TMCBlog.com – Bro sekalian, pertama kali motor ini dipamerkan sebagai sebuah motor konsep beraura balap bernama TVS Akula di IMOS bulan November 2016 silam. Kini TVS secara resmi merilis TVS Apache RR 310 dirancang sebagai sportbike pada kelas entry-level, yang bisa digunakan sebagai komuter daily use, motor untuk touring bahkan dengan modifikasi sedikit bisa saja diajak ke trek balap sesekali.

TVS Apache RR 310 diproduksi di pabrik Hosur, India. Produk yang dikembangkan bekerjasama dengan BMW Motorrad dan bisa dibilang memiliki grand design yang mirip dengan BMW G310R. Kabar yang TMCBlog terima, pemesanan awal TVS Apache RR 310 akan dimulai pada akhir Desember 2017 dengan pengiriman kepada konsumen diperkirakan akan dimulai awal tahun 2018. Harga jual di India sasat peluncuran sekitar Rp. 43 juta jika dikonversikan ke kurs saat ini.

Ban yang dipakai Apache RR 310 adalah Michelin Pilot Street Radial dengan profil ukuran ban 110/70-17 di depan dan 150/60-17 di belakang, mirip dengan kelas 250 cc pada umumnya nih ya. Apache RR 310 didukung oleh mesin silinder tunggal berkapasitas 313 cc sanggup menghasilkan torsi 34 bhp dan 28 Nm dan dibekali transmisi 6 speed.

Apache RR 310 memiliki performa yang baik dengan 0-100 kmh dicapai 7.17 detik dan 0-60 kmh dalam 2,9 detik dengan kecepatan tertinggi 160 km/jam, sedangkan bobot motor ini ada di angka 169.5 kg.

TVS Apache RR 310 dibangun berdasarkan ‘Lightweight Trellis Frame’ dari ajang balap. Swingarm dengan bahan die-cast aluminium, sementara suspensi disokong oleh Kayaba. President and Chief Executive Officer Touring and Heritage, TVS Motor Company, KN Radhakrishnan bilang bahwa Apache RR 310 akan tersedia setidaknya di lebih dari 60 negara.

Inspirasi desain berasal dari ikan hiu dan memadukannya dengan gaya agresif dan mengadopsi swing arm yang lebih panjang untuk penanganan yang lebih baik. Di bagian depan, lampu depan sudah pakai sepasang proyektor LED unik dan menurut info headlamp tersebut sudah AHO alias tidak bisa mati (off), tidak seperti motor sport pada umumnya nih uang hanya satu lampu yang tetap menyala lalu saat beralih ke lampu jauh barulah kedua lampu tersebut menyala. Lampu belakang LED berbentuk tanduk dan warna ‘TVS Racing’ bikin model desain RR 310 makin sporty.

Panelmeter sudah full digital yang memanjang secara vertical emenuhi dashboard, kalau saya lihat malah mirip speedometer nya Lamborghini Reventon, sadis juga nih TVS masalah design.

Lampu sudah full LED, lalu rem depan sudah menganut mounting kaliper model radial keluaran Bybre, bertandem juga dengan suspensi upside down bikin makin pede buat riding dikecepatan menengah dan tinggi. Belum tau juga kapan waktunya TVS Apache RR 310 akan dijual di Indonesia, atau apakah spek akan tetap 310 cc atau malah bakalan diturunkan kapasitas mesinnya menjadi 250 cc supaya tidak terlalu mahal pada harga jualnya. Harus kita kulik kulik TVS Indonesia nih sob.

Nugi TMCBlog

34 COMMENTS

  1. Bro Nug sorry oot, barusan di motorsport katanya musim 2018 Zarco bakal dikasih factory support apa bener?

    Guest
    • Belum confirmed bro.
      Cuma, Rossi peringatkan Zarco bahwa M1 2017 adalah motor yang benar-benar bermasalah.
      Lalu Poncharal bilang seandainya, [seandainya loh ya], seandainya Yamaha ngasih motor spek 2018 juga ke Zarco akan lebih menguntungkan Yamaha dalam pengembangan.

