TMCBlog.com – Bro sekalian, hari pertama sesi tes resmi kelas MotoGP di Valencia hari ini Selasa 14 November 2017 resmi berakhir dengan Maverick Vinales yang keluar sebagai pemuncak timesheet. Vinales yang sejak awal sesi disibukkan dengan bolak balik mencoba berbagai setingan dan paduan Yamaha M1 pada akhirnya berhasil mengungguli rival-rivalnya. Seperti mengalami Deja vu, Vinales yang menggunakan mesin Yamaha M1 2018 dengan sasis 2016 malah mampu membukukan waktu yang lebih cepat daripada saat race weekend Valencia GP miliknya sendiri. Diikuti oleh Johann Zarco yang pakai Yamaha M1 2017 di tempat kedua dengan selisih 0.2 detik. Sementara juara dunia MotoGP 2017, Marc Marquez yang menggunakan motor 2017 dengan parts terbaru berada di tempat ketiga dengan selisih waktu 0.312 detik lebih lambat dari Vinales.

Kondisi cuaca di trek Ricardo Tormo sangat ideal untuk melaksanakan sesi test, bahkan dengan temperatur udara 18 derajat celcius dan temperatur permukaan trek sebesar 24 derajat, sangat ideal namun pada awal sesi dilaporkan bahwa kondisi trek berdebu sehingga cukup tricky bagi para pembalap. Menjelang siang, seiring dengan banyaknya rider yang masuk ke trek, kondisi lintasan membaik dan pembalap pede menggeber motor mereka.

Berikut ini adalah beberapa catatan dan berita yang berhasil TMCblog himpun dari berbagai sumber tentang Valencia test. Check it out sob..!

Honda

Marc Marquez tampil gemilang, dengan RC213V 2017 Marc mencoba beberapa setingan dan parts anyar yang dipasangkan ke paket motor 2017. Berbeda kondisinya dengan Daniel Pedrosa dan Cal Crutchlow yang sudah diagendakan untuk mencoba RC213V prototipe spesifikasi 2018 dengan fairing carbon hitam tanpa warna khas Repsol.

Credit: @offbikes

Confirmed kok bro, paket RC213V yang Cal test kali ini adalah sama persis yang HRC hadirkan untuk duo pembalap Repsol Honda. Knalpot untuk silinder belakang kini tak lagi melingkar. Seperti artikel TMCBlog sebelumnya, perubahan pada RC213V kebanyakan di sektor mesin karena HRC lebih suka mengembangkan engine ketimbang sektor lainnya ada motor. Lalu satu hal yang baru yang jarang disadari, HRC kini menggunakan engine starter dengan model memutar carnkshaft, tidak lagi pakai starter yang memutar roda. Sudah mirip dengan pabirkan Ducati dan Yamaha nih, pasti ada kelebihannya tuh bro, boleh nanti kita bahas lebih lanjut.

Credit: @offbikes

Sementara rookie dari team satelit Mark VDS Racing, Franco Morbidelli terlihat sibuk beradaptasi dengan RC213V menghabiskan setidaknya 80 laps selama sesi ini. Adaptasi terhadap perbedaan tenaga mesin beserta bobot motor MotoGP adalah pekerjaan utama para rookie. Morbidelli menyukai RC213V, tapi dia mengakui butuh banyak waktu untuk belajar mengendarainya. Fokus utama adalah untuk menambah pengalaman dalam mengendalikan gejala wheelie dengan posisi badan diatas motor, lalu me-manage putaran gas serta rem belakang.

Takahashi yang menggantikan Tom Luthi sempat mengalami crash namun rider dinyatakan OK tanpa cidera.

Nakagami RC213V

Rookie lainnya, Takaaki Nakagami yang bergabung di LCR Honda mengaku puas dan takjub akan kekuatan motor MotoGP. “Benar-benar bahagia, sungguh perasaan yang luar biasa [dengan motor MotoGP], motor yang menakjubkan, cukup sulit untuk dikendarai tentunya terlebih dengan elektroniknya. Saya masih harus menyesuaikan riding position pada RC213V.” terang Nakagami. Nakagami terbilang rider yang cukup bongsor ya..

Yamaha

Valentino Rossi sempat mengalami crash yang mengerikan dengan motor spek 2016 bermesin M1 2018-nya, beruntung dirinya selamat tanpa cidera apapun sementara motornya bisa dikatakan hancur. Vinales banyak menghabiskan waktu mencoba motor dengan paduan sasis 2016 sedangkan mesinnya pakai YZR M1 2018 dengan sesekali mencoba paduan dengan sasis 2017. Banyak kombinasi paket motor di dalam paddock Movistar Yamaha, terlihat mereka memang banyak PR yang harus diselesaikan, terlebih dengan adanya regulasi baru memaksa team yang tidak memiliki hak istimewa consession team harus memanfaatkan waktu official test yang sedang berlangsung.

