TMCBlog.com – Bro Sekalian, Bicara Motor sport dimana Mesin menjadi bagian dari sasis mungkin akhir akhir ini kita ketahui dari sosok Desain Ducati Panigale, Nah di Panigale ini bagian masin yang jadi sasis lumayan signifikan, Lalu kita kenal Kawasaki H2 di mana bagian Pivot main frame dan swing arm dibantu sebuah Plat Alumunium yang di ‘ tempelkan ‘ pada Satu Bagian mesin . . . desain Ninja H2 ini kemudian ditularkan ke Ninja 250 . . . nahhh baru baru ni tmcblog melihat Honda Juga bikin desain serupa dan juga mematentkannya, dan Bahkan sedikit lebih ekstrim dari Ninja 250 dimana Bagian main frame Craddle tidak berhubungan dengan swing arm sama sekali alias menggantung 100% edaaann . . Cekidot deh

Nahhh sobat bisa lihat Gaya desain sasis nya terutama beam Cradle ( No 21, 24, 25 ) membentang dari atas ke bawah dengan desain yang lebih mirip desain cradle bergaya Motor dual purpose . . . Lalu sesampai di titik 26,27 menggantung dan tidak bersambung ke swingarm . .

Bro Bisa lihat di Gambar atas dimana Mesin ( 14 ) memiliki tiga posisi mounting yakni di bagian downtube depan, Di titik No 26 dan di titik No 15 ( bergerak mengayun ). Antara titik No 26 dan 15 tidak bersambung/ terkoneksi sama sekali . .

Ini artinya Crankcase mesin akan menerima tekanan dari titik 26 dan juga menjadi titik tumpu ayunan swing arm di titik 15 . .. . . . satu yang tmcblog pikirkan adalah . . Honda Kayaknya udah yakin benar sama kualitas material dan desain dari Crankcase sehingga berani membuat Crank Case atau mesin pada umumnya terbuat dari alumunium alloy sebagai titik tumpu dari tekanan Mainframe/ subframe dan juga titik tumpu dari lendutan swing arm . . .

di Motor apa tipe Frame ini akan diaplikasikan? Masih blank alias abu abu sob . . namun melihat sub-framenya yang nggak terlalu dongak /nukik ke atas, ada kemungkinan desain Sport Classic nih yang memang biasannya memiliki desain subframe yang cenderung rata . . kalo menurutmu gimana sob ?

Taufik of BuitenZorg

59 COMMENTS

  1. Ngeri juga ya kalau motor nya dipakai di jalanan indonesia yang banyak surprise nya. apa yakin bisa kuat nih msin nampung ban, suspensi dantubuh rider yang notabene ditopang swing arm. Ngeriiii

    Guest
  2. Sudah telaaat .9 thn.

    Pioner mesin..Bagian dr sasis itu desmo 09…

    Ayoo H bkin inovasi baruu…

    Mesin V5 kek di superbikenya..ato v6..
    Cbier d wsbk krg nmpol

    Guest
    • Sebenernya dari desmo Gp03 ducati udah pake mesin jadi bagian dari sasis cuma bedanya Gp03 masih pake tralis dibagian depannya

      Guest
    • Desmo 09 yg pertama kali?
      Kiper banget sih Lo?
      Bukannya yg pertama menganut sistem ini tu britten v1000 bro
      Coba deh Googling lagi ah, tahunya cuma dari moto GP doang

      Guest
  3. Honda Kayaknya udah yakin benar sama kualitas material dan desain dari Crankcase
    —-

    yakintuh ???
    fakta dilapangan sasis terbelah tralis pada patah patah…

    Guest
    • berpikirlah lebis luas bro, yg d maksud wak hji itu adlah kualiatas material crankcase atau mesin dari motor yang akan memakai jenis sasis sprti yg d gambarkan d atas. bukan kualitas crankcase mesin yg d jual ahm saat ini

      Guest
  4. Motor kasta tertinggi Honda eropa si Forza 300cc saja pake 1 silinder sohc
    4 klep ogah pake sohc 2 klep.

    Guest
    • nha iki anak buah.e triatmono. aku moco blog.e iso ngguyu dewe i lho. lumayan lah gawe lucu-lucuan. moso SOHC DOHC korelasinya sama single silinder dan multi silinder. selama saya SMK otomotif dan lanjut kuliah di jurusan otomotif juga tidak pernah menemukan korelasi seperti itu. edan opo pie. moso lembaga pendidikan tidak bisa menemukan korelasinya. opo sesuk aku gawe skripsi seng judul,e
      hubungan antara DOHC dan SOHC dengan mesin single silinder dan multi silinder..??

