TMCblog.com – Bro sekalian, pertengahan pekan Lalu atau tepatnya Kamis (24/8/2017) bertempat di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali, Kementerian ESDM mengumpulkan mayoritas stakeholder yang terlibat dalam industri kendaraan listrik termasuk media massa dalam sebuah rapat yang dipimpin oleh Pak menteri Ignasius Jonan untuk membahas draf regulasi percepatan  kehadiran Moda Transportasi Ramah Lingkungan yang akan diusulkan sebagai Peraturan Presiden (Perpres) atau Peraturan Pemerintah (PP).

Nah dalam rapat tersebut disepakati oleh Kuorum bahwa cara yang diambil untuk melakukan percepatan kehadiran Industri Kendaraan Listrik adalah dengan cara melarang penjualan kendaraan berbahan bakar Minyak/ Fosil / BBM baik Motor maupun Mobil . . Cuma masalahnya adalah kapan pelarangan produksi ini terjadi ? dan tarik ulur mengenai waktu tersebut pun terjadi, berikut adalah catatannya

  • Mercedez Benz mengusukan pelarangan dimulai Tahun 2030
  • Honda dan Toyota  mengusukan pelarangan dimulai Tahun 2050
  • Gesit yang sudah siap akan line Produksi Kendaraan listrik terutama R2 mengusulkan pelarangan dimulai Tahun 2020

Dan akhirnnya kementrian ESDM RI ambil inisiatif jalan tengah dengan mengusulkan tahun 2040 sebagai ambang batas waktu awal pelarangan penjualan Kendaraan termasuk Sepeda Motor  BBM. Dan kabarnya usulan kemetrian ini disetujui oleh semua stakeholder yang ikut rapat kala itu dan tentunya Usulan 2040 sebagai tengat waktu awal pelarangan penjualan Kendaraan BBM akan disampaikan ke Presiden RI untuk bisa dimasukkan kedalam regulasi yang diharapkan akan rampung di akhir tahun 2017 ini.

FYI saja, Negara negara Lain sudah mencanangkan pelarangan penjualan Kendaraan BBM seperti  Norwegia yang akan memulai pelarangan tahun 2025, Jerman, Inggris, Amerika dan India tahun 2030 serta Prancis yang akan memulai pelarangan penjualan kendaraan bbm tahun 2040 . .. . yap

TMCblog melihat juga bahwa upaya peralihan dan perepatan peralihan kendaraan dari jenis Bahan Bakar Minyak/ Fosil ke energi listrik ini adalah sebuah kesempatan emas untuk mengembangkan Perusahaan dan produk Asli Lokal Indonesia  . . Soal Mobil atau motor listri, tmcblog sangat percaya sudah sangat banyak riset riset baik dari kalangan bisnis maupun akademis yang sudah memulai atau bahkan menuaikan hasil semenjak beberapa tahun Yang lalu

Kenapa tmcblog bilang kesmepatan emas . . Karena Momentumnya adalah seperti sebuah RESET  . . . jadi semua berjalan dari Nol secara berbarengan sehingga diharapkan semua Brand baik lokal maupun interlokal bisa bersaing sehat berbarengan dalam kondisi yang lebih adil dan balance  . . . just my 2 cents sih . . silahkan dikunyah kunyah dan opini sobat sekalian mengenai hal ini sangat banget tmcblog nantikan

Taufik of BuitenZorg

126 COMMENTS

    • Aku ora setuju, kecuali dah ada metode pengisian baterai minimal secepat pengisian tangki BBM cair dan tarifnya lebih murah dari BBM cair…

      Guest
    • Motor listrik masih mahal dan jarak tempuh kurang jauh. Pada akhirnya masyarakat (mungkin dengan terpaksa) akan memanfaatkan kendaraan umum. Ide bagus namun harus disiapkan matang2 #IMHO

      Guest
  1. Semoga beberapa tahun lg ada cara isi batrei lbh cepat mgkn hanya 5 menit lgsg full #imho krn cuma ini momok dr kendaran listrik

    Guest
    • Paling gampang ikuti cara gogoro, tinggal cabut batere, pasang yang baru. Untuk ini harus ada standar bentuk ukuran kapasitas baterai untuk semua merek.

