TMCBLOG.com – bro sekalian, sesi terakhir untuk menentukan 10 pembalap pertama yang langsung memperoleh tempat di Kualifikasi ke dua ( Q2 ) MotoGP Le Mans 2018 adalah Sesi FP3  . . sampai menit ke 40 Valentino Rossi sempat memimpin time sheet .. detik detik terakhir dua pembalap spanyol Marquez dan Vinales melakukan hotlap

Akhirnya Maverick Vinales menjadi yang tercepat di sesi FP3 ini dengan Laptime 1:31,619 yang artinya lebih cepat dari laptime pemecah rekor yang ditorehkan Dovizioso kemarin. Marc Marquez yang sempat mengalami low side crash di 5 menit terakhir yang menyebabkan rusaknya aero fairing baru Honda RC213V berada diposisi kedua dengan laptime 0,155 detik lebih lambat dari Vinales dan Valentino Rossi di posisi ke tiga. Note hanya marc Marquez pembalap Honda yang masuk Top 10 di sesi FP3 ini sob

Zarco menjadi pembalap team independent tercepat di sesi FP3 ini dan Terlihat ada 6 pembalap yang bisa masuk ke laptime sub 1:32. 10 pembalap yang lansgung memperoleh tempat di Q2 adalah Vinales, marquez, Rossi, Zarco, Dovi, Lorenzo, Miller, Aleix Espargaro, Tito rabat dan Andrea Iannone. Sementara itu dua pembalap HRC lain baik Cal Crutchlow maupun Dani Pedrosa berada di luar top 10 … hmm apakah ini bertanda  Marc Marquez memang pembalap Honda yang paling special di Le Mans ?

Taufik of Buitenzorg

53 COMMENTS

  1. Suomy milik dovizioso update ke bentuk yang lebih “kekinian”, apakah KYT dapet update bentuk juga kah? Atau malah udah? Gak gitu ngeliatin aleix…

    Guest
  2. Sudah disebutkan marc bahwa sirkuit le mans kalender terburuk untuk honda, terbukti pedrosa dan cal kesulitan disini. Tahun kemarin saat race marc juga crash disini.

    Guest
  3. Target marquez podium doang, dan juara bila memungkinkan, apalagi 2 honda lainnya ada di luar 10 besar di fp3 ini.

    Guest
    • Iya bro…hrc bisa juara motogp hanya pada era nya marquez saja. Sebelumnya mah kagak pernah. Pinter bgt lho…heheheee

      Guest
    • Apalah arti HRC tanpa mm?pasti akan ada alien /super human lagi yg akan datang
      Karna semua tidak kekal

      Guest
    • lbh tak berarti lagi YFR skrg karena data2 yg dicurinya dari Honda via rossi waktu hijrah ke yamaha sdh expired>
      Mueeheheheheee…

      Guest
  4. berarti musim ini karakter motor yang bagus rolling speed udah keliatan ada suzuki, dan honda, kalo motor yang bagus trek stop n go disni berarti ada aprilia,ktm,ducati dan yamaha(walopun karakter naturalnya m1 long corner tapi gara2 elektronik di yamaha lagi mumet, di lemans peran elektronik ga terlalu diumbar)

    berarti trek2 kaya mugello,barcelona,phillip island,brno,sachsenring marq bisa menang jauh
    malah kebaliknya yamaha di trek spesialis honda kaya motegi,sepang, indianapolis yamaha bisa ni kesempatan menang juga

    Guest
    • kok ada indy? ya gakpapa sih, pasti menang, wong balapan sendiri ekekekekekekekekekekeke

      Guest
  5. Marq cerdas…. dia bilang bahwa yamaha adalah lawan tersulit di leman….. dan benar saja…. vina dan mang oci kenceng2

    Guest
    • Sejarahnya emg gitu kali, pemenang terbanyak LMans 7tahun terakhir Yamaha dan marc baru menang 1x itupun di moto2.

      Guest
  6. apakah ecu sdh fix…katanya blm neh lomg corner yamaha msh sulit. klo sdh fix bakal seru neh salip”annya lembut khas yamaha.

    Guest
    • Ecu dan softwarenya memang udah gak bs diubah. Semua motor sama.
      Tinggal bisa-bisanya teknisi aja yg nyeting.

      Guest
    • Semua tim pasti mengalami permasalahan, kalo gak ada permasalahan itulah tim yang bagus yang bisa memecahkan permasalahan teknis.

      Guest
    • pengamat baru ya?
      atau hanya bocah warnet sok teu?
      Hehe… yahomo tuh hanya andalkan bejo dari pembalapnya. udah cerita lama dan kau pun baru punya mio yg selap selip di kemacetan udah berani bilang honda trseok-seok? koplakkk

      Guest
  7. Kayaknya semakin kesini Lorenzo semakin kencang sementara Dovizioso semakin lambat. Wah kalau sampai Lorenzo ke Suzuki padahal dia udah mulai bagus di Ducati, pasti Ducati rugi banget. Lorenzo ini tipikal cemen kalau ada masalah dikit tapi begitu dia bisa kuasai masalahnya dia bisa jadi robot pas balapan. Liat aja jaman dia di Yamaha, motor yang cuma bagus ditikungan dan di trek lurus selalu disalip Honda aja dia bisa touring didepan sendirian, apalagi kalau Desmosedici udah kepegang, bisa jadi Stoner jilid 2. Bedanya Stoner bagus di braking sama akselerasi, Lorenzo di cornering speed. Tapi skill keduanya bakalan sangat terbantu performa Desmosedici dengan syarat motor bisa dikendaliin pembalapnya. Yakin deh kalau tahun depan Lorenzo masih di Ducati pasti bisa juara dunia, tren nya sudah keliatan di sirkuit Eropa ini, apalagi Lorenzo juga tipikal garang di paruh musim kedua. Di 2014 dia baru garang di paruh kedua, 2015 juga, 2016 pun sama. Padahal motornya Yamaha. Di Ducati pun paruh kedua mulai membaik dan sebenarnya bisa menang di Sepang cuma dipaksa ngalah sama Dovi yang lagi kejar poin Marquez. Menarik perkembangan Lorenzo, sama gosip kepindahan dia…

    Guest
    • Gak akan jorge di ducati lagi kayaknya. Meskipun di akhir musim poinnya lebih besar dari dovi ato bahkan juara dunia
      Dia tipikal orang yang kalo sakit hati membekas banget di hatinya.

      Mau si gigi tau tau memohon mohon gak akan mau jorge, nanti dia akan nyebut angka yang sekiranya ducati susah buat menuhin.
      Kayaknya dia bakal pindah dari ducati endingnya

      Guest
  8. kok ga ada yy bilang sih honda atau mm cuma alesan aja ga bisa bersain di sini, giliran rossi dan yamaha bilang sulit di track2 sebelumnya selalu banyak yg bilang cari alesan, saya cuma nanya aja yah jng pada emosi apalagi buka gasss

    Guest
  9. Marquez emang luar biasa, terbukti bahwa motor bagus saja tidak cukup, jika tanpa talenta pembalap itu sendiri.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.