TMCblog.com – Bro seklaian, satu press release dari yamaha Racing ammpir ke tmcblog yang isinya panjang banget , namun jika di summary kan akan menghasilkan informasi bahwa salah satu pembalap Indonesia Galang hendra Pratama yang memenangkan seri Finale WorldSSP 2017 di jerez terpilih menjadi salah satu pembalap dari 6 pembalap squad yamaha Blue cru yang akan membalap di Kejuaraan WorldSSP300 tahun 2018 nanti . . wooow, artikel terakhir tmcblog soal galang langsung dibalas positif

dalam press releasenya  . . Yamaha racing mengumumkan nama nama 6 pembalap Yamaha Blu Cru yang akan ikut WSSP300 tahun depan adalah  . . .  ”  Luca Bernardi (16) and Alessandro Arcangeli (16) from Italy, Dutchman Dennis Koopman (20), Notis Papapavlou (17) from Greece, French rider Hugo de Cancellis (16) and the 18-year-old Indonesian who has already made his mark in the WorldSSP300 Championship by winning the last race of the season in Jerez as a wildcard, Galang Hendra Pratama. “ wiiihhh manteb nggak tuh brooo !

menurut Yamaha Racing ke 6 pembalap yang terpilih ini akan memperoleh paket paket seperti Racing Kit Parts, race Service support, Full Paddock Clothing Kit dan lain lain

taufik of BuitenZorg

54 COMMENTS

    • Jangan hanya bendera bro ntar dikira bendera Monaco lagi, harus ada tulisan bahasa Indonesia juga, kayak “semakin didepan” dah mantap tu

      Guest
  1. Wak haji… Adenanta juara lagi di Thailand Talent Cup, start dari posisi 7 dan bisa finish P1. For your information lho..

    Guest
  2. setelah kawasaki eropa fix ini balapan aneh.
    aneh dalam arti namanya WSSP 300 tapi tahun depan yang ikut R3 320cc, ninja 400cc, cbr500.
    WSSP 300 tp gak ada yang pas atau kurang dari 300.
    kalo nanti yamaha upgrade R3 jadi 400cc apakah namanya bakalan berubah jadi WSSP 400 ?

    Guest
    • Kalau mau ngikutin biar CC nya Pas ya susah bro, Klo mau pas dan benar2 sama ntr jadinya OMR. Lagian kekuatan motor gak melulu ditentukan dr CC motor. Regulasi teknis dr WSS menurut saya sudah adil dan bagus.

      Guest
    • Bro-bro.. Cara berfikir di eropa ga seperti disini. Ga perduli seberapa besar kubikasi, mereka lebih melihat output power dari motor. Kenapa dinamakan WSSP300, itu sebenarnya dilihat dari typical output motor 300cc full tuned 50-55HP, kenapa ada yang milih naikkan kubikasi? Jawabannya adalah simple and light tuning yang ujungnya cost efisien karena untuk kelas ini tentu saja bujet terbatas dan tetap merupakan isu. Dengan kubikasi yang lebih besar, tim akan lebih mudah mencapai typical power dari full tuned 300cc bike dengan tuning yang simple dan lebih sedikit part racing. Kitiran rpm yang lebih rendah punya keuntungan dari potensi durabilitas mesin yang lebih panjang. Pembalap punya keuntungan potensi mencapai peak power lebih cepat dan getaran mesin yang lebih rendah. Kalau sampeyan pernah turun balap pasti sampeyan tahu yang saya maksud.

      Guest
    • Emang kubikasi makin gede bakal pasti makin kenceng?
      Off topic, kalo di hp setara mindset aneh : ram makin gede makin kenceng, megapiksel makin gede fotonya makin bagus

      Guest
  3. pesan saya buat galang hendra bantai pembalap indonesia yang gayanya selangit tuh gembar gembor mulu di sosmed tapi hasil balap NOL BESAR yaitu si the next valentino rossi from indonesia.

    Guest
    • Huss,mungkin dia kerabat papa setn*v jadi apapun prestasinya keruk aja terus dana BUMN
      Awas tercyduk!! Bikin meme aja bisa kena cyduk

      Guest
    • Huuush …

      Ali adrian rencananya hanya setahun bung di wssp, setelah itu akan lanjut ke jenjang yg lebih tinggi …

      Guest
    • Waahh ternyata masih ya, semoga meningkat saja skillnya …

      Biar setara tito rabat

      Guest
  4. Mantap wak aji btw bikin artikel yg wss600 juga donk wak aji pokoknya hrs byk artikel wss300 dn 600 pgn tau update terbRu terus kan artikelnya wak aji berjilid” yah 😊😊😊

    Guest
    • Ekekekek
      Fby bisa beli motor juara
      Fbh ngg bisa beli motor juara(yg juara cuman motogp dan ngg d jual)
      Ekekekek

      Guest
  5. dua pebalap Indonesia yang diwakili oleh Galang Hendra Pratama berada di posisi 14 dengan 25 poin. Galang Hendra dari Team Motoxracing berhasil finish terdepan di Jerez. Pada musim ini, Galang Hendra tidak tampil di semua seri. Melainkan hanya dua kali yang sebelumnya membalap di Sirkuit Portimao, Portugal namun gagal finish karena kerusakan pada motornya.
    Sedangkan Ali Adrian Rusmiputro harus puas di posisi 18 dengan 21 poin. Pebalap satu-satunya Indonesia yang tampil full musim di WSSP 300 2017 ini menambah koleksi 5 poin di Jerez

    Guest
  6. Ayo gerry jangan mau cuma muter2 di cev dan ARRC harus berani banting setirr ke moto 3 atau WSS300. Pokoknya ane dukung pembalap Indonesia ke jenjang dan persaingan yg lebih tinggi lagi.

    Guest
  7. top 10 di setiap seri rasanya udah bangga sgitu jga,klu sampe podium mah mata jd berair trharu….. cpt donk ahm cbr nya di jual k semua benua biar bisa ikutan. oia wak haji,kumha eta ninja tahun payun pake anu 300/400cc ?

    Guest
  8. Bakal lebih seru saingannya.
    Ktm rc390 kmaren langsung unjuk gigi.
    Tambah skrng ninja 400 yg lebih powerful.
    GH mesti lebih cerdik klo mau konsisten.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here