TMCBlog.com – ” Kami membangun pebalap Muda di berbagai disiplin olahraga Motorsport dan Kami tetap bersama mereka dalam situasi senang dan tidak menyenangkan. Sangat Menyedihkan bahwa saat tahu menjaga banyak pebalap Muda di Red Bull Rokie untuk Bisa ke Moto3, namun entah kenapa cukup menyesakkan ketika kami kehilangan mereka di Moto2. Bisa dibayangkan ketika memiliki Juara Dunia seperti Brad Binder yang harus meninggalkan kami. Sekarang, dengan hadir di Moto2 kami menutup pintu tersebut, sehingga anak anak kami dapat tetap bersama kami untuk melalui seluruh karir mereka di semua kelas ” Begitulah Pengantar dari Seorang Pit Beirer (KTM Motorsport Director) yang hadir di Presentasi Red Bull KTM Factory Racing dengan Kursi roda . . Sebuah pengantar Emosional yang membuka Gelar Kekuatan KTM di MotoGP, Moto2 dan Moto3  yang menggunakan tempat KTM Motorsports building di Munderfing (Austria) . ..  dan berikut ini kekuatan mereka . .

MotoGP

#38 BRADLEY SMITH (GBR)

Date of Birth: 28th November 1990 (26) Height / Weight: 1.8m / 66kg Website: www.bradleysmith38.com
Facebook: https://en-gb.facebook.com/BradleySmith38  Twitter: https://twitter.com/BradleySmith38   Instagram: www.instagram.com/bradleysmith38

#44 POL ESPARGARO (ESP)

Date of Birth: 10th June 1991 (25) Height / Weight: 1.71m / 64kg Website: www.polespargaro.com (under construction)
Facebook: www.facebook.com/pol.espargaro.44  Twitter: https://twitter.com/polespargaro  Instagram: www.instagram.com/polespargaro

RED BULL KTM MOTOGP FACTORY RACING

  • Stefan Pierer (AUT)  KTM CEO
  • Pit Beirer (GER)  KTM Motorsports Director
  • Jens Hainbach (GER)  Vice President Motorsports Road Racing & WP Factory Racing
  • Kurt Trieb (GER)  Head of Road Racing
  • Jürgen Weiß (AUT)  Head of Motorsports Marketing
  • Philipp Grünberger (AUT) Press & PR Motorsports
  • Mike Leitner (AUT)   Team Manager
  • Sebastian Risse (GER) Technical Director
  • Joachim Trieb (AUT)   Team Coordinator
  • Beatriz Garcia (ESP)  Team Coordinator
  • Tom Jojic (CAN)  Crew Chief Bradley Smith
  • Paul Trevathan (NZL)  Crew Chief Pol Espargaro

KTM RC16

  • ENGINE Displacement: 1,000cc
  • Type: 4-cylinder, V configuration
  • Valve train: Pneumatic Gearbox: Seamless shift
  • Power: 250hp+ Rev limit: 19,000rpm
  • Lubrication: Motorex
  • Exhaust: Akrapovič
  • Electronics system: Magneti Marelli
  • Electronics strategies: Drive-by-Wire,
  • Engine Braking, Traction Control, Wheelie Control, Quickshifter +CHASSIS Main frame: Steel tubular trellis
  • Swingarm: Aluminum
  • Wheelbase: 1,400mm
  • Seat height: 850mm
  • Minimum weight: 157kg
  • Fuel capacity: 22 liters
  • Front/Rear suspension: WP
  • Braking components: Brembo Tires: Michelin, 17 inch

Moto2

#41 BRAD BINDER (RSA) 

Date of Birth: 11th August 1995 (21) Height / Weight: 1.7m / 61kg

Facebook: www.facebook.com/BradBinder41   Twitter: https://twitter.com/BradBinder_41    Instagram: www.instagram.com/bradbinder_41

#44 MIGUEL OLIVEIRA (POR)

Date of Birth: 4th January 1995 (22) Height / Weight: 1.7m / 63kg

Website: www.migueloliveira44.com
Facebook: www.facebook.com/migueloliveira44   Twitter: https://twitter.com/MiguelMoto3   Instagram: www.instagram.com/migueloliveira44

KTM Moto2
ENGINE Displacement: 600cc ,Type: In-line 4-cylinder, Valve train: Chain driven DOHC, Gearbox: 6 gears, Power: approx. 130hp, Rev limit: 16.000rpm, Lubrication: Motorex, Exhaust: Akrapovič, Electronics system: HRC Kit ECU Moto2, Electronics strategies: Engine Brake

CHASSIS Main frame: Steel tubular trellis, Swingarm: Aluminum, Wheelbase: 1380mm, Seat height: 860mm, Minimum weight: 217kg (with rider), Fuel capacity: 21 liters, Front/Rear suspension: WP, Braking components: Brembo, Tires: Dunlop, 17 inch.


