TMCBLOG.com – Bro seklaian, tentu Kepo sama yang namanya Suzuki NEX II . . Motor skutik entry level ini punya srategi penetrasi yang cukup menarik untuk dilihat. Suzuki membuat Motor ini jadi cukup enak dilihat dengan berbagai major change yang dilakukan, penggunaan Opsi warna warna dan Grafis yang melimpah, pilihan asesoris yang menarik seperti tampilan LED, Port charger dan Lain lain ..  belum lagi, SIS membandrolnya dengan Harga yang cukup Miring bila dibandingkan dengan Kompetitornya Honda bear eSP dan yamaha Mio M3 . . Dengan segala Value ini berapa penetrasi Suzuki NEX II di Bulan pertamanya Mei 2018 ?

Menurut data yang tmcblog himpun dari AISi, Diperoleh info bahwa Suzuki NEX II berhasil terdistribusi sebanyak 3.333 Unit ( unik yah angkanya ) . . yao memang sih angka ini belum ada apa apanya bila dibandingkand engan Angka distribusi Honda beat eSP di Mei 2018 yang sebesar 163.935 unit dan Yamaha MIo M3 yang sebesar 28.649 unit . .

namun dibandingkan dengan produk produk Suzuki Lainnya seperti GSX-R150, GSX-S150, Suzuki Satria F150 dan Address . . .boleh dibilang di bulan pertama ini Suzuki NEX II langsung Jadi Produk Suzuki Paling Banyak didistribusikan

Taufik of BuitenZorg

26 COMMENTS

  1. Wow.. suzuki ngebut, semoga tercapai target sebulan 5rb… segera Bandit di keluarin, biar ada banyak pilihan untuk motor batangan…

    Guest
  2. Karena tidak full sebulan, sepertinya nex2 ini akan bernasib baik untuk di andalkan menjadi tulang punggung SIS, jika 3 bulan kedepan trend nya positif alamat buruk buat YIMM
    Facelift mio m3 sepertinya mesti di percepat

    Guest
  3. Boleh laku, tapi jangan terlalu laku. Lakunya sekedar untuk menaikan image, kesejahteraan karyawan dan potensi pabrik. Kalau terlalu laku, entar malah belagu, bikin produk banyak2, kualitas seadanya, harga dimahalin. Kalau bisa selevel aja sama Yamaha udah cukup.

    Guest
    • Lolooh laku keras belagu dikit wajar lah, semua produk punya minus dab termasuk merk sesembahan ente kaga sempurna juga
      kalo kalah laku jangan sok jaim bilang “jangan terlalu laku” tai kucing ah wkwk
      Yang parah udah ga laku tapi fanboynya belagunya parah kaya si ddt

      Guest
  4. yg penting profitable. ada produk yg ga perlu laku bnyk tp profit. kyk mercedes benz, ducati, tas hermes, dll karena brand image nya kuat. tp mainnya suzuki msh di, big volume – low profit. moga sukses aja deh suzuki

    Guest
    • Betul banget
      Lah jumlah karyawan dan operasianal suzuki kan gak sebesar tetangga, bisa aja gajinya sama walaupun kelihatannya gak laku padahal mah untung.

      Guest
  5. Ngeeekkkk!
    Opini subjektif seorang sales garpu karat yg notabene haters Honda man bisa dijadikan pegangan?
    gile lu ndro.
    Selamat gila sendiri..
    ngoahhahahahaa

    Guest
  6. Kalau Ada Yg Kapasitas mesin lebih Besar harga kompetitif Ngapain Pilih Motor Kapasitas Mesin Kecil Lebih Mahal Norak bin Wagu …

    Mantabb ….

    Guest
  7. Orang indo tak lihat cc,fitur dulu. liat model plus merk. klo dilihat model,yg tengah klihatan padet sejajar nex. okelah suzuki sbnarnya bagus,cma inovasi hrs tak berhenti biar dealernya makin byk lagi. kluarin tuh bandit 4 silinder sbg flaghship produk. yg 250cc aja ud ok.

    Guest
  8. Fakta: masyarakat kita hanya suka ngikutin trend grudak gruduk. Tapi kwalitas nomor dua. Mio sporty pernah berkuasa pada masanya, sekarang beat berkuasa.
    Apakah yg lain tidak berkwalitas? Coba tengok mio125 yg blue core & diasil cylinder, nex 115 yg tarikannya responsif.
    Ternyata yg lain tak kalah mutunya. Klas bebek jupiter mx135 yg dyasil cylinder garansi 5th, 4valve, sdh radiator & monoshock, kalah laris dg suprax125 konvensional.
    Ini yg bikin merk lain susah untuk menembus pasar. Beda dg negara lain yg semua merk bisa singgah di hati masing2 konsumen. Semoga kedepannya masyarakat kita semakin cerdas.

    Guest
  9. Cocok ini motor, tidak laris … aman dari incaran maling dan rampok. yg penting tidak protol di jalan saja.
    cukup!

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.