TMCblog.com – Bro Sekalian, Baru baru ini saja , Mitsubishi electrik memerkenalkan satu sistem baru yang mereka namakan sebagai ” crankshaft-mounted integrated starter-generator system “ atau Sebuah Sistem Starter-Generator yang ditempatkan di Poros Crankshaft dan sistem ini akan diletakkan di mesin Hybrid 48V Mobil mobil Mercedez benz tahun 2018 . . . Seperti apa sistemnya dan kenapa tmcblog mensinyalir bahwa mungkin sistem seperti ini lah yang akan dihadirkan Honda pada next PCX Hybrid mereka Tahun 2018 mendatang . . . Untuk mengetahui sistem  ini cekidot deh pembahasan berikut ini  . .

Pada umumnya mesin Hybrid, starter generator yang berfungsi sebagai starter dan generator berada terpisah dengan mesin sehingga pitaran poros motornya dihubungkan dengan poros engkol ( Crankshaft ) menggunakan sebuah belt dan pulley . . Nah menurut info dari Mitsubishi electric hal ini akan membatasi torsi yang disalurkan dari starter generator ke Crankshaft dan akan ada energi terbuang karena sistem distribusi ini

Nah Yang dilakukan oleh Mitsubishi electric adalah mereka membuat suatu sistem stater generator yang mereka namakan sebagai ” The Mitsubishi Electric integrated starter-generator (ISG) system ” dimana motor berada satu garis dan menggunakan poros Crankshaft yangs ama dengan Crankshaft dari mesin ke sistem Transmisi

Artinya dengan sistem ISG ini tidak diperlukan lagi belt dan Pulley sehingga tidak ada torsi dan energi yang terbuang karena sistem distribusinya direct . . . yaaa dalam bahasa marketing adalah memotong jalur distribusi agar nggak terlalu panjang githu kali yaaa . .

Nahhh Sekarang Balik lagi ke Perkiraan sistem Yang akan dipakai Oleh Honda di PCX Hybrid mereka . . Untuk dicatat, sampai saat ini belum ada penjelasan detail Honda secara corporate mengenai Detail dari Honda PCX Hybrid . . mereka hanya bilang : “compact hybrid system employs a high-output battery and ACG starter to assist the engine and enables PCX Hybrid to realise a ‘torqueful’ riding performance”

Yap ada lompatan Torsi yang dihasilkan oleh penambahan mesin listrik di PCX Hybrid menurut data official Grafik Torsi yang dirilis Oleh Honda jepang

Silahkan sobat garis bawahi kata kata ” ACG starter ” pada pernyataan Honda jepan di atas . . yang tmcblog pikir sistem ACG secara ide itu hampir menyamai dengan ide dari ISG nya Mitsubishi electric ..  Sebuah generator-starter yang berupa flywheel dan bisa langsung di letakkan langsung segaris / seporos dengan Crankshaft. so Cara kerja PCX Hybrid nanti seperti apa Kira kira ?

TMCBlog lagi lagi membayangkan begini . . coba sobat bayangkan lai naik PCX Hybrid di sebuah Lampu merah . . Dengan sistem ACG dan Hybrid, saat Motor berhenti dari 3 detik seluruh sistem baik itu motor listrik maupun mesin bakar dimatikan .. .  Saat lampu berubah Hijau, Gas ditekan yang akan bermain pertama adalah sistem Motor listrik . Dimana awalnya ada listrik yang dialirkan dari baterai yang diletakkan di Bawah jok menuju  Motor listrik dan menggerakkannya sehingga roda belakang bergulir .. di sesi ini boleh dibilang silent alias motor akan mirip PCX Listrik yang tanpa suara hehehe

Lalu Saat pengendara Butuh akselerasi dan tenaga lebih seperti sat nanjak atau melewati kendaraan lain, maka sistem komputer akan mendeteksi adanya sinyal impuls betotan tiba tiba dari ( mungkin)  Throttle Possition sensor dan menyuruh mesin Bakar untuk hidup dengan men-staternya Via ACG yang terkenal sunyi senyap . . sehingga bahkan pengendaranya pun nggak akan sadar bahwa mesin sedang dihidupkan ..  setelah hidup baru deh terdengar suara deru mesin dari bawah jok

Lalu saat turunan, akan ada kerja dari ACG akan juga berfungsi sebagai Generator yang akan kembali menyupai listrik untuk mengisi / top-up baterai . .. sehingga berbeda dengan PCX Listrik, maka baterai dari PCX Hybrid nanti tidak dibuka buka dan tidak diganti ganti dalam satu periode pemakaian tertentu karena proses penggunaan dan pengisiannya dilakukan oleh sistem mesin hybrid sendiri.

