TMCBLOG.com – Bro seklaian, Pasca Jerez Rumor mengenai Pembalap Pasca 2018 semakin menghangat, sepertinya Jerez menjadi tempat yang dipilih oleh para Manager dari Pembalap untuk banyak melakukan action berkaitan dengan status pembalap Yang mereka Manage pasca 2018 ini . . . ada banyak nama Yang tmcblog tangkap seperti Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, Jack Miller, dan Danilo Petrucci dan semua Nama ini berkutat di Tiga pabrikan Yakni Honda, Ducati dan Suzuki . .

Sorotan Utama masih berada pada belum sepakatnya antara Pihak Andrea Dovizioso dengan Ducati soal masalah Fee. Seperti Kita ketahui, awal musim 2017 ada perbedaan banyak antara Dovi dan Lorenzo dimana saat itu dalam 2 Tahun Dovi hanya memperoleh 2-3 Juta Euro untuk sedangkan team mate Barunya Jorge Lorenzo menerima 25 Juta Euro untuk dua tahun. Mengenai ketimpangan ini Manager Dovi, Simone Battistella mengaku paham dan sadar body karena Saat itu Jorge datang ke Ducati dengan posisi sebagai Juara dunia 5 kali. Namun dengan catatan 6 kali Memenangkan seri MotoGP 2017, Runner – Up dan dengan Fakta Bahwa di 2018 Dovi masih memiliki kans bertarung sebagai Title Contender menjadi modal Dovi untuk mempertahankan Bargaining Possition dengan ducati pasca 2018 dengan angka yang ditaksir sebesar 5-6 Juta Euro per Tahun . ..

Dan Untuk Plan-B Jika Negosiasi Ducati – Dovi tak menemukan jalan keluar, Battistella mengaku telah berbicara dengan pabrikan Pabrikan lain. Dan salah satunya yang cukup menarik perhatian adalah pembicaraan dengan Repsol Honda untuk persiapan Tandem dari Marc Marquez selama Keputusan mengenai Dani Pedrosa belum menemukan jalan terbaik. Battistella sempat memberitahu bahwa sebenarnya Di akhir 2016 Pihak Repsol Honda pun telah berbicara dengan Pihak Dovizioso sebagai rencana Cadangan tandem Marc Marquez jika Pembicaraan dengan Dani Pedrosa tidak menemui kesepakatan kala itu . . .

Memang sih sepetinya ada yang stuck antara Ducati dan Dovi, namun sepanjang ini Simone Battistella Yakin bahwa kedua fihak masih berupaya mencari Jalan keluar terbaik karena pada dasarnya Ducati masih memprioritaskan Dovi dan dovi pun masih memprioritaskan Ducati.

Sementara Itu walaupun Jorge Lorenzo telah memperlihatkan peningkatan yang lumayan signifikan di Jerez bila dibandingkan dengan 3 seri sebelumnya, namun Angin rumor masih menghembuskan tagar #2019GantiPabrikan Bagi dirinya .. . Gayanya yang super smooth diperkirakan pas dengan motor Inline. Karena Yamaha sudah tertutup, kemungkinan Suzuki menjadi Logis, telebih Monster Energy terlihat bersiap menyiapkan jalan Jika Memang Jorge memilih berlabuh ke suzuki setelah tech3 hengkang ke Pabrikan yang terkenal dekat dengan kompetitor abadi Monster energy – Red Bull

Andrea Iannone

Dan tentu saja Rumor Koneksi Lorenzo – Suzuki akan mengedepankan Lagi Silogisme Andrea iannone .. . Yang walaupun berhasil memeproleh double Podium di Austin dan Jerez sereta membantu menorehkan prestasi triple Podium pertama Buat Suzuki setelah sekian lama, namun Rumor andrea Dovi ikut pindah tahun 2019 juga tetap berhembus . . terlebih lagi Jika Benar Slot Joki yang ditinggalkan Lorenzo kosong .. dan switch antara Lorenzo – Iannone bisa jadi menjadi Logis #2019TukarPabrikan

Masih belum jelasnya Posisi Dovizioso dan Lorenzo ini lah Yang Juga membuka peluang bagi konstelasi nama nama lain untuk Ke Ducati . .. Danilo Petrucci memang jadi nama teratas di list dimana semenjak lama memang ia mengincar posisi di team pabrikan Ducati. Posisinya yang saat ini memegang Motor Pabrikan dan performanya Yang lumayan seperti yang etrahir finish di posisi 4 GP Jerez akan jadi modal untuk Negosiasi dengan Ducati . . .

