TMCblog.com – Bro sekalian, Yamaha Secara Global Baru saja memperkenalkan dua motor enduro mereka Yang pengembangan mesin dan sasisnya diperoleh dari data kejuaraan EnduroGP dan Enduro 2 yakni Yamaha WR250F dan Yamaha WR450F. Kedua Motor enduro ini tetap mempertahankan Layout Unik dari Kepala silindernya yakni mengadopsi layout Klep Inlet depan dengan klep Exhaust dibelakang ( reverse engine ) . .

Yamaha menjelaskan bahwa layout ini bertujuan untuk meningkatkan efesiensi dari Intake dan Exhaust sehingga muaranya diperoleh feel Torsi yang lebih linear. Walaupun sekilas tidak ada perubahan dari Model terdahulu, Namun untuk Model 2018 ada perubahan di bagian yang tak terlihat yakni jeroannya sob . . bentuk dari Lubang Intake dan exhaustnya berbeda. Selain itu pin pistonnya lebih pendek plus pengaplikasian lapisan DLC pada pin piston ( diamond Like Carbon ) untuk memperkecil friksi ( gesekan) sekaligus memperkuat pin piston. Konrod ( Connecting Rod ) nya pun baru mengadopsi material nickel-chromoly steel . .

Mesin hebat untuk kelas enduro ini didukung oleh sasis Alumunium yang baik dimensi, material maupun bobotnya diarahkan kepada desain titik pusat massa ( CoG ) yang membuat Seri WR untuk enduro ini lincah dtekuk baik diatas bebatuan, pasir, rerumputan, sampai dibawa becek becekan di lumpur. Sasisnya sendiri berbasikan sasis dari YZ250 series

Secara Umum WR250F memperoleh update berupa:

  • Desain Haru dari Kepala silinder
  • Kepala Piston baru yang dilapisi oleh lapisan DLC ( diamond like Carbon)
  • Kem dan per baru untuk Klep Intake dan exhaust
  • Jalur udara untake yang diperpendek
  • ECU baru
  • Sasis baru yang berbasis Sasis YZ250F
  • Seringan suspensi lebih baik
  • Tambahan side cover
  • Grafik dan striker baru

Sedangkan Untuk Yamaha New WR450F memperoleh update berupa mapping plus setingan ECU baru, setingan suspensi yang lebih optimal, tambahan side cover dan tentunya Grafik plus warna Rim Ban ( velg) biru Yang baru . . Motor ini baru secara global diperkenalkan dengan tujuan pertama eropa, Namun belum Masuk ke Indonesia . .

Taufik of BuitenZorg

 

45 COMMENTS

  1. OOT,bahas dong wak suzuki SWISH 125 yg mau di perkenalin di tokyo motor show,kayaknya keren tuh jadi pengganti Hayati dan penerus skywave karna shocknya 2,siapa tau SIS sudi masukin

    Guest
  2. yg masih jadi pertanyaan di seri WR ini desain kenalpotnya yg memutar mesin,
    kenapa yah engga langsung ke belakang saja?? apa karena terlalu pendek jadi ada perhitungan lain yang pengaruh ke tenaga?

    Guest
    • Itu menandakan yang ngetik orang… Yang tidak pernah luput dari salah dan dosa yang siap menerima saran dan kritik dan koreksi yang membangun….

      Guest
    • Pokam pakem pokam pakem. Dari jaman kapan kalo liat ente komen pasti yg diomongin stroke mulu. SE 250cc mah emang semuanya stroke pendek, dan motor enduro itu masih turunan SE yang ditambahi lampu. Mau itu CRF250R, WR250, 250EXC.. Semua turunan SE. Mana ada SE 250cc overstroke? Kalo patokannya cuma stroke, Megelli 250 juga kasta tinggi dong? Kan dia bore x stroke persis YZ250F/WR250

      Guest
    • “Pengamat” lulusan matematika kali, senengnya perkalian. Bagus apa gaknya ditentuin stroke nya aja

      Guest
    • Lah emang gimana bro?

      stroke 52,3mm, 53,6mm, 54,4mm, [email protected] memang mempunyai karakter torsi terkuat atau potensi power yg besar. #Tentunya jika didukung spek penunjang lainnya spt valve besar(4v), kompresi tinggi, karbu/TB besar, nicasil/diasil silinder, DOHC dll

      Spek diatas jgn bandingkan sama sport faring stroke 61mm spt RR mono/KTM RC250, coz performanya jauh lah bro…

      KTM 250EXC tuh long long stoke 72mm.
      CRF150 juga long stroke 57,8mm

      Guest
    • Stroke 52,3mm, 53,6mm, 54,4mm buat 150-250cc punya torsi terkuat ya? Hmmm gak diragukan lagi sampeyan memang pengamat handal di bidang mesin. Apalah arti bengkel2 drag/touring yg susah susah naikin stroke cuma biar torsinya badak, mungkin mereka gak konsultasi dulu ke sampeyan yang ahli dalam mengamati tabel spek motor ya? Ternyata selama ini mereka baca terjemahan Graham Bell ataupun belajar mesin sampe botak cuma buang-buang waktu, harusnya belajarnya ke sampeyan biar bisa bikin motor stroke pendek torsinya kuat dengan hanya bermodal googling spek motor sama ngapalin tabel spek motor Hahahahahahahaha KOCAK

      Guest
    • Waduh bro kalo ilmunya bengkel modifikasi saya angkat tangan, ilmunya ketinggian buat saya bro…. Xixixixi

      Harusnya bengkel modifikasi bikin pabrikan motor aje kali ya bro, tinggal pake pen stang seher buat naikin stroke, bore up buat naikin ccnya, porting polish, pake kem racing, knalpot racing dll jadi deh spek motor baru yg powerfull.
      Tinggal liat durability, pastinya anti ambrol dong, kasih garansi 3th beres, Gimana bro apa masih kurang? Sampeyan emang teope begete….

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here