Dulu orang berfikir tidak mungkin membuat satu sistem mesin seperti ini dengan bentuk yang compact . . Namun  TMCBlog memperkirakan bahwa sepertinya ini akan jadi satu sejarah tersendiri bagi dunia otomotif roda dua dan akan jadi jalan pembuka bagi pengembangan Mesin Hybrid lanjutan utnuk sepeda motor ke berbagai varian, brand dan jenis sepeda motor lainnya  . . . silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

Sumber referensi :

109 COMMENTS

    • kalau saya pikir sistem cvt skuter matik itu akan bekerja melalui automatic clutch saat mesin berkitir di rpm tinggi, sedangkan mesin elektrik pada poros crankshaft jelas punya kinerja berat dan lost power, saya malah mengira mesin listrik nya akan terhubung langsung ke secondary shave pada system cvt, seperti punya piaggio,

      Guest
    • Pastinya kapasitas penyimpanan dan arus batere ditambah utk kepeluan akselerasi.
      Bisa juga kalo kecepatan motor rendah atau betotan throtle rendah, maka mesin listrik yg menggerakan. Saat kapasitas batere mulai mnurun, mesin akan hidup untuk berjalaKlo hybribnya spt penjelasan wak haji, pcx hybrid mrpkn pengembangan ACG yg udah ada di pcx, vario, beat dan matic honda lainnya. Kemungkinan kapasitas batere ditambah utk bisa bertahan lebih lama utk digunakan saat berakselerasi. Mungkin saja saat motor digunakan pd kecepatan rendah, system electric engine yg berjalan. Saat kapasitas batere mulai mnurun, mesin akan hidup untuk menggerakan roda dan mengisi batere.
      Yamaha dg smart generatornya yg skr ada di Aerox jg bisa dikembangin dg teknologi yg sama, dan bisa diterapkan di new NMax hybrid.

      Guest
    • Karena topiknya berat, sangat berat dilihat dari komen”nya, maka fby bcnya kagak di anggep sama sekali di kolom komentar ini,, silahkan di cek,, fby pada bc, yang lain diskusi,, dan lucunya bcan fby yang nimbrung di diskusi sama sekali tidak dianggap,,
      Wkwkwkw 😂😂😂

      Guest
    • Variable valve tetaplah sebuah breakthrou tersendiri dalam teknologi Otomotif Roda dua terutama untuk CC kecil

      Administrator
    • Reply dari Wak Haji memang OK..
      btw kalo begitu berapa ya kira2 bakal masuk ke sini…?
      unttk di indonesia sepertinya lebih OK pakai mesin hybrid nih..masa peralihan lah

      Guest
    • alah modal sohc 2 klep purba ban kecil tanpa abs tanpa rem cakram belakang saja laris kita fbh mah manggut manggut wae apalagi hybrid pasti laris manis Sayap dilawan ora iso coy

      Guest
    • Mau bajak bagaimana jika di jepang ternyata honda dan yamaha memang bekerja bersama dalam pengembangannya

      Guest
    • Ekekekekek…
      Kerja sama dalam belajar dan mengajar
      YAHAHA belajar dan HONDA mengajar
      MuuuUUUuuuuuehehehe…….

      Guest
  1. Comment:hm…mirip ya cara kerjanya spt ertiga diesel hybrid …apa cara kerja dasar mesin hybrid (n/a & listrik) sama ya wak ?…beda fisik komponen saja

    Guest
    • Beda jauh kalau di bandingin ertiga diesel hybrid. Kalo itu sih gimick saja menurut ane hybrid nya. Kalo pcx hybrid bisa di bilang cara kerja nya sama kaya mobil hybrid sekarang. Ini teknologi udah umum sebenarnya di mobil hybrid saat ini, hampir semua mobil hybrid cara kerja nya seperti ini. Ane pernah pake freed hybrid di jepang pun mirip apa yg di jelaskn wak haji, saat idle itu mesin ga nyala sama sekali, begitu pula saat jalan perlahan, yg bekerja mesin listrik nya. Begitu kita butuh tenaga, kita cukup kickdown saja otomatis mesin bensin menyala. Dan intervensi dr mesin bensim ini sangat halus, ga ada gejala macem macem saat peralihan dr listrik ke bensin. Ini teknologi bagus, sangat berguna saat macet macetan. Kita bisa hemat bensin signifikan banget.

