TMCBlog.com – Bro sekalian, melaporkan langsung dari gelaran Grand Battle Suryanation Motorland 2017 (SML) yang berlangsung hari ini dan besok (11-12 November 2017) merupakan puncak dari rangkaian acara Suryanation Motorland yang sudah berjalan sejak April lalu. Di acara pamuncak ini, pemenang yang berhasil menjadi Best of The Best dari setiap kota yang sudah disinggahi SML juga hadir untuk tampil. Seluruh pemenang tersebut akan bersaing untuk memperebutkan gelar The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya pada hari Ahad 12 November besok.

Khusus untuk pemilihan The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017, kehadiran builder Jepang Kaichiroh Kurosu dari Cherrys Company dan  Indra “Bluesman” Pranajaya dari Razzle Dazzle Chopper Works Bandung sebagai juri tambahan akan menambah bobot penilaian dan persaingan The Greatest Bike Suryanation Motorland tahun ini. Tahun ini yang berbeda dengan tahun lalu adalah pemenang The Greatest Bike SML 2017 akan dibawa ke event bergengsi dan terbesar di Eropa yaitu International Motor Bike Expo yang akan berlangsung di Verona, Italia pada 18-21 Januari 2018 mendatang. Mantabb..

Dan, salah satu hal yang paling dinanti-nanti oleh semua penggemar custom culture Indonesia di seri Grand Battle ini adalah penampilan perdana Iconic Bike ketiga yang merupakan hasil kolaborasi antara M. Yusuf Adib dari Psycho Engine Purwokerto yang merupakan pemenang Best of The Best Suryanation Motorland 2016 dengan builder kenamaan asal Jepang, Kaichiroh Kurosu dari Cherrys Company.

Kaichiroh Kurosu

Keduanya berkolaborasi dengan Lulut Wahyudi dan membentuk sebuah tim bernama “Majapahit” untuk membuat Iconic Bike ketiga dan melengkapi dua Iconic Bike sebelumnya yang dibuat oleh tim “Deli Sriwijaya” Moto Guzi yang dimentori oleh Bimo dari Bimo Cycle dan “Gowa Mataram” ya g dimentori oleh Tommy Djatmiko dari Mastom Custom.

Tiga Iconic Bike Suryanation 2017
Mesin Sportster konfigurasi W karya Psycho Engine

Surabaya menjadi saksi kemunculan Iconic Bike ketiga SML yang menampilkan sebuah motor dengan mesin berkonfigurasi “W Engine” hasil karya M Yusuf Adib dengan basis mesin Harley Davidson Sportster buatan tahun 1996. Gokil sob.. Mesin ini dipasangkan pada frame dan body motor yang dibuat oleh Kaichiroh Kurosu di Jepang dan dikirimkan langsung ke Indonesia. Pada beberapa waktu yang lalu, rangkaian bodi dan mesin Iconic Bike ketiga ini sudah diperlihatkan di Suryanation Motorland di Denpasar.

Team Gowa Mataram
Team Majapahit
Team Deli Sriwijaya

Saya sangat antusias untuk terlibat pada pembuatan Iconic Bike Ketiga ini, saya rasa apa yang sudah dilakukan oleh M Yusuf Adib ini merupakan sesuatu terobosan di dunia custom. Semoga Iconic Bike ketiga yang kami buat bersama ini bisa menjadi inspirasi bagi builder di Indonesia” sambung Kurosu. 

Best of The Best
Best of The Best

Iconic Bike ketiga yang merupakan hasil kolaborasi ketiga builder ini juga akan diberangkatkan bersama dengan motor yang berhasil menjadi The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 untuk dipamerkan di acara International Motor Bike Expo di Verona, Italia. Mengambil basis dari mesin HD Sportster 883 yang ditambahkan satu silinder baru hasil karya Yusuf dari Psycho Engine asal kota Purwokerto, yang memiliki total kapasitas mesin sekitar 1,300 cc setelah hadirnya silinfer ketiga.

Tahun ini pertama kalinya SML singgah di Surabaya, karena menurut pak Ari Kusumo Wibowo selaku Brand Manager Surya, tertarik dengan perkembangan budaya Motor Custom di kota pahlawan ini. Selain melombakan motor modifikasi, seperti biasanya di SML 2017 Surabaya ini juga ada juga booth apparel seperti Wayout, Fourspeed Metalwerks, Trooper Helmet, KickStart Apparel dan Von Dutch. Ayo datang ke lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya malam ini dan jadi saksi penobatan Best Of The Best Suryanation Motorland 2017.

