TMCBlog.com – Bro sekalian, Jika di artikel sesi pertama Kita sudah dapat membaca bagaimana perbedaan feel dan penanganan Ducati Desmosedici dibandingkan dengan Yamaha M1 di mata seorang Jorge Lorenzo. maka di Artikel sesi kedua sekaligus terakhir ini Jorge sedikit lebih menjelaskan kepada kontributor TMCBlog asal Spanyol Manuel Pecino ke masalah yang lebih dalam lagi seperti apa Maverick Vinales secara teknis di matanya juga perbandingan dirinya dengan tiga pebalap yang pernah membesut Ducati dan yamaha Rossi, Dovi dan Cal  Plus juga seperti apa Atmosfer di Paddock Ducarti . . Cekidot deh

Manuel Pecino : Mereview pebalap sebelumya yang hadir ke Ducati dari Yamaha seperti Valentino, Dovizioso dan Crutchlow – hasilnya adalah bahwa mereka mengalami masalah adaptasi dan cukup ‘suffered’ . ..  Apakah kamu merasa dibanding bandingkan dengan mereka ?

Jorge Lorenzo : Membandingkan hasil yang diperoleh Rossi di Ducati dengan saya adalah nggak tepat. Karena di 2010 ada 4 Motor kuat dan motor lainnya sangat jauh tertinggal dan jika kamu finish 45 detik di belakangp pebaap tercept kamu akan berada pada posisi ke 5 atau 6. Dan saat ini Jika Kamu finish 45 detik di belakang pebalap tercepat maka kamu akan berada diposisi 15. Ada banyak Motor yang kompetitif saat ini dan ada banyak kesetaraan .

Juga adalah bear bahwa Ducati saat ini lebih komplit dibanding ducati pada jaman Rossi, Namun Motor ( kompetitor ) yang bagus juga makin banyak

MP : Apakah kamu mengubah persiapan Fisik untuk Ducati

JL99 : Ya saya lebih berotot sekarang, lebih kuat

MP : Secara mental, pasti sulit untuk menerima kenyataan bahwa kamu harus meninggalkan gaya Balap yang telah menghasilkan 5 titel Juara dunia ( 3 di MotoGP )  ?

” Saya melihat situasi ini sebagai sebuah tantangan, sebuah tantangan yang telah pernah ditaklukan oleh Stoner ”

JL99 : Saya melihat situasi ini sebagai sebuah tantangan, sebuah tantangan yang telah pernah ditaklukan oleh Stoner. Juga benar bahwa saat itu ( 2007 ) Desmosedici sangatlah Complicated  . . Namun tahun 2007 Ducati memiliki keuntungan Power bila dibandingkan dengan Honda dan Yamaha.

Juga saat itu ( 2007) ada Bridgestone yang jika dibandingkan dengan Michelin bedanya sangat jauh terutama di Ban depan. Tahun 2008 Stoner memenangkan beberapa race ( 6 seri ) , Tahun 2009 juga sedikit ( 4 kemenangan ) dan beberapa kemenangan di 2010 ( 3 kemenangan ) . . Namun itu tidak sama seperti tahun 2007. Hanya Stoner yang dapat race secara konsisten dan memenangkan titel dengan Ducati.

“saat ini  . . . Dovizioso lebih cepat dari saya “

Dan Juga benar jika saat ini Bautista telah bisa beradaptasi dengan baik dengan Motor. Dovizioso lebih cepat dari saya, dan Juga Petrucci, Redding dan lainnya. Namun Jika saya telah menemukan celah dari motor ini, saya yakin Level saya akan lebih besar dari pebalap pebalap ini . . ya Karena Ducati memilih dan membayar saya untuk itu. Namun saya percaya bahwa ketika nanti saya bisa mengerti bagaimana bisa cepat dengan motor ini ..  saya akan berada satu langkah lebih baik.

MP : Apa yang kau jelaskan dan apa yang kau utarakan untuk  dikerjakan sudah jelas. Namun sekarang kamu harus membuktikan teori ke Praktek ?

JL99 : Menjalani teori adalah hal yang paling sulit. Bicara mungkin gampang, Namun kita tetap harus mengerjakan sesuatu

MP : Bagaimana Hubunganmu dengan Cristian Gabarrini? apakah ia menjadi salah satu Faktor dalam kerjamu ?

