TMCBlog.com – Bro sekalian, Di gelaran Honda Dream Cup Putaran 2 Di Semarang akhir pekan kemarin tmcblog sempat memperhatikan booth dari salah satu sponsor event tersebut yakni Perusahaan Suspensi Showa . . dan salah satu displaynya adalah Satu Cutting Unit Suspensi Upside Down Honda CBR250RR, satu suspensi yang sudah dibelek sehingga jeroan suspensinya cukup terlihat sob . . . Impresi pertama saat melihat suspensi ini adalah fakta bahwa kontruksi Fisik antara dua garpu forknya Kanan dan Kiri itu berbeda cukup signifikan sob . .

Fork / garpu suspensi USD depan CBR250RR sebelah kanan

Gambar di atas adalah bagian atas dari fork suspensi sebelah kanan dimana bagian atasnya berupa  sebuah rod/ tuas poros

boleh dibilang struktur utama di fork sebelah kanan mayoritas terisi oleh Spring/ Per / pegas tidak ada semacam silinder yang berisi piston maupun mungkin suling ( seat pipe ) sebagai part yang biasannya memperngaruhi besaran peredaman dari suspensi

Fork / garpu suspensi USD depan CBR250RR sebelah kiri

Gambar di atas adalah Bagian suspensi fork sebelah kiri dimana tidak ada poros/ rod seperti di sebelah kanan. Yang ada adalah berupa silinder lalu bertemu spring/ pegas

Sedangkan di Bagian tengah sampai ke bawah dari fork kiri terlihat adanya silinder yang ternyata didalamnya ada mekanisme ‘piston’ dan ‘ sim valve ‘ dan dua hal ini tidak ada di struktur fork Kanan depan dari Honda CBR250RR . . Berikut ini adalah skematiknya sob

Dari gambar skematik di atas dapatlah disimak bahwa memang bagian kanan dan kiri dari fork depan USD Hodna CBR250RR berbeda dimana di bagian kanan Hanya terdiri dari mekanisme spring sedangkan di bagian kiri ada mekanisme spring, ditambah compression dan Rebound . ..  namun perlu diingat bahwa nilai Preload dari spring, Compression dan Rebound damping dari suspensi USD Standar CBR250RR ini tidak bisa diseting alias Fixed.

Gambar di atas adalah sebuah gambar pamungkas yang bisa memberikan gambaran perbedaan antara sisi kanan dan sisi kiri dari masing amsing Fork suspensi depan USD merek Showa Di Honda CBR250RR . . cuma yang jadi pertanyaan lanjutan, kenapa dibedakan ?

2 Tujuan pembedaan fungsi kanan dan kiri dari Fork USD CBR250RR

Maksud dan Tujuan dari pembedaan fungsi kanan dan kiri dari Fork USD CBR250RR menurut penjelasan yang pernah tmcblog terima dari Showa ada dua mas bro . . Tujuan pertama adalah untuk mengurangi/ mereduksi bobot total dari suspensi dengan cara pengurangan part di bagian Fork Kanan yang berupa piston dan sim valve yang berfungsi sebagai bagian damping (variabel peredaman) dari suspensi.

Tujuan Kedua adalah untuk mengurangi Total Friksi/ Gesekan pada suspensi  . . Bayangkan kalo ada dua, maka friksi yang terjadi akan bertambah besar dan friksi ini biasannya merugikan kinerja suspensi .

Sistem Peredaman ( Damping) nya yang lebih Advance

Satu lagi bro Yang menurut tmcblog membuat suspensi depan Upside down CBR250RR lebih advance dari suspensi suspensi upside down lain dan Juga suspensi teleskopik yakni struktur jeroan atau internalnya untuk membuat efek peredaman / damping berupa kompresi dan Rebound . . Coba Kita lihat dulu skematik dari suspensi teleskopik Honda CBR150R yang juga dibuat oleh showa berikut ini  . .