Namun begitu Ducati kabarnya Tidak hanya memandang Danilo, Bahkan team Matenya yang baru saja pindah dari Honda – Jack Miller pun dipandang cukup pas untuk jadi bagian dari Plan-B nya ducati jika pembicaraan dan negosiasi dengan Lorenzo – Dovizioso menemui Jalan Buntu . . . Kalo Kata Nugie, Miller memang jadi Inceran . . Umur Muda, Performa saat pakai GP17 juga langsung Tune-In dan OK . . . wew

Di Luar nama nama pembalap team Junior Ducati – pramac racing, Hadir pula Rumor koneksi Cal Cructhlow balik lagi ke Ducati . . wah ini yang juga cukup seru . . sudah semenjak lama diketahui bahwa Cal Cructhlow ini adalah salah satu Pembalap Kesukaan dari CEO Ducati Claudio Domenicali yang saat ini menjabat sebagai Presiden MSMA . . saat Cal hengkang tahun 2014, Domenicali adalah salah seorang Di Ducati yang berusaha mencegahnya namun tidak bisa .. Nah dengan masih abu abunya posisi Dovi – Lorenzo, Cal Juga dihubung hubungkan . .. namun apakah rumor ini kuat ?.. .

FYI, Cal Sendiri sudah mengantongi kontrak dua tahun pasca 2017 ( artinya untuk 2018 dan 2019 ) . . . Dan lagi Menurut tmcblog yang lebih terkesan membesar besarkan adalah dengan menghubungkan perihal statement kekecewaan Cal akan perbedaan penggunaan swing arm di race Jerez dimana ia menggunakan swing arm dimana Carbon sebagai penguat dari lapisan alumunium sementara Duo repsol Honda menggunakan Swing arm dengan komposisi Full Carbon . . tmcblog pikir jika ini nggak pas jka jadi alasan Utama . .imho

Yap Jadi itu dia kisaran Konstelasi Silly season yang tersisa akibat masih kosong dan belum hadirnya kesepakatan di team team pabrikan seperti satu kursi di repsol Honda, dua seat di Ducati dan Juga Suzuki . . . cepat atau tidaknya hadir jawaban akan eskalasi hamparan rumor ini tetap jadi suatu yang menarik untuk di ikuti . . . silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

63 COMMENTS

    • pedrosa bakal tetap di honda koq bro. pengorbanan nya kemaren joss bikin 2 ducati cium aspal.
      curclow belum pantas he hrc kerna masih ga stabil sering dlosor
      tandem paling aman marques tetap pedrosa, jika pengen mengejar rekor word champ rossi

      Guest
    • wak kaji tanya dong…itu di bajunya kruclow ko da tulisanya Viar…itu mksudnya pa. .viar indonesia…atao tulisan sponsor apa ko mirip dengan viar yg da di indonesia…

      Guest
    • Bukan Bro Bukan Viar Motor Indonesia
      menalinkan Viar s.p.a
      Viar itu produsen sambungan pipa, konektor dan semacamnya

      Administrator
  1. “statement kekecewaan Cal akan perbedaan penggunaan swing arm di race Jerz dimana ia menggunakan swing arm Carbon sementara Duo repsol Honda menggunakan Swing arm Carbon”
    bedanya dimana ya wak, kalo sama-sama carbon ?

    Guest
  2. aprilia stay dengan duo rider skrg ?
    gmna kalau Petrux dan Miller langsung ke team pabrikan Ducati ?
    Dovi ke Repsol
    Lorenzo ke Suzuki
    Iannone ke Aprilia
    Pedrosa ke Suzuki juga atau drop ke Tech 3 KTM temenin Olievera ?
    sepertinya bakal ada beberapa rider out dri list next season terutama team satelit..

    Atau plg nekatnya Ducati lgsg naikin Bagnaia ke factory Ducati ?

