TMCBlog.com – Bro sekalian .. . Setelah report 3 jam yang lalu dimana saat itu sementara Marc Marquez menjadi Yang tercepat sementara,  akhirnnya Para Pebalap Pun memulai seperti Time Attack di setengah Jam terakhir .  Marc Marquez terus memperuncing laptimennya dari 1:29,872 di 3 jam yang lalu sampai Cheq Flag berkibar di akhir hari ini ia memperoleh laptime tercepat 1:29.497 . .. Jika Dibandingkan dengan hasil test Phillip Island tahun 2016 yang lalu . . laptime akumulatif di Phillip Island tercepat adalah 1:29,158 atas nama Marc Marquez juga . . artinya cuma beda sekitar 0,3 detik doang nih . . .  MM93 melakukan total 68 lap dan memperoleh Laptime tercepat di Lap ke 53 dan setelah Marquez posisi dua sampai 10 besar pun secara dinamis ikut berubah  . . . cekidot deh

motogp.com

Valentino Rossi Yang jadi salah satu Developer rider  fokus menentukan Sasis mana Yang akan dipakai pada Musim 2017 menjadi Yang tercepat kedua dengan laptime 1:29,683 atau 0,186 detik saja lebih lambat dari Marc Marquez. Andrea Iannone menjadi Yang tercepat ketiga dengan Laptime 1:29,926 dan membuat Top Three terdiri dari 3 pabrikan berbeda. Honda, Yamaha dan Suzuki.

tedapat beberapa Kejadian Crash termasuk satu yang jadi perhatian saat hector barbera (Reale Esponsorama Racing)  dan Sam Lowes (Aprilia Racing Team Gresini) Crash   .. .  salah satu dari keduanya stop karena melihat ada Hewan di dalam Track sebelu Crash Sam Lowes di T6 Maverick Vinales mengakhiri Hari pertama menjadi yang tercepat ke 4 setelah Iannone dengan Laptime 0,492 detik lebih lambat dari Marc Marquez

Pebalap LCR Honda Cal Crutchlow menutup Top 5 dengan Laptime 1:30,065. Cal melakukan 61 Lap dan diinfokan sedang mengetest Mesin Berkarakter baru ( Bigbang) bersama Juga jack Miller Yang selama hari pertama melakukan 82 Lap dengan mesin barunya. Tito Rabat Absen karena masih recovery akibat Crash di Sepang.

Danilo Petruci Yang Musim 2017 ini menggunakan Spek mesin Ducati Desmosedici sama dengan Dovi dan Lorenzo berhasil menjadi tercepat ke 6 dan menjadi Ducati tercepat. Petrux melakukan total 87 lap dengan GP17 dan memproleh Laptime tercepat 1:30,262 tepat di atas Dani Pedrosa

Andrea Dovizioso mengakhiri Test PI hari pertama dengan melahap total 64 lap dan posisi 8 tercepat dengan Laptime 1:30,410. Sementara Jorge Lorenzo masih Fokus beradaptasi di GP17. The Spartan melakukan 61 Lap dengan Laptime tercepat 1:30,631 sehingga berada di Posisi 11. Di akhir Race Lorenzo berkata bahwa Dibandingkan test Hari pertama di sepang, test hari pertama di PI ini jauh lebih baik walaupun sayang ia tidak bisa menajamkan Laptime di jam jam terakhir karena angin yang bertiup kencang dan ban Spek tahun 2016 tidak memberikan Performa yang diharapkan

Mengakhiri Top 10 adalah Rookie Of the Day . .  Jonas Folger (Monster Yamaha Tech 3). Jonas melakukan total 62 Lap test dengan Laptime 1:30,578 sementara Juara Moto2 musim 2016 yang juga Team Mate Jonas yakni Johann Zarco berada di Posisi 15 dengan Laptime 1:30,867. Sementara itu Alvaro Bautista (Pull&Bear Aspar Team), Hector Barbera dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) menempati posisi 12, 13, dan 14 tepat diatas Zarco. KTM terus melakukan Lap demi mendapatkan km yang banyak dimana Pol Espargaro menjadi yang tercepat di KTM dengan Laptime 1:31,2 . . Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

