TMCBlog.com – Bro seklaian, Mesin Injeksi pada sepeda motor boleh dibilang merupakan mesin yang banyak sekali menggunakan sensor sensor elektronik yang ngejelimet. Dan Jika ada masalah di sepeda motor, maka bisa mumet untuk mengetahui dimana letak permasalahan sebenarnya . . . Namun begitu, ada Caranya sob . . walaupun juga tentu ada di Pabrikan lain, Namun kali ini tmcblog akan hadirkan ke sobat semua cara sederhana bagaimana Mendiagnosa Penyakit Motor Suzuki Injeksi secara lebih tepat So jangan bongkar semua motormu kalo ada penyakit brebet . ..  Lihat dulu artikel dan Vlog ini  . . . Cekidot deh

Jadi Gini di gelaran Suzuki Bike Meet 2017 kemarin salah satu member komunitas Adrress ( Adressia ) mengalami masalah / trouble dan salah seorang member lainnya ykni Bro Iksan untungnya memiliki kapabilitas melakukan aksi P3M yakni dengan mendiagnosa dimana permasalahan yang terjadi  . ..  Bro ikhsan ternyata kemana mana membawa sebuah alat sakti alat yang namanya adalah ‘ select switch ‘ untuk mendiagnosa penyakit/ masalahnya . .

Alat ini punya Part Number 09930-82760 dan walaupun sebenarnyatidak dijual umum secara Official, anmun bisa ditemukan dengan harga nggak sekitar 160 ribuan rupiah . . . dan Asiknya beliau dengan senanghati berbagi ilmu cara  mendiagnosanya . . .

Jadi Gini Jika Motor Suzuki injeksi selain GSX-Series milik sobat sekalian ( Address, Nex FI, Satria FI dll ) bermasalah, silahkan mastikan mesin ( Kunci kontak dalam kondisi Off ) cari sebuah alat seperti jumper ( cek gambar diatas ) yang biasannya berada dekat Fuel Pump

Lalu copotlah jumpernya

Siapkan Select switch dan posisikan dalam keadaan Off . . .

Colok ke select swith ke jumper

Lalu On Kan posisi select switch . . dan beralih ke daerah dashboard dari motor

Buka Throttel Full dalam keadaan kontak Off, dan Tahan

dalam keadaan tahan throttle, Nyalakan switch/ kontak motor

Perhatikan lampu diagnosa ( biasannya berwarna kuning ) di dashboard motor . . Jika ada Lampu berkedip lalu pas lampu tersebut mati lepas betotan Throttle.

Lalu silahkan tunggu kedipan kode, dalam Kasus kemarin Lampu menyala dengan jeda panjang 1 kali, lalu denghan jeda pendek 3 kali . . itu dibaca sebagai Kode ” 13 ” ( silahkan simak di Video /Vlog untuk kedipannya sob )

lalu silahkan cek ke contekan dan diperoleh bahwa Kode 13 merupakan kode yang mengarah ke IAP atau Intake Air Pressure dari sistem Injeksinya . . .

Setelah itu tinggal dilakukan eksekusi, mau dibersihkan, dibenerin, atau diganti deh sensornya . . . mudah yaaa . . silahkan dikunyah kunyah sob

Taufik of BuitenZorg

 

24 COMMENTS

  1. Sama kayak punya honda wak, caranya ya bgtu. Tp masih ada perbedaan sedikit dan tentunya gk butuh alat yg hargany 160rb an itu. Tapi setidaknya dgn membaca kedipan MIL (lampu yg di artikel ini disebut lampu diagnosa warna kuning/oranye). Saya jg biasa bawa kabel jumper-an buat reset maupun melihat ada kegagalan fungsi sensor2 bekerja. Dan kalo udah ketemu, bisa di reset ulang jd seolah2 ecu/ecm balik baca data dari nol lagi. Asiknya lagi, meski ada kerusakan dgn sensor2 diatas (misal kalo di masalah atas bermasalah dgn EOT aka sensor panas oli), ecm masih ada back up an data agar motor ini gak mogok alias bs dipake sesegera mgkn (darurat) ke bengkel resmi (ataupun DIY) baik utk sekedar dibersihkan, di benerin ataupun diganti. Terakhir direset ulang dan dicek lagi apakah ada kedipan MIL yg sama atau sdh kembali normal (hanya kedipan panjang 1 kali saja). Beres dan simple kan wak?

    Untuk tutorial lengkapnya ada byk kok tgl gugling aja.

    Guest
    • ekeekekke

      yg gak tahan tuh sering part Injectornya gampang rusak ..padahal mahal tuh part injektornya

      hayayayaya

      Guest
    • @rullynova kalo gak salah punya honda beat itu dekat aki yg berada di kanan pijakan kaki rider itu bro, pernah liat sekali di yout*be dulu.
      kalo punya yamaha belum pernah liat ane..

      Guest
    • @rdy justru punya honda murmer bro injektornya. Beat/spacy/pop aja cuma 130rb an, pengen upgrade bisa pake punya vario 125esp. Murmer jg 130 an hehehe. Kurang enak apa lagi. Kalo berasa keborosan bisa di stel pake step 2 atau 3 (pgmfi ada 4 step, nomor 4 paling irit, nomor 1 paling boros, maksudnya buat dataran rendah. Krn dataran tinggi ( step 2-3-4) butuh asupan lbh sedikit bbm terkait dgn tekanan udaranya.

      @rullynova bener kata mas andri, ada di sebelah aki (kalo esp, kalo yg non esp th 2012-2014 ada di bagasi bro). Vario ada di tameng depan/belakang dudukan plat nomor. Kalo yamaha bedalagi posisinya.

      Guest
  2. kejadian seperti ini menurut pengalaman paling banyak di mio J, banyak yang ber anggapan mio J “produk gagal” dilihat dari banyaknya problem sensornya, walaupun udah diriset, dibersihkan, kadal lampu MIL tetep menyala.

    Guest
    • ekekekeekek

      yaa karena Mio J Canggih sensor2 terintegrasi ada masalah sedikit lampu MiL menyala
      service nya saja komputerisasi …para mekanik bengkel sudah disiapkan di trainerr untuk itu
      Teknologi injeksinya mempunya 2 katup low dan high mirip kendaraan mewah…

      hayayayayay

      Guest
    • [email protected]? wkwkwk
      lebih tepatnya sistem perkabelan dan sensor yamaha termasuk rumit dan kurang praktis..
      jangan ngomong yg aneh aneh klo lo blum pernah dapet teori murni dari training centre pabrikan atau belum pernah berprofesi sebagai ahli mekanik

      Guest
  3. Kalo dilihat dari wujudnya yg berupa switch harusnya bisa bikin sendiri ya wak pake switch electronik apa aja atau kalo darurat pake plintir kabel juga bisa 😀 atau itu alat bukan sekedar switch?

    Guest
  4. Kenapa harus jumper kabel dulu? Apa kalau tdk dijumper mil tidak menyala/berkedip atau memberikan kode tertentu pd saat salah satu sensor bermsalah? Mohon tanggapannya

    Guest
  5. Comment:persis kaya matic honda,tapi jarang sekali ahass pakai cara ini,dan jarang ahass yang bisa,setau saya selama 5th pegang matic sejuta umat.kalo mogok ya diagnosa cara manual,klo masi maslah lagi datang lagi,ke ahass.sampe kesel

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here