TMCblog.com – Bro sekalian, Ceritanya ahad sore kemarin tmcblog baru turun dengan Nugie menuju Scooter Suzuki Yang kami yang pinjam dari sobat Jurnalis Malaysia Abol . . nah persis di bawah Media centre Sepang kemarin adalah Pit Garage nya Repsol Honda . . . dan di sore hari adalah sebuah ritual biasa mereka mencuci semua part yang dipakai test hari itu untuk dipersiapkan untuk dipakai di hari kedua hari senin . . dan tepat sekali saat itu yang dicuci adalah Bagian Roda dari Motor RC213V 2018 Marc Marquez . . . ahhh motor Prototipe kayak begini pasti menarik untuk dikepoin walaupun hanya berupa Velgnya saja . . Itulah basis ide dari artikel ini . .. so, cekidot deh sob

Yap dari mana tahu itu velg yang dipakai Marc? jelas dari tulisan MM di velg berwarna Jingga tersebut sob . . . saat tmcblog temukan di bawah, ada 5 pasang velg belakang termasuk satu Velg yang masih diselimuti Ban michelin yang habis dipakai . .. dan 4 pasang ban depan

dapat sobat lihat di foto atas, Velg yang dipakai Oleh marc Marquez bermerek OZ racing dan sudah lengkap dengan Tyre Air Pressure Sensor (TAPS) yang menggunakan ID unik tiap velg. Tiap Ban Michelin yang digunakan memiliki BarCode Unit yang akan di Matching kan dengan TAPS menggunakan proses Scaning

Tiap TAPS akan mengirimkan signal yang dibaca oleh Transponder dari Motor yang lalu tentu akan diteruskan ke receiver yang ditebar di seluruh sisi sirkuit sehingga hasilnya akan bisa dicek berupa informasi laptime tiap sektor Plus ban apa yang dipakai oleh si rider seperti yang biasa kita lihat dan terima reportasenya, selain identitas berupa warna di sisi wall dari ban.

Gambar diatas adalah foto ban depannya sob . . berpalang 8 persis seperti juga jumlah palang pada ban belakang . . ukuran velg ban depan menurut regulasi adalah ring 17 dengan lebar maksimum 4 inchi. mengenai bahannya tmcblog belum jelas benar namun begitu bahan ringan-kuat yang diperbolehkan regulasi dua di antaranya adalah magnesium dan alumunium alloy . Terlihat juga masih menggunakan semacam Bosh . . nggak jauh beda sama tromol Honda C70 dirumah yang juga pake Bosh hehehe, namun tentu untuk Honda RC213V materialnya pasti sangat eksotik 😀

masuk ke ban belakang, menurut regulasi dimensinya.ring 17 dengan lebar maksimum 6,5 inchi … Terlihat di gambar, untuk velg belakangnya setiap set lengkap dengan sprocket belakang dan juga cakram rem belakang . . . dan untuk sprocket belakangnya bisa sobat lihat di foto atas . . . itu 6 baut yang mengencangkan sproket ke velg disinyalir bukan pakai material sembarangan, mungkin titanium bolt ? seperti kita ketahui Motor motor MotoGP itu bobotnya cukup ringan untukkelas 1000 cc . .. hanya sekitar 160-170 kg saja . . so butuh part part dengan material eksotik ..

Cakram belakang Marc Marquez di 2018 masih sama dengan cakram rem belakang di tahun tahun sebelumnya yang menggunakan cakram tipe two pieces . . Bahkan Dani Pedrosa sepengelihatan tmcblog sendiri masih menggunakan cakram belakang dengan model konvensional . .. spesial banget nih MM93 . .mengenai sisi teknis dan kelebihan dari cakram tipe ini sudah tmcblog publish setahun yang lalu di sebuah artikel tech talk, silahkan sobat sekalian mampir kesana yaa

Yang jadi pertanyaan, kenapa harus cakram Two pieces ? . . Salah seorang pengunjung tmcblog mencoba membantu cari jawaban di artikel setahun yang allu . . jawabannya adalah KarenaMarc Marquez tidak hanya mengggunakan rem belakang untuk sekedarnya sob, rem belakang bagi Marc Marquez adalah serius . . seserius apa ?

Menurut Marc Marquez di post qualifying press conference Brno GP 2016. Ada jurnalis yang bandingin data Pengereman, trus Jurnalis nanya kenapa Honda khususnya punya Marquez pake rear brak hampir 80% per lap, sementara Yamaha hanya 11% per lap. Marc bilang dia pake rear brake di lintasan lurus buat menghindari wheelie ( mungkin maksutnya meminimalisasi/ mengakhiri wheelie ) yang jadi masalah utama Honda sebelum memiliki solusi winglet/ inner winglet . . nahhh kebayang kan . . . walaupun hanya membahas tema yang sangat sempit yakni ban dan velg, tmcblog berusaha mencari beberapa referensi dengan harapan semoga artikel ini bermanfaat ..