Hasil Test hari pertama

  1. MARQUEZ, Marc    Repsol Honda Team    1:29.497
  2. ROSSI, Valentino    Movistar Yamaha MotoGP    1:29.683    0.186
  3. IANNONE, Andrea    Team SUZUKI ECSTAR    1:29.926    0.429
  4. VIÑALES, Maverick    Movistar Yamaha MotoGP    1:29.989    0.492
  5. CRUTCHLOW, Cal    LCR Honda    1:30.065    0.568
  6. PETRUCCI, Danilo    Octo Pramac Racing    1:30.262    0.765
  7. PEDROSA, Dani    Repsol Honda Team    1:30.281    0.784
  8. DOVIZIOSO, Andrea    Ducati Team    1:30.410    0.913
  9. MILLER, Jack    Team EG 0,0 Marc VDS    1:30.426    0.929
  10. FOLGER, Jonas    Monster Yamaha Tech 3    1:30.578    1.081
  11. LORENZO, Jorge    Ducati Team    1:30.631    1.134
  12. BAUTISTA, Alvaro    Pull&Bear Aspar Team    1:30.770    1.273
  13. BARBERA, Hector    Reale Esponsorama Racing    1:30.771    1.274
  14. ESPARGARO, Aleix    Aprilia Racing Team Gresini    1:30.802    1.305
  15. ZARCO, Johann    Monster Yamaha Tech 3    1:30.867    1.370
  16. ABRAHAM, Karel    Pull&Bear Aspar Team    1:31.179    1.682
  17. ESPARGARO, Pol    Red Bull KTM Factory Racing    1:31.200    1.703
  18. BAZ, Loris    Reale Esponsorama Racing    1:31.249    1.752
  19. RINS, Alex    Team SUZUKI ECSTAR    1:31.432    1.935
  20. REDDING, Scott    Octo Pramac Racing    1:31.755    2.258
  21. LOWES, Sam    Aprilia Racing Team Gresini    1:32.307    2.810
  22. SMITH, Bradley    Red Bull KTM Factory Racing    1:32.690

Keterangan

Hitam : factory team Tanpa Konsesi

Biru : Satelite Team tanpa Konsesi

Merah : team Denagn Konsesi

Taufik of BuitenZorg

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

tmcblog youtube channel
TMC ADS

67 COMMENTS

    • Hanya skill dewa yg bisa naklukin lemotnya motor ngonddaa, mau bukti tuh Pedro tossa 11 x gagal jurdun ???

      Guest
    • Wekekeke…coba pedro pindah ke yamaha, minimal 3 gelar jurdun divtangan sperti Jorge…
      Tau sendiri khan V abal2 Hondah…kakakakka
      Dimana2 Honda paling jago bikin mesin abal2…kakakak

      Guest
    • Kalau anda mencermati performa pedrosa di PI dari tahun ke tahun memang tidak pernah bagus, di sirkuit ini pula pedrosa pernah mematahkan kedua kakinya ketika masih di gp 125.

      Guest
  1. Ini baru by data beritanya,bukan referensi si anu si itu,ujung2nya nyalahin si anu si itu.itulah tabiat orang yg iri dan dengki.lihat fv triatmono.di gebukin habis2an compare cbr150 gsx150 serta new r15

    Guest
    • bloger kudu objektif dr artikel yg terbit , pnjelasan nya.. detailnya kudu imbang..jngn tbw di gemborkn di ulas detail smpek berbusa….eh sliper clutch cm secuil…pdhl klo info dan data ya ada …