      Guest
    • Tergantung posisinya
      Kalo posisi motor listrik setelah crakshaft maka motor listrik bisa jalan sendiri, dengan tambahan kopling setelah crankshaft contohnya freed hybrid

      Kalo posisi motor listrik sebelum crankshaft maka mesin bensin akan terus nyala selama motor bergerak, contohnya HONDA CR-Z

      Nah, posisi ACG starter pcx yang sekarang bisa dibilang sebelum crankshaft, berada di sebelah kanan mesin sementara jalur power ke arah kiri mesin (cvt di kiri)

      Guest
    • @Rifz saya bingung maksud anda dengan di depan dan di belakang, dan acg starter itu jadi satu kesatuan dengan poros crankshaft, acg starter hidup, muter crankshaft langsung, karena mesin motor matik nggak ada transmisi di mesin bakarnya

      Guest
    • @maxx, silakan pelajari sistem hybrid honda cr-z dan freed hybrid
      Bukan di depan atau dibelakang, tapi sebelum atau sesudah
      Lalu cari perbedaannya

      Guest
  2. ini sudah ada di suzuki Ertiga diesel DDS tahun 2016 bang TMC, disitu torsi akan meningkat drastis saat gas diinjak dalem saat akselerasi… Hasilnya… suzuki ertiga bisa dapet konsumsi bbm diatas 30 km/ltr… padahal angkut 1,2 ton bobot kosong…. LUARR BIASAHHH…

    Guest
    • Hmm tp di ertiga diesel saat idle mesin konvensional nya masih nyala, dan “hybrid” nya itu menurut ane intervensi nya sangat kecil sekali, hanya bantu akselerasi saja. Kalo di pcx ini hybrid nya lebih mirpp sistem hybrid pada umum nya di mobil mobil sekarang

      Guest
    • Yap Mobil memang sudah melangkah jauh lebih soal Hybrid
      Permasalah di Sepeda motor dari dulu adalah bagaimana membuat mesin Hybrid ( ada dua mesin ) namun dimensinya tetap compact, cmiiw

      Administrator
    • Klo meningkat itu lbh tepat mnggunakan kata “pesat”. .klo turun/brkurang baru pake kata “drastis”. .😎😎😎

      Guest
  3. Kalo menyatu ke crankshaft ya gak mungkin motor listrik jalan sendiri tapi mesin bensin off

    Karena mau gak mau kalo motor listrik jalan maka crankshaft ikut berputar dan piston naik turun
    Kalo mesin bensin ga nyala ya konsumsi listrik jadi boros karena menggerakkan piston naik turun

    Motor listrik mungkin lebih ke sistem tambahan yang memberikan tambahan power saat rpm rendah/start jalan dimana pada saat itu mesin matic sedang boros2nya
    Tambahan ini akan mempercepat akselerasi tanpa perlu menambah bukaan gas
    Mirip seperti IMA di honda CR-Z

    Guest
    • Nah ini ane juga miikir kek gitu … karo lewat crankcase kan otomatis ikut menggerakkan piston naik turun … nah beban mesinnya kan jadi 2x lipat .. sudah beban menggerakkan roda juga beban tambahan menggerakkan piston naik turun …
      nah harusnya ada sistem pemisah antara sistem penggerak dinamo dengan crankcase … jadi misal ketika dinamonya nyala maka piston diam gak ikut gerak … juga sebaliknya … jadi misal mesin bensin yang nyala dinamonya diam bisa sekaligus nge cas baterai …

      kalo menurut ane yang efisini ya kek gitu … jadi mesin besin dan mesin listrik bisa bergantian …

      Kalo ertiga diesel yang mild hibrid kan mesin dieselnya tetap penggerak utama, dinamonya sebagai tambahan torsi atau semacam doping biar beban mesin utamanya sedikit terkurangi …

      Guest
    • Emm pasti klian pas kecil pernah main sepeda kan? Coba kalian amati gear blkangnya, roda ttep berputar walau pedal diam. Itu bisa diaplikasikan, roda sepeda sebagai mesin motor dan pedal sebagai mesin bensin. Sederhana aja sih

      Guest
    • sederhana, tapi mesin bensin dan motor listriknya jadi satu, lain soal kalau motor listrik terpisah dari mesin bensin, misal di deket roda.

      Guest
    • Saya rasa disini yg dimaksud motor listrik adalah acg motor system nya, yg artinya bokan motor listrik tersendiri, ingat cara kerja acg starter, akan berfungsi jika ada aliran listrik yg dialirkan untuk menginduksi, kumparan yg menghasilkan magnet. Nah magnet tersebut yg menghasilkan putaran.

      Guest
    • @Dennis yup sempet kepikiran kek gitu … cuman kan porosnya 2 biasanya ACG di sisi kanan cankcase, dan belnya di sisi kiri … kalo mild hybrid kek ertiga sih memungkinkan … soalnya porosnya cuman satu yang bikin bingung 😀 … wajib ada sistem yang memisahkan tenaga dari dinamo dan tenaga dari mesin …

      Guest
    • Kalau mesin listriknya di di satu poros crankshaft kn gk masalah ya? Terus di skema kn susunannya mesin bensin – mesin listrik – final drive, jadi bisa diaplikasikan menurut saya sistem gear sepedanya hehe. Intinya mesin listrik posisinya di tengah. Tp entahlah haha

      Guest
    • Betul kata dennis, kalo posisinya mesin bensin, listrik, lalu transmisi bisa mesin listrik nyala sendiri
      Contohnya freed hybrid