Taufik of BuitenZorg

74 COMMENTS

    • mungki yang dimaksud meminimalisasi atau mengakhiri wheelie dengan menginjak rem belakang saat terjadi wheelie

      Administrator
    • Mungkin maksud wak Haji Marc pake rem belakangnya pas di ujung trek lurus pas lg hard brake..jadi dia rem depan dan belakang bersamaan..kita tau kan Marc doyan hard brake semenjak RCV minim akselerasi..sebagai kompensasinya doi musti late brake..
      Imho lho ya

      Guest
    • Jadi saat terjadi wheelie, mm lebih memilih menggunakan rem belakang utk menguranginya ketimbang mengendurkan gas.

      Guest
    • marquez pilih korbanin kampas rem daripada korbanin rpm mesin. jadi pas lepas rem ketika gejala wheelie agak reda, ledakan akselerasinya lebih dahsyat dari pada ketika dia turunin thortle untuk mengatasi wheelie.

      Guest
  1. Jaman balapan gp 500 2 tak apakah pake traction control manual kyk gini juga ya? Secara jaman segitu ECU belum secanggih sekarang. Sering banget high side di tikungan karena saking ganasnya torsi 2 tak.

    Guest
  2. Wow…, penggunaan rear brake yang intens, kira2 pengaruh ke kompon ban juga ga ya?
    Logikanya ban belakanh menerima stres 2x lebih besar, saat akselerasi & deselerasi, & Marc hampir gak pernah kedengaran (cmiiw) bermasalah dengan ban

    Guest
    • Mungkin itu sebabnya marq lebih sering make ban dg kompon yg lebih hard dibanding yg lain.. imho

      Guest
    • efek pinternya tim dan marquez dalam memilih ban kayanya menjadi salah 1 faktor marquez jarang bermasalah sama ban belakang. ketika masih bridgestone atau michelin kadang pilihan ban marquez termasuk aneh dibanding pembalap lain, misalnya pembalap lain hard marquez malah medium atau sebaliknya.
      makanya sempet ada anggapan kalo dulu itu bridgestone hanya cocok sama marquez tp ketika ke michelin dia tidak ada masalah.

      Guest
  3. Marquez pake rear brake hampir 80% per lap, sementara Yamaha hanya 11% per lap. Marc bilang dia pake rear brake di lintasan lurus buat menghindari wheelie
    =======================================
    ini salah 1 masalah yang pernah diungkapkan lorenzo ketika pertama kali pindah ke ducati dari yamaha. dia harus lebih sering menggunakan rem belakang dibanding pas diyamaha dulu.
    efek mesin V yang lebih ganas dari inline kayanya untuk menghindari faktor wheelie.

    Guest
    • wheelienya gak bisa dihindari dengan rear brake, menghindari wheelie dengan downforce depan
      rear brake menurut saya dilakukan untuk meminimalisasi/ mengakhiri wheelie dan dilakukan saat wheelie terjadi, imho

      Administrator
    • Bukan cuma beda karakter tenaga om, distribusi bobot V engine juga lebih kebelakang dibanding inline4. Jadi logikanya motor lebih mudah wheelie.

      Guest
    • pada kurang paham mas topik…mengurangi wheelie, bayangkan ketika roda depan terangkat apa iya masih bisa menggunakan rem depan?? jadi seperti itulah fungsi yang dimaksud margondes

      Guest
  4. oiya wak mau nanya. ketika sehabis crash walau bodynya atau bahkan sasisnya hancur tp velgnya masih utuh berbentuk bulat.
    itu velg langsung dipake lagi apa dispooring dulu gitu kaya mobil biar balance, atau langsung “dibuang” diganti sama yang baru wak ?

    Guest
  5. Joss,sangat memberi manfaat dipagi hari
    nggak ada undangan buat jadi komentator MotoGP trans7 wak?ngambil Najwa Shihab bisa masa ngundang wak haji nggak bisa 😂😂😂

    Guest
    • iya seru pasti secara langsung meliput dan dapet akses langsung dari dorna jadi bisa memberikan info lebih detail tidak hanya sebatas gosip. bisa memberikan info secara merata dari 1 pembalap ke pembalap lainya. gak kaya komentator yg biasa anu di motogp, mau marquez mau lorenzo mau dovi atau vinales yg juara. tp yg dibahas kang oci mulu, malah mirip fansboy yg disuruh jadi komentator wkwkwk

      Guest
    • Wajar bro secara sponsor utamanya yamaha, pdhal honda dan marquez sdg masa keemasan jikalau saja sponsornya one hart psti marquez dan rwpsol dikupas habis2an…dan ms honda bisa 95% berkat marquez

      Guest
  6. oiya bahas velg marquez jadi inget artikel yang pernah dibuat motorplus nih.
    artikelnya kalo gak salah judulnya ada orang indonesia yang terlibat dalam pembuatan velg marquez, pokoknya gitu dah.
    jadi OZ racing ini vendor velg HRC tp proses awalnya dibuat sama pabrikan BBS jepang. pabrikan BBS jepang yang mengerjakan dari bahan proses forging, heat treatment dan bubut cnc lalu selebihnya dikerjakan vendor velg HRC (OZ racing).
    bahannya sendiri terbuat dari aluminium 6061 ada campuran bahan magnesium dan silica.

