TMCBLog.com – Bro sekalian setelah suzuki secara resmi akan melepas Andrea Iannone, informasi resmi lanjutannya hadir dari Aprilia yang mengumumkan secara resmi menempatkan Andrea Iannone dengan deal Dua tahun ( 2019 – 2020 ) menjadi tandem Aleix Espargaro di atas Aprilia RS GP MotoGP

Manager Aprilia Racing team, Romano Albesiano menyatakan bahwa dengan diperolehnya Andrea Iannone sudah cukup menunjukan peningkatan komitmen dari Aprilia dan Piaggio Group di Program jangka panjang MotoGP. Kepada Iannone pula, Albesiano banyak menaruh harapan dalam progress pengembangan RS GP kedepan.

Namun kehadiran Iannone ke Aprilia tentu menyisakan pertanyaan mengenai posisi pembalap Inggris Scoot Redding yang sepertinya walaupun sudah memperoleh support Aleix Espargaro yang mengatakan lebih nyaman bertandem dengannya ketimbang Iannone akan berhadapan dengan kemungkinan tidak memperoleh seat di MotoGP 2019 nanti ..

Pasca resminya Info Iannone ke Aprilia ini artinya slot pembalap Factory boleh dibilang sudah hampir penuh. Satu satunya posisi yanh belim resmi adalah keputusan Suzuki mengenai Tandem dari Alex Rins tahun 2019 nanti setelah Iannone switching ke Aprilia. ekspektasinya adalah Suzuki akan memberikan pengumuman mengenai hal ini sebentar lagi dengan kandidat kiat Joan Mir #2019GantiPabrikan

Taufik of Buitenzorg

22 COMMENTS

  1. yup dia cuma nyari duit bukan nyari motor yang kompetitif. sayang banget padahal talentnya lumayan

    ngeri2 liat nasib para rider RSGP

    Guest
    • Masih lebih baik rider di team satelit Yamaha
      Dovi
      Crutclouw
      Zarco
      Salah 3 nya rider yang malah di lirik team pabrikan

      Guest
  2. Aprilia selama masih dipegang Romano Albesiano gak akan ada progress maksimal. Dulu ART walaupun cuma modifan mesin Aprilia RSV4 tapi bisa setara tim satelit papan bawah dan tengah karena masih dipegang Gigi Dall’Igna tapi semenjak Gigi hengkang ke Ducati, Aprilia ART performanya turun drastis dan kembali ke performa sesuai levelnya (performa ala tim CRT). RS-GP aslinya motor bagus, kalau dilihat dari penampilan Espargaro yang 11-12 sama penampilan dia di Suzuki 2015-2016. Cuma sayangnya bagian teknis dipegang Albesiano yang suka pecatin pembalap dan dengan mudah cari pembalap lain. Jaman Bautista bisa masuk Q2 udah bagus banget, Bautista juga kasih masukan2 bagus dan progress mulai kelihatan, eh malah dipecat ganti Espargaro-Lowes. Lowes masih adaptasi langsung dipecat ganti Redding, dan sekarang Redding masih kesulitan cari set up ganti lagi pakai Iannone. Di luaran sana Albesiano ini udah terkenal lempar batu sembunyi tangan, performa motor gak maksimal karena dia yang gak maksimal tapi salahin pembalapnya mulu. Tapi trik Aprilia cari pembalap masih lebih baik dari Suzuki, Aprilia (dan KTM) selalu pakai pembalap lama di MotoGP sementara Suzuki justru selalu ngebet sama lulusan Moto2.

    Guest
    • Jadinya suzuki tempat pematangan kader pembalap. Mungkin bagusnya minimal 1 rider berpengalaman buat input develop motor.

      Guest
  3. Sebenernya Kasihan sma bang ian.. Tidak di perpanjang suzuki.. Tpi bang ian yg suka edan eling mungkin bikin bos hamamatsu jengkel…
    Ke Aprilia bayangan suram..
    Perjudian besar Suzuki dengan sembalap muda joanmir
    Rins yg tidak punya semangat juara
    Apakah suzuki msh akan kompetitif musim 2019?

    Guest
    • salah sendiri,Zarco yg lebih bertalenta,yg udah terbukti mentalnya dgn koleksi 2 juara Moto2,lebih dewasa,lebih konsisten,malah pilih Rins yg bahkan dr Moto2 udah keliatan adem panas
      dan Sekarang Zarco,udah emoh terima tawaran Suzuki
      kegoblokan yg HQQ

      Guest
  4. kok sering bikin tag #2019GantiPabrikan ???
    apa mo menggiring juga #2019GantiPresiden ???

    hmmm hmmmm

    Guest
    • Justru ini buat sindiran kepada yg suka bikin hastag tersebut mas….. Bikin hastag, tapi blm jelas gantinya siapa…., klo di motogp kan jelas Ganti Pabrikannya.

      Guest
    • Ini sindiran buat yg sering pake hastag itu di kolom komentar, ini blog otomotif, bukan politik,

      Guest
    • Kalau mengikuti tmcblog di twitter pasti tau maksud bikin hastag itu buat ngapain, hihihii

      Guest
  5. Agak gak ngerti sama suzuki, knapa sering banget ambil rookie, padahal blm punya sosok yang “suzuki banget”, yg bisa jadi devloper skaligus mentor bagi rookienya

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.