      Nah, masalahnya, konfigurasi pcx sekarang yang belum hybrid, mesin listrik (acg), mesin bensin, lalu transmisi, dimana acg di kanan,mesin bensin di tengah,transmisi di kiri, gak memungkinkan mesin listrik nyala sendiri
      Seperti honda CR-Z

      Kecuali honda memindahkan sistem acg ke sebelah kiri mesin baru bisa mesin listrik nyala sendiri

      Guest
    • @Rifz & @Dennis nah ini ane baru nyantol kalo ACGnya di sisi kiri lebih muda mutus hubungan antara Mesin Listrik dan bensinnya, ketimbang di sisi kanan …
      soalnya gini kan kalo dinamonya di kanan kan penyalur tenaganya tetap lewat crank case jadi ya ujung-ujungnya piston ikut gerak …
      kalo disisi kiri lebih memungkinkan kayaknya, bisa pake sistem yang kaya gir speda gowes atau bisa pake selenoid yang cara kerjanya mirip transmisi motor buat nyambung atau mutusin koneksi anatar mesin bensin dan listrik … wah menarik ini pembahasannya, bisa tambah pinter … 😀

      Guest
    • Sebenarnya tetap di kanan juga bisa
      Namun konfigurasi putus koneknya akan jauh lebih rumit
      Karena pake 2 shaft yang saling tumpang tindih
      Satu shaft di dalam, dan 1 shaft pipa melingkari di luarnya
      Seperti sistem dual clutch nya honda vultus, namun kalo itu diterapkan di crankshaft ga tau bisa kuat apa engga

      Dan belum ada yang menerapkan semacam ini

      Guest
  4. Sistem isg ma acg sebenernya mirip ya wak…. mungkin dulu waktu honda mau bikin acg emang udah di pikir kelanjutan dari fungsi acg itu sendiri ya wak.

    Guest
  5. Bagusnya generator sebagai starter mesin konvensional sperti acg dan jg acg itu brrfungsi lain menjadi motor listrik hybrid…
    Dan dihargain 30 jutaan…
    Bakalan waaw di indonesia…

    Guest
  6. apa gak namanya akal-akalan ya wak? menurut saya yg awam memakai 2 buah tanaga adalah pemborosan biaya dan tenaga. jika mau mungkin pabrikan jepang sudah dari dulu buat motor listrik. saya kira wait N see tingkah laku masyarkat kita yg konsumtif dan kurang kreatiflah menjadi penyebab utamanya. semoga indonesia jaya. maaf klw ada kt tidak enak dibaca.

    Guest
    • ekekekek

      yaaa jd tambah biaya …
      aki saja sering soak apalgi listrik ini…

      yg penting cepet2 an rilis duluan masalah koit belakangan

      hayayayayay

      Guest
    • Gini bro,mesin bensin itu kalo tuningnya di putaran atas maka putaran bawah lemot, dan sebaliknya
      Makanya yamaha pake vva untuk merubah tuning di putaran atas dan bawah
      Namun dengan vva konsumsi bensin ga bisa ditekan banyak, karena ya sama saja butuh power lebih baik di atas dan di bawah

      Nah keunggulan motor listrik, torsinya sudah max dari 0 RPM, jadi mesin bisa dituning di putaran atas, untuk mengatasi lemot.di putaran bawah pakai motor listrik

      Keunggulan motor listrik yaitu, bisa regenerative,
      Yaitu energi yang terbuang ketika melambat bisa dimanfaatkan untuk mencharging baterai
      Jadi bisa dibilang, tambahan torsi di putaran bawah tadi didapat secara gratis, tanpa perlu membakar bensin lebih banyak

      Guest
  7. kalo dimotor rasanya masih belum kalo hybridnya seperti T Pri*s. dimana pada saat RPM rendah si mesin mati.

    paling cuma untuk mengurangi sedkit. tidak benar2 mematikan seperti teknologi hybrid Pri*s

    Guest
    • mungkin yang dikejar honda adalah menjembatani teknologi I.C(internal combustion) dengan E.V , kan kebanyakan negara eropa pada tahun 2030 udah melarang produksi mesin I.C

      Guest
  8. Liat komenan blog nya wak haji ayem tentrem tanpa ada saling nyacat produk lagi. Karna mank seharusnya kek gini nih. Di blog otomotif komennya sharing bukan nge BC ga jelas……

    Guest
  9. Halahh motor overprice dan penakut beritanya ratusan episode, bukan canggih tapi pembodohan kenapa disebut pembodohan karena harga overprice mesin 2 klep jadul ban cungkring culun abis rem tromol jadul bagasi minim dan sempit, jauh lebih canggih tekhnologi scooter italy

    Guest
  10. Bukannya di nissan e note sudah ya teknologi seperti itu, kalo di motor nggak tau juga ya. Mudah mudahan lebih cepat diaplikasikan teknologinya. Udah bosen antre bbm .

