TMCBlog.com – Halo bro sekalian, satu lagi kabar yang sangat menarik datang dari pentas MotoGP. Hanya saja kali ini berita menarik datang dari intermediate class yakni Moto2 world championship, dimana MV Agusta kembali terjun ke ajang Grand Prix setelah 42 tahun vakum dari Grand Prix balap motor. Nama-nama legenda Grand prix hadir bersamaan dengan besarnya nama MV Agusta itu sendiri, sebut saja John Surtess, Mike Hailwood, Phil Read dan Giacomo Agostini adalah pembalap juara dunia yang sukses bersama MV Agusta.

MV Agusta memutuskan untuk mengandalkan Forward Racing Team, tim yang didirikan pada tahun 2009 yang sudah lama berlaga di Moto2 World Championship sejak awal tahun 2010, mencapai podium dalam balapan perdana dan mendapatkan kemenangan pertama mereka di balapn ke-5 mereka saat seri GP Silverstone 2010. Forward Racing Team juga telah berpartisipasi dalam kelas MotoGP, mendapatkan tempat pertama di dalam kategori Open Class pada tahun 2014 bersama Aleix Espargaro dengan besutan Open class terbaik yakni Forward-Yamaha M1.

Giacomo Agostini

Prototype pertama MV Agusta Forward yang akan dipakai untuk Moto2 sudah dalam tahap pengembangan lanjutan, debut di lintasan dijadwalkan pada bulan Juli 2018 ini. Menarik karena MV Agusta mengikuti jejak KTM yang dengan rela mengikuti satu ajang balap hanya dengan membuat sasis tanpa memakai mesin buatannya sendiri. Seperti yang kita tau bahwa Moto2 sejak musim 2019 nanti akan memakai mesin 3 silinder Triumph berkapasitas 765 cc. Satu hal yang belum berani dilakukan pabrikan motor Jepang nih.

MV Agusta adalah merek paling sukses dalam sejarah sepeda motor” kata Giovanni Castiglioni, Presiden MV Agusta dikutip dari MotoGP.com .. “Kembalinya MV Agusta ke Grand Prix adalah suatu kehormatan besar bagi saya. Kejuaraan Dunia Moto2 sangat kompetitif dan untuk menjadi sukses kita perlu menerapkan yang terbaik dari teknologi dan pengalaman kami dalam pengembangan motor balap“.

Mimpi membawa MV Agusta kembali ke Kejuaraan Dunia lahir bersama Claudio Castiglioni, yang kepadanya saya selalu dikaitkan dengan penghargaan dan persahabatan yang mendalam, dan mimpi itu menjadi nyata bersama putranya, Giovanni,” ujar Giovanni Cuzari, CEO dari Forward Racing.

“Saya merasa sulit untuk mengungkapkan hal ini dengan kata-kata, untuk menjadi bagian aktif dari proyek bersama dengan MV Agusta dan CRC, dua keunggulan Italia yang menciptakan sepeda motor paling indah dalam sejarah. Saya bekerja bertahun-tahun agar semua ini terjadi, dan sekarang saya merasa bangga mengumumkan bahwa MV Agusta akan berlomba di Moto2 World Championship dengan Forward Racing Team. Saya juga menyadari tanggung jawab besar yang terlibat dalam memiliki merek bergengsi pada sepeda motor kami. Tim kami, bersama dengan MV Agusta dan CRC, akan berusaha untuk mencapai hasil terbaik, dalam waktu sesingkat mungkin, apa yang semua fans, dan kami harapkan dan impikan”. Lanjut dirinya menjelaskan..

Triumph Moto2 2019

MV Agusta akan menyediakan sasis prototype untuk bisa dipasangkan dengan mesin Triumph. IMHO, MV Agusta memiliki keunggulan disini karena mereka sudah sangat lama memiliki produk Supersport 3 silinder dan sukses di pasaran, yakni MV Agusta F3 675. So, apakah MV Agusta sanggup menjaga supremasi legenda balap perusahaannya di World Grand Prix bersaing dengan KTM dan manufacture sasis lainnya seperti Kalex atau Suter?

Nugi TMCBlog

45 COMMENTS

  1. Mv nyemplung tp mesin trayem, “cuma” modal sasis body dinamain mv agusta. Is that a kind of return ?

    Guest
    • Return sebelah kaki dulu, mumpung modal ilmu 3 cyl sudah ada, ntar full return belakangan πŸ˜‚

      Guest
    • Aslinya MV Agusta hampir jadi supplier mesin tapi karena keterbatasan dana akhirnya kesempatan itu diambil Triumph, tapi mereka tetep turun di Moto2 dan bikin motor walaupun cuma sekedar sasis.

      Guest
    • padahal MV di mass pro nya untuk mesin 3 silinder dikenal paling gokil performanya. tpi emang brand MV ini sering fluktuatif dri segi finansial. bberapa kali mau bangkrut tpi brhasil bangkit lagi. slogan “art of motorcycle” yg jdi eksklusivitas trnyata jdi pedang brmata dua buat MV sendiri.

      Guest
    • yap akhirnya MV Agusta ikutan balap lagi, soalnya kalau untuk mesin 3 silinder emang doi rajanya, sepertinya akan mampu bersaing

      Guest
  2. Pake tubular trelis dong, sm ky ketiem
    Sayang aja mesin nya one make engine, mesin tripistoni contra-rotating nya gak dipake

    Guest
  3. Berani nggak honda bikin tim moto2 untuk mempersiapkan bibit talenta mudanya?semoga aja AHRT bisa bikin tim tahun depan dengan pebalap dimas eky.

