TMCBlog.com – Bro seklaian berikut inia dalah tulisan Bro helmi perdata mengenai arti dibalik Kode pesan di Pitboard Pebalap Grandprix Baik MotoGP, Moto2 maupun Moto3  . . Cekidot deh  . . .  Sobat yang pernah (bahkan sering) lihat saat siaran di TV dan atau nonton langsung di sirkuit balap motor MotoGP dan WSBK tentu pernah saksikan ada kru mekanik (di depan pagar pit lane yang berseberangan tribun utama penonton) suka pegang papan bertuliskan huruf/angka/simbol tertentu. Itulah yang disebut “PIT BOARD”, digunakan sebagai media komunikasi satu-satunya antara pebalap dengan timnya. Kru mekanik khusus ini bolak-balik memantau langsung (real time) segala kejadian di lintasan pada susunan display monitor yang ada Pit Wall Perch atau Pit Wall Canopy, selanjutnya menyusun kombinasi lembaran pesan huruf/angka/simbol tadi yang akan disajikan di pit board agar terlihat pebalap saat melintas di trek lurus.

Bayangkan rider harus tahu situasi kondisi dari 4 baris pesan dalam sekelebatan sambil konsentrasi atur strategi di lintasan. Nah…menjelang event pembukaan seri Qatar sudah akan di mulai, maka akan lebih seru bila sobat juga mengetahui maksud dan arti dari message of the pit board. So far..ada 4 sesi kondisi (testing/ujicoba, practice/latihan, qualification/penyisihan, race/balapan, celebrite/perayaan) berbeda yang dilakukan oleh kru pit board crew, biasanya berbeda juga pesan yang dipajang.

Dari berbagai sumber dan tambahan informasi non formal kru mekanik dari tim Estrela Galicia 0,0 (gracias Antonio et Oscar). Berikut sedikit penjelasannya,Sob…

 L : laps, the number of laps remaining in the race artinya jumlah putaran atau lap yang tersisa sebelum finish. Contohnya  L 8  berarti tinggal 8 putaran

 P : position, rider position artinya posisi pebalap saat  balapan. Misalnya P 1 berarti di posisi pertama atau sedang memimpin jalannya lomba.

 + : leading, the gap to the rider behind (time) artinya jarak selisih waktu pebalap mendahului lawan saat balapan berlangsung atau race. Biasanya dicantumkan angka waktunya. Misal + .5 bermakna pebalap sedang di depan lawan terdekat 0,5 atau setengah detik, apabila pebalap terlibat pertarungan rapat ketat saat lawan satu saling tempel atau side by side maka dipasang + 0.

    : leading, the gap to the rider behind following rider dengan simbol panah arah ke bawah yang artinya jarak selisih waktu pebalap saat mendahului lawan mirip dengan lambang + tadi. Bedanya ini sering dipakai saat menginformasikan posisi pebalap dengan saingan terdekat yang berpengaruh secara poin klasemen, makanya ditambahkan nama pebalap yang jadi saingan. Misalnya saat Marquez mendahului Rossi, maka di pit board tercantum ↓ ROSSI

 –  : lagging, the gap to the rider in front of (time) ini berlawanan dari lambang (+) artinya jarak selisih waktu pebalap  ketinggalan dari lawan terdekat. Biasanya dicantumkan angka waktunya. Misal 3  berarti pebalap tertinggal dari lawan di depan sejauh 3 detik.

 ↑ : lagging, the gap to the rider in front following rider dengan simbol panah arah ke atas yang artinya berlawanan dari lambang panah ke bawah tadi.

 G :group, number of riders in the group dilambangkan huruf  G yang berarti jumlah pebalap sedang berada dalam kelompok atau rombongan bersamaan lebih dari 2 pebalap dengan selisih waktu tipis. Terkadang pit board cew menambahkan lambang  +0. Misalnya ada empat pebalap berikut Dovizioso, Maquez, dan Pedrosa  terlibat saling overstake adu slipstream di jalur lurus dekat pit wall, maka terlihat tulisan  G 4

 T : time, time remaining in the training session or qualification session artinya waktu (dalam menit) yang tersisa bagi pebalap yang melintas sebelum bendera finish dikibarkan tanda berakhirnya saat sesi uji coba, latihan bebas dan kualifikasi. Lebih sering digunakan pada 5 menit terakhir maka tercantum T 5 dan bila tersisa satu lap terakhir akan dipasang T 1 sebelum bendera finish dikibarkan.

Selain kombinasi lambang/angka/huruf tadi terkadang di pitboard juga muncul pesan unik dan nama pebalap saingan yang perlu menjadi perhatian khusus.

