TMCblog.com – Bro seklaian, adalah lumrah di sela sela turing Blogger dengan direksi dari SIS Di BALI kami bertanya tanya soal varian Motor Yang sebenarnya platform nya sudah dimiliki oleh suzuki untuk turing seperti ini, namun belum juga sampai saat ini direalisasikan dalam Artian dijual di Indonesia Yakni Suzuki V-Strom 250 . . . Yang jadi pertanyaan, ada masalah apa Sehingga SIS belum merealisasikan Motor Adventure kece ini ?

Adalah Pak Yohan Yahya selaku SALES & MARKETING 2W DEPT. HEAD PT.SIS memberikan penjelasan kepada tmcblog di sela sela pembicaraan after Breakfast di Hotel Grand Tulip Sesaat seblum kami melanjutkan Turing hari kedua. Pak Yohan Yahya Menjelaskan bahwa sebenarnya alasan Utama SIS belum mendatangkan V-Strom 250 ke Indonesia sama dengan alasan utana untuk sementara Suzuki Inazuma 250 / GSR250 dihentikan impornya dan Juga penjualannya di Indonesia

Padahal dari Info Pak Yohan Yahya sendiri, Anggota Komunitas terutama Yang sudah terbiasa dengan Inazuma sudah menunjukan keminatan yang tinggi untuk Sosok V-Strom 250 . . balik lagi ke soal alasan, Suzuki Indonesia ( SIS ) berencana memposisikan V-Strom secara pricing DI BAWAH Inazuma  . .  yap Di bawah, kata itu sempat tmcblog tanya/ Konfimrasi dua kali ke Pak Yohan dan Ia tetap mengatakan Ya  .  Possitioning di bawah Inazuma  . . . bengis Jek

Dan Bahkan Pak Yohan Yahya Buka Bukaan ke tmcblog soal berapa perkiraan keinginan SIS soal harga Dari V-STrom Jika dijual untuk Pasar indonesia . . . angkanya adalah sekitar 54 Juta rupiah . . . ( gambaran Inazuma dibandrol 59 Juta rupiah ) . ..  Nahh Namun ternyata harga Dasar dari Baik Inazuma maupu  V-Strom yang basis produksinya di Suzuki China itu sudah kadung tinggi sehingga bila ‘dipaksakan’ hadir di Indonesia maka Pricingnya akan Ketinggian dan nggak pas sama Maunya suzuki Indonesia . . wiiih V-Strom mau dibadnrol 54 Jutaan bro . . . Pening kepala deh

Taufik of BuitenZorg

43 COMMENTS

    • 59juta untuk mesin inazuma terlalu mahal wak, sama-sama CBU ninfi saja bisa harga segitu.

      Eh, ninfi CBU atau sudah CKD yak?

      Guest
  1. weleh weleh….
    semua kembali kepada niat sis mau jual kemari atau tidak kang.
    supaya tidak terjadi php seperti sebelah, minta tigor reborn sampe buyutan jg jawabannya, “…nanti…”.
    nyanyi koes plus-an dulu.
    ngah ngah ngah

    Guest
    • Aminnn…….!!! Mending PT.SIS Riset & Kembangkan juga Bandit 150 (Naked) karna Image nama “Bandit” lebih menjual dari pada Image GSX-S. #Imho

      Guest
  2. Hanya pemikiran saja
    Kemungkinan SIS mau rakit d indo dari pada CBU mahal di rubah jadi CKD
    Dan menggunakan material dari indo supaya jatuhnya lebih murah…

    Guest
  3. Itu alesannya soal v setrum wak, nah kalo yang Address 110 itu kenapa ya wak kok spek-nya beda jauh sama yang Eropah? Apa maunya untung gede ya wak kok spek address lokalan digencet begitu?

    Guest
    • Nah kalo yang Spacy Indonesia itu kenapa ya wak kok spek-nya beda jauh sama yang Eropah? Apa maunya untung gede ya wak kok spek address lokalan digencet begitu? #TelanLudahSendiri

      Guest
    • Nah kalo yang Spacy Indonesia itu kenapa ya wak kok spek-nya beda jauh sama yang Eropah? Apa maunya untung gede ya wak kok spek Spacy lokalan digencet begitu? #TelanLudahSendiri

      Guest
    • asal anda tahu vision itu buatan Thailand bukan ngahaem, sedangkan Address itu buatan SIS yg diekspor ke eropa, australia & jepang. vision dan spacy itu berbeda kualitas 100%. tetapi kualitas address sama. cuma aksesoris & kelistrikan yg berbeda.

      Guest
  4. Jadi belum ada solusi masalah harga, lalu masih ditunda kehadirannya.
    Gitu wak haji?
    Atau harga sdh kadung tinggi trs malah gajadi dihadirkan di Indonesia.

    Guest
  5. Produk suzuki berkualitas, tp sayang mentalitas manajemen SIS kurang bisa bisa inovatif. Harga dan kualitas pasti berkaitan. Versys 250 yg harga diatas 70 jt jg laku. Produk yg segmented seperti vstrom, mau harga 54 jt ato lebih jg gak pa2 asalkan produknya berkualitas dan di iklankan dg baik

    Guest
  6. Comment:jok boncenger gsx150series ny sja dulu d “kebiri”,.. karna market 150cc lebih luas dri 250cc…
    ingat!!! mkin banyak orang yg pake produk anda, mka orang lain(orang yg melihatny) akan semakin percya membeli produk anda,,, nmun sebalikny “makin sedikit orang yg memakai produk anda, mka produk anda itu akan d cap PRODUK GAGAL”,…. itulah pemikiran mayoritas konsumen indo ini ……. jdi buat dulu produk anda yg dri segi market lebih luas cakupanya atau lebih banyak konsumennya(misal skuter 125/150cc ala vario maupun ala nmax) agar mkin banyak orang mengenal brand anda,.. okeyyyyy

    Guest
  7. ya elah suzie suzie, kok gak belajar dari kompetitor sih? tengok baek2 versys, awal launching agak lumayan, cuma setelah spike, cuma laku 7 unit per bulan, 9 unit per bulan, gimana bisa untung? crf250 juga gak bagus2 amat, sebulan cuma laku 75-100an unit, trus ini barang lu harap bisa laku berapa sebulan? untung kagak jualan segitu?

    Guest
  8. orang kita kalo udah 250 cc ya musti powefull, padahal itu inazuma nyaman pol, mesinnya haluss,torsi bawahnya mantep, apalagi ini V-Strom, makin nyaman

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here