karena culture kerjasama dan akhirnya Filippo Preziosi juga digantikan sama daligna. Wawasan lo jgn asal bacot doang. Rossi itu bukan org sembarangan, dia the doctor. Berbeda dgn rider lain. Semua pembalap bisa bawa motor, tapi tak semua pembalap bisa membangun motor. Itu kenapa ada pembalap yg di race gk bagus tpi direkrut utk pengembang motor. Ex: colin edwards, michelle pirro, mika kallio, loris capirossi, john hopkins, dll.

      Guest
    • Simpelnya kenapa honda gk pake marquez utk bangun motor? Malah stoner. Trs marq ngerasa gk enak protes ke stoner.
      Marq itu cuma bisa bawa dan rasakan enak apa enggak ditangannya. Tapi gk bisa bangun motor dalam hal ini teknis pengetahuan mesin dan motor digunakan. Maklum marquez lulusan sekolah balap, sedangkan stoner adalah pembalap berbeda yg ngerti motor bahkan dia mengawali karir pernah di dunia speedway. Skrg stoner gk di honda trs kebuang? Enggk dia dipakai ducati. Ini yg berbeda dgn pembalap lulusan sekolah balap. Makanya sampai kapan pun fans marq tidak akan pernah sebanyak fans Rossi. Bayangkan yamaha di tahun 2003 M1 bukan motor yg luar biasa. Dibangun oleh rossi dia langsung Juara dunia di 2004 tahun pertama rossi dgn Yamaha. Collin edward jg sama, sampai dia sudah masuk di tech 3, tapi test rider new M1 doi brother.

      Guest
    • @JagoMotogp

      Atuh 2 musim gak cukup yaah? ?
      yang jadi masalah kalo udah tau Pizza italiano tapi malah pengen Rasanya Sushi Japan. harusnya nikmatin aja Pizza nya ala cara makan Pizza.. ejekekeke…

      Guest
    • Preett..motor yg dibangun rossi malah bikin rossi zonk 7 tahun ber turut turut.masa kalah sama marquez yg baru belajar naik rcv.

      ??????

      Guest
    • @JagoMotogp

      kalo emang situ pengamat handal motogp…situ harusnya Faham waktu scot ridding (cmiiw) test pra musim pertama pindah ke Ducati dari Marc VDS Honda ..blak blakan… dy sempet nyindir peran stoner DI HRC yg malah bawa pengembangan RC213V ke arah yg mana? ??..

      Guest
    • 2004 rossi juara emang lawannya g sepadan,sementara marquez bisa langsung jurdun ngalahin rossi 9x juara,dan lorenzo 2x juara.marquez jelas membangun rcv sesuai karakter dirinya,buktinya rcv yg diseting sesuai keinginan pembalap dani,crutchlow malah g memuaskan.dg rcv setingan marquez lihat tim satelit honda bisa juara race,dan tahun kemaren rcv juara race paling banyak.crutchlow aja bisa merasakan juara race.

      ????????

      Guest
    • @Matteo dari mana dasarnya 2004 lawan rossi tidak sepadan. Emang balapan itu ngandalin pembalap saja. Dikira motor RCV yang ditinggalakan rossi itu motor abal2. Janganlah fanatik buta, kalo rosi bagus bilang bagus, marc bagus bilang bagus, jangan cuma bisa komen motogp tapi hanya jadi haters. Dan gak ngerti sejarah dan menghargainya.

      Guest
    • @matteo sales honda, lu cuma sales gk tau motogp. Lu mikir pake otak jgn dengkul. Ilmu lu cetek. Wkwkwk 2004 itu pembalap keren tokek. No electronic control. Yg jelas 2016 adalah jurdun modal tanpa banyak jatoh krn musim pertama michellin. Dan lu dongo rossi di umur segini masih di papan atas. Catat: SAMPAI KAPAN PUN FANS MARQ TIDAK AKAN SEBESAR ROSSI. Marquez tuh cupu dimanja elektronik. Sekarang honda paling liar motornya sampai 2016 crutchlow pembalap paling banyak crash. Best constructor tahun kemarin jg yamaha.
      Gue di sini bukan FBY ya, gue netral ngomong apa adanya. Baca komen gue sebelumnya, mana yg bukan fakta? Be smart lah

