TMCBLOG.com – Bro seklaian, memang sih jika dihitung kontak kemarin Di race MotoGP Assen 2018 ada sekitar 126 kali pergantian posisi di Top 6 dan beberapa banyak diantaranya terjadi kontak baik, namun ada dua kontak Yang berlangsung antara valentino Rossi dan dua rivalnya Dari Ducati team yang terjadi di waktu yang Berbeda. Rossi beradu kontak dengan Lorenzo di awal race sekitar Lap ke 5 dan side to side dengan Dovizioso di Lap lap akhir  . ..  keduanya menghasilkan big Moment . . Dengan Lorenzo mengahsilkan sundulan saat dua pembalap berada di kecepatan mendekati 200 km/jam dan dengan Dovizioso menghasilkan Out wide Rossi  . . . Bagaimana Penjelasan Ke tiganya akan kejadian ini  . .Cekidot deh . .

Rossi Tidak Menyangka Lorenzo Kehilangan Front Grip

Untuk kejadian antara Rossi dan Lorenzo, Di Lap ke 5 menurut Rossi yang kala itu berada di belakang Lorenzo, Lorenzo memotong terlalu dalam fast Corner ke kiri T12 Assen dan kehilangan Traksi ban depan. Sementara itu Vale hadir dibelakangnya dengan speed lebih tinggi dan ia menabrak tepat di bagian saladbox GP18 Lorenzo. Rossi mengatakan bahwa bahwa mereka keduanya sangat beruntung Karena posisi Rossi yang menabrak Lorenzo persis di tengah sehingga keduanyatidak berlanjut Crash . .

Sedangkan menurut Jorge Lorenzo Ia mengakui hadir terlalu masuk kedalam di T12 dan menyentuh garis Putih Track sehingga membuatnya kehilangan Grip ban depan. hal ini bisa sobat lihat di Video twitter dan memang dalam kejadian yang hanya dalam kedipan mata terlihat motor Jorge agak sedikit slide ke kiri  . .  dan Untuk menghindari Crash Jorge Lornzo mengakui harus mengurangi kecepatan dan valentino Rossi tidak menyangka penurunan kecepatam ini sebelumnya sehingga menyundul Lorenzo.

Lorenzo merasa beruntung tidak terjadi Crash, karena menurutnya kalo sempat kejadian maka hasilnya akan mengerikan karena grup Race sedang dalam Posisi sangat berdekatan terutama dengan rombongan dibelakang Rossi dan Lorenzo kala itu.

Side By side adu nyali

Kejadian lain yang cukup menarik dilihat adalah Clash yang etrjadi di akhir akhir Race . . Ketika itu di straight Utama baik Dovizioso dan Rossi berada side by side sementara Marc Marquez sudah dua detik di depan mereka. Di awali dengan keunggulan Rossi di chichane terakhir assen dari Dovi lalu berlanjut slipstreaming yang dilakukan Dovi di awal straight yang akhirnnya akhirnnya dovi bisa menyamai posisi Rossi di ujung straight . .

nah keduanya sama sama mengahadapi Tikungan 1  ..  nah momentum ini lah yang biasanya menguras keberanian, strategi, serta mentalitas . . . Dovizioso berada di sisi sebelah dalam . .. Keduanya terlihat sama sama ngotot seraya seperti saling menunggu siapa yang akan tekan rem depan dalam dalam pertama Kali . . . T1 dilibas keduanya dalam keadan side-byside dalam posisi Dovizioso berada di sebelah dalam . ..

melihat hotnya Dovizioso, Rossi mengaku terlambat melakukan Pengereman yang berujung out wide . . namun Jika tmcblog coba ulang ulangi Video race terlihat bukan hanya Rossi yang telad ngerem, namun Dovipun demikian, racing Line keduanya setelah melibas apex adlah wide sehingga Dovipun dapat diovertake Vinales dan Rins setelah kejadian side by side dengan Rossi ini.

Kejadian ini sebnarnya  punya sense yang mirip ketika terjadi battle antara Marc Marquez dan Maverick Vinales di Lap sebelumnya  . . . namun Momentum ini macam anti klimaks dan memang sepertinya menjadi penyebab utama mengubah konstelasi Podium 2 dan 3 yang akhirnnya direbut dengan effort dan saling overtake sampai garis finish juga oleh Rins dan Vinales . .

taufik of BuitenZorg

90 COMMENTS

    • Di austria kan Marq ken sandwich ducati, kemaren berimbang ya bro. 3 pabrikan berbeda.

      Guest
    • seru sangat pertarungan rapat sekali, dan yang menarik ketika beberapa kali terjadi over take di chicane saat tikungan ke kanan, semoga next race kekuatan motor seimbang semuanya

      Guest
    • Underinvestigation MM rins gak dibahas wak?? Ntar ada yg gak terima lagi lhoo..