JL99 : Ia adalah orang yang baik dan tepat. Ia adalah orang paling kalem dalam memberikan pencerahan bahwa saya harus terus menempa pengalaman soal ini ( mengendarai ducati ) Ia benar benar seorang profesional

MP : Apakah metoda , karakter dan mental bekerja dengan tim italia berbeda dengan saat kerja dengan tim jepang ?

JL99 : Di Ducati, Kau memiliki waktu yang sedikit untuk melakukan sesuatu. Mereka tidak butuh banyak pengetesan dan banyak kilometer untuk dilalui. Ini bagus buat Speed, Namun bisa bermasalah karena suatu hal kecil bisa menyebabkan kegagalan.

MP : Itu sesuatu yang kau harus biasakan Juga ?

JL99 : ya, Namun dengan kehadiran Dall’Igna membuat semuanya lebih terorganisasi

MP : Melihat Dovizioso bisa berada di depan pada Race Qatar dan Argentina adalah tanda bagus Bukan ? artinya GP17 punya potensi  . .

JL99 : Ya, Untuk Dovi yang hampir bisa podium di Qatar, Juga bautista yang finish di posisi 6 tepat di belakang Vinales pada GP argentina. Beda 6 Detik untuk 25 lap itu artinya 0,2 atau 0,3 detik per Lap . . ini nggak terlalu besar, Motor ini tidak lebih lambat lebih dari 0,2 detik dari Yamaha

MP : Saya bertanya kepada Marquez mengenai apa yang dilakukan oleh Vinales namun tidak dilakukan Oleh Lorenzo  . . .  Marquez menjawab bahwa ia ikut melakukan Late Braking namun ia juga tidak melihat Kecepatan seorang Lorenzo saat cornering hilang . . Kamu sadar akan hal ini ?

JL99 : Dengan Bridgestone, sejujurnya saya memperoleh level yang tinggi, Namun dengan Michelin sangat tidak konsisten. sangat bergantung pada ban yang diberikan kepada saya dan Juga kondisi Track. Saya Nggak bisa senyaman seperti saya menggunakan Bridgestone. Vinales selain juga konsisten ia juga tahu caranya menggunakan rem belakang. Saya tidak menggunakan rem belakang bersama Yamaha. Di Yamaha, penggunaaan rem belakang tidak sepenting saat di ducati, dan saat Vinales melakukan hal ini akan membantu dia agar tidak terlalu membebani bagian depan Motor terlalu banyak.

Mengerem hanya dengan rem depan sangat efektif, Namun saat kondisi basah sangat baik jika menggunakan pengereman di kedua roda. Saya Berharap saya bisa mengerti Trik ini saat bersama Yamaha . . Saya kalah tahun lalu karena hal tersebut.

Untuk Maverick saat ini adalah penting untjk bisa start baik di awal dan berusaha mengejar pace di beberapa lap awal. Namun menurut saya, Ia adalah pebalap yang dibekali dengan teknik rem belakang bagus dan ini berarti ia lebih komplit dari saya tahun lalu.

” Ia ( Maverick Vinales ) adalah pebalap yang dibekali dengan teknik rem belakang bagus dan ini berarti ia lebih komplit dari saya tahun lalu “

MP : Kamu Tahu Valentino Lebih baik dari yang lain .. .dapatkah kau menjelaskan bagaimana saat di race ia bisa memperoleh pace lebih cepat 0,7 detik dibanding saat latihan seperti contohnya di argentina ?

JL99 : ( tersenyum ) . . saya Nggak tahu, Itu adalah pertanyaan besar yang mungkin hanya valentino Rossi Yang tahu jawabanya

Manuel Pecino

85 COMMENTS

    • Stoner tahun 2007 jurdun karena keuntungan beberapa hal :
      – honda request regulasi baru motor 800cc untuk akomodasi pedrosa yg bertubuh mungil, ternyata mesin ducati yg paling powerfull.
      – saat itu belum single ban, masih ada bridgestone and michelin. dan ducati menggunakan bridgestone yg semua pada tau lebih baik. sedang yamaha and honda pakai michelin
      – sikil stoner itu sendiri yg OK.

