TMCBlog.com – Bro sekalian, Menarik banget bahwa di Thailand, AP Honda Thailand menggunakan Brand tersendiri untuk menunjukan custom custom rekomendasi mereka yang menggunakan semacam genuine Accecoris . . Sama seperti Mugen di Honda Roda 4 atau TRD di Toyota roda 4  seperti ya Honda R2 ( AP Honda) di Thailand mau mengadopsi jejak mereka dengan membuat sebuah Brand baru untuk erepresentasikan referensi Custom Bolt-on yang mereka rekomendasikan . . dan TMCBlog sempat mengintip secara langsung salah satu jejaknya di Honda CB150R exmotion di Thailand . .

Patut di catat sob, bahwa Brand H2C yang merupakan kepanjangan tangan AP Honda Thailand ini tidak banyak masuk ke part part modifikasi/ custom yang berkenaan dengan jeroan mesin atau apapun yang mengubah performa/ kerja mesin . ..  Yang mereka sediakan hanyalah modifikasi modifikasi plug and Play yang hanya ber tujuan sebagai semacam ‘kosmetik’ yang akan membuat pemiliknya merasa beda  . . . kenapa Thailand gencar seperti ini  . .?

TMCBlog sempat berbicara kepada President Director AHM Mr Toshiyuki Inuma di Sirkuit chang Buriram Thailand pekan lalu. . Ia bilang Karakter Konsumen sepedamotor Thailand itu di segmen menengah ke atas sangat unik, dimana jika ada motor baru, mereka ramai ramai hadir ke show room untuk melihat motor tersebut, Namun ketika Motor tersebut sudah terlalu banyak di pasaran/ jalanan, Maka Konsumen Thailand ini merasa ’emoh’ untuk disamakan dengan pemilik pemilik lain, atau mereka nggak mau memiliki Motor ‘kebanyakan ‘  . .

Nah oleh sebab itulah mungkin dihadirkan strategy semacam H2C Brand di Thailand . ..  Namun jika sobat sobat lihat Bukan Honda saja Yang melakukan hal ini  ..  Juga yamaha, Kawasaki, suzuki . . dan bahkan untuk motor motor yang diproduksi di Indonesia dan dipasarkan Di Thailand seperti Misalnya GSX-R150 ..  Part part asesoris di Thailandnya malah lebih banyak, IMHO . . .

Namun jika sobat sekalian simak part part asesoris apa saja yang dihadirkan Oleh H2C . . . terlihat cukup Oke Juga terlihat ada cover tank, protector Fuel tank, Protector headlamp, beberapa bolt, spatbor belakang menggantung dan lain lain . .  Sembari menikmati Video / VLOG dan gaeri Foto yang tmcblog ambil untuk custom H2C ini . . kira kira menarik nggak sob kalo misalnya pabrikan di Indonesia juga bikin strategy brand baru seperti H2C, TRD, Mugen, Nismo untuk Brand Mereka?

Taufik of BuitenZorg

 

26 COMMENTS

    • Terlepas dari kurang gregetnya taring (penjualan) Xabre di Indonesia (sorry to say). Hadirnya Honda ExMotion ini justru jadi bukti yg kesekian kalo Honda jawaranya pabrikan yg ‘ngiler’ dan ‘ngikutin’ kalo pabrikan sebelah bikin motor yg eye-catching dan punya pasar tersendiri.

      • Matic merakyat yg fun to ride (pasar dibuka oleh Mio), direcokin sama Vario gen 1 & terutama BeAT!
      • Sport batangan 4klep LC (pasar ini dibuka oleh Vixion), direcokin sama CB old & all new CB. R15 (versi fairing dari vixion) juga direcokin sama CBR old & all new CBR.
      • Bebek ayago kencang (pasarnya Satria, atau bisa dibilang satu2nya pasar Suzuki saat itu) juga direcokin ama Sonic.
      • Bebek super/bebek tanpa bagasi (pasarnya MX King 150) direcokin sama Supra GTR.
      • 250cc twin cylinder (pasarnya Ninja twin cyl) dan R25 raja kipas-kipas dollar, ikutandirecokin sama all new CBR 250RR.
      • Mesin penggaruk tanah (pasar dibuka oleh KLX) sorry XRide engga dimasukin, akhir2 ini juga direcokin sama CRF.
      • Lah kok Thailand juga ikutan latah kayak AHM dengan nerbitin ExMotion buat ngerecokin MSlaz.
      • Pasar Matic bongsor valuable yg dibuka oleh YIMM (NMax) otw direcokin ama PCX lokal.
      • Kalo pasar motor retro Kawak nanti meledak, pasti ngiler juga.

      Secara logika & profesionalisme, dengan sumber daya yg paling kuat, seharusnya Tim Litbang (R&D) AHM menunjukkan prestasinya dengan membuka pasar (kelas) baru, bukan hanya Amati-Tiru-Modifikasi. Dan selalu saja seperti itu.

      Ataukah mereka (Litbang AHM) masih trauma sama kasus CS-1.

      Guest
  1. Maka K onsumen Thailand ini merasa ’emoh’ untuk disamakan dengan pemilik pemilik lain, atau mereka nggak mau memiliki Motor ‘kebanyakan ‘

    ———–
    ekekekekek

    nah…ini petingginya sendiri loh yg ngomong…
    kalau di mari ngepbeha manggut2 Saazaa naik mbeat 110 cc Gak Nyampeee….

    hayayayaya

    Guest
  2. Maunya sijuki tongos kek gini tapi insinyurnya ilmunya belom nyampe jadilah si tongos yg serba nanggung…sunat sana sini ngejar murah dan fba(fan boy alay) manggut2.

    Guest
  3. Kasihan para laskar alay dianggep be99o sama pabrikan sesrmbahanya, biar gak keluar modal banyak, cukup fufi dipinda tangkinya pasang fairing rangka ditutupin plastik ember jadilah si tongos..

    Guest
  4. Pas banget buat nambah isi koleksi motor2 super ganteng.

    Folder di notebook gue namain koleksi motor ganteng wak.

    Joss khan wak?

    Guest
  5. Harusnya AHM menghadirkan gen retro biar konsumen setianya punya kebanggaan, tidak dianggap follower terus terusan…..

    Guest
  6. Harusnya ahm buat juga wak. Honda kan susah mau nyari aksesoris aftermarket. Nyari shock belakang scoopy 12 aja belum dapet.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here