      Guest
    • bener ide gogoro (klo jawanya jadi goro goro) patut d adobsi dinegara ini dimana penduduknya suka bepergian jarak jauh, setau saya besok si gesits jg arah development pangisian batrenya kesana juga yg waktu itu pernah saya baca di artikel media online

      Guest
    • Kalo cabut baterai pasang baru (dijual bebas), dihawatirkan malah banyak limbah baterai bertebaran, yg notabennya ujung2nya malah lebih mencemari lingkungan daripada BBM, limbah dari baterainya itu sendiri sangat berbahaya & sangat beracun! you know lah orang indonesia kalo buang sampah kya gimana, msh banyak yg gak peduli lingkungan.
      setuju kalo harus adanya teknologi yg bisa meminimalisir waktu pengisian baterai semaksimal mungkin, isi BBM aja yg ga sape 5 menit ngantrinya kya gimana tau

      Guest
    • bkin pertamini listrik aja, jadi gakperlu station besar, diluar negri juga udah ada desain2 stasiun pengisi listrik kecil, kalau perlu dispot2 tertentu dibanyakin ( tentu areanya yang aman)…. misalnya spot parkir melingkar bisa buat 6-10 motor, tersedia charger station dengan sistem isi ulang voucher…jadi parkir sekalian ngisi sendiri, perbanyak aja macam atm lah….

      Guest
    • Mnrt sy malah lbh berat motor / kendaraan listrik ini karna butuh pasokan listrik yg luar biasa besarnya. Apalagi pasokan listrik di Indonesia masih di support PLT diesel, batu bara, air dan panas bumi, Maka dr itu diharapkan Indonesia sblm 2040 sdh punya sumber pembangkit listrik dgn kapasitas besar, misal PLTN.

      Pertanyiinnyi… Duidnye dari mane gan kira2?

      Mending di tiap kota2 besar mulai deh pembangunan jalur2 sepeda dan utamain dah tuh pengendara sepeda (tanpa motor) dgn diberi fasilitas jalan yg ekslusif, perbaikan moda transportasi umum spt bis besar dan kecil yg ramah lingkungan, tarik dah tuh kopaja metro mini bajay yg udah gak layak pake.

      Segitu Je gan makasih 🌷

      Guest
    • itu urusannya lebih ke politik. rezim pemerintah sekarang terlihat mati-matian berusaha menggagalkan atau menunda proyek pemerintah sebelumnya, entah apa alasannya. makanya proyek mobil listrik pak DI juga kena imbasnya, bahkan sampai dikriminalisasi segala.

      Guest
    • Baca berita gak lengkap ya gini ini, jadi tukang nyinyir aja..
      bukan uji emisi yang paling utama, tapi berbagai faktor kelayakan jalan..
      buktinya kecelakaan toh, karena rem overheat

      Guest
  2. apakah yg komen disini termasuk saya masih diberi umur panjang/ hidup di tahun 2040 wa ???? semoga kita masih panjang umur… Aamiin..

