TMCBlog.com – Kamis 27 April 2017 bertempat di kawasan Kemayoran, PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengundang TMCBlog dan 4 rekan blogger lainnya untuk makan siang guna membahas ‘pergerakan’ masa depan Suzuki motor di Indonesia. Tidak diragukan lagi bahwa Indonesia adalah market roda dua terbesar di dunia, dan karena kondisi itulah banyak pabrikan motor terutama The top Brand Jepang yang mesti berpikir keras untuk bisa berkompetisi di segmen sepeda motor Indonesia. Untuk itu PT. SIS mengundang rekan blogger untuk ngobrol santai sambil menyantap sajian khas Sunda minggu lalu bersama Keisuke Ohta yang menjabat Marketing ASEAN Suzuki Motor Corporation dari Hamamatsu Jepang, langsung datang dari Jepang ke Indonesia masbro. Ditemani oleh pak Morikawa, pak Itayama dan pak Yohan Yahya (Sales & Marketing 2W department PT. SIS) untuk sedikit melakukan brain-storming dengan rekan blogger terkait produk Suzuki motor yang terkini dan juga produk masa depan. Weitss, produk masa depan? Kepo juga nih….

Saya (Nugi) yang menggantikan Kang Taufik karena berhalangan hadir pada kesempatan siang itu, sempat bingung juga diawal-awal. Pertama, hanya 5 orang blogger yang hadir saat itu dan agenda hanya makan siang disertai ngobrol santai. Ternyata memang Suzuki (SIS) seperti ingin bangkit di Indonesia untuk berkompetisi di level lainnya selain Sport 150 cc 4 tak dengan GSX series mereka. Buktinya, lewat agenda Kamis itu, Ohta san langsung dihadirkan dari Jepang untuk mendengarkan keluh kesah biker tanah air yang sering kali unek-unek kalian sudah terwakili oleh blogger (ibaratnya blogger ini sebagai penyambung lidah gitu ya).

Banyak yang dibahas saat itu, tapi sifatnya tidak bisa di-publish semua ya masbro, namun didapat garis besarnya yaitu membahas mulai dari produk unggulan terbaru Suzuki yakni GSX R150 dan GSX S150 lalu juga mereka ingin mengetahui sejauh mana respon masyarakat Indonesia terkait produk masa silam Suzuki. Ohta san pun menulis kelemahan dan kekuatan produk Suzuki berdasarkan testimoni pembaca blog di catatan pribadi miliknya. Contohnya tentang jok GSX series yang banyak dianggap terlalu keras pada busanya dan bagian seat boncenger terlampau tinggi.

Lalu sempat juga disinggung mengenai tampilan GSX S150 di bagian headlamp sampai grand design-nya. Dan gak berhenti sampai disitu, selain keluhan yang mereka terima, Ohta san, pak Itayama dan juga pak Morikawa juga meminta masukan dari rekan-rekan soal GSX. Sebut saja request fitur bawaan motor macam Upside down, dual keen eyes serta swing arm bahan aluminium pun sempat terlontar siang itu.

Itu semua mungkin saja terkabul, namun tidak dalam waktu dekat, kira-kira begitu respon dari pak Yohan demi menjaga perasaan pemilik GSX saat ini agar tidak tercederai dengan updating yang terlalu cepat. Selanjutnya kami membahas soal keseimbangan antara pricing dengan performa serta fitur yang akan dihadirkan pada sebuah produk motor, dengan diselingi canda tawa akibat terbatasnya kemampuan bahasa Ohta san.

Yang sedikit jadi kejutan adalah bocoran akan dihadirkannya Suzuki V Strom 250 di Indonesia. Info yang didapatkan setelah sebelumnya kami (khususnya lik Iwan Banaran) sempat meminta dihadirkannya kembali motor trail seperti TS125 yang sangat legendaris itu dan juga realisasi Suzuki DR200 di tanah air. Pun demikian dengan maxi skutik milik Suzuki seperti Brugmann yang bisa jadi akan diproduksi secara lokal untuk menekan harga jual. V Strom 250 sebetulnya bukan barang baru, TMCBlog pun pernah membahas secara cukup lengkap dan detil mengenai sport 250 cc bergenre adventure bike tersebut dan respon yang diterima memang positif.