    Guest
    • Nissan e note mirip lokomotif Kereta, mesin muter generator baru generator nya ke motor listrik, lebih mirip transmisi bedanya motor listrik torsi nya linier

      Guest
  11. nissan note e power lek, enak irit, sistemnya masih ttep isi bensin , tapi bensinnya cuman buat ngehidupin generator, adapun penggerak utama mobilnya pake motor listrik, bahakan lebih irit drpada motor 250 cc

    mantabb,

    Guest
  12. hehe jadi plan nya gini tho .. ACG system tuh bagian dari engin hybrid..

    honda pinter yach jualan teknologi….

    dulu bikin stater matic asal jadi .. hingga ada suara glodag grengg ehh setelah bertahun2 jalan dikasih acg sehingga kerasa bedanya .. konsumen merasa dpt value … ternyata acg cuma sepritil kecil dr teknologi hibrid yg nanti buat ngedukasi konsumdn buat beralih ke motor listrik.

    Guest
    • Betul bro eiscell …
      Pabrikan mmg bgitu jualnya teknologi, saya rasa pabrikan sekelas HYSK semua mah eces bgt bikin teknologi seperti itu, cmn masalahnya mereka mau jualan teknologi tu peningkatanya “diicrit-icrit” biar selalu berasa ada peningkatan teknologi terus…, biar barang yg baru selalu laku,
      kayak jualan HP-lah… hari ini RAM 2GB, 4 bln lg yg 4GB, n seterusnya…
      padahal kalo mereka mau jualan yg langsung 24GB pun mereka bisa kok…

      Ya itu, jd konsumen jg harus pinterrr….

      Guest
    • ekekekek
      .dikasih Aceng malah aki cepet soakkk..
      mesin ngemposss gak ada tenaga kurang torsi…

      hayayayaya

      Guest
    • @texnoloverr.. pinter sampeyan jd konsumen cerdas
      Intinya perusahaan apapun apalagi raksasa jepun mau bikin dan kasih yg wow pun bisa, tp ya gt di icrit2 biar pas ada lauching produk baru si konsumen berasa dpt value lbh drpd produk sebelumnya. Pdhl itu sdh lama di plan n jd blue print jangka panjang perusahaan mereka. Btw andai ini beneran pakai acg, bisa jadi motor2 honda ber acg lainnya jg bs adopsi teknologi ini, setidaknya dgn memodiifikasi sedikit sesuai dgn perintah ecu dkk nya. Pendek kata kalo di merk yamaho, teknologi vva bisa di aplikasikan ke vixion old bahkan jupi mx 135LC sekalipun dgn cara membeli headcyl dan perangkat ecu nya saja (di mx msh hrs belanja piranti injeksi lainnya). Lainnya udah pnp (tinggal atur ulang kompresi dan kecilin sproket ban belakang biar kelebihan power bisa tersalurkan lbh smooth, rpm lbh rendah, lbh irit, dan gk sia-sia).

      Guest
  13. nanti kalo ini udah dipasarkan di indonesia pasti gak langsung diterima sama orang indonesia, perlu adanya pemahaman terhadap teknologi ini terlebih dahulu. nanti kalo udah berhasil tetangga ngikutin dah pake embel” smart wkwk
    mirip kasus injeksi dulu saat pertama kali honda memasarkan motor injeksinya melalui supra x banyak yg gamau, alasannya ribet terlalu banyak sensor lah terus kalo mogok gak bisa dibenerin dibengkel pinggir jalan.
    nah setelah masyarakat bisa menerima teknologi gini dan honda berhasil, baru tetangga ikutan dah. kalo diinjeksi yak contohnya si vixion wkwkwk

    Guest
    • waw….ente sombong sekali bro, hati2 dengan kesombongan ente. Apalagi sampai ngecap bahwa Hondalah yang berhasil tanpa melihat kinerja yang lainnya. Masyarakat akhirnya bisa menerima teknologi seperti tidak cuma hasil kerja 1 pabrikan saja bro. Supra X 125 injeksi pertama yang nongol tahun 2006, memang awalnya susah diterima dengan alasan yang seperti ente bilang. Tapi asal ente tau aja, tahun berikutnya yaitu tahun 2007, teknologi injeksi itu masih tetap sulit diterima masyarakat looohhh. Bahkan tahun 2008 juga masih sulit walaupun sudah mulai ada awan cerah. Dan ente tau? V-ixion launching disaat masyarakat masih banyak yang belum menerima teknologi ini. Jadi ane rasa konyol sekali kalo bilang setelah masyarakat bisa menerima teknologi gitu dan Honda berhasil, baru Vixion ikutan hadir. Justru V-ixion hadir disaat masyarakat juga masih belum banyak yang menerima teknologi injeksi.