Terlihat struktur suspensi kanan dan kiri sama , trus yang membuat efek variable peredaman berupa kompresi dan rebound adalah menggunakan lubang lubang pada seat pipe atau yang biasa kita sebut sebagai ‘suling’ . . Sedangkan Suspensi USD Showa untuk CBR250RR sudah tidak lagi menggunakan struktur suling ini, mereka menggantinya dengan struktur piston dan Valve SIM  yang tentunya akan menghemat bobot dan ruang karena bentuknya lebih compact

Gambar di atas  adalah skematik dari sebuah model Big Piston Showa yang biasa dipakai di Big Bike dimana kanan dan kiri sama, plus juga sistem peredamannya menggunakan piston dan valve sim . . nggak jauh beda dengan sistem yang dipakai oleh Honda CBR250RR pada suspensi depannya . . so turunan dari suspensi Big bike nih memang bro . . boleh bangga deh yang punya CBR250RR . . .

So  . . mungkinkan ini dia yang bisa bikin Gerry salim, Rheza Danica, Ahwin sanjaya, Tomoyoshi Koyama, dan Takehiro Yamamoto cukup smoth melibas tikungan ? Tentunya yang dipakai mereka ini adalah versi Racing dari suspensi di atas dimana Baik Preload, Compression dan reboundnnya bisa diseting besarannya  . .  Untuk Versi racing Luarnya sih sama namun Catridge dalemannya berbeda . . . silahkan simak video Vlognya sob, Jika ada pertanyaan atau mungkin tambahan , silahkan tulis di kolom komentar dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

87 COMMENTS

  1. Itu forknya pakek 2 coil spring, negative dan positive spring. Tujuannya biasanya biar lebih sensitive terhadap slow speed bump. Tapi sayangnya ya rebound dan compression damping belom bisa disetel, selain itu juga spring masih coil belum air.

    Guest
    • Dan ente bangga sebagai fans pabrikan yg menggunakan USD,sementara “PABRIKAN LAINYA MASIH PKE TELESKOPIK DAN GAK BOLEH DIUPGRADE PK USD”,FIX ENTE FB WARBYASAH ,,,,,,,,LOL

      Guest
    • salah sendiri kaga pake USD dulunya, sekarang koar-koar balapan dagelan..

      tapi ya percuma kalo yang dibanggain negara thai, rugilah kipas kipas dolar

      Guest
    • naah itu …beda diameter shock dpn sj sdh ketara bedanya…scra nalar saja.lbh besar diameter shock dpn lbh than getaran n pasti lbh rigid dr yg kcl….dan satu lg…knp usd jauh lbh enak dr yg biasa,, usd itu yg bagian atas kteblannya n di ameter lbh besar!!! jg scra distribusi beban lbh pas , krna yg bawah lbh ringn dr yg teleskopik biasa, effek goyang lbh kcl…dlm blp ngaruhh laah….feel dpn itu lbh pntng dr blkng..mknya pmblp2 yg sdh profesionl ( bkn fbh ya) sngt ingin nmbh grip dpn dan soal front end feeling yg jd prioritas…n lbh d bcrakan.

      n klo ngomongin power mtr meski 50 hp…knceng jg d tkungn gk klh dg yg 600…tau gp125 dl?? itu mtr di sirkuit sachsenring jerman ,, lbh cpt d tikngnnya dr motogp waktu itu,,,,( kata komentator gp) ., saking ringn meski power cm 50 hp!! soo pntg skali kski kaki walau cm 50 hp!!!

      Guest
    • Jimo, taun 2016 kemarin yg merupakan thun kejayaan r25 d arrc, ukuran suspensi depannya 42 mm + arm ny merupakan arm tercanggih sekaligus terbesar dari pesaingny sedangkan kompetitorny ukuran suspensi baru bermain d 37mm dan arm ny pun masih besih model tahu(kotak), kecil pula tuhhh,… Tpi ada gak yg bilang “balap dagelan” atau menang krna efek “suspensi 42mm + arm semi banana”????