    Guest
  3. Portofolio produk kendaraan bermotor memang menjanjikan, tapi ada beberapa hal yang juga perlu dikaji. Tulisan ini bukan berarti kontra terhadap kendaraan listrik namun bisa jadi dibuat artikel agar lebih dalam bahasannya
    1. Memindahkan jenis energi fosil ke listrik sebenarnya juga memindahkan carbon footprintnya hanya prosesnya adalah direct dan indirect,
    2. Yang saya maksud disini adalah proses pembakaran di ruang bakar langsung menghasilkan carbon yang langsung dilepas ke alam, sedang pada kendaraan listrik, emisi dihasilkan oleh pembangkit listrik dimana seiring peningkatan jumlah kendaraan maka kebutuhan daya juga semakin meningkat.
    3. Pada kenyataannya, produksi listrik paling efisien masih dihasilkan melalui enrichment atau pengayaan nuklir dimana sangat ditentang dinegara kita. Produksi listrik terbarukan melalui matahari dan angin masih dalam skala yang sangat kecil dibanding kebutuhan daya.
    4. Seiring tumbuhnya kendaraan listrik, maka industri pendukung dan komponen motor bakar juga kemungkinan sebagian akan tumbang dan sebagian akan beralih, termasuk industri bahan bakar dan pelumas, dan dengan lebih sederhananya komponen kendaraan listrik maka proses produksi bisa lebih cepat dan kebutuhan tenaga perakit kendaraan akan jauh berkurang.
    5. Jika estimasi umur baterai adalah 5 tahun, maka ditahun kelima sejak awal produksi kita juga harus siap menerima lonjakan limbah baterai.

    Dan masa itu pasti akan datang dimana kita harus siap menerimanya.

    Guest
    • bener dg pertimbangan ini tp klo menurut saya sambil jalan berbarengan dalam mengatasi masalah ini,maksutnya kita juga mulai menggarap motor listrik tetapi juga mengantisipasi masalah2 yg akan datang d kemudian hari..jdi beriringan soalnya klo kita cm menunggu masalah2 poin di atas teratasi dulu baru mengembangkan kendaraan listrik seperti tipikal bangsa kita akhirnya sekarang sterjadi pada kendaraan berbahan bakar fosil yg cuma jadi konsumen bukan produsen

      Guest
    • Dikala itu, skala rumah tangga yang menggunakan energi matahari juga saya yakin akan meningkat. Dengan mahalnya energi di negeri ini, kemungkinan masyarakat akan beralih ke sana. Cuma masalah limbah ini yang harus dipikirkan.

      Guest
    • makanya targetnya 2040.. gak muluk2

      disiapkan sarana pendukungnya

      saya rasa, cepat atau lambat kita akan beralih ke nuklir juga, coba dulu di luar jawa .. rasakan berlimpah dan murahnya listrik

      Guest
    • Dilema PLT Nuklir di Indonesia adalah SDM yang tidak displin. Kita punya etos kerja yg kurang disiplin dibanding negara lain. Bayangin aja kalau pemeliharan Nuklir ini tidak disiplin. SDM menurut saya yang belum siap, karena itu memang butuh waktu yg lama. Peniapan infrastruktur utamanya untuk mengatasi limbah dan sumber daya nya. Ini juga demi kebaikan Bumi kita yang semaki berat memikul beban.

      Guest
    • menurut ane
      limbah ga usa dipikirin. karena apa? pada saat baterai suda umum digunakan. baterai tersebut pasti suda menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. yang mana bisa di daur ulang bukan menjadi limbah. bisa di tukar tambah.

      untuk pemindahan emisi dari kendaraan ke power plant itu akan ikut berubah seluruhnya. jadi power plant yang ada hanya akan panas bumi, nuklir, solar panel, angin, ombak.

      jadi pertimbangan yang disampaikan valid kalau hari ini juga kita stop penggunaan combustion engine. tapi tidak valid pada 2040.

      tidak usa 2040. 10 tahun lagi semua mesin combustion engine sudah tidak efisien. yang mana malah jadi mahal memelihara combustion engine

      Guest
    • PLTN jaman skrg udah modern, reaksi otomatis berhenti ketika ada malfungsi biarpun sedikit, tanpa perlu campur tangan manusia, lsng diambil alih komputer, sisa panas lsng did inginkan dgn pendingin pasif..
      Mengenai pengayaan nuklir, sudah ada pltn yg tidak perlu pengayaan nuklir seperti di Kanada (Canada Deuterium-Uranium)..
      Jgn lupa Indonesia sudah lama punya 3 reaktor nuklir di serpong, Bandung dan jogja, belom pernah ada masalah serius kan, padahal dikelola orang lokal..