      Tahun 2008, Suzuki baru launching Shogun 125 Hyper Injection. Pabrikan makin banyak yang mengeluarkan produk injeksi sehingga bengkel2 umum juga semakin mempersiapkan alat2 yang dapat mendukung perawatan motor injeksi. Apalagi populasi motor injeksi semakin banyak dan menurut ane, hadirnya Vixion yang paling banyak memberikan andil. Supra X 125 FI 2006 bolehlah yang jadi pionir, tapi maaf bro, hadirnya V-ixion itulah yang membuka mata bahwa teknologi injeksi itu hi-tech dan lebih baik dari karburator. Silakan cek penjualan Supra X 125 FI vs Supra X 125 karbu dari tahun 2006 sampai 2010, lebih banyak yang mana yang terjual?Supra X 125 karbu jawabannya. Kenapa begitu? Konsumen Supra X 125 itu ngga mau ribet, mau cari biaya perawatannya murah. Supra X 125 karbu aja masih bejaban sama Jupiter MX 135, padahal saat itu Jupiter MX punya value yang lebih banyak.

      Karena itu, ane bilang ente sombong sekali bila bilang kalo masyarakat akhirnya bisa menerima teknologi injeksi itu karena Honda. Makin banyaknya pabrikan yang mengeluarkan produk injeksi, semakin meningkatnya populasi motor injeksi, serta kesadaran pelaku bisnis roda dua yang menangkap celah potensi bisnis dengan makin mempersiapkan peralatan perawatan motor injeksi itulah yang membuat teknologi injeksi akhirnya bisa diterima oleh masyarakat.

      Guest
    • Saya rasa waktu itu vixion laris bukan karena injeksinya, tapi karena modelnya yang out of the box dibanding kompetitornya waktu itu

      Guest
  14. Ekekekekek……
    HONDA memang pioneernya teknologi kendaraan dan yamaha nantinya mengintili teknologinya honda
    Ngekorrrr……
    MuuUUUuuuehehehehe……

    Guest
  15. Betul bro eiscell …
    Pabrikan mmg bgitu jualnya teknologi, saya rasa pabrikan sekelas HYSK semua mah eces bgt bikin teknologi seperti itu, cmn masalahnya mereka mau jualan teknologi tu peningkatanya “diicrit-icrit” biar selalu berasa ada peningkatan teknologi terus…, biar barang yg baru selalu laku,
    kayak jualan HP-lah… hari ini RAM 2GB, 4 bln lg yg 4GB, n seterusnya…
    padahal kalo mereka mau jualan yg langsung 24GB pun mereka bisa kok…

    Ya itu, jd konsumen jg harus pinterrr……

    Guest
    • Klo konsumennya pd pintar mendingan bikin sendiri aj bero…..
      Langsung 5000 GB pabrikan langsung ko dah
      MuuuUUUuuuuuehehehe……

      Guest
  16. Diam2 YAMAHA……juga mau produksi mesin hybrid Wak,
    Tapi tunggu setelah HONDA memasarkan mesin hybrid baru dah yahaha njiplak pya HONDA
    MuuUUUuuuehehehehe……

    Guest
    • diatas Ini contoh org penyembah pabrikan….
      Bukanya pencerah n pembuka wawasan, tp ….. ah sudahlah, mmg mental sales kayak gitu… penjilat penjajah…

      Guest
    • emang begitu pabrikan Y mah. teknologi pabrikan H dicela” tar jg Y ngikutin.
      contoh teknologi Idling Stop Sistem matic honda, pabrikan Y malah nyela masa mau irit harus matiin mesin dilampu merah. ujungnya ? Y jg bikin teknologi kaya gitu dimaticnya dgn embel” smart.
      cbr250rr teknologi TBW dibilang gak guna, gak cocok. coba liat nanti R25 new ngikutin kagak nih.
      lebih elegan pabrikan K, kenapa ninja gak pake TBW ? karena menekan biaya produksi. walaupun dibully tp jawaban petinggi pabrikan K lebih elegan tanpa menjelekan kompetitor.

      Guest
    • petinggi honda juga banyak yang mencela broo. itu semua wajar. menggaungkan produk sendiri. klo elu pernah jualan pasti kamu mengunggulkan produk yang kmu jual.

      Guest
  17. brojolx setelah regulasi ttg harga kendaraan dg dua mesin sdh jelas….tp ya masalahx itu,pemerintah selalu aja lemot

    Guest
  18. kalau dengan sistem cvt sekarang cara kerja seperti itu saya rasa tidak mungkin. karena ketika jalan dengan elektrik kemudian switch ditambah engine, lah engine yang mati kan berat diputar, justru menghambat motor listrik. kemudian ketika engine menyala, ada lonjakan tenaga.
    kemungkinan tetap engine yang menyala, namun putaran gas tidak perlu banyak (istilahnya pake tenaga seperempat atau separuh saja) karena disupport motor listrik. sehingga bensin yang dipake juga cuma separuh atau seperempat saja.

    kemudian ketika deselerasi/turunan, engine mati, digantikan degenerative braking via ACG, juga tidak mungkin digunakan pada kecepatan rendah karena CVT menggunakan kopling sentrifugal dengan transfer belt karet. kopling sentrifugal akan cenderung memutus aliran tenaga ketika putaran rendah, jadi hanya berfungsi di kecepatan tinggi atau menengah.