      Nma balapan ny aja “asia production”, yg artiny lebih ke “semi standar”,..
      Klo tadiny nmanya “asia prototype” bru dah bebas oprek sana oprek sini, kyb oem copot gnti usd ohlins dll

      Guest
    • Hahhaha coba liat di artikel nya wak haji yg bedah motor punya yamaha Thai. Itu walaupun teleskopik tp, dalem nya udah berubah total bahkan bisa di atur rebound and compresion nya

      Guest
    • Justru berat di atas, enteng di bawah itu kelemahan dari USD, semua kendaraan pengen beratnya lebih dekat dengan titik gravitasi

      USD itu riskan bocor, lebih berat, perawatan susah tapi dia rigid, rebound enak, better performance due to bigger female section

      semuanya ada +- nya, yamaha goes with the conventional, honda took the upside down

      Guest
    • Mo USD bilang sama yamaha karena ini balapan motor standar. Hadeuhhh, selalu menyalahkan regulasi, kalo ya kalah aja. Lagian juga yg menang ga pernah pembalap yamaha indonesia.

      Guest
    • @nagashima
      Dan yang PASTI saat R25 jaya…YIM TIDAK PERNAH 1 KALI PUN BAWA PEMBALAP INDO JUARA 1….SAMPE LUMUTAN….sekali lagi yah biar conge tuh kuping si jigongmo…TIDAK PERNAH 1 KALI PUN BAWA PEMBALAP INDO JUARA 1…..sekali lagi yah…wekekeke

      Guest
  2. tapi di bigbike malah dua2nya punya mekanisme sim valve ya wa haji, beda dengan cbr 250rr cuma bagian kiri saja yg punya mekanisma sim valve, apa karena masih tergolong small engine??

    Guest
    • Maaf bro, emang gak pernah lihat cbr250rr versi arrc tunggangan gerry salim, danica dan sanjya? Ada tulisan SHOWA tuh d motorny, dan wal hji pun sudah pernah membhas ny klau dalaman suspensi depan cbr250rr itu juga dri showa (versi racing tentunya), yg dalamanya ohlins itu tim yri dan ymha thailand

      Guest
  3. Disana Nggak majang Showa BFF yg kayak dipake ZX10RR?katanya showa juga ngembangin outer tube carbon kayak yg dipake desmo gp

    Guest
  4. Berdamailah wahai para fansboy H n Y,liat tuh yamaha-honda kerja sama lagi selain skuter listrik,yamaha juga mensupport sulingnya didaleman teleskopik CBR150R
    Akrakrakrak

    Guest
    • Technology honda yg tinggi memang tiada banding masbro. Efek humanisnya juga real, mengcover kalangan borju hingga rakyat biasa. Sungguh besar sumbangsihyna kpd Bangsa ini masbro

      Guest
    • Hahaha.

      Beginilah fbh teknologi showa di klaim teknologi honda.

      Fbh Suka ngeklaim kyk negara tetangga sebelah

      Nguhahaha

      Guest
  5. emang asli keren ini motor, bentuk dan teknologiny sepadan. paling mantap dikelasnya. mantap honda. cbr 250 rr emang top.

    Guest
  6. Ngapain dibahas sih wak, kan ada yg bilang itu cuma gimmick aja yg ga ada gunanya, wong dipake di ARRC aja cuma juara 1 aja kok, bandingkan sma yg ga pake USD, biasa juara 6,7,8 dst, lbh banyak kan….?

