TMCBlog.com – Hai sobat sekalian, asli beneran pusing tiba-tiba saya ketika pertama kali baca pesan di whatsapp dari mas Taufik, karena isi pesannya itu yang bikin darah mengalir ke otak mungkin akibat dari overΒ excited dengar kabar bahwa Dorna bersiap melepas sebagian share/saham MotoGP kepada pemilik baru yang kabarnya mantan pemegang kejuaraan balap Formula 1. Pertama kali yang kepikiran adalah bagaimana MotoGP kedepannya? Apakah jadi lebih baik atau malah sebaliknya..

Artikel soal pembahasan saham saham-an begini berat, jujur dari Kami tidak mau bicara banyak-banyak. Via Tutto Motori Web berita ini muncul ke permukaan, dan mereka pun mendapatkan informasi ini dari sebuah journo kenamaan dan terpercaya yakni Financial Times yang menyebutkan satu nama, CVC Capital Partner yang menyatakan tertarik untuk mengakuisisi kejuaraan MotoGP dari tangan Dorna Sports.

CVC Capital Partner ini adalah perusahaan asal Inggris yang dulunya merupakan pihak pemegang hak atas Formula 1 dan beberapa tahun lalu [ 2016 , cmiiw] kepemilikan atas F1 mereka jual kepada Liberty Media perusahaan konglomerasi asal Amerika Serikat. Menurut sumber berita ini,Β Maurizio Bruscolini yang juga seorang wartawan senior, CVC Capital Partner juga bisa bekerja sama dalam membeli kepemilikan MotoGP bersama dengan perusahaan Eurazeo asal Prancis dengan membeli MotoGP senilai 1 milyar dollar. CVC Capital ini dulunya pernah bersama dengan Dorna mengelola MotoGP, hingga pada tahun 2006, CVC Capital menjual sebagian sahamnya senilai 500 juta dollar atas desakan European Commission demi mengambil alih Formula 1, yang di kemudian hari dijual kembali ke Liberty Media senilai 8 milyar dollar. Duit semua itu yah?

Berita ini sih memang belum fix sob, namun bukan hoax apalagi April fools. Sinyalmen atau prediksi akan kearah sana, pindah kepemilikan lepas dari Dorna. Mengingat kekuatan Dorna saat ini cukup besar untuk menjual hak siar media MotoGP dengan harga tinggi karena semua orang sedang membahas apa yang terjadi di Argentina pekan lalu. Gak hanya itu, PR besar pula bagi Dorna yang dikritik habis-habisan atas keputusan Race direction dalam menghadapi situasi yang kacau seri kedua musim 2018 ini. Spekulasi liar makin berkembang di media sosial, ya memang pro kontra soal Dorna Sport akan seperti dua sisi mata uang yang selalu bertolak belakang tapi selalu jalan beriringan juga.

Berkaca pada apa yang terjadi di Formula 1 ketika Liberty Media mengakuisisi kepemilikan F1, salah satunya yang bisa dirasakan langsung adalah siaran televisi yang tak lagi gratis. Sampeyan harus berlangganan Tv berbayar untuk menikmati jalannya balap F1 saat ini. Penggantian logo Formula 1 yang legendaris serta penghapusan/pelarangan umbrella girl atau grid girl dari F1. Itu non teknis, secara teknisnha bisa dilihat dari regulasi pada mobil Formula 1 yang kini semakin panjang dan lebar, serta pengaturan jadwal balap demi efisiensi waktu siar. Menurut kalian apa yang akan terjadi dengan MotoGP, Moto2 dan Moto3 bila Dorna Sports digantikan posisinya, Will it be better or worse..??

Kalau Saya pribadi simpel saja, pengennya regulasi teknis mesin MotoGP berubah dalam jangka 5 tahun sekali dan adanya solusi nyata balapan yang lebih murah supaya banyak pabrikan lain jadi tertarik. Bila ada pabrikan yang mengancam mau keluar dari MotoGP, silahkan keluar saja. Hilang satu, muncul tiga wajah baru kan justru lebih asyik!