      Guest
    • Saya pikir PLTnuklir merupakan solusi yang cukup bagus untuk saat ini.. beberapa negara telah mempunyai PLTnuklir. Untuk resiko memang iya sangat besar.. tapi bukan tidak mungkin untuk bisa diminimalisir.. SDM yang sering terbayang bahwa dinegara kita etos kerja dan kedisiplininannya kurang, saya berharap seleksi dan pendidikan ala militer (kalo oerlu seperti pasukan kusus) ini diterapkan untuk ditempatkan di pos pos darurat dan fital.. saya rasa bisa kalo kita mau… cuma memang selalu terbentur dengan kepentingan kepentingan tertentu sehingga ada aja alasan buat.. ah sudahlah…

      Selama 22 tahun.. pemerintah bersama produsen kendaraan harus mempersiapkan infrastrukturnya.. dari batre fastcharging.. tempat pengecasanya.. dan lain lain… tapi saya pikir.. gak sampe 2040 para produsen udah pada jualan kendaraan listrik itu.. sambil berjalannya infrastruktur yang diperlukan dan analisa kekurangannya guna mendapatkan formulasi yang paling ideal…

      Guest
    • Soal nuklir gak akan gampang, biarpun teknologi terbaru..
      Bulan ini salah satu anak perusahaan Toshiba mengajukan bangkrut saat mengerjakan proyek PLTN di Amerika.. why? karena sangat standar safety yang sangat mahal

      Guest
    • ada penelitian, sebuah kincir angin seumur hidupnya bekerja pun tidak bisa menghasilkan cukup energi untuk menghasilkan 1 buah kincir angin baru..
      jika dihitung dari proses menambang bahan untuk bikin kincir

      Guest
  4. Klo mau hijau ya semuanya. Pembangkit energi listrikya juga yg ramah lingkungan jangan dari batubara lagi. Baterei motornyapun harus yg ramah lingkungan atau paling tidak bisa daur ulang.

    Guest
    • betul mas, sebetulnya pembangkit listrik paling efisien adalah PLTN alias nuklir cm masyarakat kita masi belom siap,pemerintah jg padahal tenaga ahli lokal sudah siap/bisa membuat itu, malah dalam pembahasan terakhir di dewan energi nasional ,nuklir dikategorikan sebagai bahan pembangkit listrik alternatif terakhir….

      Guest
  5. Kalo negara lain khususnya asean, kapan mulai pelarangannya wak?
    Jangan sampai pelarangan kendaraan energi fosil, tapi listriknya masih pakai batubara..
    Percuma!!!

    Guest
    • Itu pabrik Y kapan,jangan jangan sampai tahun 2100 atau jangan jangan mengundurkan diri dari dunia otomotif lebih fokus jualan piano sama gendang,,,

      😆😆😆😆😆

      Guest
    • @DEALER YAMAHA
      Halah, yamaha motornya gak siap masih bisa jualan alat musik. Lah Honda??? Modarooo 😜😂😂😂

      Guest
    • Padahal H & Y di Jepang sudah kolaborasi membuat kendaraan listrik, disini masih saja sales/FB war. Hadeh 🤔

      Guest
    • FBY bentar lagi musnah kalo ngga buru buru bikin planning kapan motor listriknya di terapkan,,,

      Guest
  6. Kelamaan, yg lahir tahun 1960, 1970 dan 1980, mudah2an di beri umur panjang

    Apakah didahului impor dulu wak, dengan insentif pajak?

    Honda dan Toyota kok mintanya lama y…padahal pabrikan besar

    Guest
    • dilarang kayanya sih engga . cuman kayanya imbasnya ke bensin yang langka sama pajak untuk kendaraan yang ngebul jadi mahal menurut saya ujung-ujungnya jadi kendaraan eksklusif

      Guest
  7. setuju sekali ini..!!😁

    biar bumi mikin hijau..untuk anak cucu kitaa..

    klo bneran mngkinkah 2025 motogp jg d hapus dgnti bmesin
    electric???