Kedua rider Movistar Yamaha factory menjajal aero kit terbaru untuk YZR M1, kalau kalian perhatikan bro, paket aerodinamika itu serupa dengan Ducati GP17 punya. Winglet yang tertutup dibagian ujungnya serta ‘coakan’ di atas flaps, di kanan-kiri air ram. Vinales runnig lebih banyak dengan aero kit tersebut sementara Rossi hanya mencoba aero kit baru ini dalam beberapa laps saja.

Johann Zarco yang kali ini menjado satu-satunya pembalap Tech3 Yamaha, banyak mencoba setingan setingan motor, serta dirinya kedapatan jajal Yamaha M1 2017 lengkap dengan aero kit yang sudah dipakai Vinales dan Rossi di beberapa race tahun ini. Zarco tidak ditemani Folger karenabelum cukup fit untuk membesut motor, sedangkan Michael van der Mark pengganti Folger di 2 seri terakhir MotoGP memang sengaja tidak dilibatkan pada sesi test kali ini. Herve Poncharal pemilik Tech 3 team mengkonfirmasi bila FOlger tidak juga diagendakan untuk mengikuti private test di Sepang akhir bulan ini demi menjaga masa pemulihannya sampai awal tahun depan.

Credit: @offbikes

Zarco mengaku bahwa motor 2017 lebih baik dalam pengereman ketimbang motor  M1 2016. Dirinya bisa menghemat tenaga sampai sekitar 30%, jika harus memilih dirinya enjoy dengan Yamaha M1 2017.

Ducati

Terpantau Lorenzo sudah ngetest GP18 bro. Boleh langsung lihat foto dibawah yang TMCBlog ambil dari twitter. Banyak perbedaan-perbedaan dalam detil bentuk bodywork pada Ducati miilik Lorenzo, disinyalir kuat perubahan yang ada demi mengejar kenyamanan dari Lorenzo agar lebih pede untuk menggeber Desmo GP18.

Credit: Niki Kovacs

Bentuk jok berbeda dan juga cover air box di depan tangki memiliki lubang ventilasi yang sudah direvisi. Besar kemungkinan adanya update parts baru di dalam cover tersebut, paling mungkin adalah masalah peletakan hardware electronic yang ada dibaliknya. IMHO.

Dari team satelitnya, pembalap Alvaro Bautista dilarikan ke rumah sakit untuk pengecekan kesehatan fisik lebih lanjut setelah mengalami crash sebelum lunch break, namun dinyatakan baik-baik saja tanpa cidera. Jack Miller memberikan feedback pertamanya setelah jajal Ducati Desmo GP17, dan pernyataannya ini nih yang cukup mengejutkan bro. Dia bilang; “Saya cukup terkejut dengan motor Ducati yang sangat baik saat memasuki tikungan dan ketika berada di tikungan.” Hmmm, bener gak nih??

Jack Miller

Sementara Danilo Petrucci difokuskan untuk mencoba beberapa settingan untuk mengatasi kurangnya grip ban belakang yang diderita Ducati-nya belakangan ini. Kebanyakan ia dan team-nya bekerja pada setup suspensi dan menentukan titik keseimbangan motor. Lalu presiden motorsport Ducati, Davide Tardozzi membenarkan bahwa Ducati bekerja banyak pada suspensi, “Kami bekerja banyak pada setup suspensi sejak pagi ini, masukan-masukan yang pembalap kami sampaikan kepada tim sangat memuaskan. Juga ada beberapa part yang sebelumnya di-reject oleh test rider kami dan ternyata Jorge dan Andrea pun sependapat, maka itu baik [karena masukan dari semuanya adalah sama] dan masing-masing pembalap memiliki agenda khusus dalam sesi uji coba.”

FYI ntuk Musim 2018 nanti GP18 direncanakan akan dipakai Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo dan Danilo Petrucci. GP17 dipakai Jack Miller, Alvaro Bautista dan Tito Rabat. Sedangkan GP16 akan dipakai oleh Xavier Simeon dan Karel Abraham

Tito Rabat

Suzuki

Sangat disayangkan kedua pembalap Suzuki Ecstar Factory, Andrea Iannone dan Alex Rins tidak bisa ikut hadir dalam sesi test Valencia hari pertama karena menderita sakit perut yang diakibatkan virus. Bila kita flashback sedikit setahun yang lalu, kiprah keduanya bisa dibilang gemilang diatas GSX-RR di lintasan Ricardo Tormo. Yah semoga besok sudah fit dan bbisa test lagi. Tapi Suzuki juga kembali mendapatkan hak-hak dari team kategori Consession Team dimana memilki peraturan soal Jumlah mesin yang lebih banyak, pengembangan mesin yang lebih longgar, dan jatah test yang lebih banyak.