      Di tahun berikut nya rossi minta untuk ganti dari michelin ke bridgstone, doi mampu mengalahkan stoner and ducati.

      Guest
    • ducati harus segera dekati Fenati nih,motor liar harus dikendalikan orang yg liar juga karna teori motor liar harus dikendalikan orang yg smooth udah dipecahkan lorenzo.
      Kan enak tuh motor itali,rider itali,werpak itali,helm arai

      Guest
    • Comment:bukanya udah pernah terjadi saat ducati dibawa Rossi…juara dunia dan rider agresif + kenyang pengalaman…hasilnya t kurang memuaskan juga…

      Saya sih berandai2 Ducati menduetkan Marquez dan Curtclow. .sepertinya bakal ada kejutan hasilnya…

      Guest
    • @supramx tapi kan rossi pas pindah ke ducati dia
      udah umur 32 (2008 aja diselebrasinya dia
      ngibaratin kalo dia ayam tua),meskipun masih fit
      tapi juga nggak bisa disamakan kayak pas dia
      pindah dari honda ke yamaha

      Guest
  1. JL99 : ( tersenyum ) . . saya Nggak tahu, Itu adalah pertanyaan besar yang mungkin hanya valentino Rossi Yang tahu jawabanya

    Doi jg pengen tau… carane keprimen sih..
    wkwkkwwkkw

    Guest
  2. fix. cuma stoner yang bisa membawa ducati jadi jurdu. makin terbukti juga, skill stoner yang paling hebat yang bisa juara dunia dengan 2 motor beda benua..

    Guest
  3. Ane bantu jawab kenapa pace rossi bisa 0,7 detik lebih cepat: rossi late breaking sambil memperkecil radius menikungnya… Jadi saat pas di apex tinggal putar gas untuk akselerasi (slow in-fast out).

    Guest
    • Meskipun cornering tidak sebagus Vinales dan Lorenzo, Rossi late braking nya ciamik ditambah akselerasi Yamaha M1 yg sangat bagus, gampang ngejar pembalap lain yg sedang fight satu sama lain

      Guest
    • Meskipun cornering tidak sebagus Vinales dan Lorenzo, Rossi late braking nya ciamik ditambah akselerasi Yamaha M1 yg sangat bagus, gampang ngejar pembalap lain yg sedang fight satu sama lain

      Guest
    • Menurut sy rossi kan udah tua jadi kalau lagi free practice dia ga mau buang2 tenaga serta mengurangi resiko cedera apabila ngepush di saat free practice yg beresiko jatuh. Maklum kalo udah tua bila cedera sembuhnya lama ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

      Guest
    • Nurutku sih ga sesimple itu.
      Jorge lorenzo ditanya aja ga bisa jawab, apalagi dia team matenya.
      Pasti banyak tahu informasi di garasi yamaha.
      Dan manuel pecino pun sampai nanya hal itu ke jl.

      Bener kata jl,,hanya rossi yang tahu

      Guest
  4. wah dgn pernyataan lorenzo tersebut, koq jadi makin kurang percaya ama kinerja michelin di motogp.
    jgn2 memang ada semacam “bug” atau ketidakkonsistenan kinerja ban michelin pada beberapa ban yg disediakan , seperti yg dialami Marquez di argentina dan Vinalez di Austin, karena kedua rider sama2 crash di awal2 race (dibawah 5 lap) dimana masing rider sama2 ngaku pace mereka saat itu normal2 saja. Kedua rider sama2 bingung dengan penyebab mereka jatuh.
    ini cuma opini ya.

    Guest
    • mungkin emang kode etik michelin yg lebih men-spesial-kan grip ban blakang,dibanding bridgestone yg ban depan ajib banget buat speed cornering & lean angle yg lebih ekstrim tapi ban blakang yg agak payah,cmiiw

      Guest
    • Memang ada “bug” petinggi motogp uda tau itu hanya saja mereka meredamnya agar pebalap tenang tp pebalap ga bego uda curiga dr yg lu bilang jatuhnya marc vinales yg merasa normal dan isu ban spesial , apalagi terkait kontrak michelin , semuanya ditutupi dg berita baik si michelin yg langsung ambil tindakan dlm hitungan hari untuk mengatasi ban pecah

      Guest
    • kan dari awal juga udah ada masalah. itu sudah terlihat pas awal peralihan dari bridgestone ke michelin. pas awal tes pra musim di sepang motor loriz baz bannya meledak dan pecah pada saat lg top speed di trek lurus sepang.
      nah klo liat marquez jatuh di argentina dan vinales jatuh di austin itu udah gak heran. kalo nonton dari latihan bebas pertama itu emang banyak pembalap yg jatuh. apalagi pas di austin di turn 18 itu banyak banget pembalap yg jatuh lebih dari 1x di tmpt yg sama.