      Guest
    • @jago motogp,
      Gw ralat yah, tahun kemarin yamaha menang cuma konstruktor tim, sedang konstruktor pabrikan ama pembalap di borong honda,
      Klo ngmongin fans, gw setuju, yaah secara markisa di motogp baru 4 musim,
      Ya pasti kalah lah ama rossi yg dh bangkotan di gp
      Sisanya gw setuju

      Guest
    • 2004 siapa pembalap lawan rossi yg hebat??berapa x jurdun??
      No elektronik semua juga no elektronik.sekarang full elektronik semua jg full elektronik,mestinya rossi lebih hebat karena minim elektronik aja jurdun,tapi kok full elektronik zonk mulu??
      Fans g ngaruh,buktinya rossi banyak fans zonk 7 tahun berturut,marq 3x jurdun 1x zonk 4 tahun di moto gp.
      Yakin masih ngidolain rossi jika 46 pensiun??
      Paling jadi fans karbitan pindah ke vinales,efek dongkol ke marquez yg musuh rossi dan gagalin rossi jurdun ke 10.
      Konstruktor dan rider dikuasai honda,berarti motor dan pembalap honda yg terbaik.
      Yamaha cuma menang tim.

      ??????

      Guest
  4. Hari pertama stress ..wajar.. kondisinya beda 180° dari ekspetasi JL99 terakhir di Valencia.

    Tapi yg hebat adaptasi nya ke Ducati tuh si A.Bautista19 …keren.. keeren.. keren. Malah Petrux kalah dari Bautista..yang notabene pake GP17 and lebih banyak jam terbang Naik Ducati..

    Guest
  5. ekekekek

    Ducati sudah berbenah menerima masukan Pembalap …
    Coba Ducati menerima masukan Rossi ceritanya akan beda dan bakal lebih mudah adaptasi buat Riding style Lorenzo …dan masalah Ducati tetep masalah classic..Rossi tahu itu
    Rossi punya pengalaman apabilah stagnan di honda mungkin bisa Pensiun Dini dan tidak mempunyai gairah Moto GP boro2 juara 13 x juara 9 x belum tentu di dapet Rossi….

    hayayayayaya

    Guest
    • Semua karena gigi daligna yg keren. Aprilia ditinggal dia aja skrg terseok di wsbk. Menakutkan kalau daligna duet dgn rossi. Kaya burgess rossi dulu.

      Guest
  6. Bodo amat pokoknya motor apapun yg d pake rossi gw ttp dukung…syukur2 rossi ttp d yamaha….
    Klo fans marq mah isinya cm fbh..biasa tabiat fbh nnti klo marq pindah dr oondah jg jd hattersnya marq.

    Guest
  7. Dulu rossi dah kasihmasukan utk dilakukan perubahan besar, salah satunya peralihan sasis ke twin spar. Tpi dulu bos ducati Filippo Preziosi yg keras kepala dan lebih banyak
    cingcong berdebat dgn rossi atas masukannya. Berbeda dengan pengembangan M1 yg ia lakukan. Yamaha sangat menghargai masukan rossi. Alhasil pengembangan ducati tidak berjalan cepat sampai rossi memilih balik ke yamaha karena culture kerjasama dan akhirnya Filippo Preziosi juga digantikan sama daligna.
    ————-
    ekekekekke

    Betul tuh dulu Ducati seolah menutup telinga terhadap masukan pembalap …sekarang pembalap didengar (dgn rekrut Stoner juga) contohnya bagian punuk(tangk) dikeciliin tapi ducati ogahh eh sekarang tuh punukk dikecilinnn…coba dulu mendengar masukan Rossi bisa jadi pembalap bisa mudah adaptasi ….yahh akhirnya pembalap honda ketiban durian.runtuhhh dengan menstabilkan motor Ducati yg berlimpah power dan persaingan ketat Tim Yamaha yg dengan paketan motor M1 komplit …

    Guest
    • Buktinya diducati zonk,balik ke yamaha zonk.malah jadi bulan2an marquez(2014).pengembang motor apaan zonk mulu.marquez tuh pengembang motor terbaik,bisa nentuin mesin dan sasis apa yg mau dipakai,g asal pakai.buktinya rcv yg sesuai dg ngkes bisa buat tim satelit juara race..

