TMCBlog.com – Bro sekalian, Pengetesan Track Basah yang menutup kegiatan 3 hari Pengetesan di sirkuit Losail Qatar menandakan selesainya seluruh rangkaian pengetesan Pra-Musim ( Pre-Season Test ) Kelas Balap motor Paling bergengsi di muka Bumi MotoGP untuk tahun 2018 ini dan Di hari terakhir Pembalap Satelit Yamaha – Johann Zarco membuktikan bahwa ia juga masuk dalam Title Contender tahun 2018 ini dengan menjadi yang tercepat dan bahkan Laptimenya 1:54.029 hanya 0,101 detik lebih lambat dari rekor yang bertengger selama 10 Tahun atas Nama Jorge Lorenzo di sirkuit ini. Namun Jelas Race bukannlah sebuah Single shot run. Pembalap Terbaik dalam satu race adalah yang bisa mengkombinasi antara kecepatan, management ban, bahan bakar dan lain lain . . dan untuk mengetahui berada di area apa kekuatan mereka saat melakukan Race yang biasannya di qatar berjumlah 20 lap, Mereka melakukan apa Yang disebut Long run / Race Simulation atau Simulasi Race . .. Full Long run tmcblog sebut Jika pembalap melakukan Long run dengan jumlah Lap yang sama, mendekati atau bahkan lebih lebih dari apa yang akan dikerjakan saat race . . Semi Long run tmcblog pakai untuk mengklasifikasikan Pembalap yang hanya melakukan Long run setengah atau mendekati setengah dari Jumlah Laptiome Real saat race . . Nah Gimana Long run di hari ketiga ?

Dari data data Laptime pembalap yang isa diakses oleh umum dan diolah, tmcblog menemukan paling tidak ada 6 pembalap yang melakukan Long run Yakni Johann Zarco, Danilo Petrucci, jack Miller, Aleix Espargaro, Alvaro Bautista dan Scoot Redding. Sedangkan Yang melakukan Semi Long run ada sekitar 11 termasuk semua pembalap pembalap Factory seperti Marquez, Rossi, Dovizioso, Lorenzo dan Pedrosa . . . Maverick Vinales tmcblog anggap tidak melakukan Long run karena dari 40 lap total Yang ia lakukan . .. Nggak ada yang jumlahnya lebih dari 5 lap . . Sekarang mari Koita kelompokkan dulu Grafik pembalap yang melakukan Full Long run dan melakukan semi-Long run

Full Long run

Full Long Run Graphic | tmcblog

Sobat Bisa lihat di Grafik pembalap yang melakukan Full Long run di atas . . . walaupun Johann Zarco memang menorehkan Laptime fenomenal Namun secara Long run Danilo Petrucci yang menggunakan Ducati Desmosedici GP18 lah yang terlihat sangat Mantab Melakukan Long run. dari 23 Lap full, Petruci melakukan sighting Lap sekali, lalu hanya 3 kali laptime di angka 1:56 ( di awal dan di akhir ) Plus Juga 19 Kali Melakukan Laptime Konstant di angka 1:55 . . . tmcblog masih belum mengetahui jenis ban apa yang digunakan Oleh petrucci karena tidak tertera di Data . . namun 19 Kali di ordo Laptime 1:55 yang dilakukkan di Prime-time atau di waktu tayangan MotoGP aslinya antara Pukul 19 sampai menjelang pukul 20:00 waktu Doha itu Amazing banget !

TMCblog memperkirakan atau mensinyalir Danilo Petruci ini seperti mendapat tugas menjadi Lab berjalan Ducati Khususnya melakukan untuk pembalap Factorynya secara mesin yang digunakan oleh Petrucci 100% sama dengan mesin yang dipakai Lorenzo dan Dovizioso . . . hal terpenting adalah mengenai ban apa yang digunakan Oleh Petruci .. . jelas tmcblog kepo banget nih, Kemarin Dovi melakukan Long run menggunakan Ban depan Soft . . kalo ban depan soft juga yang dipakai Oleh Petrucci, dan ok selama 23 lap, artinya ban ini bakalan jadi ban definitif pilihan Ducati factory di race nanti walau Dovi-Lorenzo tidak melakukan Full Long Run . .

Memang sih, ke-6 pembalap yang melakukan test Full Long Run Mayoritas adalah pembalap Satelit . . Zarco walaupun menorehkan Laptime Amazing, namun soal Full Long Run yang juga ia lakukan di antara pukul 19 sampai 20 malam ( berdasarkan data di atas ) race Pacenya masih kurang bertaji dibandingkan petrucci menurut tmcblog . . . mayoritas Pace Zarco semalam di angka 1:56, hanya sekali ia menyentuh ordo 1:55 , Fakta ini jelas masih jauh dari Pace Petrucci. Bahkan Pace Zarco saat Long run masih sedikit kalah dari Pace Aleix Espargaro diatas Aprilia RS-GP

Semi Long Run

Yap di atas adalah data dari 11 pembalap yang melakukan Semi-Long run/ race simulation pada test hari ketiga semalam . . . terlihat seperti benang kusut karena kebanyakan datanya . .. Namun jika kita lihat di bagian bawah, maka dapat diketahui bahwa ada 5 Pembalap Yang di kontrak secara Factory seperti Marquez, Rossi, Pedrosa, Dovizioso, Rins dan Crutchlow memiliki pace paling sip pada data di atas. Lorenzo terlihat masih struggle, laptime dari 8 lap Yang ia lakukan masih berordo 1:56-an . .. so Mari kita lihat lebih fokus ke 5 pembalap ini Grafiknya . .

