TMCBLOG.com – Bro sekalian, Di Sesi FP1 Marc Marquez torehkan Flying lap tercepat sesi tersebut dengan Laptime 1:32,476 . . . Rekor sirkuit sendiri tercatat atas nama Jorge Lorenzo dengan 1:31,975 yang artinya Latime tercepat di FP1 hanya berselang setengah detik dari Laptime Rekor sirkuit ini . . . FP2 sendiri dilakukan setelah Ducati secara resmi merilis Informasi bahwa Andrea Divizioso yang menjadi tercepat ke dua di FP1 memperpanjang kontraknya dengan Ducati sampai 2020 . .

dipertengahan sesi kembali Marc Marquez sempat beberapa kali memimpin time sheet tercepat, sampai akhirnya Andrea Dovizioso langsung menjadi tercepat di sesi FP2 ini dengan laptime 1:31,936 yang artinya lebih cepat dari rekor laptime 1:31,975 … Dovi pun jadi satu satunya pembalap yang torehkan laptime sub 1:32 di sesi ini. Posisi dovi ini diikuti Marc Marquez dan Valentino Rossi

Secara Umum Hanya berselang 1 detik antara Dovizioso sebagai yang tercepat sampai Posisi 16 Alvaro bautista ..  sungguh sangat rapat sob ! Sedangkan top 10 Kombinasi FP1 – FP2 menampilkan nama Dovizioso, Marquez, Rossi, Vinales, Zarco, Miller,Pol espargaro, Dani Pedrosa, Aleix Espargaro dan Jorge Lorenzo.

Taufik of BuitenZorg

42 COMMENTS

  1. Hohe hoheho makin terancam nih posisinya,klo Ian masih tanda tanya mungkin di Prancis GSX masih payah karna Rin juga di papan tengah

    Guest
    • Hai kevviiin….
      Tapi petrux juga 11 12 gitu,mungkin Miller langsung diangkat ke factory 😂😂😂
      Aprilia tinggal milih sisaan antara Ian atau petrux

      Guest
  2. ……………………………………”Secara Umum Hanya berselang 1 detik antara Dovizioso sebagai yang tercepat sampai Posisi 16 Alvaro bautista .. sungguh sangat rapat sob !”

    Tanda bahwa usaha dorna oprek regulasi tidak sia2, persaingan sudah mirip moto3 dan moto2 walau marquez tetap akan jadi man to beat untuk beberapa tahun ke depan

    Guest
    • Tapi di race gap posisi 1 sama 2 sampe garis finish beda 7 detik,karna itu dhorna mencak mencak

      Guest
    • @batosai
      Marquez terlalu hebat bro, ane pikir dorna ga akan mampu lawan marquez, mau diapain lagi coba? Oprek regulasi ga bakal mempan, di moto2 valencia 2012 aja start dari belakang tapi tetep menang

      Guest
    • Klo gitu tinggal konsistensi pembalapnya aja,, bisa tarung awal smpe akhir race apa ngga. Yg konsisten dialah yg menang.

      Guest
    • Ulik-ulik cara supaya MM93 engga terlalu dominan.

      Kalo dia lagi dia lagi kayak terutama waktu musim 2014 memang jadi boring sih. Tapi suka kesian juga kalo dia struggle kaya di 2015.

      Guest
    • Kalo gitu Harusnya ada mapping khusus (mapping 8 jorge atau 93 sesuai nomor pembalap) yg berencana Turing,langsung bisa dicegah dgn diatur race direction pengapian motornya langsung dibikin lemot,itupun kalo Dorna berniat bikin sandiwara kayak smackdown
      Kalo ada gitu ane yakin 100% langsung berhenti nonton MotoGP 😂

      Guest
    • Kalau Moto2 Valencia kan emang rpm motor Marquez ternyata paling tinggi. Itupun baru ketauan beberapa tahun setelah beberapa mantan kru nya bocorin

      Guest
  3. kalau yamaha pas race nanti bisa kayak fp1 & fp2 ya tambah seru race nya.
    gak cuma honda ma ducati ja

    Guest
  4. Sekali sy tau kl dorna masih berupaya kebiri kemajuan teknologi honda demi menutupi lemotnya teknologi pabrikan lain.. aplg yahomo..
    mendingan sy berhenti nonton motoGP.
    Mungkin kata Stoner ada benarnya… regulasi dorna sudah cukup membuatnya “muak” krn terlalu rossi centris!

    Guest
    • Brenti nonton aja bro.. cuma gratisan lwt T7 kan..
      Ini smua cm soal bisnis.. biar tontonan menarik & bnyk tiket yg laku kejual..

      Guest
    • Itu bukan kemajuan teknologi honbul, tp pinternya ahli elektroniknya. Honbul tanpa ahli elektronik kalah jauh dibanding yamaha..

      Guest
  5. sepertinya bakal menjanjikan nih race besok.hehe tp markuwes lagi kayaknya.percuma oprek regulasi macam manapun tetep yg banyak duit yg bakalan paling superior

    Guest
    • Emang yang lain pada berani gak pake setelan hard compound? Yang ada malah gak lolos FP

      Guest
  6. apakah karna karakter sircuit lemans yg membut time bisa rapet begini, pada saat kualifikasi pasti akan ngotot semua agar bisa start di row terdepan, race akan berlangsung rapat kekuatan motor seperti merata semua

    Guest
  7. kenapa gak satu merk motor aja semua…ganti merk tiap tahun. 2019 pakai honda semua, 2020 yamaha semua…dst..

    Guest
  8. marc serem … dovi cetak waktu terbaik dengan komposisi ban belakang soft depan medium…. marq nempel dibelang dovi pakai ban belakang HARD .. depan medium … ngeri

    Guest
  9. Apakah yamaha pabrikan sdh fix ecunya…terlihat record pecah jg. klo MM93 jgn ditanya,dia kencang krn brani overlimit bawa motornya. ad kemungkinan bisa unggul ddpn klo tidak jatuh.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.