      ??????

      Guest
  8. yo man,.
    JagoMotogpScience 2004-now – February 8, 2017

    rossi adalah the doctor,..WTF doctor?
    why bother, licking that loosers or people champions 4ss?

    emangnya si VR punya gelar medical doctor aka M.D
    (jelas ga boleh smbarangan make gelar tersebut)
    ataukah gelar doctor si VR adalah Ph.D (philosophy doctor atau doctor of philosophy ) dalam suatu cabang ilmu trtntu,.?

    the matter of fact emang dimana & kapan vr pernah menjalani kegiatan akademik s3 atau yg setara?
    jika tdk pernah berhak punya glar doctor scara akademik, maka siapa /lembaga mana yg ngasi dia gelar doctor secara honoris causa

    mungkin sbaiknya nama lu bukan jago motogp science
    mlainkan jago motogpknowledge

    sjujurnya rossi malu punya fans kayak elu
    norak banget tau ga sih,.

    Guest
  9. Kliatan pantatnya lorenzo blm jenak wak duduk di desmo…sepertinya geometri motor sangat berbeda dari yamaha, titik berat motor jg berbeda…mungkin lorenzo harus mrubah gaya duduk ketika belok, harus ikutin gaya pantatnya stoner atw marqez…desmo itu motor yg harus dibelokin! Beda sama M1, kita baru niat aja dia dah mapan belok sendiri..hehehe

    Guest
  10. pasca tes sepang saya baca di crash dot(.) net JL kehilangan banyak waktu saat masuk tikungan. dia gak bisa braking seperti di yamaha dulu. andalan JL kan brake tahan pertengahan tikungan nyicil pelintir gas sedikit, begitu motor tegak wusss.

    Guest
  11. 1. DUCATI = SULIT
    2.HONDA = SEDANG
    3. YAMAHA = MUDAH

    KLO DARI 1 TRUS KE 2 & 3 HASILNYA BANYAK YG POSITIF
    KLO DARI 3 TRUS KE 2 & 1 KEBANYAKAN HASILNYA ZOONK..!!!

    1. ROSSI HONDA JURDUN > YAMAHA JURDUN > DUCATI ZOONK > YAMAHA RUNNER UP
    2. STONER DUCATI JURDUN > HONDA JURDUN
    3. HAYDEN HONDA JURDUN > DUCATI ZOONKK…
    4. LORENZO YAMAHA JURDUN > DUCATI ?????

    SAYA HANYA PENGAMAT AJA…SEMUA BISA NERUBAH SEIRING PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI MASING PABRIKAN

    Guest
  12. Wak, back story rider gini juga sebetulnya menarik. kalo bisa ada lagi wak tapi beda rider. kita taunya mereka udah kompetitif di track aja tanpa tau gmn perjuangan sebelumnya

    Guest
  13. Ducati era sekarang beda sasis sama waktu era rossi,
    (akhirnya saran rossi dijalanin sama Ducati, tjuma rossi dah pindah duluan)

    tapi memang jolor type riding nya paling beda sendiri, seperti mengalir gitu, smooth, ambil tikungan jauh, lebih sedikit rem.
    susah ngerubahnya, dari jaman dulu waktu di moto2 ya begitu gaya nya jolor.
    dia harus berusaha keras, semoga sukses, biar tambah seru tontonannya.

    Guest
  14. dulu ducati di kasih masukan sama Rossi bukan karena di tolak secara mentah2 tapi juga karna kondisi keuangan ducati yang tidak seperti sekarang, ducati butuh modal besar untuk pengembangan motor,, lihat skr ducati begitu bebasnya ngembangin motor setelah kerjasama sama Audi

    Guest
  15. haahahaha baca koment ente pade ngawuuur…..coba ente yg balapan….mampu kagak?

    hahahaha……udah deh….nonton aja kagak usah koment2 yg macem2

    selama seru siapa yg menang itu wajar namanya jg balapan….

    kagak bola kagak motogp cuma jd pengamat doang…mana prestasi elu orang…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here