    Guest
  8. kalau koleksi motor bakar, kemungkinan 5 tahun setelah penetapan aturan itu, motor bakar cuma jadi item koleksi, karna ppasti udah amat sangat langka jual bbm

    jadi mulai taun 2030 lebih baik beli kendaraan listrik aja tuk jangka panjang,
    kn lama” gak laku motor bbm

    Guest
  9. nasib montir yg pnya bengkel gmn ya kdpnnya, ktkn thn 2060 ,, saat mesin bbm udah lngka n jrg yg pnya,, bengkel mtr d masa dpn mngkin lbh mnyerupai gbungn bengkl skr plus kehlian toko electro..!!

    plus pnyedia bnsin eceran beralih usaha. jd pngecesan mtr ,ckck😂😂jos

    Guest
    • sbenernya udah hukum alam sih bos jimmo…sama kaya media cetak…lama2 abis kan ama media lektrik…penggunaan kertas berkurang ..makin go green…tapi penggunaan listrik makin gila2an….banyak lah,,, glodok sepi, marketplace online merajalela…ojek konvesional kalah ama ojek onlone

      Guest
  10. Nunggu kabar garasindo yg mau produksi lokal sepeda listrik italjet..agar hrg terjangkau…sepedah keren sayang harganya ga kuku

    Guest
  11. Wak haji….gimana kelanjutan proses order online si gesit dulu…kok blm ada tindak lanjutnya sampai sekarang…matur nuwun…

    Guest
    • yah mustinya 2025 yah….seperti peralihan 2tak ke 4 tak….butuh waktu juga kan..sampe 10 tahunan sampe sedikit yg make 2 tak…tapi tetep ada

      Guest
    • bahaya kalau senyap. tetap akan ada suara seperti bus, dan kendaraan elektrik lainnya yang suda diproduksi massal.

      dengan knalpot standar saja untuk orang yang suka ngebut itu berbahaya bagi orang lain. apalagi full senyap tanpa suara

      Guest
  12. Joss saya setuju. Semoga pabrikan sudah siap dengan model2 motor listrik yg bagus. Soalnya saya lihat rata2 motor listrik desainnya masih kurang gmn gitu..

    Guest
  13. Nah itu tugas anak cucu kita untuk memikirkan hal tsb… ..(kendaraan listrik)

    klo yg udah kadung tua .macam dsini….susah move on.. .. sekarang aja masih ada yg tergila-gila 2tak…padahal udah era 4tak euro euro-an & disuntik koit rerata motor 2tak

    Guest
  14. setuju sih harusnya dari taun depan ,250cc kebawah udah gak boleh dijual.
    alasanya : biang masalah kemacetan dan kecelakaan. Ridernya byk yang gak bener, gak punya sim, dan mocil itu arogan

    Guest
  15. wahh nantinya sensasi raungan suara motor bakal hilang nihh tergantikan dengan raungan motor traksi seperti di krl, not bad, ini jadi momentum riset untuk baterai+ charger agar bisa tampung banyak daya juga cepat isi baterainya, juga sisi aman nya karena amit-amit kalau tabrakan, motor listrik bakal lebih kerasa impactnya di baterai yang gampang rusak / meledak jika pelindungnya ga kuat

    Guest
    • Gwoblooog!!!
      Sarana prasarana gak lu pikirin.
      Lu pikir motor listrik bisa dirawat segampang dan semurah ngerawat tamiya, sama rc toys gitu?
      Enaknya apa naik motor listrik?
      Harga batrenya jutaan, orang kere mana kuat tiap 5 tahun sekali dipaksa beli batre katakanlah 8 juta? Padahal buat makan sehari sama biaya sekolah anak aja udah pas pasan. Belom lagi kalau Batre mulai kena masalah ngedroop cepat abis..
      Beda sama motor bakar, paling perawatan cuma ganti oli gak ada 50ribu per 2-3 bulan sekali, sisanya aki 200rb 3 tahun sekali.

