TMCBlog.com – Bro Sekalian, Walaupun kedatangan Marco Morbidelli, Namun akhir Tahun 2017 ini Marc VDS kehilangan beberapa Pembalapnya . . Sebutlah salah satunya perpindahan Jack Miller ke Ducati . ..  adalah Manager team yang dimiliki oleh  . . . Michael Bartholemy mengatakan secara terus terang bahwa Sebenarnya Kecewa dengan HRC . ..  Kenapa sob ?

Yap Bartholemy mengatakan terus terang kepada GPInside seraya mengungkit bahwa ia sangat tidak nyaman dan kecewa akan keputusan HRC untuk tidak memperpanjang Kontrak Jack Milelr pasca Habis di akhir tahun 2017 .. .  Ducati melihat Potensi Jack Miller tanpa pikir panjang langsung saja berusaha memperoleh tanda tangan pembalap Australia tersebut . . yap ini adalah kekecewaan kedua kalinya Bartholemy setelah dahulu pernah kecewa setelah honda menegaskan bahwa Musim 2018, Marc VDS akan menggunakan Mesin  2017

Bartholemy berkata : ” Kupikir seharusnya sebuah pabrikan tidak seharusnya kehilangan sosok seperti Jack Miller. Ia masih 22 tahun dan telah menjalani awal Musim 2017 dengan baik, sedikit drop di pertengahan musim setelah cidera di lemans dan Suzuka 8H. Marc van der Straten telah berusaha keras mempertahankannya. Namun Jack meminta satu atau dua hal kepada Honda untuk Musim 2018. Jack Bukan Rider Kami, Oleh sebab itu kami banyak berbicara dengan Honda walaupun tidak pernah memperoleh Tanggapan Yang positif ”

” Adalah Normal untuk merasa kecewa jika kau diperlakukan hanya sebagai ‘Ban cadangan’ , namun hal positifnya ada 3 pabrikan. Kontrak dengan Honda yang telah disepakati dengan Marc VDS adalah sampai akhir 2018, tim ini bisa beralih ke pabrikan pabrikan yang sedang mencari team Satelit seperti Suzuki, KTM atau Aprilia “

 

Melihat ucapan dari mulut Michael Bartholemy di atas, Boleh dibilang memang seperti sebuah ultimatum kepada Honda bahwa kejadian Honda Dengan Gresini bisa saja terulang kembali di akhir 2018 . . . namun menurut tmcblog ini cukup inline dengan apa Yang diinginkan Oleh Dorna bahwa kedepan dengan 24 Pembalap dan 6 Pabrikan, MotoGP menginginkan bahwa satu pabrikan terdiri dari satu team factory beranggotakan dua pembalap dan satu team independent/ satelit yang juga berisi dua pembalap . . nahh jadi malah klop . .

Taufik of BuitenZorg

56 COMMENTS

  1. Kalo ke KTM/aprilia seru tuh, punya dua tim/4 pembalap dengan status full konsesi. Bisa2 ada 4 mesin berbeda tiap balap.
    kalo Suzuki ga yakin 2019 masih full konsesi.

    Guest
    • Full konsensi gimana?? Emng ktm aprillia udh pernah podium?? Kaga pernah jon

      Lah ya mending suzuki lah secara morbideli udh familiar ama mesin inline ketimbang v engine, dari di didik ama rossi juga make mesin inline .

      Suzuki musim 2018 ga full konsensi kan karna ga pernah podium mentok di posisi ke 4 , ktm aprilia pernah kaga finis di posisi 4dan 5 besar musim ini??

      Guest
    • nah aprilia ini mau terus nempel ke gresini mulu apa kedepan bakal bikin fully factory kayak pabrikan lainnya ini yg masih abu abu

      Guest
    • wkwk dasar si pederick ngoceh tapi salah mirip si onoh yg ditipi,full konsesi artinya pabrikan dibebasin pengembangannya bror jatah 9 mesin tuh aprila,ktm,skrng tambah suzuki krn tahun ini blm pernah icip podium wkwk kalau yg tanpa konsesi ya si yamaha,honda dan ducati haha cmiiw

      Guest
    • Ini si fredric yunadi ngerti gak sih artinya konsensi apa, yd dapet full konsensi emang tim pabrikan yg ga pernah podium

      Guest
  2. kalo emang marc vds mau pake jack miller kenapa gak dikontrak pribadi aja yak sama mereka ? toh kan kemarin si miller cuma rider titipan hrc di marc vds. ini marc vds mau miller mau pembalap berpengalaman buat membimbing morbidelli di motogp eh malah ngambil luthi. hrc kan udah nyaranin si stefan bradl kemarin, jadi hrc harus gimana donk wkwkwk

    Guest
    • Jack mau full support HRC, tp HRC tidak menyanggupi. Percuma jg kalau VDS menawarkan kontrak. Karena motor HRC yg menentukan.

      Guest
  3. Sebenarnya sih ini tim relatif bagus pas pake mesin honda, tapi ya… apasih yang nggak ada kekurangannya. Pasti ada kekurangan tersembunyi dibalik kerja samanya selain yang disebutkan itu.

    Guest
  4. rada typo wak.franco bukan marco
    bisa ilang nih jalurnya bibit yg ada di estrella galicia moto3,marc vds moto2 tinggal diambil pabrikan mana yg mau nampung marc vds motogp kedepan

    Guest
    • mungkin beliaunya masi terkenang marco simonceli ato marco melandri.
      tapi tetep macro van nduten paling top markotop. ekekekekekkk

      Itu

      Guest
  5. Mungkin hrc merasa hasil yg di dapat miller tdk sesuai harapan mereka,karena walaubagaimanapun miller sdh dikasih bnyk kesempatan sama hrc 3 musim full suppot dngan motor spek pabrikan dimana mrnghasilkan satu juara seri thn 2016,dan 2017 tanpa satupun podium hrc merasa hasil tsb tdk sebanding dgn uang yg mereka keluarkan

    Guest
    • Marc vds selalu dapat motor bekas keluaran tahun sebelumnya dari pabrikan honda,, kalo LCR honda cal Crutchlow emang sama motornya dengan punya marc dan dani.