Memang hal-hal sepele semacam komentar pembaca itu bisa jadi bahan pertimbangan bagi pabrikan dalam menghadirkan produk di masa depan. Ohta san dan pak Morikawa pun bertanya “Seandainya Suzuki menjual GSX 250R di Indonesia, bagaimana?” Jawabannya, lebih baik Suzuki punya GSX250R model terbaru, bukan yang seperti sudah ada made in China itu. Gak main-main, requestnya untuk GSX250R itu mesti upside down, swing arm almu kekar, mesin DOHC tenaga up to 40 Hp kalau bisa. Yang direspon Ohta san dengan senyuman sambil keheranan.

PT. Suzuki Indomobil Sales bersama rekan Blogger

PT. Suzuki Indomobil Sales ingin segera bangkit kembali masbro, keseriusan mereka menggali informasi langsung ke user, usaha PT. SIS dalam menghadirkan pihak perwakilan Suzuki Jepang dan juga bocoran akan adanya V-Strom 250 dan maxi skutik disinyalir mereka sedang dalam tahap membangun kekuatan untuk bersaing penuh dengan Honda, Kawasaki dan Yamaha di masing-masing kelas. Kalau sudah begini yang diuntungkan adalah konsumen karena seiring dengan meningkatnya persaingan maka akan ada sajian produk yang berkualitas demi kemampuan bersaing di pasaran. So, Suzuki V-Strom 250 sepertinya tinggal menunggu momentum yang pas saja nih masbro. Semoga bermanfaat.

Nugie TMCBlog

105 COMMENTS

    • l
      l
      V

      Daripada pusing,
      Yang mau kredit Daihatsu, Nissan dan Datsun sini ane bantu, Datsun angsuran mulai 1,7jt’n nih
      Atau yang mau kredit mobil bekas bisa pilih sendiri unitnya nti ane bantu prosesnya (usia kendaraan maksimal 10 tahun yaa)
      Info lebih lengkap cek di kreditmobildepok.blogspot.com

      Guest
    • ekekekekeke

      SUZUKI aja sudah melangkah semakin di depan

      HONDA ? BeAT 110 cc gak nyampe…

      hayayayayayay

      Guest
    • Suzuki bila ingin bersaing harus punya desain yg bagus,dari sisi mesin dah ok.cuma desain yg kurang bagus,padahal desain lebih diutamakan daripada mesin bagi kebanyakan konsumen.desain suzuki banyak yg terlalu aneh,ingat kasus cs1,aerox jilid 1,xabre,arashi,blade jilid 1 desain terlalu aneh g disukai konsumen.lebih baik bikin desain yg cari aman.

      πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Guest
    • Ahm harus belajat dr susuki
      Bodi desain alakadarnya
      Fitur gada
      Mesin sakcrut, klutuk”

      Lirik cbr150
      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Guest
    • ekekekekek

      sebelah belajar dulu bikin Riding Mode Aman dan Terkendali
      FBH bukan dikasih riding mode modean abal abal
      sebelum Suzuki terjun di sport fairing 250 cc VVT

      hayayayayay

      Guest
  1. Mau tanya @admin
    Itu big 5 jepun siapa aja ya
    Setau saya HONDA,YAMAHA,KAWASAKI,SUZUKI
    Itu baru 4
    Trus yg ke 5 siapa ini ?????

    Guest
  2. Sulit bersaing dgn raksasa yg sudah berakar. Pelan tapi pasti aja, jgn ngebut tapi drop di waktu dekat. Seperti pepatah mengatakan: Cepat naik bisa cepat jatuh. Namanya raksasa ya hrs dijaga jgn sampe bangkit doi. Baik-baikin aja.