      Author
    • Itu dashboard pake paku roofting apanya??2biji kanan kiri, gede dan nonjol gitu hadeh….blom lagi monting cakram depan, kumuh kesannya, walo bybre

      Guest
    • Lah sehat jimoo?
      Blom masuk sini aja udh kebakaran jenggot. Gimana mau beragam brand di indo kalo pasar di monopoli jepang. Dan ternyata pendukung jepang ya sales² org pribumi sini juga. Pinter dikit mo, monopoli bakal nyusahin elo jg klo mau beli apa2 ud dikuasain yg ada harga apa2 bakal mahal ya lo terima2 aja walau busuk ternyata.
      Konsumen udh pinter. Ga perlu repot2 bullshit.

      Guest
    • Betul bung, drpd beli produk operpret kualitas kaki lima.
      Mudah patah. Mudah bocor. Mudah mudahan gak laris yahh cebongnya, walupun juara balap juga

      Guest
    • ekeke..bilang saza ente kaga punya duitzz
      pake sok nyinyir..
      itu sudah dicatat sama malaikat.

      Guest
  2. Itu kok bagian mounting kaliper depan keliatan kasar begitu yah?
    kaya murahan keliatannya.
    .
    sekali lg keliatannya ya.

    Guest
    • Lah kan di artikel bilang ni motor akan tersedia di 60 negara
      kalo Indonesia termasuk berarti tvs menang di 59 negara vs cap sayap. Sulit bersaing nya dimana?

      Guest
  3. Ati2 bw CIBER SASISNYA PATAH APALAGI BUAT BONCENGAN, ATO KL HABIS BELI DILAS ULANG DITUKANG LAS DEKET RUMAH ( maklum PABRIKAN URAT MALUNYA DAH ILANG

    Guest
    • ini lagi satu..
      orang gak sanggup beli ya kaya gini
      ngemeng doang,nyinyir doang
      menebar kebencian dan fitnes
      dicatat sama malaikat

      Guest
  4. Andai underyoke mkin keliatan kren, itu spionnya agak ganggu tanpilannya wak haha, but sekilas tampilan fairing samping dan depan kok saya jdi ingat triumph Daytona 675 n pulsar 400ss ya??

    Guest
  5. paling demen sama bagin tangki
    enggak neko neko
    cuman dibagian tralis tengah kliatan kurang rapih
    ada kualitas ya ada harga
    pengin yang bagus ya percaya saja sama pabrikan yang sudah lama mengaspal dimari

    Guest
  6. secara model bagus dan futuristik…TAPI…diliat secara kasat mata, beberapa bagian kurang rapi finishingnya seperti bagian rem depan dan upside down fork-nya (IMHO ya)….untuk after sales services dan sparepart belom bisa dipastikan juga kan….tapi gmanapun juga salut buat TVS yang mengeluarkan motor sport ini….out of the box concept.

    Guest
  7. btw ini counter rotating crankshaft ya Wak haji / bro nugie???

    kalau iya kelebihannya apa ya daripada forward rotating crankshaft pada pemakaian harian?

    atau ada yang bisa jawab para komentator?!

    Guest
    • Saya pribadi belum dapat info soal rotasi kruk as Apache RR310 ini masbro.
      Tapi feeling saya, rotasi kruk as Apache RR310 sepertinya tidak beda dgn motor lain lain, yang beda cuma arah lubang inlet dan exhaust yang “dibalik”…

      Author
    • kalau BMW g310s itu counter rotating crankshaft atau forward rotating crankshaft bro Nugie?

      pasti mengikuti BMW g310s karena mesinnya identik, y kan begitu bro Nugie?

      Guest
  8. rangkanya moge banget, gak kayak motor 250cc disini yg culun dengan berbagai alasan (biar ringan lah, stabil lah, etc) yang alasan aslinya cutting costs biar untungnya banyak

    Guest
    • udah gitu mesinnya ala2 kompetisi banget model kebalik, kayak NSF250R ataupun YZ250F/YZ450F. sayang 300cc dan cuma 1 silinder, di Indonesia susah laku karena selain pajak mahal juga orang sini maniak 2 silinder buat 250cc keatas, padahal mesin ini kayaknya basisnya bagus

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here