      Paham gak lu? Orang kere yang paling kena imbas terbesar kalau motor ganti ke Listrik pake bahan bakar Batre..

      Guest
    • tong kalo kere mah jangan banyak gaya…..
      penyakit di indo tuh, biar miskin tapi banyak gaya
      hehee…..

      Guest
    • Wkwkwkwk bener banget ini..
      motor tanpa suara rasanya gimana gitu.

      Tapi 2040 mah masih lama, itu masuk jaman cucu-cucu kita.. hihihi

      Guest
  16. Maen larang aja…. Kalo eropa emang sudah diaplikasikan bertahun2, makanya dijadikan larangan motor konvensional 2040. Kalo di Indonesia diterapkan dulu lah, sehari2nya gimana, daerah mana yg cocok atau tidak cocok, (lah di desa colok mana? listrik aja susah), soal material batrenya (soal produksi, soal recyclingnya, keamanan lingkungannya, dll) masih banyak PR… bagus ikut2 hal yang baik, tapi ya berkaca dulu… #mikir

    Guest
  17. daripada motor listrik ko yo aku pengine motor bahan bakare uyuh…dadi yen tangkine kosong tinggal diuyuhi…koyoe go green tenan iku…mung masalahe yen bar maem jengkol po pete knalpot e jan gawe misuhi sg ng buri ora yah?

    Guest
  18. Lah kalo yang ke pelosok negri gimana wak?

    Kan ada tuh desa terpencil yang naik motor aja bisa 2 hari sampenya, dan disana engga ada listrik

    Jangan kota sentris dong, pikirin juga daerah2 disana

    Guest
    • Bener banget, gweblek banget yang ngedukung kebijakan ini !!!!!

      Indonesia bukan JAKARTA doang!!
      Indonesia bukan KOTA doang !!!
      Indonesia juga banyak DESA TERPENCIL !!!!
      Silahkan main ke Kalimantan, disini mau ke pusat KOTA saja jaraknya paling cepet harus 3 jam perjalanan naik motor jauhnya…

      Guest
  19. Sayangnya untuk saat ini, kendaraan hybrid yang dapat menjadi jembatan untuk menuju kendaraan full elektrik masih dijegal dengan pajak selangit dengan alasan menggunakan 2 buah mesin. Padahal di negara lain justru diberikan insentif oleh pemerintahnya.

    Guest
  20. Yang lagi pengen beli motor, sebaiknya nggak usah beli motor baru. Beli aja motor second yang sekira tahun 2040 sudah rusak. Jadi nantinya nggak rugi2 amat kalo motor bbm jadi dilarang.

    Guest
  21. kalo mau adil…

    kereta api dihapus ganti listrik semua..bye bye loko CC206
    montor mabur ganti montor mabur listrik gak pake avtur yang mengotori angkasa

    kapal api ganti kapal listrik

    Guest
  22. kalo soal motor harus listrik sih mungkin semua periset kecil2an bisa buat Wak…
    tapi kendaraan itu harus nyaman dan bisa dikendalikan..

    nah apakah skutrik kayak Gesit ini nyaman?? sokbrekernya apaan sih? Showa?KYB?Ohlins?YSS?

    bagaimana dengan sasisnya??apakah pe-riset lokal sudah semumpuni produsen kelas dunia dalam mendesain sasis??

    isu yang diangkat motor listrik hanyalah “hemat” gak usah isi bensin,tidak mencemari lingkungan seperti mesin bensin dengan CO-nya,tapi belum di ekspos efek limbah baterainya yang masuk kategori B3 – Bahan Berbahaya Beracun.

