TMCBlog.com – Bro seklaian . . Maverick Vinales telah jadi bahan pembicaraan semenjak test Pramusim pertama hadir di valencia sampai terakhir di Losail Qatar. Ia akan hadir di race pertama MotoGP Qatar 2017 sebagai Favorit banyak orang. Di atas kertas, Maverick Vinales telah menguasai kendali . . . semuanya . ..  Race Losail 20 Maret 2016, Lap terakhir sebelum Cheq Flag Berkibar Jorge Lorenzo sudah Ngibrit duluan di depan untuk memenangkan race pertama dimusim tersebut. Dibelakang Jorge ada tiga nama besar . . Marc Marquez Sang Super Agresif, Valentino Rossi sang rubah penuh pengalaman, dan Andrea Dovizioso diatas Motor yang paling kencang di Losail, Ducati Desmosedici GP16,2.

Seperti dugaan banyak orang di awal lap terakhir Dovizioso menelikung Marquez menggunakan Top Speed. Dan marquez pun tidak tingal diam setelah itu, Di T6 Marquez mencoba namun kurang Space. Di T10 pun Marc mencoba namun Gagal, sampai Fight antara Marc Dan Dovi berlanjut di Tikungan terakhir.

Buat Marquez T16 adalah Now or Never . . 1 atau Nol dan Di T16 MM93 pun melakukan style pengereman signatur MM93 untuk mencoba Overtake Dovi dan ebrhasil. Namun saat melewati apex Marc terlalu cepat sehingga sesuai hukun race masuk lebih dalam maka akan keluar lebih wide . . Marc Marquez pun Out wide dan Mempersilahkan Dovi Finish didepannya

Losail Circuit 11 Maret 2017, disuatu malam saya berdiri disamping pagar pembatas dari pintu masuk tikungan terakhir sirkuit Losail sebelum masuk straight. Saya mengobservasi perbedaan racing Line masing masing pebalap di tikungan tersebut. Marquez adalah yang paling agresif, Rossi Paling elegan, Pedrosa paling teknikal dan Vinales paling  . . ohh ada apa dengan Vinales ?

Saya Cukup terkejut melihat betapa struggle-nya Vinales dimana saya saat di T16 Di satu kesempatan ia mepet ke kerb, satu lap lagi ia satu meter lebih jauh dari kerb, satu lap berikutnya ia mengerem lebih lambat, di kesempatan lain ia menggunakan Style yamaha Yang membuka gas lebih dahulu . ..  Sangat beragam gaya riding MV25 di tikungan tersebut. Namun walaupun begitu Namanya tetap nangkring di pemuncak laptime

Sejam kemudian saya bertemu Maverick dan memberitahukan apa yang saya lihat kepadanya dan Maverick mengkonfirmasi Ya  . . ia mengaku melakukan tersebut. Maverick Mengakui bahwa ia sedang ” mengetest sesuatu ” di tikungan tersebut . . Sedang mengetest sesuatu ? Sesuatu apa ? apa yang kemungkinan sedang ia ujicoba di sebuah tikungan dengan topspeed hanya sekitar 105 km/jam ? . . . saya langsung berfikir dalam hari . . maverick sedang mempersiapkan ‘ sesuatu ‘, sesuatu di tikungan terakhir race Qatar 2017

” Tidak, Kau tidak akan bisa overtake di sana “ respon Maverick ketika saya temui dirinya di resepsi Hotel keesokan harinya. Namun melihat apa yang dilakukan Marquez tahun lalu, satu satunya yang akan dilakukan Marquez adalah melipir kesebelah kiri di awal tikungan lalu melakukan gaya sliding ban belakang untuk bisa menikung lebih agresif, lebih dalam, dan bisa merilis Gas Throttle terlebih dahulu untuk ngacir ke Garis Finish. Dan dengan mengetahui karakter Marquez, maka tidaklah dapat dipungkiri Marquez telah memperlajari apa yang ia lakukan di 2016 secara intensif. Jika Ia telah melakukan sekali, maka ia akan mengulangnya jika diperlukan  . . dan Maverick Vinales yang sudah dari kecil race berkompetisi dengan Marc Marquez sangat tahu karakter Marquez ini

Yang disiapkan Oleh Maverick Vinales adalah mempersiapkan sebuah manuver difensif terhadap segala kemungkinan yang akan dilakukan Marquez akhir pekan depan di Losail. Maverick tahu bahwa hipotesisnya jika Honda bisa menguasai Braking point tersebut dan memulai pintu straight dengan berada di depan ia akan kehilangan posisi di finish line . . ahh jadi nggak sabar sama rec perdana ini

