TMCBlog.com – Assalamu’alaikum sob! Buat kalian para penggemar modifikasi motor apalagi fokus untuk meningkatkan performa motor kesayangan kalian, ada satu produk yang ciamik banget hadir di Indonesia. Siapa yang gak kenal Akrapovic, pabrikan asal negara Slovenia yang mendunia berkat keseriusannya ikut serta di balapan MotoGP. Nah Sphinx Motorsport selaku distributor resmi dan satu-satunya Akrapovic, mengambil kesempatan di pameran IIMS 2018 untuk menjual produk Akrapovic terbaru dan salah satunya untuk All New Kawasaki Ninja 250. Bikin New Ninja 250 mirip Ninja 400 pacuan World SSP 300 nih, keren Sob!!

Ketika pameran IIMS ini, Sphinx Motorsport memajang All New Ninja 250 sebagai display dari barang dagangannya seperti parts Rizoma dan yang memang menarik perhatian adalah knalpotnya yaitu Akrapovic Carbon full system Stainless Steel. Beberapa teman pembaca juga banyak yang tertarik dengan knalpot racing import tersebut, ya walau terlambat tapi TMCBlog mau tetap bahas. Bismillah…

Jadi knalpot Akrapovic ini langsung dibawa dari negara asalnya, Slovenia karena memang tidak ada pabrik dekat negara kita. So, maklum saja dan wajar ketika harga yang disuguhkan cukup fantastis untuk sebuah knalpot racing carbon stainless steel.

Sebetulnya knalpot Akrapovic yang Sphinx Motorsport pamerkan ini dijual terpisah. Maksudnya, silencer/muffler sendiri dan header pipe sendiri sehingga jadilah 1 unit knalpot full system dengan harga Rp. 13.400.000,- untuk silencer carbon full system. Kalau mau di breakdown, harga silencer Carbon-nya dihargai 7,8 juta dan header pipe nya 5,6 juta.

Sphinx sendiri juga menjual silencer yang berbahan titanium dengan banderol harga 9,1 juta. Inget, harga segitu silencer doang loh ya alias tipe Slip On. Ditambah pipa header stainless steel jadi totalnya Rp. 14.700.000,-

Untuk header hanya tersedia dari bahan stainless steel, tidak ada yang titanium karena dirasa akan terlalu mahal untuk ukuran Ninja 250 ketika dijual di Indonesia nantinya.

Jika mau dibandingkan, knalpot racing buatan lokal dengan bahan yang sama memang tidak kalah bagusnya. Bahkan sudah bisa memenuhi standar ekspor. Namun jika kalian perhatikan detilnya memang tetap terlihat bedanya knalpot carbon seharga 3 juta dan yang harganya 7 juta ini. IMHO

Seperti Akrapovic yang TMCBlog kepoin, cakep banget memang dari las-lasan sambungannya sampai parts perintilan seperti per perekat sambungan pipa, dan juga bracket pegangan silencer yang rapih jali finishingnya Sob.

Masalah pergantian knalpot memang akan berimbas kepada performa, namun untuk motor injeksi ada parts pendukung yang kudu ikutan dipasang/diganti supaya hasilnya total gak setengah setengah. Maksudnya ya tentu setelah ganti knalpot racing, lebih baik pasang piggyback atau ganti ECU Stand AloneΒ sekalian.

Berapa sih kenaikan performa yang dihasilkan dengan memakai Akrapovic di New Ninja 250 ini? Sayangnya saya tidak mendapat informasi di booth Sphinx saat IIMS, dan hanya diberikan referensi untuk mengakses website resmi www.akrapovic.com untuk melihat perbandingannya. Namun dalam web hanya ada New Ninja 400, bukannya Ninja 250 terbaru nih.

Dari yang sudah-sudah sih knalpot Akrapovic full system bisa membantu kenaikan sebanyak 1 – 1,4 Hp dalam keadaan mesin standar. Torsi pun melonjak tidak lebih dari 1,5 Nm dalam keadaan mesin standar pula. CMIIW. Kalau merasa tenaga segitu kurang, ya pasti karena menganti knalpot tipe free flow tidak serta merta menaikkan tenaga mesin secara drastis bro. Tapi sudah pasti bobot akan berkurang banyak hingga 4 kilogram kurang lebih, dan Power to weight ratio akan semakin baik deh tuh.

Ini kan produk asli,harganya kita tahu kok, memang mahal. Namun saya wajib mengingatkan untuk tetap menggunakan produk asli jika mampu. Kalau tak mampu? Belilah barang asli yang harganya disesuaikan segmen pasar tanpa menjadi jelmaan produk dari merk pabrikan lain dengan harga murah. Merk lokal juga banyak yang bagus kok dengan menjual merknya sendiri tanpa membodohi calon pelanggan dengan menjadi barang palsu merk luar negeri. Itu jauh lebih terhormat!