      Guest
    • Marc jatuh saat akan masuk tikungan
      Vinales jatuh saat sesudah kluar tikungan,anehh kan padahal vinales udah mulai berakselerasi

      Guest
    • yups
      dan salah satu yg aneh / lucu yakni saat marquez jatuh untuk kedua kalinya saat FP3 Austin kemarin, dimana saat itu motor sudah dalam kondisi off throttle (tanpa di gas); dalam kecepatan “pelan” gigi satu. Ban seolah-olah licin banget
      https://www.youtube.com/watch?v=_AUZmG4x5aM
      mungkin memang benar ada yg tidak beres dgn michelin tp ditutupi oleh dorna

      Guest
    • Para rider yang jelas belum bisa move on dari “enaknya” pake Bridgestone. Beda dengan Michelin yang belum banyak data yang diperoleh. Mungkin 2 atau 3 musim lagi mereka dah siap dengan ban Michelin

      Guest
    • Justru karena banyak bug di michelin itu bagus buat entertain dan bisnis di motogp.
      Juaranya susah ditebak….

      Guest
  5. Kalau mau ngambil Dari kelas moto 2 saya Yakin Gak ada yang bisa
    Naik ducati Sebaik Morbidelli
    Zarco folger rins dan lowes rabat
    Gak Segila morbidelli

    Bahkan Kalau Takaki Nakagami Di Berikan M1 Spek Tech 3 Dia Bisa lebih Cepat dari Folger

    Guest
  6. Masih aja ada yg mendewakan stoner , memang cuma dia yg bisa bawa ducati tapi itu dulu 10 tahun lalu baca juga tuh yg dibilang lorenzo banyak faktor yg membuat ducati berubah bahkan tiap tahun titel kemenangan menurun , dia pensiun itu cuma ingin menjadi “legend/pahlawan” di ducati , dari awal pada ingin stoner balik balap motogp gw gak percaya karena belum tentu dia bisa bersaing dg yg lainnya dg kondisi ducati skrg , jd skrg kalo mau lihat stoner balap lihat aja itu dovi , itulah posisi stoner jika dia ikut balap motogp lagi.

    Guest
    • stoner tahun 2007 jurdun karena keuntungan beberapa hal :
      – honda request regulasi baru motor 800cc untuk akomodasi pedrosa yg bertubuh mungil, ternyata mesin ducati yg paling powerfull.
      – saat itu belum single ban, masih ada bridgestone and michelin. dan ducati menggunakan bridgestone yg semua pada tau lebih baik. sedang yamaha and honda pakai michelin
      – sikil stoner itu sendiri yg OK.

      Di tahun berikut nya rossi minta untuk ganti dari michelin ke bridgstone, doi mampu mengalahkan stoner and ducati.

      Guest
    • Bukannya mendewakan Stoner gan, tp emang skill stonernya yg bisa bawa ducati, kalo ente liat MotoGP musim 2007 dan 2008 pasti tau, liat aja teammatenya stoner si Capirossi yg jd pembalap utama ducati saat itu sulit podium, sdgkan stoner pembalap ke dua mampu jurdun 2007 dan rumner up 2008, bahkan d saat ducati sedang buruk buruknya d thn 2010 stoner masih mampu juara seri di phillip island

      Guest
    • Jelas Stoner punya “kelebihan” untuk Ducati, bahkan seorang Hayden yg sempet jurdun 2006 di Honda saat pindah k Ducati bilang… kalian (Ducati) harus bayar (gaji) lebih ke seorang Stoner..cz memang motor yg sulit ditaklukkan, dan ini menjadikan tantangan buat pakde Rossi k Ducati yg akhirnya zonk d sana