    Guest
  3. suzuki gak ada niat nyemplung di matic 150 cc kang nugie ? matic biasa model aerox/vario gitu. bikin beda dari yang lain misalnya matic 150 dohc pake mesinnya satria injeksi or gsx series gitu dicangkok ke mesin matic.

    Guest
    • wohhh beneran toh sempet dibahas hahahaha
      jadi penasaran nih beneran dibikin apa kagak.
      mantep juga kalo beneran ada matic suzuki dohc 150 modelnya sporty kaya aerox/vario bukan model nmax.

      Guest
  4. Kelamaan,,, sy dr 2014 dapat info dr sales kalau segera launching GSX-R150, nyatax akhir 2016, keburu beli sport sayap tunggal

    Guest
  5. Walaupun suzuki baru bangkit lagi dari keterpurukan, moga aja bisa nyaingin saudara se-negara nya.
    Yg jelas suzuki dimasa silam terkenal dengan motor kenceng nya. Jaman shogun 110 atau smash kala itu lawan yamaha jupiter di INDOPRIX kala itu. Malah Honda belum bisa bersuara di ajang race tanah air.

    Namun kenapa suzuki terpuruk itu karena sparepart susah dicari,kalo nemu juga mahal.
    Serta after sales yg amblas

    Semoga suzuki bisa bikin motor harapan masyarakat indo yg murah dan berkualitas.
    Dan ndak ikut KARTEL

    Guest
    • Ai suka sijuki. tapi buat segala medan, mesin honhon yang paling tangguh. Makanya hon hon laris.

      Guest
    • ekekekekekek

      Hon Hon malah melarikan diri yakkkk
      ahh tidak juga mesin hon hon gampang ambrolll

      hayayayayayayya

      Guest
    • Sama aja kang, mesin kalo di hajar terus ya ancur juga.
      Tapi kalo sparepart murah dan mudah di temukan itu pasti jadi pilihan.
      Itu salah 1 kenapa honda menjadi pilihan no 1, karena part kw pun banyak bertebaran.

      Dan strategi common part disetiap produk mereka memudahkan konsumen ketika cari sparepart. Contoh nya CBR 150, CB 150 , Supra GTR 150 , Sonic 150.

      Guest
  6. Yg penting harganyaaaa biar bisa larisss…kyk gsx series.
    Konsumen indo lebih mementikan asumsi fungsi daripada fitur yg ga perlu.

    Guest
    • Fitur yang ga penting ga usah di pasang dan jangan pernah ada, fitur klotok, fitur protol, fitur ngebul dan fitur rompal, hehehe apalagi fitur patah swingarm dan materai, hehehe.

      Guest
  7. Mantep lah, banyak produsen banyak produk yg jadi pilihan. Konsumen jadi yg bingung milihnya yg mana πŸ˜‚

    Guest
    • Seng penting ojo sampai terjadi kasus
      Kartel wae kang , kasihan konsumen kalo terjadi gitu.
      Kebutuhan masyarakat di monopoli,oleh beberapa pihak

      Guest
  8. big 5 lah…..
    Honda,Yamaha, Suzuki, Kawasaki
    dan……………….
    AHM (ASTRA Honda Motor)
    karena kualitas Honda jepang berbeda dengan denga AHM
    hehehe…..

    Guest
    • Iyo. Honta banyakan PHP. Kalau cocok ma maxi skuternya Sijuki ai jual Aerox ai.

      Guest
  9. Harusnya pasar yg diperkuat yg low-midle ,seperti nex,spin,skywave,shogun thunder,dibenahi desain dan teknologinya,saya rasa akan menaikkan persentasi dalam penjualan

    Guest
  10. Hmmm…
    berawal dari diusiknya satria FU oleh sonic…
    ahirnya suzuki bangun juga…
    Terima kasih honda…
    Mudah2an serius, ga cuma ngelindur sesaat…
    Hayulah Suzuki…

    Guest
  11. Kalau cocok ma maxi skutiknya, aerox ai jual saja. Tarikan Sijuki mang lebih mantep dari Yamama. Muehehe

    Guest
  12. DOHC is a must. GSX 250 sohc bahkan cm 2 valve/ silinder kelaut aje.. Jangan mencari cara mudah menembus pasar sport Indonesia.