Nugi TMCBlog

57 COMMENTS

  1. Kirain ” Knalpot Akrapovic Untuk All New Kawasaki Ninja 250. Performa OK, Tampilan No Way !!
    Btw itu itu silencernya karbon tp keliatan kya pake lakban hitam hahahaba

    Guest
  2. nah loh, ini yang buntutnya dipotong miring seperti knalpot bawaan R25 kan?
    lom lama ini ketemu R15 pake silincer model gini, dan akra2an tentunya (keliatan emblemnya juga dah beda).. ternyata cepet juga dah ada tembakannya, padahal kemaren sempet mikir ni knalpot ngikut bentuk knalpot R25..ternyata….

    Guest
  3. Ini kan produk asli,harganya kita tahu kok, memang mahal. Namun saya wajib mengingatkan untuk tetap menggunakan produk asli jika mampu. Kalau tak mampu? Belilah barang asli yang harganya disesuaikan segmen pasar tanpa menjadi jelmaan produk dari merk pabrikan lain dengan harga murah.

    Penyataan yg sangat menohok ahem ahem di kasus yg kemaren hot πŸ”₯ 😁

    Guest
    • Cieeee….. Logo dan tulisan akrapovic ngapain pula dibikin segede gaban cieeee…….
      Jadi muncul lagi kannn?
      Ga mo kalah ya ma si bengkoq?

      Guest
    • Si akra ternyata ga mo kalah ma si bengkoq

      Cieeeee…. Logo dan tulisan segede gitu ape maksudnye, cieeee…….

      Guest
  4. Waduh keknya ane cium2 bau khas wak nugie soal sindiran scara halussssss ke knalpot palsu oleh pihak ngah ngah emm πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
  5. R9 gpx ss cbr250rr udh cukup trutama performa, utk suara msh cempreng n kurang bulat, tpi kencanggg n rawan rqzia, ane 2x hampir kena polisi di kalimalang πŸ˜‚, klo suara jujur aja akrapovic doang yg carbon bener2 ngebass di cbr250rr, suaranya persis kek ninja yg ngebass bulet

    Guest
  6. Merk ternama emang gak bohong
    Sempet iseng” nyari knalpot second lewat situs o*x dan dpaet le****ce, dapep 600rb ane bersihin dan jual lagi 1,5jt wkwkw
    Dan ada yang beli,

    Guest
  7. Si sayap Sengkleh doyannya knalpot akralingga dan shock meletot ditambah doyan rangka ngak simetris eh pake mesin jadul sohc 2 klep pula pribahasa udah jatuh kena tangga pula ngak dapat ganti pula pengobatannya

    Guest
  8. Makjleb tenan paragraf terakhir…bikin logo sayap langsung ngumpet di ZambanCity. #rememberPCXLoakngAHaeM
    Ekekekekekkk

    Guest
    • Tega nian yg nulis. Kirain cuma di unitnya
      Ternyata closing message ngeriii……

      Engahh engahhhhhh…..

      Guest
  9. Di warung sebelah sdh ditutup dengan sesuguhan penari bigul. Dimari malah direpost
    #Dimari saya tdk berani nulis bu g_L

    Guest
  10. bro nugie bikin blog sendiri aja,serius lebih enak baca artikelnya bro nugie dan dari kemarinΒ² juga (setelah om leo? πŸ˜†

    Guest
  11. Itu ganti pake knalpot racing, emg aman dr razia polisi? Jgn mahal2 beli tp tetep di razia.. Tolak ukurnya apa ya selain suara? Toh setiap razia mana ada polisi yg bawa alat pengukur suara.

    Guest
  12. semahal2nya knalpot free flow ky gini, klo ditilang gk bisa mengelak (klo polisinya bener). kalah sm knalpot standar yang lebih murah.

    Guest
  13. semahal2nya knalpot racing masih berisik, jauh lebih senyap knalpot standar. semahal2nya knalpot racing masih lebih berpolutan, jauh dibanding knalpot standar, dan semahal2nya knalpot racing, mau ngebut seberapa cepat di jalan raya sih? saya kira knalpot standar masih bisa nempel atau bahkan malah nyalip (krn torsi bawah biasanya lbh bgs). masak pk knalpot racing mau gantung rpm main kopling ketika start di lampu merah? apa gk malu?

    Guest
    • Berpolutan??? Yakin?? Klo kek pabrikan sekelas akrapovic, yoshimura, arrow, termig, austin, sc dll itu udh mengikuti regulasi euro 4 bro sesuai emisi motor, coba cek di website masing2 knalpot deh, knalpot racing jg ada yg short n long, short utk torsi n long utk powrr top end byk2 baca bro, jgn kata dan katanya doang, bs dibully ente sama suhu disini,

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.