TMCblog.com – Bro sekalian . . . Kawasaki Punya Produk Sepeda motor yang Nggak  ‘ Normally/ naturally Aspirated Engine ‘ salah satunya adalah Kawasaki H2 dan H2R dengan Supercharge Sentrifugal . .  Untuk H2R sendiri dilengkapi dengan beberapa atribut aerodinamika seperti wing di bagian depan dengan dimensi yang kecil kecil . . . ada pertanyaan nakal . ..  Apakah Jika ada yang bermimpi dimana Kawasaki H2R diberikan Sayap panjang Dengan desain yang memenuhi prinsip prinsip aerodinamika bernoulli, apakah ia bisa terbang layaknya pesawat terbang ? jawaban dari Kawasaki Heavy Industries Aerospace Company adalah sebagai berikut . . .

Jika H2R ditempelkan Sayap depan belakang dengan desain yang memenuhi prinsip aerodinamika bernoulli, maka menurut Kawasaki Heavy Industries Aerospace Company adalah Secara teori H2R akan bisa Take Off pada kecepatan 360 km/jam , akan naik setinggi 48,3 meter dan bisa terbang sejauh 1001 meter. Namun begitu, faktanya adalah setelah roda lepas dari permukaan/ take off maka tidak seperti mesin jet, tidak akan ada lagi hembusan / dorongan THURST yang bisa ditemukan di Mesin jet maupun turboprop.

Selain Perkiraan teoretis di atas, menurut Kawasaki Heavy Industries Aerospace Company, manuver kiri kanan untuk H2R yang dikasih wing/ sayap pun sangat tidak dimungkinkan terjadi, dan sangat tidak mungkin bisa melakukan posisi landing layaknya pesawat terbang. Jadi kesimpulannya adalah Kawasaki H2R dikasih sayap seperti yang di ilustrasikan oleh Kawasaki Heavy Industries Aerospace Company di atas adalah Bisa namun Sangat Berbahaya . . . Nahhh udah nggak kepo lagi kan ? ..  Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

38 COMMENTS

  1. Seharusnya jika ingin terbang dengan posisi kelengkapan aerodinamika dan perangkat engine turbo jet mumpuni ada baiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Mbah Darmo Aerospace Company wak…
    ✌?

    Guest
  2. Jawaban dari Kawasaki Heavy Industries itu benar, karena mereka biasa membuat pesawat terbang, memang teknologi sepeda motor sampai motogp sekalipun beda sama teknologi mesin turbin pesawat terbang. Jadi jangan mimpi di siang bolong kalau teknologi motogp lebih canggih dari teknologi pesawat terbang ya bro……………..

    Guest
    • hahahaha…die harder Kawak bandingin teknologi Motogipi dgn pesawat, upaya sia2 untuk menutupi keculunan Kwek-kwek di motogipi. Kalau di dunia dirgantara, apakah kwek2 sebanding dgn boeing, airbus, atau bombardier? Kwek2 tetep culun kan…

      Guest
    • ingat Mas-Bero,,
      MotoGP Engine itu naturaly aspirated tanpa tambahan supercharge / turbocharge ,,, alias seperti mesin superbike pada umumnya hanya part2 yg membedakan, tapi bisa melesat hingga 350km/jam,,
      Harusnya bisalah Kawak improve mesin ZX10R jadi mesin prototype MotoGP nd bersaing di barisan depan,,

      hehehehehehe,,,

      Guest
  3. brarti desmo GP16 juga bisa kalo wingletnya tebalik & lebih panjang,tinggal ridernya dikasih jetpack dipunggungnya,atau bagian blakang dikasih drone kayak vortex 😆

    Guest
  4. Hukum Bernoulli kan prinsipnya melawan gravitasi bumi Wak,, diperlukan tenaga pendorong yg sangat kuat dan bantuan kekuatan angin juga,,
    cmmwiiu,,

    eeeekkkkeeeekkkk

    Guest
  5. Hukum bernoulli bukan melawan gravitasi, tetapi cuma menaikkan atau menurunkan tekanan berdasarkan perbedaan kecepatan. semakin cepat fluida mengalir, semakin rendah tekanannya pada atmosfir yang sama.
    fluida diam paling tinggi tekanannya.
    pada winglet motogp/f1, dibuat menekan ke bawah.
    pada pesawat terbang, dibuat menekan ke atas biar terbang. sementara gravitasi gak berubah sama sekali.

    Guest
    • ea’ seperti itu Mas-Bero,, itu hanya istilah,,
      Bahasa kerennya *Melawan gravitasi,
      Karena jaman dulu di negara kita masih jaman Majapahit, orang Eropa sono’ menganggap hukum Bernoulli itu mustahil diterapkan karena mustahil sebuah benda bisa terbang karena melawan gravitasi,,
      Tapi teori Bernoulli berhasil diterapkan sama kakak adik asal Amerika itu,, sebagai manusia pertama yg bisa terbang, waluapun hanya beberapa detik doang di-angkasa,,

      hehehehe,,,

      Guest
  6. Lagi khayalan tingkat tinggi nih wak haji. Kira2 saat kecepatan tinggi mungkin bisa terbang tp yang jadi pertanyaan bagaimana nanti ketika mau turun landasannya ?? Kan yang bergerak itu hanya mesin dan roda belakang gak ada pengaturan lain layaknya pesawat. Haha..Saya yakin wak haji ngepost berita ini karena di sana sering macet dan waktu habis terbuang di jalanan. Hehe

    Guest
  7. 10. Go A Heads – February 20, 2017
    Jawaban dari Kawasaki Heavy Industries itu benar, karena mereka biasa membuat pesawat terbang, memang teknologi sepeda motor sampai motogp sekalipun beda sama teknologi mesin turbin pesawat terbang. Jadi jangan mimpi di siang bolong kalau teknologi motogp lebih canggih dari teknologi pesawat terbang ya bro

    honda slain turun di moto gp,
    jg bikin private jet 6 seater kok, udah beredar tuh bisa dibeli bagi yg mampu. bikin mobil? jangan tanya dah klw honda
    lirik si garpu yg ngaku bsa buat mobil, tp produknya ga prnah ada mobil merk yamaha yg trlihat wira wiri di jalan.

    Guest
  8. begitu naik juga dorongan ilang otomatis turun lagi…. kawasaki sering banget nih berkonyol ria… jangan pake lampu led, eh dia juga pake, ini lg motor mengandalkan kecepatan roda bisa terbang….

    Guest
  9. Bisa banget secara teori. Cuma perlu diperhatikan wingspan, aspect ratio, dll. Tapi ya itu, tenaga penggeraknya kan dari gaya gesek ban sama aspal, kalo pesawat kan dari dorongan udara ke belakang. Aileron rudder ama elevatornya juga gak ada wkwkwk. Tapi khi ini bikin komponen wing buat boeing 737 lo (cmiiw)

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here