    Guest
    • Waduh-waduh, pikirannya cuman menang tapi kaga ngerti Part mesin gimana??
      bagus kali mau ttg apa aja dibahas buat anak mekanik kan kunyah-kunyah ilmunya lumayan.
      Ilmu gratisan kan lumayan lah, daripada penggembira doang tau menang kalah tapi ga punya Analisa

      Guest
  7. Tetep aja ada peran yamaha didalamnya, kalo dr luarnya dibilang nyontek desain panigale, ehh ini didalam shock USD malah ada suling, tau kan siapa yg jago bikin suling itu…..? Jimo putra dajal pasti tau..
    ..

    Guest
  8. jangan lupa wak, bahas shock depan merk lain…agak bosen bahas honda mulu, walaupun banyak ilmunya kalau gini…

    Guest
  9. Numpang nanyak wak, ada gak wak motor bigbike atau motor 250cc Keatas yg pke suspensi model cbr250rr ini tpi “made in kayaba”??
    Soal ny d motor2 superbike gak ad yg make merk kayaba

    Guest
  10. trik biar harga gak terlalu kemahalan bukannya? partsnya dikurang-kurangin…, real absorb & rebound cuma disisi kiri…, otomatis kerja & tekanan lebih besar di sisi ini, tapi namanya pabrikan pasti sudah berhitung cermat, at least nice gimmick, tapi kalo advance?? dibandingkan yang dalemannya simetris…, who knows..

    Guest
  11. Skok showa honda pancen juos, kalo merek sebelah katanya sih kayaba tapi gak tau deh kayaba yg KW berapa😂 soalnya jatuh langsung PROTOL, TUGEL, PUKLEK.

    Guest
  12. Wak haji, bisa di jadiin double disc ngga? Boleh di bahas dong.. Sekalian bracket buat radial nya.. Makasih sebelum nya

    Guest
    • ada gak USD nya R155 atau Xabre yang kulitnya disobek kayak gitu? kan itu kebetulan ada event Showa terus USD nya CBR 250RR disobek kulitnya, jadi kelihatan dalemannya. kalopun Kayaba ada event kayak diatas, yakin wak haji pasti bikin artikel tentang itu. jangan dikit2 mikirnya jelek mulu

      Guest
  13. kalo ngleat part catalogue ymha ,, usd r15 dan xabre sistemnya jg sm dg pnya cbr..
    ntah knp tdk sm kiri knan…mngkin lbh baik spt itu..

    yg bikin pasti lbh pham dr saya..😂😂😂..

    Guest
    • Masalahnya motor honda selalu nomor 1 di tiap negara, jadi ga perlu import. Beda sama yamaha yang penjualan terbesar cuma di Indonesia.

      Guest
    • Ekekeke betull si komeng,, sebelah pada tutup di luar negri makanya dipindah dimari moge” nya

      jleeb bnget,,, disinyalir kribo nangis di zamban seharian

      cruuoot

      Guest
  14. Motor bosok dari depan mirip sempak bolong aka lower
    samping kek kardus lipet apalagi dari belakang mirip odong odong

    Ekekekk

    Guest
    • Bukannya all new R14 dari depan mirip sempak bolong,itu kan air scoop cuma pemanis buatan kaga ada fungsinya,di bikin bolong kaya sempak bolong biar FBY percaya bahwa itu air scoop emang kaga ada fungsinya,,,

      😆😆😆😆😆😆

      Guest
  15. Wak, sistem USD ini ada versi bigbike nya. Dipake di kawasaki zx636 yang bisa dibilang sama. Karna kanan-kiri nya beda. Namanya Showa SFF-BP (Separated Function Fork – Big Piston)

    Guest
  16. Pabrik yamaha di indo yg masih berdiri dijadikan basis moge…itu tidak lepas dari prestasi dan pengalaman yamaha indonesia bikin moge ( motor gentong) …

    Guest
  17. Om, apakah shock depannya bisa ditambah preload aftermarket gitu? Ane mau cari referensireferensi tapi binggung

    Guest
  18. Om, apakah shock depannya bisa ditambah preload aftermarket gitu? Ane mau cari referensireferensi tapi binggung.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.