      Guest
  5. Dilihat di gambar masih mirip2 konstruksi ninja 250 sekarang yah wak? Ada semacan plat lagi untuk menghubungkan crankcase dengan swing arm dan sasis tengah

    Guest
  6. Manfaatnya apa ya mindah titik pusat beban di mesin? Bukannya mesin itu getar ya, dan apa nggak bikin baut2 gampang doll.

    Guest
    • mungkin ada hubungannya dengan karakter alumunium yang lebih ‘ lentur ‘ ?
      imho

      Administrator
    • kalu di no 26 dan 15 dikasih bantalan karet , yach sedikit aja geteran ngaruh.

      kalupun getar agak besarm plg diawal mesin dinyalakan

      Guest
    • Bagian crankcase yg buat tumpuan pun cuma menojol kecil, perlu material kelas wahid sepertinya di bagian tsb. Karena pada dasarnya logam itu lemah terhadap gaya/beban dinamis.

      Guest
    • 26 menurut saya itu pin untuk gerakan turun naek mesin ikutin no 15, dan spt itu di kasih bantalan dulu

      Guest
  7. menurut saya : boleh aja …

    1. cuma kurang cocok utk indonesia karena aspal yg mulus ajah ada sleeping police’y….

    2. jalanan indonesia banyak lubang diamnya dibanding lubang berjalannya (#eitsss)…

    3. jika crankcase retak, kemungkinan terkecil adalah d bully total n kemungkinan terburuk adalah tahlilan

    4. (silahkan jika mau d tambahin)

    Guest
  8. satu yang tmcblog pikirkan adalah . . Honda Kayaknya udah yakin benar sama kualitas material dan desain dari Crankcase sehingga berani membuat Crank Case atau mesin pada umumnya

    berarti selama ini…….
    ah sudahlahπŸ˜‚ πŸ˜‚

    Guest
  9. Motor skutik mesinnya sampai ikut bergoyang mengikuti kontur jalanan juga tidak apa-apa bahkan sampai ada yg buat trabas.

    Guest
  10. dilihat dr gambaran mesin sih ini motor kecil ky nya ya Wak, dan SOHC, krn ada gambar setengah lingkaran di bagian atas head silinder..
    shock breaker stereo, subframe cenderung datar.. begitu juga posisi box filter..
    ga menunjukkan klo ini motor adalah motor yg advanced bgt..
    apa mungkin CB150 yg retro..?

    yg saya bgg di atas nya mesin itu apa ya? selain koil, ad kayak tuas buat mindahin posisi kran bensin gtu dr normal, reserve sama nutup keran, hehe

    Guest
    • baru ngeh juga nih.. posisi poros perseneling ada di crank jadi pasti foot step ada di crank, sperti megapro/verza.. dan baru liat juga, unik nya, swing arm gag plek nempel.numpu di titik 15 aja, tapi ada juga 1 titik lagi di atas angka 14 wak, dan titik ini kayak nya bakal ikut bergerak naik turun sesuai gerakan swing arm, mgkn ada semacam plat yg menghubungkan yg akan bergera nyesuain pergerakan swing arm.. jadi akan ada total 4 titik “pegangan” swing arm ke crank, yaitu titik 15 (kiri-kanan) dan satu lagi yg di antara titik 15 dan angka 14 (kiri-kanan juga).. akan lebih stabil kah dan meringankan beban titik 15?

      Guest
  11. Saya melihat swing armnya tdk bisa berayun krn titik 15 ada 2 titik. Beda klo hy titik 15 satu, crank case sbg tumpuannya.
    Namun demikian design tsb akan merubah pakem prinsip suspensi, dmn kenyaman berkendara lbh didapat jika beban tak berpegas smakin ringan.

    Guest
  12. Okehhh,,coba ikut berkomentar,
    Jika dilihat jelas ini bukan sasis untuk motor sport ber cc besar dan power besar, sekelas mesin verza mungkin,,jika nantinya di disain seperti motor clasic atau model caferacer, justru akan membuat kehebohan, karna terpampang jelas mesin menjadi bagian dari sasis dan menjadi daya tarik tersendiri..
    Jika model seperti itu pasti banyak ayunan” di bagian tertentu, dan pasti membutuhkan banyak model bearing sasis,,bukanya itu malah riskan(keausan,gojlak seperti komstir)..??? Ya nantinya kembali kepemakaian…semoga pada paham apa yg saya komentarkan..

    Guest
  13. Kalo swing arm bertumpu pada crank case yo banyak yg udah ngadopsi….Udah kuno untuk ukuran motor built up…
    Nek bener mesin sbg bagian rangka yo ducati …

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.