    R25 fail dan CBR sedang berjuang dalam proses menggulingkan Ninja. Sekali Suzuki setengah-setengah pasti kalah.

    Guest
    • Saya rasa CBR tetep bisa bersaing kang, itu NINJA kan sudah jeles2 kalah secara teknologi, disini kita bicara teknologi lho ya.
      Jangan ngalor ngidul ngomong penjualan atau gengsi tongkrongan pribadi2

      Guest
    • Wyren, CBR orange-nya masih dipiara ngga masbro, apa ud dilepas? πŸ˜‡

      Guest
  13. V-strom lokalkan/CKD biar miring, saya yakin nih motor banyak peminat. Inazuma pecinta turing banyak yang suka tapi krn CBU jadi mahal.

    Guest
  14. suzuki itu gak niat balapan wkwkwk.
    liat aja suzuki indonesia challange kemana sekarang ? terus lulusan suzuki asia challange pada kemana ?
    inget kasus satria injeksi kemarin ? motor udah setengah jalan risetnya sama salah satu mekanik roadrace ternama eh dananya seret wkwkwkwk

    Guest
    • seniat apapun kalo dana minim ya susah, makanya Doi mau bangkit dan sukses jualan dulu. kalau duit dah banyak baru Promosi didunia balap lagi. suzuki asia challange sebenernya sisa perjuangan Suzuki didunia balap, pengen tetap exis namun minim budget.

      Guest
    • Kalo suzuki Indonesia memang Tim Balap lokal belum, maklum lagi fokus mengembalikan market share, mungkin tahun depan jika pasar sudah stabil dan dana untuk balap lokal sudah ada.

      kalo global kan Suzuki Ikut Motogp, MXGP, AMA motoamerica, BSB, EWC dan IoM TT.
      di AMA dan EWC suzuki mendominasi lho.
      jangan kayak katak dalam tempurung gitu ah, taunya cuma balapan di Tv gratisan.

      Guest
    • ahhh ryan gak nyambung nih. kan lg bahas kebangkitan SIS kenapa jadi bahas suzuki global wkwkwk
      SIS kalo mau bangkit itu jgn stngh” harus fokus. istilahnya kalo mau fokus di penjualan sok atuh di fokusin jgn dananya seret tp ikut balap kan kalo berenti ditengah jalan nama suzuki juga yg jelek.

      Guest
    • kemungkinan kalo market suzuki kembali dan stabil, pasti ada dana untuk balap lokal. kl skr memang belum lagi seret, maklum cuma dapet kue 1%.

      Guest
    • Wakaka jangan keburu men-judge bro.
      Bicara fakta aja, penjualan suzuki seret, untung juga kagak tau dpt berapa.
      Kalo harus mendanai TIM balap juga berat donk tentunya.
      Beda dengan AHM atau YIMM yg jelas mereka punya income gede untuk pendanaan balap tanah air

      Guest
  15. namanya perusahaan ya harus bisa menghidupi diri sendiri dulu, harus ada target awal tentang sebuah produk yang menjadi sumber cash cow atau money maker, tidak dapat dipungkiri pasar low to mid skutik adalah yang terbesar saat ini (+/- 300.000 unit per bulan), sebagai start awal sijuki harus fokus dulu di segmen ini, harus berani dan bisa bersaing dengan beat, vario series, scoopy, mio, fino dan sejenisnya.

    honest question, masak sih sijuki enggak envy berat liat beat melenggang leluasa dengan penjualan 120.000-150.000 per bulan? tarohlah 1 unit beat seharga 14 jetong maka tiap bulan turnover dari beat doang sebesar 120.000×14 jetong = 1,68 T ? yakin gak ngiri?

    Guest
    • Suzuki sebenernya ada address, cuma karena merek honda yang sangat mengakar di konsumen maka beat yang laris, padahal address produk yang lebih baik kualitasnya. berikutnya suzuki akan kembali memproduksi suzuki NEX.

