TMCblog.com – Bro sekalian ban merupakan satu masalah yang cukup krusial di Balap motor sekaliber MotoGP . . Bisa bayangkan di tahun 2016 dan 2017 masalah ban yang tidak duarable dipakai sampai akhir Race bikin pusing Rossi dan Vinales atau pergantian kompon ban Bridgestone ke kompon lunak ditengah musim MotoGP 2012 menghentikan ruang gerak Stoner yang super agresif . . Bicara Ban itu ada kompon ( soft medium hard ) lalu konstruksi serta karakter dari karkas karet dan segala macamnya belum lagi persoalan asimetrik dan simetrik . . . beda kompon dan karkas artinya mengharuskan suspensi dan sasis harus diseting ulang untuk bisa memperoleh kondisi yang ideal dalam kacamata Grip ban ke asphal . .. di sepanjang 2016 dan 2017 Michelin boleh dibilang banyak melakukan eksperimen dan banyak menyodorkan ban dengan entah karakter kompon maupun karkas karet yang berbeda beda . . ini jelas butuh adaptasi dan effort lebih bagi team dan riders . .

Bisa bayangkan jika selama berbulan bulan team dan riders beradaptasi terhadap satu jenis ban dengan karakter kompon dan karkas karet etrtentu lalu di bulan berikutnya mereka harus kerja dari awal karena Michelin menyodorkan sesuatu yang baru . .. ini jelas akan mengganggu stabilitas riset . . . selain itu agak timpang juga secara regulasi dimana Mesin nggak boleh diutak atik, software dan ecu tidak bisa diutak atiik, nmun ban bisa gonta ganti . . walaupun buat para think tank adalah tantangan, namun di Pit-Box tentu melihat ini adalah sebuah masalah tambahan . . . . . Namun begitu Michelin dipastikan tidak bikin mumet pembalap MotoGP di 2018 dalam soal perubahan karakter dari karet ban . .

Nah Musim 2018 ini untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kelas paling bergengsi MotoGP tidak akan ada perubahan konstruksi dan Profil ban sepanjang musim MotoGP 2018 berjalan nanti . . . Dan Informasi yang tmcblog peroleh dari Mat Oxley pun mengatakan bahwa Ban depan dan ban belakang Michelin yang akan digunakan di 2018 dipastikan punya konstruksi dan profil yang sama persis dengan Ban Michelin 2017. Kalo sudah begini jelas lebih sejalan dengan tujuan menurunkan Cost operasional MotoGP, dan Juga sejalan dengan konsep pembekuan development dari mesin ( khusus buat team tanpa konsesi) dan pembekuan development ECU serta Elektronik . .

Taufik of BuitenZorg

24 COMMENTS

    • seharusnya dgn pengalaman pembuatan ban dan penyedian ban tidak sampai separah ini …

      kejadian di kejuaraan dunia balap moto gp penonton terasa sangsi akan kualitas penyelengaran menurunkan minat nnton Moto GP…
      bukan krn penyedian ban tdak sanggup tp krn inkonsisten penyedia dan penyelenggaran …entah ada sesuatu..

      Guest
    • Penonton terasa sepi karena pendukung fanatik Rossi masih banyak, namun di sisi lain Rossi belum mampu juara dunia lagi karena kehadiran si brengsek “bajingan kecil” Marc Marquez.

      Bajingan jecil adalah sebutan Rossi untuk Marquez.

      Guest
  1. Aero kitnya kira2 dari bahan apa ya wak kok katanya bisa lentur tapi terkena angin kencang nggak berubah bentuk,siapa tau next bisa jadi bahan bumper mobil atau spakbor motor gitu

    Guest
    • kalau pakai ban 2017
      berati tim yg musim 2017 mengeleuh ban hrus kerja ektra lagi…

      btw . bagaimana waak proses pengawasan pembuatan ban sampai ddeliver ke tim

      Guest
  2. wakkk
    prosedur pengambilan ban dr supply ke paddock tim gmna yaa wak…

    aneh sekali yaa wak bnyak tim selama ini inkonsisten mengeluh ban …
    kadang bagus kdang enggak dan ada tim yg adem ayem aja …
    aplagi Tim Movistar Yamaha kerja keras solusi ban…. yg mana grip ban slah satu strong point senjata Tim Yamaha…

    Guest
    • Baru baca tmcblog ya bos…
      Dlu dah pernah dibahas soal ban motogp disini….😂😂😂😂😂

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here