    Guest
  23. Hmm, mungkin bisa kali ya pake metode gogoro kaya diatas tapi sistem penggantiannya kayak tabung gas elpiji atau air isi ulang. Jadi pas beli awal emang lebih mahal karena beli batrenya juga. Tapi kalo mau ganti batre (dengan catatan harus sama tipe) pas batrenya abis tinggal beli yg isi ulang dengan tipe yg sama, udah ada listriknya, dan dengan harga yg lebih murah. Tapi tetep harus ada pertimbangan umur pakai batre juga dan faktor ramah lingkungan,.

    Hihi, just my thought,. 🙂

    Guest
  24. wak haji, fasilitas supercharge emang bakalan bisa jalan di indo ya?
    tesla bisa ngisi 0 sampe 80% di supercharger hanya dalam 1-2 jam. (range sampe 300-400 km sekali charge)
    mereka pun naro supercharger di area dengan public facility.
    kalo systemnya seperti tesla yang superfast charge, mungkin masih possible. tapi kalo system charge nya universal (semua merk bisa masuk) dan waktu chargenya lama.
    kebayang semua station bakal penuh motor-mobil mangkrak. apalagi macem2 merk performa chargenya pasti beda2. mungkin yang satu 1 jam cukup, merk lain 5 jam baru ngisi..
    ricuhnya udah kebayang dr sekarang

    Guest
  25. Yg ku pikir malah kehidupan dari thn 2035 sampai 2040. Kalo emg bener di berlakukan pastinya kehidupan akan bener bener sulit. Bbm pasti langka yg berimbas pada ekonomi rakyat. Terutama nelayan.
    Tidak semua lapisan masyarakat siap akan perubahan itu.

    Guest
  26. Tentang specifikasinya gimana Wak Taufik, ukurannya pakai watt/volt ya?
    Maunya yg performa kayak mocin 90-an cc punya saya uda lumayan, tinggal berapa di harga ntar….. Trus buat uphill gimana?

    Guest
  27. heran cm satu kmren ada motor / mobil listrik gk lulus uji emisi disini??

    mobil listrik ada emisi??

    😂😂

    ggl phaam.

    Guest
  28. Makin asik kalo dikembangkan teknologi charging tenaga angin. Di motor ada baling2 & 2 baterai, satu baterai dipake – satunya lagi terisi pas jalan. Pemakaian bergantian. Paling tidak kelak bisa mengurangi ketergantungan pengisian di pom listrik umum. Hanya pendapat..

    Guest
  29. Yang akan dilarang itu kan sepeda motor berbahan bakar minyak, artinya dengan bahan bakar gas tetap boleh kan? atau konversi ke metanol seperti brazil.
    Jika langsung tertuju pada mesin listrik, saya kira masih jauh untuk bisa digunakan, kecuali penggunaan fuel cell atau baterai nuklir yg saat sekarang masih dalam riset.
    2 masalah besar untuk menggunakan mesin listrik pada saat sekarang adalah tidak praktis saat pengisian baterai dan high cost dalam penggatian suku cadang baterai, dimana harga baterai antara 30%-70% dari nilai kendaraannya, dan umurnya tidak akan lebih dari 2 tahun (5 tahun secara teoritis) dan bisa saja hanya akan berumur kurang dari 6 bulan saja.
    Saat ini baterai pasaran yg sanggup discharge melebihi kapasitasnya (AH) barulah lithium ion, silahkan digoogling sendiri karakter dari baterai tsb.

    Guest
  30. Berpikir positif, mudah2an perkembangannya seperti handphone bisa dicharge di rumah, kapasitas baterai yg ukuran kecil tapi mAh besar, dan bisa fast charging

    Guest
  31. kebayang nonton motogp gak ada suaranya, kayak tv rusak speakernya….
    wuss wusss tiba2 finissss…
    wkwkwkw….

    Guest
  32. Teknologi solar panel kedepannya harus segera di kembangkan ke kendaraan listrik… Negara tropis kaya Indonesia ini punya cahaya matahari berlimpah… Jadi nantinya kendaraan sambil jalan bisa ngecas sendiri….

    Semoga kita semua bisa diberi kesempatan menghirup bersihnya udara di tahun 2040… Amiiinn…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here