    Guest
    • Kasian Kalex,Suter,speed up dll kalo tiap pabrikan bikin sendiri2 makin ga laku dong,nutup jalan rejeki orang entar 😁

      Guest
    • berani donk, kenapa gak berani ? πŸ˜‚ agak lama ? memang, karena targetnya gak hanya cuma berpartisipasi saja minimal konsisten dapet poin. entah turun sendiri nantinya AHRT atau join sama tim lain dan siapa pembalapnya, itu hanya masalah waktu saja nanti.

      Guest
  4. Sayangnya ram airnya nggak se sadis f3 dan F4,tapi malah kayak mata dajal nya
    Ditunggu comeback nya ke MotoGP,biar Kawasaki tengsin dan mau balik juga πŸ˜‚

    Guest
    • Kawasaki comeback motogp ? Mana ada duet markes + lorenzo, ibarat nyari jarum di tumpukan jerami. Btw mv agusta itu mirip kamen rider glaive

      Guest
    • Bisa dengan asumsi rea/sykes bisa dibawa sekalian… dan langsung klop… sulitnya di biaya riset mungkin, Diperparah 99 + 93….

      Guest
    • kalo toyota ga mau ikutan f1 lagi pasti karna ga mau malu gagal bersaing, soal dana pasti berlimpah lah, kalo kawasaki …..

      Guest
  5. semakin banyak para pembuat sasis dimoto2 maka semakin pada bingung pula pembalap sama tim, karena bingung mana yang kompetitif. sekelas joan mir dan manajernya sampe takut gak kompetitif kalo ikut moto2 2019 hahahaha.
    kaya pas pertama moto2 dulu di 2010, yang pertama menang towizawa pake suter eh yg juara dunia malah toni elias pake sasis moriwaki πŸ˜‚

    Guest
    • Jadi ga nih wildcard di CatalunyaGP?,kok Dimas keknya ikut cev kayak biasa di akun ahrt dan Dimas sendiri

      Guest
  6. Ditunggu nih Ducati,motor Moto3 nya kok belom jadi jadi,karna ga bisa pake signature nya ya yaitu konfigurasi L(mau L gimana wong cuma 1 silinder πŸ˜‚)

    Guest
  7. Wak, untuk Moto3 dan MotoGP kan mesin dari masing2 Pabrikan, knapa ya malah Moto2 gak pakai mesin masing2 Pabrikan aja, yang penting CC dan Clinder dibatasi, jadi gak cuman bikin sasis dan accs aja.. apakah FIM atau Dorna ga ada arah kesana Wak?

    Guest
    • Ada arah kesana tapi hitungan biaya bakalaj semahal MotoGP. Karena endingnya cuma beda kapasitas tapi jumlah silinder sama dan komponen yg dipakai bakalan sama. Kecuali Moto2 cuma 1 silinder atau 2 silinder dan kapasitas maksimal 600cc, bisa sedikit lebih murah. Tapi mesin 2 silinder 600cc mau keluarin tenaga berapa? Paling 110dk, apalagi 1 silinder paling cuma 80dk, gak bakalan jadi kelas intermediet. Sekarang aja Dorna kejar tenaga 150dk makanya dinaikin jadi hampir 800cc (765cc) dan 3 silinder

      Guest
    • Sekarang kan jamannya efisiensi, nah yg jadi pertanyaan apakah mesin 765cc 3 cyl triumph ini lebih murah dari harga, perawatan dan pengembangannya daripada 600cc 4 cyl nya honda?
      Jangan2 moto3 mau berubah jadi 400cc 2 cyl?

      Guest
    • Mustahil Moto3 naik kapasitas apalagi jumlah silinder, sekarang aja udah lebih mahal dibanding Moto2. Naik kapasitas mungkin iya misal 300cc atau 450cc, tapi itu mustahil sih. Logika 4 tak, semakin banyak jumlah silinder bakalan semakin mahal. Dan kata mahal itu paling dihindari Dorna saat ini.

      Guest
    • Karena berniat bikin balap murah. Kalo sistem one make engine akan jauh lebih mudah pengawasannya dan murah operasionalnya.
      Saya pribadi berpendapat akan jauh lebih bagus dan seru dengan regulasi open engine berbasis motor Supersport massal dipadu sasis prototype. IMHO

      Editor
    • @nugie
      Kalo open engine basis supersport masal malah repot, nanti malah jadi balap dagelan macam wssp 300 πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      Regulasi single engine yg sekarang udah paling pas

      Guest
  8. comeback sih comeback tapi cuma numpang nempel nama doang, orang sasisnya pake sasis Suter direbranded jd MV Agusta wkwkk

    Guest
    • F4 Aja di superbike dnf mlulu, meski katanya handmade ,klo turun di motogp ya enginenya kan handmade jg tuh, tau ndiri kan .. .πŸ˜‚

      Guest
    • Jadi inget komentar yg intinya “mv klo bisa finish ya syukur, tapi biasanya mleduk” om wkwkwk πŸ˜‚

      Tapi gapapa sih biar seru biar rame kan asyik πŸ˜‚

      Guest
  9. Kalau untuk mesin kan sudah jelas pake Triumph. Kemudian untuk masalah bentuk fairing apakah juga semua model nanti bakalan sama? Kalau bisa beda kayaknya MV Agusta bakal jadi sepeda balap Moto 2 paling eksotis dan cantik πŸ˜†

    Guest
  10. kenapa mv mau pake mesin triumph? ya karena kalo pake mesin sendiri yang ada malah meleduk gak finish tuh mvnya kayak di wsbk

    Guest
    • Itu motobiji handmade loh om

      Mungkin mv mesti merubah cara mereka dalan membangun/membuat motor handmade πŸ˜‚

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.