    Guest
    • nah ini jeli, deselarasi pada high speed pak, jadi kopling sentrifugal otomatisnya tetap gantung dan ada efek engine brake nya,
      analisa saya malah ACG tetaplah ACG dan inti motor listrik nya ada di gearbox cvt (final drive) jadi dalam kondisi deselerasi pelan atau kencang, tetap ada pemanfaatan penyimpanan listrik melalui alternator di gearbox, dan ketika mesin listrik berjalan pada RPM rendah pun, dia mampu mengerakkan roda belakang karena tersambung langsung dengan gearbox, kalau seperti analisa diatas, mesin listrik terhubung ke poros crankshaft menjadi satu dengan ACG ya percuma karena ketika mau mendapatkan torsi, butuh putaran mesin tinggi supaya secondary shave berputar dari efek engage nya kopling sentrifugal otomatisnya, dan ini malah nggak efisien sama sekali, boros listrik

      Guest
    • jadi urutan axle nya itu begini, crankshaft bersatu dengan ACG itu satu poros dengan driven pulley, yang terhubung ke secondary pulley melalui belt drive, dari secondary pulley masih diatur oleh kopling sentrifugal otomatis yang merenggang, kemudian baru gear box cvt yang terhubung ke poros roda belakang, bayangkan kalau mesin listrik nya ada di poros crankshaft, efek nya besar mana ketika mesin listrik itu di tanam ke gearbox cvt yang langsung tersambung ke poros roda? efisien dan canggih mana?

      Guest
    • maxx November 27, 2017 at 12:54
      jadi urutan axle nya itu begini, crankshaft bersatu dengan ACG itu satu poros dengan driven pulley, yang terhubung ke secondary pulley melalui belt drive, dari secondary pulley masih diatur oleh kopling sentrifugal otomatis yang merenggang, kemudian baru gear box cvt yang terhubung ke poros roda belakang, bayangkan kalau mesin listrik nya ada di poros crankshaft, efek nya besar mana ketika mesin listrik itu di tanam ke gearbox cvt yang langsung tersambung ke poros roda? efisien dan canggih mana?

      Nah….ini….

      Guest
    • Kalo seperti itu berarti butuh 2 alternator, yang justri nambah biaya signifikan, dan harga jadi jauh lebih mahal

      Yang paling efisien justru acg itu jadi motor listriknya, cuma nambah kumparan acg biar power lebih banyak dan nambah baterai lebih besar

      Memang dari segi charging ga bisa maksimal, karena pulley pasti pindah ke yang paling berat ketika deselerasi (matic ketika tutup gas rpm justru turun)
      Tapi dari segi komponen ga nambah banyak dan dari desain mesin ga merubah banyak

      Sistem seperti ini sudah ada di honda CR-Z,, yang tentu ga lebih irit dari sistem di honda Freed hybrid

      Guest
  19. Keliatannya aja canggih. Padahal teknologi hybrid itu nanggung. Kendaraan gotong 2 mesin. Ngorbanin space bagasi pula. Paling bener itu full electric sekalian. Mesin & tangki bensin dibuang buat tempat batre.

    Guest
    • Bro, kalau liat space bagasi pcx hybrid dan pcx elektrik
      Masih lebih besar bagasi pcx hybrid

      Karena energi setangki bensin lebih banyak dari sebagasi baterai

      Guest
  20. “maka baterai dari PCX Hybrid nanti tidak dibuka buka dan tidak diganti ganti dalam satu periode pemakaian tertentu karena proses penggunaan dan pengisiannya dilakukan oleh sistem mesin hybrid sendiri”

    nah loh?? mungkin ini yang sepertinya di artikel sebelumnya wak haji sebut sebagai KERS ((yaa minimal konsepnya sama lah))

    Guest
  21. Ini masuk akal banget mas,,,

    Atau mungkin juga motor listrik bertugas untuk ‘membantu’ kruk as secara bersamaan tanpa pergantian peran per-range RPM mesin.
    Jadi, (misalnya) energi yang dihabiskan mesin bakar (anggap mesin bakar konvensional skalanya 100%) untuk berakselerasi hanya 60% karena energi dalam berakselerasi dicover sebanyak 40% oleh generator listrik.
    Ngawur yak? Hehehe…

    Author
  22. yavh itung itung beli motor listrik dan bensin dalam satu kemasan.

    kalu beli satu satu jadi mahal tempat , beli motor bensin sendiri, beli motor listrik sendiri.