      Guest
    • Lho harusnya di assen ini yamaha menang mutlak klo melihatbtrack record kebelakang…artinya kali ini yamaha keok tertinggal jauh antara pengembamgan pabrikan lainnya .. bahkan suzuki aja bisa merangsek kedepan

      Guest
    • komen Rian dan komen terakhir Eiscell paling ngena tuhhh..
      Kesimpulannya… tahun ini yamaha benar2 diluar persaingan (Honda-Ducati Suzuki)

      Guest
    • seperti komen ane diartikel sebelumnya, yang menarik meskipun marc, rossi, dovi sejajar. Tapi aksel marq lebih cepat daripada rossi dan dovi yg akhirnya marc dapat posisi 1, dovi 2 rossi 3

      Guest
    • Tuh ridernya aja tetap berkepala dingin dan woles. Jadi fans nya gak perlu lah sampai bully Rider lawan di medsos. Kalian malu2in dan ndeso. Apalagi kalau dilihat kebanyakan asalnya dari Indonesia, bener2 kelihatan mentalitas third world country nya. Ya kita tahulah fans siapa yang paling banyak snob dan elitist nya. aku gak perlu sebut merk

      Guest
    • Tetep aja lha si rossiyem kalo dia selalu bener…tapi kalo ketemu yg jago spt marq dia mewek….nih contohnya

      2005 Jerez – “I know Sete is angry but this is racing”

      2008 Jerez – “This is racing,
      Casey”

      2017 PI – “The passes are hard but if you don’t like it then you stay at home”

      2018 argentina ” Daddy marq is dangerous racer…im afraid race with him…we should disqualify him for all motogp season”

      2018 Assen – “Mommy Dovi made not clever pass and cost me podium waaaaa”

      Guest
    • Kalau dilihat mirip PI 2015 front row ketat, terus di akhir 3 lap akhir marc langsung ‘put the hammer down’
      hasilnya gap finish unggul cukup jauh

      apa marc main2 dulu? Kalau kata rossi sih di PI 2015, marc mempermainkan pembalap front row lainnya
      benar atau tidaknya siapa yang tahu?

      Guest
    • Marc manage ban. Dan memang rencana attack di lap akhir. Refer to balapan Moto 3 sebelumnya.

      Vinales biasanya juga gitu, semalam dia ngaku udah kehabisan ban disebelah kanan di lap terakhir. Makanya last lap wide di overtake Rins

      Guest
    • Memang dari hasil P1-WU sebenarnya rata2 pace MM lebih unggul dibanding rider lain, sehingga terkesan main2. Tetapi fakta di lapangan dan berdasarkan pengakuan dari MM adalah ada faktor angin dan kejutan dari JL yang mampu memberi perlawanan sengit sehingga MM tidak bisa kabur di awal-pertengahan race. Terlihat jelas banget JL cukup rapat menutup celah saat di posisi depan serta bisa membalas overtake sebelum MM ngacir. Sementara MM pas berada di posisi 2 juga harus menghadapi gangguan agresif rider di belakangannya. Momentum untuk kabur dimulai saat JL mulai kehilangan grip ban depan. AD tidak cukup mampu memberi perlawanan, malah terlibat insiden dengan Rosi, setelah itu MM bisa ngacir dah.

      MM said:
      “The conditions were very difficult on the race track because the wind was pushing a lot and all the back straight and fast corners, when you were behind somebody it was easier and also difficult to open a gap.”

      “Then, especially (Jorge) Lorenzo was pushing a lot – I tried to overtake him but he overtook me and then I was not able to keep the same rhythm or have the same rhythm like in the practice. Then I said, OK, we will wait but in the middle of this transition we have many moments, with (Alex) Rins, with Maverick (Vinales) with everybody,”

      Guest
    • Karena faktor angin dan faktor kejutan dari JL yang mampu memberi perlawanan dan bisa menutup celah cukup rapat saat di depan. Ada tuh pernyataan MM di crash dot net. Faktor selanjutnya adalah, ketika JL saat di depan mampu menutup celah dan bisa bertahan cukup lama di P1. Pembalap di belakang MM juga agresif menggangu sehingga terjadi saling overtake dan menyulitkan MM untuk menyalip JL. Momentum sebelum MM ngacir kan dimulai saat JL kehilangan grip ban depan sampai akhirnya melorot ke P7. Sementara Dovi dan Rosi yang memiliki potensi kuat bersaing di P1 malah terlibat insiden yang merugikan keduanya. Jadinya bablas ngacir dah di akhir2 race.