    Guest
    • 2019 masih Marquez dan HRC yg mendominasi, dan KTM RC-16 dengan Zarco’nya butuh 2 musim lagi untuk nandingin Marquez dengan RC213V nya,
      Ducati konyol kalo tidak punya pembalap yg skill nd mentalnya sekuat Marquez, karena saat ini hanya motor Ducati yg bisa ngimbangi RC213V,
      Harusnya Zarco ke Ducati di 2019, yakin gelar World Champion ditentukan di race 2 akhir, karena skill nd mental Zarco kuat kayak Marquez,,

      Guest
  3. Motor M1 milik YFR sudah limit pengembangannya, musim 2015 adalah musim terakhir kejayaan mesin inline 4 crossplane etc spesifikasi,,
    2019 Kalo pengen bersaing lagi di barisan depan wajib hukumnya ganti ke konfigurasi V4 1000cc,
    Masih ngeyel, tanggung sendiri, bakalan hanya jadi team meidioker kayak Mclaren nd William di F1 padahal dua team itu Legend pengkoleksi Gelar terbanyak setelah Ferrari,

    Guest
    • selama ini yg menyorot katanya duo rider yfr kan mslh di m1 ialah elektronik, tpi zarco bs membuktikannya toh sbnrnya bkn motornya, tpi???? mau jangka panjang ya harusnya zarco jd tandemnya yfr LoL 😅😅

      Guest
    • coba diswitch aja antara rossi dan zarco tahun ini(seperti kvyat dan verstapen di f1 2017) sebelum zarco pindah tahun depan hehhe #ide gila

      Guest
  4. saya malah tertarik sama pemecatan si om michael bartholemy sama marc vds. hihihi dan nasib marc vds masih ngegantung entah mau ke pabrikan mana nantinya.

    Guest
  5. “… kekecewaan Cal akan perbedaan penggunaan swing arm di race Jerz dimana ia menggunakan swing arm Carbon sementara Duo repsol Honda menggunakan Swing arm Carbon . . ”

    bedanya apa wak 🙂
    hehe

    Guest
  6. Dovi ke honda? Gak seruu …. dia akan gontok2an ama teamate …. atau akan jadi bayang2 markez…. dovi tetep di ducati … ianone ke ducati atau petrux…. lorengzo ke suzuki … cuclow jadi tamdem markez… pedroza dipertimbangka ke suzuki

    Guest
  7. Suzuki galau pilih sapa,, ducati galau jg,, honda tinggal nunggu aja,, kl uda pd lengkap tinggal lanjut daped..

    Guest
  8. Membingungkan sekaligus menegangkan. Siapa2 yg bakal masuk dn keluar masih misterius dn tanda tanya??? Keliatan dari gp jerez rider yg kontraknya masih mengantung unjuk diri biar tetap di pertahankan. Mudah setelah Gp perancis baru tau lineup team untuk 2019!!!

    Guest
    • terlalu dini lah, kalau mau ngejar championship di wsbk masih nungkin (kayak biaggi)
      perlahan2 fireblade makin dekat dengan front row, belum lagi rumor rfv1000, kalau itu terwujud honda pasti jor2an

      Guest
  9. Berita michael bartholemy pisah marc vds gimana wak.. Apa pemutusan ini ada efek marc vds gagal ke susuki

    Guest
  10. Honda ga usah galau. Asal masih ada marquez pasti jurdun kok. Pembalap keduanya dimas ekky jg ga masalah

    Guest
  11. Masih berharap…. Pedro tetep di hrc
    Biar adem pedok honda g bnyak drama mo saingan ya di lintasan coz pedro orangx woles g neko2 mungkin sudh nerima kekuranganx dgn bobotx yg ringan ban lbih sring slip ktimbang rider lain mana cidera bertubi2 masih aja bisa bawa rcv jos….

    Guest
  12. Opsi lain :
    Leonel Messi ke Real Madrid dan CR7 ke Barcelona
    opsi lain Neymar ke Real Madrid Garet Bale ke PSG,
    Opsi lain : M. Salah ke Real Madrid Suarez balik lg ke Liverpool

    Guest
  13. intinya ducati salah langkah bayar lorenzo kemahalan, sudah selayaknya lah dovi di pertahanin di ducati, liat next race lorenzo hampir sana dengan tahun lalu hanya bagus di beberapa sirkuit saja

    Guest
  14. intinya Ducati bayar Tinggi JL99 agar melemahkan Yamaha, jadi pesaing utama nya just Honda !!!

    Dan itu berhasil !!! tapi yaa gagal buat jurdun

    😌😌😌

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.