 OK : memberi info ke pebalap bahwa kondisi aman dan jauh memimpin di depan baik secara posisi saat balapan maupun poin kejuaraan.

 OUT  : memberi info ke pebalap bahwa pesaing utama saat balapan, bahkan lebih sering digunakan saat saingan secara poin klasemen telah keluar dari lomba. Biasanya pesan ini diawali nama ringkas atau singkatan yang sudah disiapkan teksnya dari pebalap saingan tadi, kalau tak ada sering dipasang nomor startnya saja.

Contohnya:

 MARQ OUT  atau  46 OUT atau  JL OUT

 KO : hampir mirip dan sama dengan OUT, sudah jarang digunakan karena kurang sopan.(not polite)

 IN : memberi info ke pebalap agar segera masuk ke pit lane karena adanya sesuatu perubahan kondisi di lintasan terkait dengan apa yang harus dilakukan. Seperti terkena hukuman akibat curi start (ride through) atau kena sanksi bendera hitam,

 BOX : hampir mirip dan sama dengan IN, bedanya pesan ini lebih sering digunakan saat bukan balapan (latihan atau kualifikasi) untuk melakukan perubahan setting motor.

 PIT OK : memberi info ke pebalap bahwa tim mekanik sudah menyiapkan motor cadangan di garasi saat terjadi balapan yang memungkinkan untuk berganti motor. Sering dalam kasus  perubahan cuaca di lintasan (a flag-to-flag race)

Selain pola pesan tadi, beberapa kejadian khusus juga ada pesan khusus yang hanya dimengerti oleh pebalap dan kru mekanik saja seperti saat adanya simbol sepeda anak-anak di pit board Lorenzo. Juga kebiasaan Dani Pedrosa bila memimpin lomba dan mendominasi balapan sebelum masuk finis pertama akan muncul tulisan ini  TTNUM  (masih dalam perdebatan apakah artinya Titanium/luarbiasa atau singkatan dari Time To Twist Now Use More).

Atau Pit Crew Valentino Rossi yang kadang kasih Kode  BRK yang konon diartikan agar rossi melakukan Management engine Grake atau mungkin pengereman lebih late , imho . . . Pit Board kadang dijadikan juga sebagai bagian dari perayaan setelah setelah dipastikan menjuarai kompetisi.

Semoga berguna….Gracias y Antonio et Oscar (EG 0.0)

52 COMMENTS

  1. nambah ilmu….
    satu kata buat all new R15: berlebihan!
    https://speedmotoblog.wordpress.com/2017/03/26/1-kata-buat-all-new-r15-berlebihan/

    Guest
  2. pernah juga
    waktu pedrosa Di GP Motegi saat hujan tinggal 1 lap
    dia unggul 3 detik Dari Rossi saat

    pit bord nya
    Zzzzz
    Artinya mungkin Di tinggal tidur aja Dia pasti menang
    hahaha

    Guest
  3. Seneng baca artikel wak aji.
    Selalu mencerahkan dan tambah pengetahuan tanpa ada unsur penggiringan opini.
    Terus berkarya wak..

    Guest
  4. Gagal pertamax :v

    kang hajiiii , cek dong ..

    http://wadrunmotor.blogspot.co.id/2017/03/kemana-perginya.html?m=1

    Guest
  5. gpikiran harus joss… jangan kayak rossi kmaren suruh masuk pit ..tp gak mudeng! rossi seteragel!!

    Guest
  6. BRK = BERAK (boker dulu)
    BOX = sarapan nasi kotak dulu.
    KO = kalah adu pancal

    GTR =…………(you know What i mean)

    Guest
  7. Wah mantabb wak.. Jadi sedikitnya paham soal apa yg disampaikan via pitboard.. BRK = Brake kah.. ? Bukan “maap” ngising.. Wkwkwk 😁

    Guest
  8. Ternyata bule jg kenal “kurang sopan” kirain “hajar aja” secara KO kan universal dan org bule gak baperan imho hehe

    Guest
  9. crew : ‘Marquez, Viñales is faster than you.’
    Marc: ‘Just leave me alone, I know what to do….’

    Guest
  10. Ini yg aku suka dari tmcblog isi artikelnya selalu berbobot dan dapat menambah wawasan tidak sekadar mencari hits lewat artikel yg asal asalan yg ujung ujungnya bikin komentar saling menjatuhkan dan menjelek jelekkan

    Guest
  11. Crew: marquez,are we good?..you’re About 6s slower than vinales..
    marquez: i know..i know..i Just relax for a while ( ikkehh..ikkehh..kimochiii…CROOTT)
    marquez:its time to run…

    1.marquez
    2.dovi
    3.ianone

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here