Manuel Pecino

tmcblog youtube channel
TMC ADS

82 COMMENTS

  1. Dari jaman vinales msh moto3, udah paling ngefans sama dia
    Semoga qatar menjadi pembuka kemenangan nya di 2017

    Guest
  2. Yang disiapkan Oleh Maverick Vinales adalah mempersiapkan sebuah manuver difensif terhadap segala kemungkinan yang akan dilakukan Marquez akhir pekan depan di Losail.
    ……………..
    berarti MV25 rela diseruduk MM93!!!!!ngeriiii

    Guest
    • Bener banget, ane malah ngeliat stu2 cara juara dgn mudah di qatar ya ngibrit jauh ninggalin lawannya, tpi yaa semua sirkuit sma aja si klo ngbrit mah, cm di qatar ni agak beda gmnaa gtu,
      Mending klo gk kuat mental tarung, ngbrit aja ninggalin sejauh2nya lawan

      Guest
  3. Kunci di seri losail Qatar adalah pole position di start n ngacir duluan lalu menjaga ritme race tiap lap..defensif n tidak crash itulah yg dipikiran MV25..

    Guest
    • Defensif saja tidak cukup untuk memenangkan race seperti di qatar. Apalagi circuit tipikal panjang dan cocok buat motor seperti ducati bukan yamaha
      Imho

      Guest
    • Mungkin agresif yg dimaksut adalah saat mengambil tikungan. Pace tikungan, teknik rem, teknik throtle, dan teknik miring thdp ban
      Marquez agresif. Rossi lembut saat mengambil tikungan. Pedrosa “standart” tapi bukan berarti jelek …
      Sepertihalnya saat gayung air di jatuhkan ada yg airnya langsung byor (93) ada yg pelan lembut agar ga nyiprat (46) ada yg standart (26)

      Guest
  4. biasanya yg namanya komentator terlihat lebih pintar daripada mereka yg bneran fight on track
    di soccer aka football hal yg sama terjadi banyak kali

    Guest
  5. Klo vinales benar2 juara atau minimal runner up tahun ini.
    Mmungkin akan masuk kaategori idola baru bgi penggemar moto gp.

    Guest
  6. Yg dilakukan MV hanya defensif??
    Knpa gk kebalikannya, attack!!
    Kenapa gk ditikungan terakhir dia nunggu momen untuk menyerang, tpi malah hanya fokus di defensif,
    Keunggulan serangan MM, serangannya gk bisa di prediksi, udah sering serangan MM bikin JL VR geleng2 kepala, MM pake rem belakang untuk ngatur posisi motornya lebih dalam sembari hard braking, defensif macam apa yg bisa dilakukan buat serangan sperti itu? Kalo pke teknik nikung yamaha yang seperti kurva, sush buat nahan serangan MM, krna MM bakalan ngecut dri dalam dan menjaga tetap didalam selama di apex, semetra itu MV gk kan bisa bales, masi inget mugello 2016? Dmna lorenzo gk bisa bales ditikungan terakhir namun untungnya aksel JL lbih baik makanya juara

    Guest
    • klo mnrt sy mugello 2016 mm terlalu mksa late braking! ya otomTis mlebar di tikungn akhir….lah jorge nyantai gk pnya niatan nylip cm gas sperti lap sblmnya….kyk gk tw jl sj
      …dia cm pduli dg lap time..dan racing line yg sm dg lap sblmnya…khas jorge yg konsisten!!

      Guest
    • Marq ngk melebar mooo, marq tetep di linenya pas keluar tikungan terakhir, tpi JL slip streem, pas lgi aksel M1 lgi diatas rcv, makanya juara tu JL

      Guest
    • Tpi resikonya sering bersenggolan sama rider lain.
      Itu sama saja merugikan diri sendiri dan orang lain.

      Guest
    • Yah senggol2 sikit namanya balapan ya lumrah, klo gk mo senggolan, ya balapan sndiri aja

      Guest
    • setahu saya klo late braking, pastinya slow out….mknya jl bs nyalip …tp ya bner jg akselerasi m1 waktu itu 2016 lbh bgus dr rcv…rcv akselerasi n top speed krg dr kompetitor , komentator mtgp nick harris yg blg sperti itu d bnyak race 2016..”poor poor acceleration on marc marques” on qatar 2016 waktu di salip ducati.