      Guest
    • Ngga baca informasi test pramusim ya boss…stoner tercepat disana naik ducati

      Guest
    • para bro2 penggemar motogp ..

      ane ga mengecilkan peran stoner.
      pan di point ketiga juga ane sebutkan bahwa “SIKIL Stoner itu sendiri yg OK”.
      tp begitu yg lain (yamaha and honda) sama2 pakai ban bridgestone.. ternyata bisa mengimbangi kombinasi stoner-ducati.

      dan terbukti ketika stoner memutuskan hijrah ke honda, do’i langsung jurdun.
      itu membuktikan bahwa SIKIL stoner di atas rata2.

      Guest
    • coba inget juga waktu stoner di gp250… walaupun di tim satelit pempalap kedua pula dia mampu mampu ngerecokin dani pedrosa yg notabene tim pabrikan pembalap utama pula… stoner memang salah satu yg punya skil jempolan bro..

      Guest
  7. @supramx tapi kan rossi pas pindah ke ducati dia udah umur 32 (2008 aja diselebrasinya dia ngibaratin kalo dia ayam tua),meskipun masih fit tapi juga nggak bisa disamakan kayak pas dia pindah dari honda ke yamaha

    Guest
  8. Michelin di pasaran aja ada yg pernah mengalami robek, sesuai ekonomi lah ada harga ada kualitas, ban michelin di toko ban impor yg murah..

    #mending_bridgestone

    Guest
  9. Maverick … dia bisa menghemat ban depan dgn cara pakai
    kombinasi rem belakang. Jadi meski pakai Medium-Mediu
    akan awet hingga lap terakhir.

    Vale … dia kan selalu set-up practice dan qualify dgn race mode.
    Jadi pace selama latihan dan kualifikasi, itulah yg akan terlihat
    sama pace waktunya dgn race.

    Lorenzo … hanya masalah waktu saja, akan segera kompetitif.

    Marc Marquez … jagoanku yg sedang frustasi dgn masalah
    Magneti Marelli, akselerasi keluar tikungan, dan mungkin pada
    akhirnya harus ganti sasis (kata om Taufik) supaya dapat
    “MEGA GRIP” seperti M1. Mentalitas 2016 utk sementara kalo
    mau jadi juara di 2017, sembari berharap Vale dan Maverick
    melakukan banyak kesalahan. Hehehe

    Guest
    • pembalap yamaha bisa pake ban medium emang karena faktor mesinnya juga yg tenaganya lembut. lah kalo honda mana bisa yg ada gak bakal awet kaya marquez di qatar, kemarin aja di austin pedrosa gaya balap yg lebih lembut dari marquez pake ban hard grip ban depannya mulai abis. makanya dia langsung mundur ke belakang.

      Guest
  10. dulu kalo kata fans rossi. kalo pembalap hebat itu harus bisa juara dunia dengan 2 pabrikan dan pindah ke yamaha marquez berani gak.
    tp setelah liat lorenzo dan vinales musim ini.
    cuma mau liat hayoo lah marquez pindah ke ducati, kalo liat dari komentarnya lorenzo yamaha itu terlalu mudah ditaklukan.
    dan emang faktanya pembalap bekas yamaha itu gak ada yg pernah juara dengan motor lain.
    paling dovi sama crutclow itu juga dengan catatan keduanya dovi bisa podium dengan ducati karena pernah naik honda yg konfigurasi mesinnya mirip, sama kaya crutclow naik ducati sebelom ke honda. pas dari yamaha ke ducati melempem.

    Guest
    • bocah kemarin sore yang sok tau.!!

      baca lagi sejarah moto gp ya nak.!

      kenapa rosi dibilang hebat gara” bisa jurdun di 2 pabrikan yang berbeda (stoner juga melakukan itu)?? ya karena sewaktu rosi pindah keyamaha motor yamaha itu super busuk, bertaun” dimoto gp dia (yamaha) zonk terus.!

      kalau markewes mau dapat geler legend kaya rosi noh pindah ke aprilia,susuki atau ktm, BERANI? markewes mana bisa ngembangin motor, yang ngembangin rcv mah si dapet!!!

      banyak” baca lagi ya nak jangan pamer keB………….AN DISINI!!