      Guest
    • ekekekekekek

      BeAT mentok 110 CC Gak nyampe gonta ganti Kemben …Jijik ane udah bourusss bensin mesin ngowossss overpret lagi

      hayayayayayyaya

      Guest
  16. Saran buat sijuki nehh…
    1. Main di blue ocean aja kaya kawasaki, yg penting punya image tersendiri. Misal main di aliran Cafe Racer, atau Classic sport, atau Calssic matic tp pake mesin min 150cc.
    2. Bikin bebek murni pake mesin DOHC satria, bagasi luas jd lebih fungsional. Desain sebaiknya mengacu Shogun 125SP, tinggal digemukin ajah
    3. Bikin sport 250cc, buat naikin brand image. Fitur tinggal ngikut sebelah, yg penting 2cyl dan Dohc
    4. Maxi scooter 180-250cc lokal desain yg sporty, jgn yg bulat2 ky Burgman yg keliatan ky motor taiwan/korea jd gak ada prestigenya
    5. Terakhir, gk usah main di small engine 110-125cc. Biar itu jadi mainannya honda n yamaha. Liat aja yamaha sangat kewalahan lawan honda di segmen ini, akhirnya main di engine 155cc

    Utk desain jgn kolot lah sama tradisi utk ukuran mocil. Kecuali main di moge gapapa kolot, toh emang pasarnya kecil. Mocil itu pasarnya gede, liat aja jaman dulu begitu besar keuntungan honda jepang lewat mocil C70 diseluruh dunia. Dan skrng penerusnya si Beat series

    Guest
    • ekekekekekek

      YAMAHA dan SUZUKI lebih merendah
      produk produknya lebih bagus dan Advance
      kalau mereka membalikan tangan habis lah HONDA
      ingat tuh Sensor2 matic SUZUKI lebih lengkap Power dan Torsi lebih unggul Nex FI dr pada BEAT 110 cc gak nyampe
      YAMAHA MIO inovasi dr teknologi YMjet FI hingga mesin 125 cc yg bertenaga namun irit dr pada Honda BeAT 110 cc gak nyampe bourus bensin

      hayayayyaa

      Guest
    • si rdy semuangat banget
      gini dbalikin aja,, kalo ngahaem mau,,, itu semua segmen dbabat abis ama ngahaem,, gak disisain buat lawan2nya…
      teknologi ymjet irit bertenaga? kalo ngebodohin konsumen jangan kebangetan mas

      Guest
  17. Banyak produsen banyak kentungan buat konsumen, Ayo Indonesia juga harus punya Motor yang bisa bersaing dengan brand Jepang.

    Alhamdulillah belum ada komen sales dan fansboy, semoga hilang selamanya. jangan2 lapak TMCBlog udah satu tekat dengan wacana Warung sebelah…hehe

    Guest
  18. Burgman 180 lebih cepat dilaunching aja. Bore-down kek Stroke-down kek. harga diset di bawah 30juta biar gebuk nmax sekalian. x-max 55juta bakalan ditinggal pembeli tuh.

    Guest
  19. Burgman 180 lebih cepat dilaunching aja. Bore-down kek Stroke-down kek. harga diset di bawah 30juta biar gebuk nmax sekalian. x-max 55juta bakalan ditinggal pembeli tuh.

    Guest
  20. produk suzuki terkadang diatas ekspektasi nya konsumen ,masalahnya momentumnya ga tepat, seperti produk nya fxr, matic spin 125, dan kenapa sih Rnd nya ga diserahin ke orang indonesia aja…biar desain dan feel nya dapet….bukan rasa jepun..ataupun indiheeeeee…untuk selera biker di indonesia sepertinya sudah terwakili oleh produk produk Yamaha dan honda.masalahnya sekarang bagaimana suzuki bisa memberikan value yg lebih lagi kepada konsumen yang dibandingkan dengan kedua merk tersebut, contoh saja yamaha yang harus keluarin aerox hanya untuk menyaingi Vario 150, standar spek yang tinggi saat ini seperti usd, swing arm banana..ban tapak lebar, teknologi ISS, abs, LED, keyless, yang sudah menjadi standar produk r2 ,dan konsumen indonesia sekarang sangat pintar dan jeli ,terhadap harga, teknologi, dan standar pelayanan…

