TMCBlog.com – Bro sekalian, Kelas Balap tertinggi Motor motor balap produksi massal WorldSBK hari Jumat ini baru saja menyelesaikan sesi pertamanya yakni dua sesi FreePractice ( FP1 dan FP2 ) di Seri kedua WorldSBK yang digelar di Chang Circuit. FYI, hasil Dua FP di hari Jumat ini menentukan 10 pebalap mana yang langsung dapat tiket ke Superpole 2 . . Ditempat pertamaΒ  alias yang jadi tercepat adalah Juara WSBK dua tahun terakhir Jonathan Rea yang menggunakan Kawasaki ZX-10R dengan1.33.573 disusul 0,210 detik lebih lambat oleh Team Matenya di Kawasaki racing team Tom Sykes yang memperoleh Laptime 1.33.783 . . Setelah Duo Kawasaki, hadir duo Ducati Aruba.it Racing Marco Melandri dan Chaz Davies

Yamaha R1 benar benar naik grafik performanya tahun ini bro . . di hari Jumat ini secara akumulatif Alex Lowes berada di Posisi ke Lima tercepat sementara team Matenya Michael van Der Mark berada di posisi ke 8. Xavi Fores (BARNI Racing Team) hadir diposisi 6 tercepat dengan laptime yang hanya terpaut 0.601 detik dari Rea.Β  Sementara itu Jordy Tores, Markus Reiterberger (Althea BMW Racing Team) dan Eugene Laverty (Milwaukee Aprilia) mengisi 10 besar . .

Honda CBR1000RR SP2 MY 2017 sepertinya masih struggle sob. Stefan Bradl dan Nicky Hayden (Red Bull Honda World Superbike Team) masih terdampar di posisi belasan . . laptimennya terpaut 1 detik-an dari Rea . . dan tentunya harus struggle dulu di superpole 1 – bersaing dengan Pebalap seperti Lorenzo Savadori (Milwaukee Aprilia), dan Leon Camier (MV Agusta Reparto Corse) yang mengalami masalah teknis.

Jadwal Sabtu esok adalah sebagai berikut sob ( waktu Buriram = waktu indonesia barat )

  • FP3 WSBK 10:45-11:10
  • Superpole 1 WSBK 13:30 – 13:45
  • Superpole 2 WSBK 13:55 – 14:10
  • Race 1 WSBK 16:00-16:20

Taufik of BuitenZorg

35 COMMENTS

  1. Lagi2 New R1 kalah Top End power, apalagi Buriram ini punya straight yg cukup panjang selepas turn 1. sepertinya masih jadi PR Yamaha soal peningkatan performa New R1nya!

    Guest
    • Lagi nunggu jawaban wak Haji Taufik jg nih bro untuk pertanyaan yg sama.. disiarin dimana ya? Maklum adanya tv kabel murmer dirumah ane,hehe

      Guest
  2. Lowes consistent as always, melandri masih bertaji. Kok sayang ya KMI ga mau mendanai buat siarin wsbk minimal di seri wsbknya aja syukur sama wss. Malah lebih milih sinetron ga jelas… atau mungkin AHM kalo mau danai wsbk dan biar yamaha di motogp atau tukeran maybe?

    Guest
  3. Oot wak haji, request artikel tentang perawatan motor dong, masalah oli, dan lain2 yg berguna buat biker sehari2. Kalo di blog nya mas iwb malah ngomongin masalah ngengsi sohc dohc padahal cuma 150 cc duh duh duh seperti penggriringan opini, padahal pabrikan udah bikin mesin itu banyak pertimbangan dan riset ga meleulu harus dohc atau sohc

    Guest
  4. Kata FBH … cbr1000sp itu daily use bukan untuk balap2an πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
    kata HRC siapa aja yg pake honda bisa juara dunia πŸ˜‚πŸ˜‚
    Kata marques, vinales kencang karena motornya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
  5. Model Crosplane crankshaft YZF-R1 banyak kelemahan, menurut saya masih lebih baik konvensional crankshaft untuk mesin inline.
    Permasalahannya mesin inline adalah kurang power di rpm atas /kenaikan powernya terlalu datar, karena untuk meningkatkan percepatan, crankshaft yg berat butuh silinder pressure yg lbh tinggi di rpm atas agar mesin bisa berkitir lbh kencang. Selain itu deselerasi yg lambat menyebabkan laptimenya lbh lambat melibas tikungan.
    masih banyak ruang mengembangkan mesin inline agar bisa lbh kompetitif.
    Contoh mesin inline nissan sudah lbh advance, mengunakan crankshaft konvensional namun sudah diperingan.
    All new ZX-10R juga crankshaftnya sudah diperingan makanya performanya semakin tak terbendung.
    Pengembangan engine Cbr1000rr harusnya juga seperti itu sayang HRC tidak all out di wsbk,
    honda always takes the hard way? Menurut saya ngak juga, honda lbh fokus menghadirkan VFR1000 V4 gen RC213V stroke 48,5mm meski spek mesin kasta terendah namun V-engine memiliki banyak keunggulan untuk turun di wsbk.

    Guest
  6. Kata fbh balapan itu harus standar kalau kalah sama R15 dikejuaraannasional

    Bayangkan kalau WSBK balapan standar tambah sering di overlap tuh cbr1000rr karena diantara semua produk massal 1000cc speckk cbr1000rr paling inferior cuma 190HP sedang rival-rivalnya standar main di atas 200HP

    Guest
    • Cbr1000sp standar pabrik range power 160 dk – 170 dk on dyno
      R1M 174 dk – 180 dk on dyno versi US ( limited ecu )
      R1M versi europe 187 dk – 192 dk on dyno
      BMW on dyno 185 dk – 190 dk
      Zx10r on dyno 179 dk – 185 dk
      Ducati panigale on dyno 177 dk – 180 dk
      GXR1000 on dyno 170 dk – 175 dk
      Aprilia rsv4 on dyno 179 dk – 185 dk

      Guest
  7. R1 mah cuma menang cat n striping doang, power abal-abal, terlalu lembut. Gegara idea, “enjin itu bagian dari sasis”, power jadi terabaikeun.

    Guest
  8. Kalau honda mah always strikes total world market bro,
    does strike all time instead bro…. Kagak cuma di indo bro..

    Guest
  9. laaah ngomong power terabaikan…laah wong cbr 1000 power stndard pling inferior…fakta!!!! okelaah cbr 1000 laris d market..nmun mungkin bkn krna power…krna mmg superbike plng nymn….stng saja pling duangaaaaakk…

    Guest
  10. Yg laris manis itu bmw s1000r ama zx10r..
    Itu penguasa jalanan
    Cbr1000sp hanya penggembira saja paling buncit.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.