Nugi TMCBlog

74 COMMENTS

  1. wajah baru memang lebih asyik, tpi “dollar” lebih menggiurkannn.

    klau itu benar terjdi dan siaran langsung motogp tidak lgi gratis, siap2 saja promotornya d serbu fans dri indonesia. arrc aja dbuat kaget oleh fans indonesia gra2 tidak ada siaran langsung arrc d tv lokalπŸ˜‚

    Guest
  2. semakin menipis dong harapan indonesia jdi tuan rumah motogp klau dorna sport menjual sham kepemilikan motogp, aplgi d jual ke orang inggris, yg mna inggris juga ingin menambah seri motogp d negaranya.
    #jakaboring lagi deh

    Guest
    • kesempatan atau waktunya udah mepet lagi. sekarang udah tahun 2018 dan tahun 2020 katanya indonesia bubar, jdi waktunya tinggal 12 tahun lgi buat indonesia untuk bisa merasakan tuan rumah motogp era 4T. apakah dlm wktu 12 tersisa ini indonesia bisa jadi tuan rumah motogp mengingat koruptor dsini tumbuh dengan suburnya?

      Guest
  3. Dorna jual saham ke Darmo …

    Jadi Kelam MotoGP… di atur Darmo & jimoo… .. ..

    Kengerian itu akan datang….hiiiiiiiks

    πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯

    Guest
    • Ayo melipir ke weibeh
      Pake bendera merah putih di taruh paling bawah gapapa kok, yg penting komentar bagus

      Guest
  4. Wah Bung_Nugie,,

    Nyinggung-nyinggung F1,,
    Bahas juga donk Toro-Rosso yg sekarang,,
    F1, Minggu siang kan race di China ,
    Bolehlah sekalian FP , Qualification nd Rave minggu dibahas,,

    Mantap Bung_Nugie,,.

    😁😁

    Guest
    • Formula 1 bagian blog lain bro..
      Nanti takutnya blog wak Haji berubah jadi TMSBlog (Taufik Motorsport Blog) kalo bahas balap mobil juga.
      Bhahahaha…

      Torro Rosso ditinjau dari sudut pandang team, belum banyak berubah sih, dan adanya Gasly disana jadi semacam refreshment buat keseluruhan team.
      Soal hal teknis, pergantian ke Honda. Ya gambling bro, menurut saya. Tapi hasil P4 di Bahrain kemarin kayaknya nunjukin kalo Honda udah berbenah sih. Imho

      Editor
    • devisi racing dari honda roda 4 apkah ditangani oleh HRC juga??
      sesekali bhas sedikit dong wak tmc kenapa honda d segmen roda(motor) dan roda 4 beda “logo”? udah prnah baca sih d blog lain, tpi kata2nya terlalu monoton dan kurang mencerahkan

      Guest
    • kalau layanan video di situs motogp gratis kaya di situs f1 tapi tdk ada channel tv yg menayangkan motogp gratis ya percuma dong…emang bisa aja diakali dgn nonton streaming channel olahraga di situs2 penyedia tv streaming,tapikan lebih praktis nonton di tv yg bebas buffering dan delay

      Guest
  5. kira” mereka berani gak yak merubah image motogp yang bergantung sama 1 rider, you know lah maksud saya. jadi kalo misalnya kaya ada pembalap melanggar yak hukuman harus sama rata tidak ada yg dibeda”kan.

    masalah regulasi mesin dirubah 5 tahun sekali dan membuat balapan murah sangat setuju sekali. peraturan yang sekarang mengenai single ecu & software sudah berjalan ditahun ke 4 tapi belom kelihatan efektif. murah mungkin oke berhasil menarik minat pabrikan lain tp tujuan dorna membuat semua pabrikan kompetitif belom berhasil. aprillia sama ktm belom sesuai harapan, suzuki naik turun. naik ketika dikasih konsesi, begitu dicabut memble lagi. honda sama yamaha malah mundur dan ducati malah yg meningkat. mungkin oke ketika yg juara pembalap satelit tp ttp aja kalo gak yamaha, ducati ataupun honda. jadi kelihatan pabrikan mana yg dirugikan dari peraturan ini dan pabrikan mana yg sangat diuntungkan, cuma sayangnya pabrikan yg sangat diuntungkan ini gak bisa memanfaatkannya dengan baik πŸ˜‚

    Guest
    • Yaaa dibalap apapun regulasinya bertujuan agar persaingan merata…tapi kuncinya ya ada pada kemampuan peserta balap untuk merespon dan beradaptasi terhadap regulasi itu…
      Regulasi kan disusun bersama penyelenggara dan bahkan melibatkan peserta…walaupun tetap akan ada pro kontra tapi tetap itu keputusan bersama…
      Ketika ada yg naik dan ada yg turun yaaa itu lah kompetisi…πŸ˜‰
      Jangankan motogp yg level kompetisinya serba prototype, superbike yg jelas2 produk massal yg dimodif dan part bisa diakses aja msh tetap yg menang pabrikan itu2 lagi…
      Jadi memang aga berat kalo pengen liat ada pemerataan kemampuan pabrikan, karena sejak awal yaaa memang kemampuannya dah beda2…πŸ€”πŸ™‚