Moto3

#23 NICCOLÒ ANTONELLI (ITA)

Date of Birth:  23th February 1996 (20) Height / Weight: 1.66m / 56kg Website: www.nicco23.it (coming soon)
Facebook: https://www.facebook.com/Nicco23  Twitter: https://twitter.com/_Nicco23     Instagram: www.instagram.com/nicco23on

#64 BO BENDSNEYDER (NED)

Date of Birth: 4th March 1999 (17) Height / Weight: 1.8m / 64kg Website: www.bobendsneyder.nl
Facebook: www.facebook.com/Bo-Bendsneyder-Bad-Boy-64-251568241661806    Twitter: https://twitter.com/bobendsneyder    Instagram: www.instagram.com/bobendsneyder

  • KTM RC250 GP
  • ENGINE Displacement: 250cc,
  • Type: single cylinder,
  • Valve train: chain drive, intermediate gear, radial valves,
  • Gearbox: 6 gears Power: 52hp
  • Rev limit: 13,500rpm
  • Lubrication: Motorex
  • Exhaust: Akrapovič
  • Electronics system: Dellorto ECU

CHASSIS

  • Main frame: Steel tubular trellis
  • Swingarm: Aluminum
  • Wheelbase: 1210mm (+- 35mm)
  • Seat Height: 760mm
  • Minimum weight: 81kg
  • Fuel capacity: 11 liters
  • Front/Rear suspension: WP
  • Braking components: Brembo
  • Tires: Dunlop, 17 inch

 

21 COMMENTS

  1. apakah akan berakhir seperti ducati dulu,yg getol banget pertahanin sasis monokok,tapi akhirnya menurunkan egonya buat pake twinspar 😕
    Agak jleb juga lihat HRC ecu kit

    Guest
  2. waaah red bull nya gnti..mlh sperti redbullnya torro rosso F1…birunya biru gelap matt dg tulisan merah..
    bgus redbull yg lm sih

    Guest
    • lebih mirip ke Red Bull Racing TAG Heuer, tulisan red bull tanpa background putih, logo banteng background kuning, warna navy blue doff, memang lebih mengkilap livery Red Bull versi 2005-15, biru lebih muda, lha Toro Rosso yang versi 2016 masih ikut livery lawas

      Guest
  3. Wak ada sedikit peryanyaan, gimana kalau Yamaha masuk Moto2.
    ** Apakah Sasis wajib dijual ke team lain seperti sasis Suter dan Kalex jika team lain mau menggunakannya.
    **Apakah pabrikan sasis boleh menolak order dari team yang mempunyai dana besar untuk meminang sasis tersebut.

    ada obrolan iseng dengan rekan-rekan tentang yamaha tidak turun di Moto2 karena takut sasisnya jadi bahan percontohan untuk pabrikan lain. malahan ada yang beropini bahwa kekuatan yamaha ada di sektor sasis, jadi yamaha tidak mau turun ke moto2 karena ingin menutup rapat-rapat ilmu sasis mereka.

    Guest
  4. Pierer tampaknya masih sakit hati pada Honda soal insiden Reli Dakar 2017, di mana para rider Honda dijatuhi penalti satu jam usai mengisi bahan bakar di zona terlarang, menghalangi jalan KTM meraih kemenangan. Begitu pula saat KTM curiga Honda melebihi rev limit motor rider Leopard Racing, Danny Kent yang akhirnya meraih gelar dunia Moto3 2015 dengan keunggulan enam poin dari rider Red Bull KTM Ajo, Miguel Oliveira.
    “Honda adalah rival terberat kami, namun mereka selalu mencoba untuk curang. Lihat saja apa yang terjadi di Reli Dakar 2017 dan Moto3. Mereka selalu begitu. Saya tak paham mengapa mereka melakukannya, padahal tak perlu. Tapi tampaknya ini sudah “gaya” Honda, dan inilah alasan mengapa kami sangat ingin mengalahkan mereka,” pungkas Pierer. (sw/kny)

    Guest
  5. Wak saya mau tanya. Knp ya petinggi2 dr setiap pabrikan sering / pernah menggunakan kursi roda ketika ada di pit? Padahal kalau di liat2 merka bisa berjalan. Contoh di ducati claodio pernah terlihat duduk di kursi roda. Trus org ducati yg di gantiin sama claodio jg sering bgt keliatan pake kursi roda waktu di pit. Nah skrg ktm juga??
    Padahal mereka fine2 aja (bisa berjalan)
    Maaf oot wak. Tapi penasaran aja. Munkin wak haji tau jawaban nya..
    Suwun wakk

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here