Yamaha R15 India

TMCBlog.com – Sobat sekalian, melihat Auto Expo India sepertinya kalian sebagai bikers tanah air harus bersyukur tinggal di Indonesia dengan tingkat kompetisi persaingan pasar sepeda motor yang tinggi dan juga selera masyarakat yang cenderung bagus. Kalimat tersebut related kepada Yamaha YZF-R15 version 3 atau generasi 3 yang baru saja diluncurkan Yamaha India, kenapa? Coba sobat lihat sokbreker depannya yang masih teleskopik bukan upside down. Jadi rada gimana gitu yah tampangnya.. Hehehehe…

Secara kasat mata memang kurang indah, karena kita telah disuguhkan YZF R15 generasi ketiga yang sudah pakai sok depan upside down. Meskipun beberapa orang menganggap sokbreker upside down bukanlah keharusan, namun mayoritas mengatakan sebaliknya. CMIIW. Melihat dari spesifikasi mesinnya, R15 India terbaru ini masih sama dengan yang dijual di negara lain termasuk Indonesia, dengan kapasitas 155 cc berpendingin cairan (liquid cooled), 4 valve dan sudah dilengkapi dengan Variable Valve Actuation (VVA) menghasilkan tenaga sekitar 19.3 Ps pada 10,000 RPM.

Di India Yamaha R15 V3 ini djual seharga Rs 1.25 lakh atau sekitar 27 juta Rupiah. cmiiw.. Headlamp dan stoplamp sudah LED juga, sama seperti yang ada di Indonesia, serta dilengkapi USB charger sebagai fitur optional.

Speedometer pun persis dengan R15 Indonesia, LCD screen lebar dengan komposisi letak RPM/tachometer, speedometer dan MID yang sama.

Entah mengincar bobot  motor yang enteng atau demi harga jual yang bersaing di pasaran India, akhirnya Yamaha harus melahirkan R15 tanpa suspensi depan ‘terbalik’ khusus negara India.

Swing arm model banana berbahan aluminium dan terdapat mud guard serta besi ‘sari guard’ yang menjadi ciri khas motor untuk market India. Perbedaannya di R15 Indihe ini sudah pakai mata kucing di spatbor belakang sebagai syarat dari departemen transportasi negara India untk kendaraan jalan raya.

Footpeg boncenger masih pakai pipa besi membulat seperti R15 ver 2 lawas atau Vixion tuh, beda dengan R15 Indonesia yang sudah pakai almu babet.

Ukuran velg dan Ban pun sama dengan R15 Indonesia, satu yang berbeda adalah merk ban yang dipakai. Jika di Indonesia pakai IRC, R15 di India yang baru meluncur ini pakai MRF Tyre, asli made in India. Hal hal lainnya sih sama seperti model R15 yang sudah lama ada di Indonesia, bentuk knalpot, footpeg, model spatbor, bentuk spion, kehadiran ‘gimmick air ram’ pun juga sama . Malahan R15 yang ada di sini lebih keren sih kalau Saya bilang karena udah pake upside down. hehehe…

Nugi TMCBlog

46 COMMENTS

    • Yg jelas GDP or PPP per capita India msh di bawah Indonesia, Om…
      Otomatis price setting nya disesuaikan..

      Guest
  1. Cepet amat tapi ga seperti di Indonesia, kalau disini bener2 berdarah darah revaliatas pabrikan yauuuu. Tapi pastinya konsumen buanyakkk pilihan

    Guest
    • Betul, jeli betul sampeyan.. jd bedanya di shock dpn dan pijakan kaki boncenger pakai punya vixion R masbro. Sdh di jelaskan lek IWB pas ada spy shoot r155 india bbrpa bulan lalu..

      Guest
    • Maksudnya, pakai rangka vixi R, persis. Kao lainnya ya menyesuaikan regulasi negara sana masbro. Dijual 27 jt ddpt versi vixi R fairing (bonus mud guard pula). Disini dapet naked nya dijual 29 jt an.. weleh2 sama aja rupanya overprice kek cbr k45g.

      Guest
  2. kok Indonesia nggak pernah dikasih mata kucing sih,kan lumayan selain nambah safety ketambahan printilan dgn harga yg sama

    Guest
    • Saya juga setuju, harusnya mata kucing disamping itu wajib, karena motor nyebrang jalan sering ga kelihatan apalagi kalau hujan.

      Guest
  3. Semua tau kualitas yamaha terbaik ya yamaha india. Qc beda jauh sama indo. Absenya usd disinyalir karena speek usd indo abal abal

    Guest
  4. “beda dengan R15 Indonesia yang sudah pakai almu babet”

    jaman uda serba mudah dan internet kencang aja masih ga bisa bedain aluminium dengan babet

    Guest
    • setau saya, klau d sebut aluminium babet itu artiny tidak 100% aluminium alias masih d campur dengan bhan lain dlm hal ini babet,…

      Guest
    • @sakimo
      kalau tidak 100% aluminium itu sebutannya aluminium alloy. (tepatnya logam campuran itu namanya alloy)
      babet atau “babbitt” itu adalah salah satu jenis alloy yang komposisi utamanya adalah TIN (atau kita kenal sebagai timah, kode Sn). kandungan aluminium dalam babet biasanya sekitar 0.005%, situ bisa research lebih detil kalau penasaran. seperti yang ane sudah sebut sebelumnya, bahwa “jaman uda serba mudah dan internet kencang aja masih ga bisa bedain aluminium dengan babet”

      singkat kata, definisi babet yang dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia itu salah (terima kasih kepada beberapa tukang2 las untuk hal ini). ini ceritanya udah seperti sebut air mineral = aqua (tapi ini masih mending karena masih 1 benda yang sama). dan kalau situ pengen tahu, di artikel yang sebelumnya sudah pernah ane taruh link2 kredibel yang menjelaskan apa itu babet. waktu itu yang punya warung sebut kalau swingarm/chassis aluminium itu di las babet, lumayan lucu untuk para professional welder karena aluminium filler disebut berbahan babet.

      Guest
  5. 7 juta bedanya :
    1. paling mencolok gk pake usd
    2. spatbor gk dicat, alias warna dasar
    3. frame pake vixi r
    4. harga beda jauh murah banget tuh di india
    5. yimm di indo overprice banget

    Guest
  6. Pantesnya di indo ada R15 V3 versi murah, yg sekarang 36jt (harga di Bali) terlalu kemahalan. Tambah dikit dapet motor 250cc 2nd tuh, tanggung bener.

    Varian tanpa USD & swingarm kotak, jual 29-30jt aja cukup lah.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here