      Guest
    • Maksudnya full suport disini dia dapet motor yg sama dgn repsol honda di tahun yg sama, bukan motor bekas marc dani

      Guest
    • @scz : ga selalu, seperti yang dibulang, Marc VDS setahu ku 2016-2017 dpat motor yang sama dengan pabrikan, bahkan semua pembalap tim satelit honda dapat yang sama semua

      Guest
    • full support disini bukan cuman paket motornya, tapi jack kayaknya juga mau support dalam hal sparepart dan mekanik kayak cal cruthlow.

      Guest
  6. Sepertinya Miller hanya agak lambat untuk adaptasi di MotoGP karena dia langsung lompat dari Moto3. Tapi kalau liat performa Miller di akhir musim 2017 lumayan ada peningkatan.
    Ya saya sih berharap di Avintia Miller bisa berbicara banyak. Inget Stoner waktu di LCR di tahun pertama debut MotoGP 2006. di saat Pedrosa unjuk skill dengan ngerecokin Hayden dan Rossi. Stoner malah langganan jungkir balik. begitu 2007 pindah ke Ducati langsung nyetel.

    Guest
  7. Mending Ke SUZUKI aja Boss
    Karna Suzuki ke depan Punya Prospek Yang Bagus…
    hehehe….
    Semua Pembalap Marc VDS akan Menang kalo SUZUKI Motornya….
    Catet Gan!!!!!!

    Guest
  8. Sepertinya Honda melihat lbh baik fokus ke 1 satelit aja, seperti Yamaha. Btw, kmrn Jack & Tito di test Valencia walaupun jatuh, terlihat cukup pede dng GP 16/17, lebih “nafsu” dibanding Jorge test tahun lalu. Bisa jd kuda hitam itu, secara ada motivasi mempermalukan HRC..

    Guest
  9. Marc VDS udah dikecewain 2 kali, pertama pas kontrak mereka sama Jack Miller di Moto2 diserobot Honda dengan cara iming2i Miller langsung ke MotoGP, padahal ada kemungkinan justru HRC takut Miller di Moto2 balas dendam ke Alex Marquez makanya naikin Miller langsung ke MotoGP biar gak ganggu Alex Marquez, yang ternyata zonk karena Alex Marquez gak sehebat kelihatannya. Marc VDS sampe ajuin ke meja hijau tapi kabarnya mereka kalah. nah pas Marc VDS bikin tim MotoGP justru HRC nitipin Jack Miller ke timnya, padahal sebelumnya HRC seolah rebut Miller dari Marc VDS sekarang malah nitipin. selanjutnya Marc VDS pun harus mau pakai mesin 2017 di musim 2018, selain mereka juga harus kehilangan Miller lagi untuk kedua kalinya karena perlakuan HRC, udah jelas pasti bos Marc VDS aslinya dongkol setengah mati sama HRC. yaa semoga Marc VDS mlipir ke KTM, karena KTM punya ambisi kalahin HRC. kalau ke Suzuki atau Aprilia, perlakuannya kurang lebih akan sama seperti HRC yang mudah buang pembalap. di Aprilia Sam Lowes dipecat sepihak karena adaptasinya lambat, di Suzuki Aleix Espargaro gak diperpanjang kontraknya dan Johan Zarco dibatalin kontraknya karena mereka lebih pilih Iannone yg menurut mereka rider bagus tapi ternyata agak2 bast**d. kalau lihat 2 pabrikan ini memperlakukan pembalap, sudah jelas Marc VDS lebih cocok ke KTM, apalagi KTM gak buang pembalap walaupun jelas Mika Kallio secara performa harusnya bisa geser Bradley Smith tapi KTM hargai kontrak mereka dengan Smith

    Guest
  10. inyong melihatnya ada di agreement kontrak kerjasama antara HRC & marc vds yg spertinya beberapa hal dalam isi kesepakatan tsb yg belum bisa terpenuhi.
    wajar2 saja bila ada kekecewaan. tapi ini juga belum berimbang beritanya, karna baru 1 kubu yg menyatakan kekecewaannya. dari kubu HRC juga belum tau alasannya mengambil suatu sikap demikian.
    tinggal ditunggu saja bagaimana nanti rembugannya antara 2 kubu ini. hasil akhir masi bisa berubah kang.

    Itu

    Guest
  11. sebaiknya jg mencari informasi ke HRC terkait sikap marc vds. tanggapan dari sisi HRC seperti apa & bagaimana mengenai berita nota kekecewaan dari partner kerjanya (marc vds) ??
    hal-hal apakah yg menyebabkan bisa terjadi ‘perselisihan’ di kerjasama mereka ??

    Itu

    Guest
  12. ekekekeke

    Acuh tak acuhhh…
    bentar lagi Makues pindah ke KeytEem …Pedrosa pensiun
    media spanyol santer beritanya

    hayayayaya

    Guest
  13. ekekeke

    kasihan miller …padahal dah kasih podium..
    ehh di kick off
    sama kayak livio s yg mendadak angkat kaki..

    habis manis dibuang …

    hayayayaya

    Guest
  14. Saya setuju wak mark vds klau bisajd team satelite ktm atau suzuki jadi klop satu team pabrik dpt satu team satellite ducati juga klau bisa nambah satu pabrikan lagi antara BMW atau KAWASAKI mantap motogp2019 😆😆😆😆😆

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here