      Guest
  6. 5 tahun nggak kelamaan/terlalu usang tuh,life cycle motor2 sekarang aja 3 tahunan

    Hanya satu keinginan ane,balikin fairing order screamer itu aja,masa suaranya hampir sama semua whaang,whooong,whaang, whooong nggak ada yg melengking kayak tawon ngamuk

    Guest
  7. Kalau sampai MotoGP lepas dari Dorna, pasti pembalap lebih rata, gak kayak sekarang yang kayak kejurnas Spanyol dan cuma ditambah dikit pembalap dari negara lain. Juga masalah aturan pasti lebih adil, udah rahasia umum Dorna suka rombak2 aturan buat mulusin yang punya tujuan tertentu. Paling hot 2007 pas rubah kapaaitas ke 800cx biar motornya biaa seukuran 250cc biar Pedrosa bisa juara dunia. Jujur aja sejak 2006 MotoGP mulai keliatan gak adil dan ada politik2 tertentu. Semoga jadi kenyataan MotoGP lepas dari Dorna. Kali aja setelah kontrak Triumph abis Moto2 jadi beneran kelas intermediate, motornya beneran intermediate bukan motor yang kapasitasnya mendekati MotoGP dan ukuran motornya sama kayak MotoGP.

    Guest
    • ukuran mesin mendekati MotoGP gak masalah gan…asal tenaganya gak terlalu mendekati ke tenaga motor MotoGP.F1 jaman now aja mesinnya 1600cc V6+turbo dan sistem hybrid,sedangkan suporting classnya yaitu F2 mesinnya justru lebih besar dari itu tapi tenaganya lebih kecil.jadi kalau seandainya Moto2 pake mesin 1000cc yg di detuned jadi sekitar 170-180 hp contohnya ya gak masalah

      Guest
    • Balap motor bukan sekedar power tapi juga dimensi motor itu sendiri. Kenapa Honda bikin RS125 kecil banget? Karena Honda sengaja plot RS125 buat dipakai pembalap usia 12-17 tahun alias pembibitan usia dini, beda sama Aprilia RSW125 ataupun KTM FPR125 yang emang dibangun buat GP dan dipakai pembalap yang sedikit lebih dewasa da postur lebih mateng makanya motornya sedikit lebih gede daripada Honda. Gitu juga kelas intermediet, Moto2 jaman now kalau pembalapnya kurus bisa aja motornya malah lebih berat dari MotoGP karena aturan minimal bobot harus 215kg. Harusnya Moto2 sedikit lebih gede dari Moto3 dan gak segede MotoGP. Paling enggak ban belakang 160an atau lebih kecil dan bobot 110kg, dan itu bisa dicapai dengan mesin kecil. 2 atau 3 silinder kalau masih 500cc pasti mesin bisa kompak dan imbasnya motor pun lebih kompak, jadi gak ada cerita lulusan Moto3 harus patahin tulang dulu kalau mau cepet adaptasi ke Moto2. Selain itu single supplier juga bikin balapan gak terlalu menarik karena kejuaraan duni harusnya gak cuma pentingin tontonan tapi juga penjenjangan teknologi. Pabrikan yang gak bisa masuk MotoGP entah alasan kalah sdm maupun dana bisa turun dulu di Moti2, karena ada beberapa pabrikan gengsi, males bikin Moto3 karena dianggap terlalu simpel dan pride pabrikan minim, tapi juga belum bisa ke MotoGP karena itu ajang pabrikan dinosaurus. Harusnya Moto2 seperti itu biar lebih menarik gak cuma daei segi tontonan tapi juga teknologi. Liat masa keemasan WGP di 60-70an karena setiap kelasnya (kecuali 50cc) diikuti lebih dari 5 pabrikan. Pabrikan kecil bisa turun dikelaa capung, pabrikan besar MotoGP, pabrikan yang belum bisa ke MotoGP masih bisa ke Moto2. Dan pabrikan raksasa bisa main di ketiganya.