      Guest
    • Wkwkwk kasihan fb tapir pada iri, lah slipper clutch kan udah ada duluan dipake sama ninja 250fi, fitur assist yah orang juga pada paham, itu kan dijelasin bagi org awam yg blm tau scara real ttg vva, sliper clutch sama assist, dan kalo memang dia biker pasti udah tau fitur itu karna prnh diterapin di motor” yg udah pernah diproduksi, sedangkan tbw kan hanya ada di cbr250rr pertama di kelas motor mid-end 250cc, jdi dri komen ente diatas fix ente sales/ fb tapir yang iri sama honda

      Guest
    • @NEUTRAL situ bandingin slipery cluth sama ninfi250, sementara tbw gak boleh dibandingin sama yang sudah ada. Situ waras? tbw di cbr250rr bagus, slipery cluth di r15 juga oke.

      Guest
  2. Hmmm, belum keliatan aslinya,
    Nnti liat hari terakhir pas simulasi race, baru kliatan siapa yg kencang, siapa yg cuma ngejar waktu doang

    Guest
  3. terus di mana profesionalisme para perancang aka designer dan engineer saat motor masih blueprint dan blm mass prod
    mana expertise project manager kok bisa nunjuk vendor part yg mnghasilkan produk yg ga bikin rider was was berkendara
    mana kecermatan quality control,..
    ga ada motr yg smpurna?
    iya emang bener ga ada buatan manusia yg smpurna,.
    tapi bukan berarti motor yg bebas masalah itu ngga ada.
    ada yg bebas masalah, banyak,..
    so recall ente anggep bentuk cara tanggung jawab dan memanjakan konsumen?
    mungkin saja,
    tapi jangan hilangkan fakta utama bahwa fenomena recall adalah bukti telah terjadi kecerobohan/kesembronoan,

    Guest
  4. Untung hrc pnya marques..klo gk da markues mmpus bneran hrc cm pnghuni ppn tengh….itu pedro cm di pos 7, cal di 5….

    Guest
  5. nasib jolor gk akan jauh beda spt v.rossi dulu pas masih diducati keknya…
    dan ianonne bkal mnunjukkan performa gsx yg sesungguhnya..

    Guest
  6. Dani pedrosa ganti aja…tim besar tp cuma 93 terus yg dominan..
    Paling pas emang movistar..46 n 25..unggulnya gantian..

    Guest
  7. Masa muda memang top, tunggu sudah tua apakah masih bisa bersaing dengan yang muda.

    MM pegang Honda sudah terbukti tinggal pindah team, apakah masih bisa kembali Juara Dunia. ini yang ditunggu FB.

    Usia VR yang sudah memasuki kepala 4 apakah masih mampu untuk kembali menjadi Juara dunia, hanya waktu yang bisa menjawab, ini tantangan yang harus dipecahkan.

    Tontonan yang menarik di tahun 2017
    *Apakah MV bisa membendung keganasan MM, ini yang ditunggu. Muda vs Muda (H vs Y yang sebenarnya).
    *Tua vs Muda ini yang dinanti (apakah umur menjadi batasan di MotoGp), yang tua kalah bisa dimaklumi (ini membuktikan ternyata Umur tidak bisa dibohongi), tapi kalau yang Tua bisa kembali Juara dunia ini membuka sejarah baru dan membuat motivasi kepada pembalap yang sudah berumur untuk bisa bersaing dengan yang muda. (VR Juara Dunia = Cal layak masuk Repsol Honda menggantikan Pedrosa)

    Guest
  8. Mungkin kalo masih pakai mesin screamer marc marquez bisa lbh tajam lg waktuny. Tp segitu jg udh joss walau masih ada kendala di electronic n mesin barunya. Semangat 93????

    Guest
  9. Vinales akan cetak waktu di bawah 1menit 29 detik ….gampang bagi ini bocah….(paris hilton bakalan bangga….kalah tak terlalu bersedih,menang tak terlalu gembira)

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here