      Guest
    • masalahnya si MV25 ini sudah berkompetisi sama MM93 itu sejak kecil.. jadi mungkin dia itu udah tau kelemahan si MM93.. dan bukan gak mungkin dia defensif di awal ( utk jaga kondisi ban ) dan akan Attack di akhir lomba.. ibaratnya si MV25 itu lagi nunggu mangsanya lengah.. baru dehhh… hap lalu di tangkap 😂😂😂

      Guest
    • @jimmoo, benerr rcv under power sma M1, cuma MM nutupin klemahannya ,
      Ada benernya jga kalo late braking bikin slow out, tpi klo posisi motor pas bnget nutupin lawan di belakang, itu slow out bisa jdi kaya hard defense, dan bangg, lawan di blakang jdi ikutan slow out, itu mnrut ane
      @naruto, klo mengenai itu cuma MV dan MM yg lbih tau, ada benernya jg si, mnrt ane yg jdi kelemahan MV tu emosi, klo MM bisa mainin emosi MV, ya sudahlah

      Guest
    • Antara race sama free practice beda 1-2detik. Lebih lambat race. Cepuluh saf depan berkesempatan finish duluan. Nah disini dibutuhkan pengalaman. Utk MV25 th ini jd sorotan aja deh. Yg penting ke senter kamera teyus karna dibarisan dpn.

      Guest
    • MM agresif -> Attack
      Attack gak bisa dibalas attack, ritme dan laptime akan ancur. seperti duel Rossi vs Marc di Sepang 2015, saling serang hanya membuang waktu karena racing line jadi gak karuan. akibatnya malah rombongan dibelakangnya bisa mendekat.

      Strategi yg disiapkan MV hanya untuk kondisi terburuk jika smp akhir lomba dia ditempel ketat oleh MM. Feeling saya si, MV besok bisa kabur duluan (kecuali gak terkendala masalah teknis seperti degradasi ban)

      Guest
    • Feeling ane jg sma, MV bakalan kabur kalo ada kesmpatan, sperti yg dia lakuin di silverstone thun kmrin, klo bsa menghindari dog fight knpa gk, emanh si bakalan mengurango esensi balapan krna terkesan turing, tpi whatever they say, yg pnting finish pertama

      Guest
  7. Difensif? Lah MVK berpikir dan berharap selama race posisinya didepan gt? Sepertinya dia hanya menganalisa pak, kalau saja posisinya nanti didepan MM93 apa yg musti dilakukan. Tp disitu blm dibahas jg sebaliknya yg dilakukannya saat MM93 ada didepannya. Belum siapkah dia dibelakang MM93? 😅😅😅

    Guest
  8. Yg dilakukan MV difensif namun mnurut ane salah. Si mv menganggap dia lebih cepat dari yg lain padahal sampai saat ini mv blom memulai pertarungan sebenarnya di ‘race’ . yg bahkan mnurut saya saat race itu sulit melakukan pace defense kecuali bila anda benar” cepat . . imho mental mv masih belum benar” dewasa.

    Hanya karena fastlap ia torehkan sudah menganggap lebih cepat dari kelas dani pedrosa dovi rossi jorge marq bahkan.

    Ane fans marq (jujur) kadang jengkel juga pas mv merasa lebih cepat dari rossi ataupun marq hanya karena babak qualifikasi. Padahal sebuah mental baru terbukti saat race berlangsung

    Sorry to say buat fans karbitan yg pada ngaku udah kenal mv dari moto3 padahal engga

    Guest
    • inget jg saya nth musim thn brp..si mv ngmuk2..kcewa bgt ma mtrnya
      .akhirnya di musim yg sm gnti brand mtr…ckck..itu bukti pmblp bs milih mtrnya!! bkn cm tim.

      gk bgtu mngikuti mv waktu itu..maennya d blkng mulu…cm bgtu pke mtr yg livery blusens biru..br sering kesorot kamera….

      Guest
    • Iyaa tu bener, tu kyy moto3 thun2 prtma deh, si MV pake honda rs edisi pertama,
      Itu motor under power lawan ktm, makanya ngmbek tu MV, mogok race wkwkwkw
      Ngk tau ni ntr ngmbek apalgi nih, di ostrali dh ngmbek krna di kintilin MM, gmn ntr klo lebih parah yah, bisa2 demo ke dorna ni MV wkwkwkw

      Guest
    • setau saya MV Debut di GP 125 langsung posisi 3 kelasmen akhir, dan dia jadi pembalap termuda ke 3 sepanjang sejarah yang bisa menang di salah satu race. saya ingat dulu dia podium tertinggi dan gak bisa selebrasi semprot2an sampanye karna masih dibawah 17 tahun. Dan sebagai catatan, dia selalu menjadi Best Rokie semenjak debut di FIM CEV Moto3 sampai di MotoGP.