      Guest
    • Dorna bisa dibilang kacung Honda, Rossi, Marquez dan Ezpelata (yang suka bikin regulasi konyol secara teknis cuma demi tontonan). Liat tuh Moto3 aturan mesin harus bisa dibeli jadi aturan sewa (permintaan Honda) akhirnya sekarang cuma tinggal 2 pabrikan di Moto3 dan pembalap yang masuk Moto3 pun harus punya sponsor kuat bukan cuma skill. Jaman awal Moto3 Jack Miller masih bisa ikut pake Honda NSF250R dia pribadi yang setelah balap dia bawa pulang ke garasi, jaman sekarang mana bisa? Harus punya sponsor gede dan makin mustahil tunjukin skill pake dana mefet

      Guest
  8. Biarlah..yg pntg tetep ada ditrans7 aja. Oiya sebenarnya tolak ukur seseorang beli moge adalah WSBK krn itu motor yg dijual dipasaran. Sebaiknya Motogp memakai mesin Motor Superbike tapi boleh menggunakan Komponen racing yang sesuai regulasin biar balapan lbih tinggi kelasnya dr WSBK. Last,,berharap ada moge lokal.

    Guest
    • motogp yak motogp bro, wsbk yak wsbk. masa motogp motor prototype disuruh pake mesin produksi masal hahaha.
      lagian gak usah berandai andai bro, dulu kan udah pernah itu masuk CRT.

      Guest
    • saya juga berpendapat sprti anda bro. motogp ya motogp(prototipe), wsbk ya wsbk(masspro).

      tpi saya mlah heran kok moto2 mlah pkai basis mesin prosuksi massal?

      Guest
    • Berarti F1 juga disuruh pake mesin masspro,terus prototipe nya dimana,kan adanya prototipe mendorong para pabrikan lebih memeras otak menghadirkan inovasi2 baru tanpa ada tembok kayak masalah masspro karna masih butuh trial n error yg langsung dicoba di track bukan langsung di sebar dipasaran kayak homologasi 500 unit sbk

      Guest
    • “paton jr.
      nahh Moto2 itu ceritanya tetap ingin prototipe, tapi ingin murah . .
      jadi sisi development mesinnya yang dibuat tidak prototipe . ..
      sebenarnya yang aneh kalo kita mau lihat menyeluruh
      dorna ingin moto2 murah, tapi moto3 nya malah mahal karena sama seperti MotoGP yang full prototipe . .. bingung kan ? sama πŸ˜€

      Administrator
    • hahahaha tapi wak moto2 aja yg balapannya murah karena pake mesin motor produksi massal yg ditune ulang sama externa pro 1 musim setara sama biaya tim satelit motogp yak. dengan jumlah kru yg jumlahnya standar dan 2 pembalap bisa habis 2,6jt euro atau sekitar -+ 41 miliar dalam 1 musim yak kalo menurut bocoran tim forward racing tempo hari. kalo moto3 1 musim bisa tembus 50 miliar atau lebih kali yak. hahaha

      Guest
  9. “Bila ada pabrikan yg mengancam keluar dari motogp silahkan saja. Keluar satu muncul tiga wajah baru.”

    Jeng jeng …..

    So much “JLEB”
    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
  10. sbenarnya terserah saham mau dipegang siapa yg penting ttp bisa nonton moto gp

    o iya bung nugie. knp pemenang moto gp cuma itu itu terus. itu murni dari kerja keras tim atau mungkin ada hal lain?

    Guest
    • Saya sampai sekarang meyakini bahwa kemenangan seorang olahragawan disominasi faktor keberuntungan. Faktor luck ini akan menyangkut banyak hal bro, maksudnya keadaan tingkat kompetisi yang seorang olahragawan alami saat karirnya.
      Selain itu ada faktor bakat/talenta, kerja keras, kegigihan, dan dalam motorsport ada faktor dari team crew serta manufacturer(pabrikan). Setidaknya itu yg bisa saya sebutkan.
      Nah buat ente, kalo merasa pemenangnya cuma yg itu2 terus, mungkin si pemenang itu punya semua yang saya sebutin barusan.
      IMHO

      Editor
    • Mungkin salah satu kasus faktor luck paling tinggi/dominan ya gelar Nicky Hayden dan Leicester city yg menang liga Inggris