Dari data di atas untuk 5 Pembalap factory Contract yang melakukan Semi-Long run . . terlihat Dovi seperti agak sedikit ‘ lambat panas ‘ walaupun bisa konsisten . .. Marquez cepat panas namun agak ‘loyo’ laptimenya setelah 8-9 lap, Rossi dan Pedrosa Lumayan stabil di 1:55 sedangkan, Rins Agak lambat di awal Lap dan sempat push dikit setelah 10-11 lap namun setelah itu turun pacenya . . .

Crutchlow . . . Laptimenya di Hari ketiga semalam Lumayan juga, selain itu kita juga harus berkaca pada hasil hasil terdahulu dimana Secara umum Honda RC213V punya statistik Yang kurang mengesankan saat Balap malam di Qatar . . So pengetesan sudah berakhir, saatnya menentukan fairing mana yang mau dipakai full season, Mesin mana yang mau dipakai Full Season . .. silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

43 COMMENTS

  1. Sudahlaah trek qatar ini milik ducati dan ymha..trek cepat ini butuh mtr power gede…

    Dr sejarhnya data trek bgtu..

    Race pmbuka ymha vs ducati!!! Honda jrg cemerlng d qatar…

    Guest
  2. Bakal seru nih seri qatar, semua brand punya hasil positif di sesi test…..
    Dah ga sabar pengen nonton seri 2018

    Guest
    • Dia gak bisa apa” lg bro, arah pengembangan bukan dr dia, makanya jarang kesorot dia ngasi keluhan atau masukan, lbh banyak ke rossi, jd ya bisa ap, klo feelnya jelek pun dan rossi gak sepaham ya gak di pertimbangin

      Guest
    • saya juga nggak ngerti
      padahal menurut beberapa orang Trek inia dalah trek milik yamaha dan Ducati
      silogismenya -> artinya rider dong ?

      saya belum analisa dan mencari data, mudah mudahan segera . . sy juga kepo

      Administrator
  3. pabrikan non konsesi lagi puyeng nih liat” data, masukan” pembalap yang berbeda buat menentukan pemilihan mesin mana yang akan digunakan. karena kesalahan memilih mesin bisa kena masalah sepanjang seri” berikutnya.

    btw ada info gak wak kenapa tulisan semakin didepan gak ada lagi dimotor rossi ?

    Guest
    • Beritanya udah lama itu cing, sekarang motor Vinales dan Rossi tulisannya beda2 dari Yamaha Filipina, Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Biar adil gitu, mungkin karena Indonesia nggak jadi pasar besar buat yamaha lagi.

      Guest
    • semakin didepan di frint fairing mungkin adanya di Motor Vinales bukan di Rossi, cmiiw

      Administrator
  4. Ronde pertama, di sirkit tengah gurun dan night race. One of a kind
    Hrc gak punya interest disini, asal ada di papan atas juga udh bagus. Baiknya fokus sj di ronde2 eropa

    Guest
    • Nggak usah sampe nunggu ke daratan Eropa palingan sampe Argentina “apalagi COTA” udah bisa bersaing,cuman Le mans biasanya lemah juga,kalo Mugello sih mungkin bisa klo masalah speed dan akselerasi udah teratasi

      Guest
  5. Peteuci lab berjalan
    Kok bisa dilepas gitu aja ama ducati
    Oke lah murid rosi lbh muda istilahnya pembibitan sejak dini , kalo miller apa ducati segitu terobsesinya buat jd penerus stoner jilid 2 wak ???

    Petruci kalo ke jd ke aprilia berarti 2 ridernya pengembang semua yakk ,

    Guest
    • Asline petruc bagus.. tahun kemaren aja bisa ngacak2 bagian depan walupun ngak lebih baik dri zarco..

      Guest
    • mungkin ducati juga puyeng…, petrux minta masuk pabrikan, tapi terlanjur ada JL…, mungkin kalo JL gak perpanjangan , dia bisa masuk,.., itu juga kalo gak keduluan dikontrak factory lain

      Guest
    • petrucci bagus tp kata bos ducati petrucci belom sesuai harapan mereka, karena dengan menggunakan motor pabrikan setidaknya petrucci harus bisa lebih banyak podium. dah gitu dia minta masuk tim pabrikan, nah apesnya menurut ducati itu miller punya potensi. jadi ketika petrucci bilang mau pindah pabrikan yak didiemin sama ducati karena mereka pikir mereka punya miller walaupun nantinya bagnaia belom sesuai harapan.
      ini pramac mirip kaya status lcr honda yak jadi namanya doank satelit tp pembalapnya dikontrak langsung pabrikan.

      Guest
    • Masalahnya adalah, karena petrucinya sendiri yang pengen ke team Factory, bukan hanya sekedar team satelit yang disupport factory . . . itu yang saya peroleh dari Ciabatti penjelasannya waktu di Sepang

      Administrator
    • untuk di seri Qatar sepertinya Rossi bisa kasih podium lagi, terlihat dari datanya yang bagus, saya berani bertaruh hanya ducati yang bisa melawan

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.