Nugie TMCBlog

Nama-nama pemenang Best of The Best Suryanation Motorland 2017 dari setiap kota:

  1. Siar dengan motor Kawasaki KZ 200berkonsep Srambler/Tracker – Best of The Best Medan
  2. Rio Gustav dari 58 Work dengan Bajaj Super 150 berkonsep Tracker ala motor Ojek Kayu – Best of The BestPalembang
  3. Ari Supriyanto dari Protechnics Workshop dengan Yamaha Scorpio berkonsep Srambler/Tracker – Best of The Best Tangerang
  4. Rizal dengan motor berbasis mesin VX1900 tahun 2008 berkonsep Pro Street Chopper – Best of The BestSemarang
  5. Bayu Setia W dengan motor Honda Tiger berkonsep Scrambler Tracker – Best of The Best Banjarmasin
  6. Syahril dari Samarinda dengan Harley Sportster XL 1200 tahun 2006 berkonsep Pro Street – Best of The Best Makasar, dan
  7. Alit Juliarta Murdha dan Kedux Garage dengan motor HD Softail tahun 1996 dengan konsep Chopper– Best of The Best Denpasar
  8. Lutfi Ardika darinApe Kustom dengan Harley Davidson Shovelhead 1979 dengan konsep chopper – Best of The Best Surabaya

29 COMMENTS

    • Bisa bikin gak lu ?
      tipikal indon tuh kek gini kaga bisa hargain karya orang lain.
      makanya indonesia itu terbelakang, isinya orang kek lu pada.

      Guest
    • Siapa jg yg mau bawa motor gituan ke sirkuit? Dinaikin santai nikmati motor dan perjalanan. Wkwkwk lu cuma iri aja wkwk lucu

      Guest
    • Matic thaiklook ban chaching lu emang jg bisa dibuat ke sirkuit? Namanya juga lomba motor custom.. goblok kok dipelihara

      Guest
    • Tapi ada kepuasan tersendiri bagi mereka kreator dan penikmat motor custom. Kalo dibandingin matic ya ahsudahlaaahh wkwk

      Guest
    • Beda deelnya gan, ge tanya nyaman mana naik beat sma R6? Jauh nyaman beat, tp bedafeelnya gan klo bikers beneran

      Guest
    • Namanya aj motor buat lomba custom.. kebiasaan naik matic thaiklook ban chaching ya lu.. goblok kok dipelihara

      Guest
  1. Saya suka sama modif ginian, keren lah merubah konfigurasi mesin, bener2 berani. Kayanya bengkel ginian kalo dikasih mesin buat masspro mesin motor, bisa juga buat mesin sendiri hehe

    Guest
    • Udah bisa tuh adib mustopa bikin mesin sendiri..bahannya hsil ngebur logam yg g kepake..coba cek di mbah gugel

      Guest
    • Fiat [email protected] dan selama tidak ada alat produksi belum bisa di sebut produsen,, karena yang namanya alat produksi harus digambar dahulu, namanya gamtek (gambar teknik),, yang namanya mesin itu gabungan antara ilmu kimia, fisika, dan matematika, dan ilmu itu tidak bekerja sendiri2 didalam kinerja mesin karena saling mempengaruhi,, tapi bisa juga kok kalo buat mesin cuma modal tempel2 pakai mesin bubut ya banyak bengkel pinggir jalan yang bisa tapi tau sendiri kualitasnya.

      Guest
    • @siji ya mngkin gt, klo dilihat potensinya kn org indonesia bisa to kang? Mslah durable tidaknya msih bisa dikembangkan

      Guest
    • S1ji goblok, ga ngerti motor custom.. maklum lah dia cuma punya matic thaiklook ban chaching alay

      Guest
  2. Gatel tangan saya bacain komentar komentarnya nih mas iwb hehehe, buat masbro masbro bikers tulen yang bilang ini motor ambrol kalo dipake disirkuit, kalo dipake ga nyaman, ga pantes dibikin maspro karna CUMA modal nempel mesin.
    1. Ini motor emang bukan motor semprot masss haduh gabisa buat kebut 🙁 jangan disamain sama motor balap berteknologi motogp punya situ.
    2. Dan memang juga ga senyaman motor pada umumnya karna memang ini motor custom blas blas blas, pure cuma untuk dinikmati sebagai karya seni.
    3. Mesinnya ga cuma ditempelin pake glue masbroo 🙁 situ ngejelasin tentang gamtek segala tapi masa bilang ini mesin cuma tempelan. Yang buat mesinnya pasti punya hitung2an sendiri ga asal pasang mesin.

    Ayolaaah kita coba belajar ngehargain karya anak2 bangsa dari negara kita sendiri(biarpun emang ada org jepun jg noh). Mencoba menghargai hasil karya orang lain itu lebih indah dibanding menghujat dan mengkritik. Spread the positive mind 🙂

    Guest
  3. Liat di artikel lain mesin ini tuh mesin basis HD konfigurasi W pertama? Kan ada mesin HD punya fuelling juga kalo gasalah tahun 90an ato awal 2000an

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here