    sukses untuk suzuki yang berjuang ..kamu pasti bisa…

    Guest
  21. kenapa v -strom juga ya namanya kan mesin nya paralel twin , bukan v twin…
    kurang tepat untuk namanya .heheheh, sudah saatnya GSX seriess ,DR series, Burgman seriess..boulevard seriess..muncul di indonesia ..dengan segala penyesuaiannya…

    Guest
    • Iyo S7 kang, nama nya V tapi kok ndak pakai mesin V-Twin.
      Rada janggal di pikir

      Guest
    • Ya buat nama biar gampang dikenal aja sih om, biar kesannya ni motor satu keluarga sama v-strom yg moge itu.. Kayaknya sih gitu

      Guest
    • v-ixion sama v-ario aman2 aja tuh. oiya, ada lagi yamaha v75, v80, kawasaki versys250.
      kalo keukeh pake konfigurasi v-engine juga harganya nanti tambah mahal.

      Guest
  22. wak haji kok ga pernah analisa komentar
    sekali sekali komentar itu dianalisa , jangan cuman produk atau race

    Guest
  23. pabrikan ya semestinya spt ini, sharing dg konsumen yg kali ini diwakili bloger. gali kekurangan produknya untuk diperbaiki kedepannya, cari apa yg dimau konsumen tampung dan wujudkan di produk selanjutnya, pelan tapi pasti gw yakin suzuki bisa bangkit dan bersaing lagi dg pabrikan lain.

    ayo suzuki kamu pasti bisaaaaa……

    Guest
  24. Suzuki gk usah fokus bersaing melawan Y dan H, yg penting bisa menjual produk stabil dan masyrakat punya pilihan. Dimulai dari Address, Fufi, GSX Series, Burgy 180. perlahan2 merangkak. prosuksi jalan terus.
    Gsx sudah lumayan, tinggal menunggu burgy 180. mumpung honda gk ngeluarin

    Guest
  25. Suzuki bangkit lewat kualitas produk. Honda bangkit karena kualitas 3S. Liat aja tuh bagaimana mudahnya orang memiliki honda beat, dll. Satu dealer aja leasingnya bisa 3 perusahaan leasing.

    suatu produk laris gak harus punya kualitas baik. Bisa dari kemudahan memiliki nya.

    Guest
    • sales : 100% benar, karena memang ini andalannya, sampe2 ada dim SWOTnya kan
      sparepart : mitos kuno, realitanya banyak yg inden dgn harga yg mahal
      service : kuantitas, iya, kalau kualitas 11-12 sama yg lain

      Guest
  26. Wak, ane lebih setuju kalo gsx-s 150 ala cafe racer yg produksi dulu sebelum import v-storm dll, tolong disampaikan ya wak…

    Guest
  27. Brow nugie jujur aja ane seneng banget nih dgn gairah suzuki dn yg bikin saya jd lebih senang lagi suzuki terlihat benar” fokus di indonesia ini aplgi setelah melihat positif nya para konsumen dpn produck terbaru dari suzuki dari mulai roda empat hingga roda dua mudah”an kedepan nya suzuki bisa benar bersaing dgn honda dn sedikit” menggeser yamaha klau bisa mereka bisa sepadan dgn honda πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† ane yakin jika ada niat keseriusan serta mampu menghasilkan produck yg berkualitas namun dgn harga promo kaya gsx s dn gsx r serta tampilan yg makin cihuy rasa”a suzuki mampu menggusur market yamaha
    Doa ane buat suzuki smg sukses dn jd yg terbaik di indonesia setidak nya yg kedua setelah honda juga gk app πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

    Guest
  28. yang jelas 3S nya juga harus sangat diperhatikan, jgn cuma jual motor nya aja di fokusin, repot kan klo urusan sparepart ga ad.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here