KTM

Dua pembalap KTM Factory, Pol Espargaro dan Bradley Smith lebih sering berada di paddock. Terlihat sibuk berdiskusi mencari data dan setup yang sempurna untk pengembangan motor tahun 2018. Hasil yang terbilang bagus dibuat oleh Pol Espargaro dengan sering bersaing di posisi top 5 selama hari pertama test. Nampaknya KTM sudah menemukan rumus yang teapt untuk membuat RC16 kompetitif, bisa dibuktikan dengan hasil balapan dari kedua pembalapnya dimana pada paruh musim kedua musim kompetisi 2017 terlebih lagi di beberapa seri akhir MotoGP keduanya tampmil impresif di posisi top 10.

Pol Espargaro Valencia Test

Secara kasat mata, belum ada perubahan fisik pada motor KTM dimana Pol masih menggunakan fairing dengan aero kit yang sudah dipakai di balapan 2017. Akan tetapi pihak KTM bilang sedang mencoba suspensi [WP Suspension] terbaru dan juga sedang mencoba swing arm dengan model terbaru, hasil pengembangan selama beberapa bulan terakhir.

Aprilia

Scott Redding hadir sebagai squad baru untuk team independent Aprilia Gresini. Menggantikan Sam Lowes yang kembali balapan di kelas Moto2 untuk 2018, Redding menjalani sesi test Valencia ini berikut dengan rekan setim barunya Aleix Espargaro yang sudah pulih dari cidera tangan. Aleix tampil impresif dengan sempat berada di Top 3 pada awal sesi. Sementara Redding masih disibukkan dengan beradaptasi dengan RS-FP setelah lama membesut Desmosedici GP.

Scott Redding Aprilia Gresini Team

Aleix menutup hari pertama Valencia Test dengan cukup baik berada di posisi 6 timesheet. Terpaut hanya 0.121 detik dengan Jack Miller+Ducati, hasil ini tidaklah buruk untuk seorang rider yang habis dilanda cidera tangan.

Valencia Test 1st Day Result:

Recap Hari Pertama MotoGP Valencia Test

Hari pertama MotoGP Valencia Test menghadirkan Vinales sebagai yang tercepat, dan kecelakaan yang mengerikan bagi Valentino Rossi, lalu hadirnya aero kit terbaru dari Yamaha bagi kedua rider juga mesin 2018 yang sudah dicoba hari ini. Motor 2016 milik Yamaha masih jadi yang terbaik untuk sirkuit klasik seperti Ricardo Tormo ini, dengan Zarco yang memakai motor 2017 malah sanggup berada dikisaran waktu 1:30,389 lebih cepat ketimbang duo Movistar Yamaha saat lomba berlangsung.

Honda sudah mencoba paket lengkap RC213V 2018 dengan 3 orang rider yang menguji, Pedrosa, Crutchlow dan terakhir Marquez.

Kaliper Brembo terbaru, kalau kalian memperhatikan beberapa rider pabrikan ya bro. Mereka sudah pakai kaliper model paling baru lansiran Brembo yang dipastikan lebih unggul pada pad-nya. Serta Ohlins yang membawa upside down baru yang sudah dijajal oleh Ducati dan Aprilia, dengan update masih berbahan aluminium bukannya carbon fork, namun dengan perbedaan dibagian dalamnya yang sesuai dengan permintaan team.

Tidak ada team Suzuki untuk kali ini, karena kedua ridernya mengalami sakit dan oleh dokter diputuskan tidak fit untuk mengikuti test.

Nantikan info lanjutan serta laporan MotoGP Valencia Test off season 2017 di TMCblog.com

Nugi TMCBlog

63 COMMENTS

  1. weleehh..
    karena keasikan baca , gak sadar kalau artikelnya lumayan panjang..
    hehehee

    gak sabar nunggu hasil tes besok..
    thanks om nugie

    Guest
    • Ga ketauan dia pake ban apa kan ?

      Kalo emang Zarco plus 2016 lebih kompetitif dari rider pabrikan, minimal pointnya lebih tinggi dari Vinales, walaupun ga pernah P1.