      Guest
  11. Suka atau tidak suka, MotoGP butuh wajah segar yg sehebat Rossi. Ekspektasi nya Marquez bisa merangkul banyak pihak dan jadi wajah baru. Sayangnya, sekarang malah saling perang. Otomatis, brand MotoGP jadi agak kotor.. Males jg kalau gtu. Toh selain MotoGP masih ada yg lain, WSBK dll

    Guest
  12. Kalau saham menurut saya tidak akan berpengaruh banyak pada regulasi. Cvc media mungkin akan masuk dipengelolaan dan marketing. Untuk th 2005 dan 2006 F1 emg ada perubahan model di sisi kendaraan. Tapi yang paling kerasa adalah melonjaknya harga hak siar F1, ditahun itu honda f1 juga mulai full support mesin dan renault-cosworth mulai angin2an. Saya rasa tidak akan mengubah banyak. Mungkin pun jika akan masuk dan merubah regulasi, sepertinya cc bakalan dikecilin dgn penambahan supercharger/turbocharger. Seperti di f1 yg cc dikecilin plus kers

    Guest
  13. Bang, bukannya sejak 2012 siaran F1 sudah tidak lagi free-to-air? tuh jauh sebelum di beli dari Bernie oleh Liberty…

    Guest
  14. Kalau bagi saya satu hal yang motoGP masih tertinggal dari F1 adalah tentang regulasi kalau sekarang yang mencolok ya masalah bodywork dimana heboh inner fairing. Kedua adalah punishment bagi pelanggaran. Hukuman bagi pembalap dan tim di F1 sepenglihatan saya begitu tegas dan konsisten. Di motoGP kurang konsisten untuk hal yang sama di waktu yang berbeda hukumannya juga berbeda. Dan menurut saya F1 musim 2018 sejauh ini menjadi musim yang seru sejak era V6 Turbohibrida.

    Guest
    • best rider mo power…terlula merah kuning sentris sekarang…motogp bukan gelaran banyak pembalap yah…..

      Guest
    • nah itu, konsistensi dlam aturan/regulasi. Motogp masih tertinggal dr F1 karena masih ada yg abu-abu. pdahal aturan itu adalah bagian dr olahraga itu sendiri.

      kcuali Dorna mau jual drama, skalian aja Motogp dibuat kayak WWE

      Guest
    • nah ini setuju.
      hukuman dimotogp kurang tegas terlalu berpihak kepada rider tertentu. si aleix espargaro aja bingung dia ditabrak sama petrucci tp kenapa gak dapet hukuman kaya marquez si petrucci, sampe berantem di twitter si aleix sama ximeon dan bos pramac. hahahaha.

      makanya kira” kalo emang punya wewenang lebih kira” pemegang saham bisa kagak merubah image motogp yg terlalu ke rider tertentu. semua harus tegas dan sama rata, jangan mau lah disetir sama rider anu.

      Guest
  15. SAHAM DI BELI PIHAK LAIN GA APA, ASALKAN BISA BIKIN REGULASI YANG MERATA DI TAMBAH PABRIKAN-PABRIKAN LAIN BISA IKUTAN GABUNG SAYA MENUNNGU HADIRNYA TEAM KAWASAKI, MV AGUSTA, DAN LAIN-LAIN. BUAT JUGA REGULASI YANG MEWAJIBKAN PERWAKILAN RIDER DARI MASING-MASING NEGARA TERUTAMA YANG FANS MOTO GP NYA SANGAT BESAR. SELAIN ITU DORNA SAAT INI LEBIH KE SPANYOL BANGET SEAKAN2 ONE MAKE SPANYOL SEPERTI KOMEN DI ATAS

    Guest
  16. hahahaha tapi wak moto2 aja yg balapannya murah karena pake mesin motor produksi massal yg ditune ulang sama externa pro 1 musim setara sama biaya tim satelit motogp yak. dengan jumlah kru yg jumlahnya standar dan 2 pembalap bisa habis 2,6jt euro atau sekitar -+ 41 miliar dalam 1 musim yak kalo menurut bocoran tim forward racing tempo hari. kalo moto3 1 musim bisa tembus 50 miliar atau lebih kali yak. hahaha

    Guest
  17. Mumpung mo di jual ke amrik, bikin kyk nascar aj. Makin byk accident makin rame yg nonton, rating makin naik. Cikal bakal fans nya udah byk. Motor hrs sesuai regulasi tp cara bawa bebas kaya marq. Siapa aj bisa ditabrak termasuk yg pegang pegang bendera finish. Seru nih..

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.