      Guest
    • tabiat kaum gembel kaya gini..balapan seru dan menguras tenaga dan tehnik bilangnya MM main main.

      sesekali jgn perlihatan kebodohan

      Guest
  1. Nah kan adem kalo ada penjelasan dari wak haji. Tukang hate speech semalam silahkan ngumpet! Pffffffffttt

    Guest
    • Yg semalam aktif bgt tukang BC doang, apapun yg mereka omongin hate speech

      Wkwkwkwk

      Guest
    • @eiscell yg terhormat

      Elu ngatain ane kebakaran … Gini ya cermati dulu kalimat ane: Tukang hate speech silahkan ngumpet!”. Gimana udah paham belum?

      Masih belum paham juga?
      Kn yg hate speech semalam ada yg ninyir rins, ada yg nyinyir rossi, ada yg nyinyir marquez. Ngarti kagak lu!? Kalo otak lu cuma isinya sayap mending lu gak usah reply komen ane deh, karena bijimanapun elu cuma liat dari sisi sayap. Paham!?

      Lagian baca tuh artikel sampe paham point point nya, udah matahin kenyinyiran elu beserta kenyinyiran yg lainnya!

      Guest
    • @Ahmad

      Semuanya bro! Tukang nyinyir disinyalir pada mingkem

      Wkwkwkwk makan tu mulut gede!

      Guest
    • @zembuid
      biarin aja gan, gw aja bilang kalau Jolor kehilangan grip depan malah dibilang hoaks. eh malah Jolor sendiri yang bilang kalau dia kehilangan grip depan. emang pasukan hoaks 0taknya gak dipake. 😀

      Guest
    • @zembuid
      biarin aja gan, gw aja bilang kalau Jolor kehilangan grip depan malah dibilang h0aks. eh malah Jolor sendiri yang bilang kalau dia kehilangan grip depan. emang pasukan h0aks 0taknya gak dipake. 😀

      Guest
    • @zembuid
      biarin aja gan, gw aja bilang kalau Jorge kehilangan grip depan malah dibilang Hoeks. eh kenyatannya malah Jorge sendiri yang bilang kalau dia kehilangan grip depan. ya gitu deh kalau di pikirannya cuma keb3ncian 😀

      Guest
    • @zembuid
      maklumin bang pasukan naskotak, kemarin gw bilang Jorge lost the front eh malah dibilang ahoaks. besoknya malah dikonfirmasi dengan perkataan Jorge sendiri. hihihihi 😀

      Guest
    • @profit
      Ringkasnya komen Lo semalem
      Percaya sama komentator MotoGP(menguntungkan46)Tapi gak percaya sama RD(pokoknya 93 harus salah)Maaf jika salah tafsir

      Guest
    • @yang penting seru
      bro, gw gak ada menyalahkan Marq, gw cuma bingung kenapa Rins sampai under investigation. menurut gw di tikungan itu memang wajar terjadi overtake yang cukup berbahaya karena memang terdapat space, dan pembalap seharusnya bisa menutup celah tersebut.

      Guest
  2. Bagus race nya rapat, dan rata-rata smooth overtake nya, terlihat ada pengendalian diri masing-masing. Mungkin mental sdh “tenang” krn sdh race ke 3 ya yg seperti ini sejak era Michelin?
    Yg mencolok 2 M1 Factory & Rins cukup kompetitif..

    Guest
    • Meskipun semua push to limit, tp nihil crash saat dogfight, terutama pack terdepan

      Guest
    • Kompetitif?? Halooo ini assen broo yamaha harusnya menang mutlak dimari…..

      Klo disini aja keok gimana disirkuit langganan marquez juara??

      Guest
  3. Sering2 aja kayak gini, udah kayak balap moto3 aja. Plus wak haji gak perlu repot input rarusan data laptime buat analisis, karena laptime gak bisa konsisten akibat saling salip😀

    Guest
    • Kalo wak haji jadi komentator tetap untuk sesi race, saya mau nonton motogp di trans7 lagi😀

      #2019gantikomentator 😹😹😹

      Guest
    • Disinyalir Wak haji pusing bikin grafik nya.
      Kalo biasanya kayak cacing, sekarang grafik nya bakal kayak cacing lagi tawuran..

      Guest
    • Wkwkwkwk

      Bisa jadi grafiknya malah banyak yg bertumpukan sampe gak tau warna warnanya

      Guest
    • xixixi tahu aja, ini lagi pusing nih lihat grafik udah kayak tawuran massal, tapi diusahakan Artikel analisa brojol jam 10

      Administrator
    • Motogp kayak moto3,Dilain sisi Moto2 malah akhir2 ini garing,peco kurang entertain
      Musim penutup buat mesin CBR jadi kurang greget,semoga mesin Triumph bs lebih seru

      Guest
    • Sebenarnya ngeri juga kalau race seperti moto3 yang rapat jarak antar rider. Power dan speed motogp sangat besar dibanding moto3. Kalo celaka bisa fatal. Tapi ya pasti ada perhitungan lain dari para ahli, atau memang belum kejadian crash yg melibatkan banyak rider berakhir fatal karena speed tinggi berjarak rapat.