      Guest
  9. yaahh…. silahkan para komengtator nyuprus ngalor ngidul,….

    namanya juga usaha mzbro, usaha dilakukan demi mencapai tujuan, soal hasil akhir jadi menang atau kalah urusan belakangan, yg penting berusaha.

    Guest
  10. Sorry to say, ane udh mentengin MV di moto3, dia punya skill diatas rata2, namun emosinya sngt labil, dia tipikal pembalap yg gk bisa nerima eror, masi inget moto3 thun berpa tuh wktu dia make honda, motornya kalah power, tpi bisa ngelawan
    Pada saat puncaknya dia mewek ke honda, mogok balap krna motornya gk kompetitif,
    Dri sana ane dh menilai, kalo dia tipikal pembalap perfectionis, pgen semuanya lebih dri pembalap lain, pgen motornya paling kencang, paling stabil, paling tinggi top speednya, kasar kata dia pgen nyalip pembalap lain tu dengan mudah, sebuah mental yg berkebalikan bnget ama rossi,
    Dia bagus, tpi gk dengan mentalnya,
    Beda2 selera si, tpi ane seneng liat mental pembalap yg maksimalkan apa yang ada, bukan mewek mnta ini itu tpi gk dikasi,
    Rossi, dengan M1 seadanya dia bisa juara 2004, MM dengan rcv seadanya dia bisa juara 2016, casey dengan desmo seadanya dia masi bisa juara seri, dan ane ngk pernah liat klo mereka ngelempar motornya dan mogok gk mau balapan krna mtornya gk “kompetitif” menurut dia,
    Gk tau lah ya klo kedepannya gmna, yg ane liat sejarah masing2 pembalap aja

    Guest
  11. Sorry oot, ni cm ane ato ada yg lain sepemikiran sm ane, cara nikung motor yg susah belok ya dengan slide, diluar cara itu bisa di pastikan out wide, klo motor nurut mah, tinggal ngikutin maunya motor aja

    Guest
    • Pake slide y
      Lap belum habis malah ban belakang hancur duluan
      Karena seri qatar suhu rendah otomatis pake ban soft-med

      Ente opini tp menyudutkan 1 pihak atau rider lainnya, tapi maunya di bilang netral

      Guest
    • Stoner dri dulu slide trus, apa dia kehabisan ban? Gk kan, dia bsa menang jg di atas ducati pke slide,
      Ente klo gk bsa beropini jgan nyerang orang lain
      Ane gk blang itu di seri qatar, ane cm blang klo mtor susah belok, jalan stu2nya ya slide,
      Sush dicerna kah? Ato gk nympe ilmunya?

      Guest
    • Hahaha… Ngomongin ilmu
      Inget stoner di race apa yak
      Sisa 2 lap ban depan belakang hancur itu RCV
      Padahal pas waktu itu race siang (Hard Tire)
      Sedangkan yg di pake VR sama JL dulu tipe ban sama (mid-hard)

      Loh jadi nyerang personal haha
      Nick Moge
      Mending ente turney di sentul tes cornering smbil slide
      Kuat berapa lap itu ban

      Guest
    • Agresif = Fast In Apex – Wide Corner Line
      Elegan = Late In Apex – Fast Out Corner
      Technical = Early In Apex – Fast But Wide Line

      Guest
  12. tapi bisa aja pake slipstream setelah di overtake di T16,pokoknya gapnya masih 0,0 ,kayak jorge di mugelo 2016

    Guest
  13. defence scheme strategy on last corner…terbukti sering manjur dipakai MVK25 selama di Moto3 2013 saat dikeroyok Luis Salom,Alex Rins,Alex Marquez,Jonas Folger.dll. (Ricardo Tormo 2013)

    Guest
    • Om, valencia bukan sirkuit yg mudah untuk overtake, makanya strategi defense lebih baik, lah klo qatar yg lebarnya segede tol,
      Think again

      Guest
  14. Keren juga…

    persiapan jauh jauh hari buat tingkat yg lebih tinggi..?/

    jadi gak sabar…. Moga moga aja Race nya di majuin! !! penonton udah kebelet niiy..