    Guest
    • Iya bro saya jg baca di artikel itu.nma orang indo yg ngerjain pmbuatan velg pesanan HRC itu klo ga salah nmanya cecep hidayat asal cilacap. Dia cuman tau klo velg itu material dasarnya silika sma magnesium. Material rahasia lainnya dia ga dikasih tau. And believe or not beban tempa itu katanya dia beratnya 9000 ton! Pantes aj velgnya mantep gt. Hehe

      Guest
  7. Ini kenapa blog ini begitu spesial buat saya, karena banyak artikel anti mainstream seperti ini. Ditambah kontributor baru bro Nugie yg saya suka tutur penulisannya. Terus buat artikel seperti ini ya wak Haji…

    Guest
  8. Itu sensor apa tdk menggangu balancing velg ya..? Atau balancingnya beserta sensor tersebut dalam kondisi terpasang..?

    Guest
  9. ternyata velg new pcx150lokal pkai teknologi velg rcv ya, . tuh velg ny sama2 plang 8😁😁

    harga pentil ny itu kira2 berapaan ya wak(sepasang)?? kyak ny hargany cukup buat beliin ban blkg ori honda c70,..

    Guest
  10. Gearnya di sebelah kanan itu wak. Ada pula yg double gear kanan-kiri.
    Bagus sekali pasti delivery powernya kalo double gear. Lebih njambak

    Guest
  11. sangat menarik penggunaan rem belakang untuk meminimalisir wheelie, mungkin secara logika benar ketika motor mulai wheelie yang berlebih gunakan rem belakang ( di imbangi ) maka laju motor sedikit tertahan dan otomatis bagian depan motor akan langsung turun. Karena saat wheeli terjadi hanya ban belakang yang kontak dengan aspal.

    Guest
    • ya sebenarnya semacam anti wheelie elektronik yang mematikan mesin sekejap, namun ini dilakukan manual pake kaki kanan pembalap . . beber bener alien kan ?

      Administrator
    • Biasanya sy menggunakan hal ini juga buat hoby saya ngecroos saat ditanjakan mau whelie bhkan backlift rem blkang lah obat paling mujarab, tp krn kondisi medan extrem pengen sya rasa pake jempol ala tumb brake psti menyenangkan sekali tp apa daya sdm blm cukup

      Guest
  12. Mungkin TC dengan rear brake gini putaran mesin gak terlalu ngedrop dibanding nurunin gas, sehingga akselerasi mesin tetap terjaga.

    Guest
  13. Teknik ini kalo ga salah juga dipakai oleh para free styler pada saat melakukan aksi wheelie.
    Rem balakang dipadukan dengan gas agar motor tetap pada posisi yang diinginkan
    cmiiw

    Guest
  14. Kereeen pembahasannya wak Haji…saya suka…saya suka…teruskan yg kaya gini wak, biar saya yg awam jadi tambah paham…teruskan wak Haji dan Om nugie.

    Guest
  15. transpoder itu yang di senggol sama markes yah dimotor DP yah wak?….

    kirain sensornya ada di porors/tromol roda gak taunya di dalem velg keren banget yah…

    tehnology ini ada semua di team lain wak?..apa penggunaan dan tempatnya berbeda2 tiap team

    Guest
    • Bukan mas broh..
      Peranti Pedrosa yang disenggol Marc di Aragon itu bagian dr traction control system yang mendeteksi putaran roda real. Kabel [hardware] yg putus kena sikut/senggol.

      Editor
    • Lebih tepatnya itu sensor speed yang beguna untuk mendeteksi speed untuk selanjutnya dilakukan pemrosesan lanjutan ke algoritma Traction Control ECU Honda RC213V

      Administrator
    • Kalo omongin transponder jadi inget balap dalam negeri yang transpondernya di pasang di tabung sokbreker depan, dan di tali pake cable ties… nanti kalo udah selesai race atau QTT di copot, gantian pasang di motor lain… wkwkwk…

      Guest
    • @Jarit
      kalo komentarnya BC BC an males jawabnya
      kalo konstruktif kayak di artikel in demen jawabnya

      Administrator
  16. Sayang ya wak tuh velg ga bisa jawab kalo di tanya gmn rasanya di betot pebalap kayak marc…ehm mungkin data dari ban bisa jadi mewakili jawaban dari velg…kepo!

    Guest
  17. Pernah liat tayangan MotoGP ada kru yg bawa2 velg udah kepasang ban. Angkatnya enteng bgt Wak haji, apa karena bule badannya gede2 atau emang ringan bgt

    Guest
    • kaya ane jg pernah liat… cwe malah yg bawa itu velg yg udah sm bannya.. kayanya emg bener2 enteng itu velg sm ban…. macem motor moto3 jg.. 1 motor utuh bs d geser2 / di tarik2 kaya ga pake tenaga… enteng bener

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.