      Guest
    • Santai aja gan, diskusi d warung tmc gk perlu BakarBakaran kyk warung sebelah, yg adem2 saza

      Guest
    • selow bro jgn pake urat.

      saya bahas itu kan ada gak pembalap yamaha di era gp setelah pindah dari yamaha terus juara ?
      saya gak bahas era rossi pindah ke yamaha dari honda terus langsung juara.
      saya bahas ada tidak pembalap yamaha yg pindah ke pabrikan lain terus juara selain dovi dan crutclow yg ada catatan tertentu ??
      baca donk komen lorenzo disini. diyamaha dia seperti dimanjakan sekali dengan motornya yg pernah dikembangin rossi, itu aja sering balapan tanpa rem belakang.
      vinales ke yamaha aja langsung nyetel sama motor.
      nah si marquez sama fans rossi disuruh pindah ke yamaha ? yak menurut saya gak ada tantangannya lah. org faktanya gampang nyetel ko sama pembalapnya itu motor yamaha. lagian klo marquez ke yamaha terus juara apa gak di nyinyirin fans rossi ?? motor yg dikembangin rossi tuh.
      nah mending itu si marquez kalo pindah yak ke ducati.

      Guest
    • Ngapain pindah tim selama dia msh di support penuh. Gk usah andai2 cukup diam nyimak nonton, jagoan menang girang kalah biasa aja. Gk usah sok2an nyuruh pindah pembalap kaya situ pernah balap aja

      Guest
    • @kucing… pembalap yamaha yg pernah juara dengan merk lain…. max biagi, marco melandri, cal, dovi..

      Guest
  11. Akhirnya jadi tau knp JL99 kalo ujan melempem…

    ternyata gak bisa pake rem belakang..wkwkw

    Jadi rainmaster itu pasti yang biasa pake rem belakang..

    Guest
    • bener juga ya, baru ngeh wkwk
      tinggal liat dulu ini, jolor setengah musim ada perkembangan atau tidak. secara dia harus dari 0, karena ga bisa pake gaya lama yamaha di ducduc

      Guest
    • Rem belakang motogp klo gak salah pernah diulas ditmcblog.. disentuh/pencet/dorong pake jempol di tangan kiri..

      Di ciptakan awal mula seperti itu oleh HRC untuk mempermudah doohan saat cedera kaki kanan..

      Guest
  12. Jawaban pertanyaan terakhir gampang,,,karena vale itu tipikal sunday racer,,,alias di race keluar smua kemampuannya,,,klo masalah stoner bisa jurdun susah kalo sekarang,,,bisa finish depan crutchlow aja sukur dia,,,cuz beda teknologi bro,,,apalagi dh dibuat 1 Ecu dr Magnetti Marreli,,,yg ngeri itu malah espargaro aleix, pake aprilia malah ngeriii,kmarin aja ada trouble klo gk bakalan srudukan sama zarco dan crutchlow

    Guest
  13. Jadi permasalahan JL99 tidak ada kebiasaan pake rem belakang.. …. karena sejak gabung motogp sudah pake M1 yang cukup aman dengan mengandalkan rem depan… .. ?/

    Dan menjawab pertanyaan kenapa Bautista(19) yg juga baru kali ini bawa Ducati bisa lebih cepat dari JL(99).. karena bautista sudah banyak pake tipe karakter motor (suzuki,honda,aprilia) jelas tidak monoton cara dy berkendara.. musim 2017 pake ducati GP16 jelaasss mudah baginya adaptasi…..

    Guest
  14. Stoner emang still the best…….
    2006-2012 carrer……..

    2006-2012 cs27 duel vs vr46

    Stoner menang race 45
    Rossi menang race 26

    Data gak bohong……..

    Guest
  15. Yaaahh.. 9 tahun di Yamaha kebiasaan pake rem depan terus, sedikit2 harus biasain juga pake rem belakang di Ducati.

    Guest
  16. Motor ducati jdi tantangan nih buat para alien roda 2,

    Menurut saya sih melihat pempalap sekarang ini baik dari moto2, wsbk, dan motogp hanya marques lah yang memiliki peluang besar menaklukan motor ducati(desmo),

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.