    Guest
  15. Comment: MV itu udah sejak bocah bertarung dg MM, saling mengalahkan. Walau dari beberapa foto yg pernah kulihat malah MV kecil yg selalu ditengah podium dan MM disampingnya. Jd sebenarnya ga perlu ragu dg pengalaman dan mentalnya, khususnya dalam meladeni MM.

    Perkataannya ” Tidak, Kau tidak akan bisa overtake di sana “, itu bukan asal ngomong, udah terbukti dg aksi overtake now or never MM yg gagal thd Dovi. Jadi kalo dia di belakang MM bukan disana dia akan overtake. Tapi kalo dia didepan maka itulah manuver difensif yg harus dia siapkan disana.

    Guest
  16. apapun itu strategi yang di pelajari dan di terapkan adalah salah satu gimana cara rider bisa memenangkan balap atau minimal mempertahankan posisi, artinya MV25 dia sudah ada perhitungan pada saat di tikungan terakhir apakah saat itu dia sedang di depan atau sebaliknya. ga sabar liat race peratam di Qatar

    Guest
  17. aku fans si marq mv cukup konsisten cukup keren seneng ada lawan yg seimbang dan seneng jg rcv masih di bawah m1 acselrsi nya jadi marq punya banyak improov bosen jg kli lht rcv dan marq terlalu dominan kurang ada hiburan

    Guest
  18. kenapa hanya marquez yg diwaspadai ya kang ? kalo vinales hanya mengandalkan konsistensi laptime tiap putaran. sudah pasti di straight bakal “disikat” sama ducati.

    Guest
    • Iyaa juga yaa…. Klo kualifikasi mv main cantik tp klo udah really race mampus dibabat ducati

      Guest
  19. Ribut2 MV dan MM, eh ternyata first blood di qatar diambil sama JL atau VR..
    Wkwkwkkwkwkwk

    Sedep nih race perdana MotoGP musim ini!!

    Guest
    • anjiirr first blood…. kaga skalian monster kill with triple kill aje vrooh….

      Guest
  20. Maverick memang favorit MotoGP 2017 …
    Tapi jangan senang dulu hanya berdasarkan test pra-musim …

    Marquez aja belum sembuh dari cedera
    Dani masih test part ini-itu
    Rossi juga belum 100% klop
    Lorenzo … ingat dia lebih cepat dari Dovi lho … kalo fairing sama.

    Semua pembalap & tim gak akan tinggal diam. Artinya masih bisa
    improve last minutes …

    Ehh Maverick sudah puas & pasang strategi defensif …ikikikikikik …
    Bisa” disalip Marquez, Rossi, Lorenzo or Ianone malah nangis ntar …

    Guest
  21. Vinales telah mempersiapkan balas dendam dari jauh2 hari, ini dendam lama yang ingin di tuntaskan oleh vinales! Jadi musim 2017 kita akan lihat berhasil apa gak vinales bales dendam, kayaknya musim 2017 dia gak masalah siapa yang menang asal bukan marquez. Ah seru kayak film2 nih wkwkwkwk…

    Guest
    • Heran, dendam yg kya gmana si MV ama MM yah, info dri komentator, dulunya malah MV sering menang lawan MM,
      Jadi dendam yg kya gmna yg belum terbalaskan, mending fokus ama diri sndiri, improvement disgala sisi, krna hati2 bermain dengan emosi, salah2 bisa sakit hati, xixixixi

      Guest
  22. inget losail itu trek lurus paling panjang. awas nanti disikat sama ducati pas di trek lurus, bukan gak mungkin juga kalo power honda udah pulih bisa disikat juga pake teknik slipstream.

    Guest
  23. Lebih tertarik liat moto GP yang sekarang udah berevolusi jadi pada pk winglet ngumpet. Dari pada liat pembalap yang gtu-gtu aja.

    Guest
  24. Uluh” pada ribut si Mvk difensif apa agresif. Terserah si MVK lah yg balapan dia yg bikin strategi dia kok kita pada repot cukup pantengi aja lah kita cuma penonton biasa hehehehe

    Guest
  25. Sebenarnya klo ngomongin late braking, M1 bisa kk, tuh rossi doyan hard braking, tpi bedanya ama rcv, hard brake M1 gk bisa masuk lebih dalam kaya rcv, mnrt ane si gitu, M1 tetep pket lengkap, rolling speed ok, hard brake ok, rcv rolling speednya hamburadull

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here