      Berkali kali Zarco nyaris P1 tapi belakangan cuma podium. Jadi yaaahh kita tunggu aja.

      Guest
    • Lahhh…pada gak ngeh….test awal musim kemarin di valencia juga kenceng keles….hahahaha simak aja dulu selama sesi test sampe menjelang race 2018 baru ambil kesimpulan….ekekekekekek

      Guest
  2. Yamaha slalu bgtu,,cuma juara tes pra musim dan awal seri ja selanjutnya smakin mundur dan mundur,,so yang goblog si pembalap,crew ato motornya???who knows

    Guest
  3. Semoga sasis 2016 kasih solusi buat YFR…
    Zarco kok kenceng pake sasis 2017?
    Padahal QP kmrn pasukan inti (#46,#25)mentok row 3..

    Guest
  4. M1 2017 lumayan kenceng dipake zarco, ini antara zarconya yg edan atau m1 2017 sebenernya ga ada masalah, masih misteri 🤔

    Guest
  5. JackMiller bisa dejavu stoter pindah dari satelit honda ke ducati langung jurdun! Tapi sayang bukan pabrikan, tapi bisa saja

    Guest
  6. Edann m1 2017 pdhl pas dipake yfr team (46,25) lumayan struggle, lah dibawa zarco malah mkin cepat, zarco gilaa dah, tinggal liat kondisi hujan apakah zarco mampu membawa m1 2017 lbh baik dripd duo yfr team

    Guest
  7. Sampe kesal sama sasis M one 2016 sampe di rusakin motornya,,,

    Besok besok bakar rame rame saja motor M one,,,😂😂😂😂😂😂😂

    Guest
    • Tetep aja harus didorong bro buat mutar crankshaft nya,o iya kenapa marshalnya nggak dikasih alat starter crankshaft di setiap sisi pos ya dari pada dorong(tetep aja nunggu marshal buat nolongin,kalo mau cepet ya ridernya suruh bawa starternya sendiri) belum lagi harus kasih pelatihan ke marshal bagian mana yg ditempel,tetep lebih simpel dorong langsung

      Guest
  8. aduhhhh baik bangetttt… artikel sepanjang ini di jadiin 1 halaman..

    kalau media besar artikel dikit aja jadi nya 4 halaman

    Guest
    • artikel di media resmi malah gak ada isinya, mentok2 saduran dari crash net, dengan bahasa diplintar plintir dan judul bombastis cari klik bait.

      Guest
  9. lohhh katanya M1 2017 itu lebih buruk dari M1 2016 ? kata si zarco malah lebih baik yang 2017 ada keunggulan dari sisi pengereman.
    ini mana yang bener ? wkwkwkwk.
    jadi penasaran 2018, kalo si zarco pake M1 2017 yang kata para pembalap pabrikan itu motor terburuk tp nanti bisa finish didepan motor pabrikan. wahh bisa ancur udah dunia persilatan, malu malu gimana gitu nanti wkwkwkwk

    Guest
    • nggak ada perbandingan si folger sih,jadi nggak tau ini yg makhluk planet lain si zarco apa emang motornya punya potensi

      Guest
    • Kan penyakit m1 2017 kemarin kan karena over wheeli bro…. Kalo soal pengereman memang gak ada keluhan dan satu lagi m1 2017 itu sangat gak kompetitif disaat hujan atw track basah.. Kalo kering mah, seringnya zarco dibelakang duo pabrikan mulu….

      Guest
  10. *Honda masih nggak concern sama sekali ama pengembangan aero kit
    *Pantesan suzuki nggak terlalu gelagapan liat ridernya pada sakit perut hari pertama test,wong dapat konsesi lagi

    Guest
    • marc slalu bilang gak ngaruh banyak pakek winglet, dani selalu ogah pakai. bukan yg penting sih keliatannya klo dari pihak Honda. apalagi klo lihat wwcr Marc 2016, dia bilang, kalian di luar (media) selalu ribut ttg winglet, padahal kami di dalam (paddock) punya masalah lebih besar dari itu. mungkin kalau semua sudah stabil, Honda mau mikirin winglet lebih dalam.

      Guest
  11. Mesin buat 2018 buat Factory Racing diseal mulai kapan wak?
    Kalau Zarco lebih moncer pakai sasis 2017 berarti gaya balapnya cocok dong dengan sasisnya..
    nunggu berita bajak-membajak mekanik nih…

    Guest
  12. zarco ga munkin pake full paket 2017 yang jelas2 bermasalah.. paling yg di ambil part2 yg oke… itu semua di yamaha orang jenius .. ga mukin kasih motor bermasalah…. cmiw

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here