    Guest
  23. Kelihatanya saja cangih dan wah….
    jgn lupa acg selain memutar crankshaft shg piston naik turun, saat langkah kompresi juga beban tersendiri thdp motor listrik, apalagi jika kompresi statisnya tinggi >10,7:1 sedangkan durasi camshaft mesin selonjoran honda biasanya in close 40an° abdc artinya kompresinya cukup padat.
    Kalau mau kerja motor listriknya ringan, camshaft harus dikasih dekompresi yg diseting antara 0 – 3000 rpm…

    Ada plus minusnya sistem hybrid ini kalo ngak mau dibilang Gimmick,
    dengan tentu saja konsekwensi harga lebih mahal dari kompetitor?
    ban masih cungkring ngak proporsional dgn bodynya?
    Throttle body ukuran 26mm untuk mesin 150cc?

    Guest
    • yahh….klo auto decompression emang udah ada kan dari dulu?? klo motor matic pake,,bentuknya kaya udang (melengkung) dipasang deket sproket noken as

      Guest
    • klo di v6 engine, malah katup dibuat menutup terus ketika silinder dinonaktifkan, udara murni ketika langkah hisap jadi semacam pegas untuk langkah kompresi. meski ketika kompresi kehilangan tenaga, namun ketika langkah usaha (karena tidak ada bbm, tdk ada pembakaran) ada dorongan dari udara. namun hanya terjadi dalam 1 siklus (2 putaran poros engkol). dan cukup efektif karena penonaktifan katup juga mengurangi gesekan.
      jika pada engine 1 silinder dan diharapkan mesin listrik yang bekerja, sistem ini akan sangat membebani, bahkan ketika ada auto decompression pun kerugian gesekan dan pumping loss akan besar. jika memang poros kruk as menyatu dengan motor listrik, tidak mungkin kinerjanya terpisah dalam waktu lama.

      Guest
  24. Entah kenapa yg kepikiran malah gak langsung ke as nya, tapi ada kopling tambahan, malah yg kepikiran jadi cvt-motor listrik-kupling tambahan-kruk as

    Kalo langsung ke kruk as gak mungkin bisa motor listrik only, tenaganya ke ambil buat muter kruk yg gak nyala

    Guest
  25. Setingan mekanis dekompresi aktif idealnya disesuaikan sampai batas mana motor listrik bekerja, misalnya 3000rpm jika demikian, terjadi “lost power” pada mesin bensin sampai 3000rpm, bagaimana saat battrey soak atau battrey drop krn berkendara mengunakan motor listrik terus menerus? (1).

    Motor listrik tidak bisa langsung memutar ban karena sistem kopling sentrifugal metic baru bekerja di 1000an rpm, jadi apakah efisien? (2)

    Menurut saya Mesin Hybrid ini meski cangih tapi terkesan nanggung…

    Guest
  26. Teknologi bagus tapi sayang banyak benturan dinegri ini.
    tar banyak yang bilang teknologi Jossss, padahal kalau dihitung pasti harganya kaga bakalan murah, yang bilang Josss belum tentu beli.

    Baru dikasih PXC CBU aja udah pada teriak Mahal, minta dilokalin pada kaga sanggup beli. tar udah dibikin lokal belum tentu dibeli juga, pasti bilang masih kemahalan.

    sekarang udah mau era Hybrid, pasti harga kaga bakalan kurang dari 50Jt.
    Keculai Honda bisa bikin motor Hybrid seharga Mbit atau Vareo.

    sebenarnya Honda tidak perlu bikin teknologi bagus, toh FBH masih pada loyal terhadap prodak Honda, mau sejelek apapun prodak Honda tetep akan laku karen a ada FBH.

    beda cerita dengan Yamaha, FBY kaga bakalan beli prodak Yamaha jika dirasa tidak sesuai ekspetasi. makanya Yamaha berjuang keras untuk Memuaskan para FBY, yaaa walau sering blunder juga terhadap prodaknya.

    Guest
    • Hmm….ane cukup setuju dengan bro Kuya. Honda, walaupun menelurkan produk yang desainnya kurang diminati(kalo ngga mau dibilang jelek), valuenya kurang, masih ada aja yang beli walaupun tidak bisa dibilang laris. Bahkan walaupun harganya bisa dibilang di atas rata2(kalo ga mau dibilang overprice), masih tetap saja ada yang mau beli.

      Sedangkan Yamaha atau pabrikan lain…..yaahhh….seperti yang ente bilang dah.

      Guest
  27. January launching new PCX

    3 atau 4 bln setelahnya baru pcxhybrid

    Nanti akan banyak yg BC karena harganya mahal (mungkin yg begini belum pernah naik Mobil CRZ / malah belum pernah liat )

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here