      Guest
    • kyaknya grafiknya ntar marc pace nya paling konstan. dari awal smpe akhir race. apalagi akhir race tuh yg bisa buat gap 2sec. #coba_nebak😅

      Guest
  4. benar-benar race yang mendebarkan tadi malam. saya Hohe kehabisan grip ban duluan, jadinya melorot ke posisi 7. semoga next race bisa lebih seru lagi.

    Guest
  5. ditunggu analisa pasca racenya wak haji, 😀
    Kenapa M1 sangat mudah di overtake saat keluar tikungan ya (stright), apa mesti ganti dari inline 4 ke V4 ya, tp GSX semenjak update mesin inline 4 nya jd ok gitu wak ? kompetitif euy 😀

    Guest
    • Sliding sana sini. Karena elektronik masih ga optimal. Akibatnya raw power (yg juga masih kalah dari Ducati Honda) ga keluar maksimal

      Guest
    • Akselerasi dari keluar tikungan masih menjadi momok Yamaha tahun ini … sebenarnya power udah bisa bejaban sama Honda maupun ducati .. tapi untuk akselerasi masih di bawah honda dan ducati .. itu sih masalah yamaha tahun ini.

      kalau saya amati dari beberapa seri sampai seri ASSEN Belanda. Suzuki bisa bejaban karena updatean mesin terbaru jadi power bisa menyamai Yamaha, Honda dan Ducati di Assen

      Guest
  6. Applaus buat MM-AR-MV-AD-VR-JR yang sudah memberikan tontonan seru dan bersih meskipun ada beberapa insiden tapi masih dalam rule dan sportifitas.

    Next race di Sachsenring biasanya Honda mendominasi plus banyak tikungan ke kiri yang disukai MM. Semoga pembalap pabrikan lain seperti Yamaha-Ducati-Suzuki bisa memberi perlawanan ketat atau bahkan kejutan.

    Guest
  7. Baru liat Vinales sengotot ini…. sampe motornya ngepot2 di beberapa tikungan… apa duo Yamaha sudah mulai nyaman dengan motornya? Rins juga kaya orang kesetanan… nekaad!! sampe senggolan sama Marc juga bodo amat… tapi dibales lagi sama marc… bagusnya ga da yang berujung drama, everybody happy!

    Guest
    • Vinales kalkukasi bro. Kalo sliding ga karuan, wide sampai crash nggak nambah point. Buat apa.

      Jadi dia memanage motor sesuai level of confidence dia, kayak Lorenzo juga. Begitu dia yakin ya dia ngepush.

      Pertengahan 2017 Michelin ganti kompon ban depan, opa Rossi protes chassis awal 2017, Yamaha tahun itu ga mau dua arah development, elektronik gak maksimal… itu aja masih bisa no 3 klasemen. Daripada kayak iannone atau crutchlow … Push crash, point terbuang. Rider Yamaha tahun ini mode survival.

      Guest
  8. Assen 2018 salah satu balapan terbersih Marc. Dan luar biasanya dia atraktif terus menang.

    Kalau terus begini, gw yakin fansnya bakal tambah gede. Kalo kayak dulu mode patwal, jadikan motor orang bumper pas tikungan, sengaja melambat buat ngeblok kandidat juara yg ga dia suka, fans yg awalnya netral malah jadi haters.

    Bravo Marc, udah begini aja. Ga usah seruduk-seruduk lagi.

    Guest
    • Nah ini, kalau biasa melihat dari berbagai sisi pasti banyak orang kayak agan Rian ini, tapi apadaya kebencian mewabah

      Guest
    • tapi ingat juga kondisi motor si Marc saat 2015 yg “liar” , 2016 yg “lemot”, 2017 yg masih “lemot” tp udah mendingan,
      motor Marc yg sekarang sudah lebih baik lagi walau belum “sesempurna” versi 2014, sehingga Marc mungkin tidak perlu super mati-matian ngebawanya untuk sekedar kompetitif di barisan depan

      Guest
    • dorong mv25 kluar berdua bersih? maaf sy kurang setuju dgn itu. mendorong pembalap lain kluar trek..klo itu pasir dan jatuh bakal finalty.

      Guest
    • Mode patwal” maxudnya race penetuan jurdun ntu ya?? sorry untuk yg ini gw setuju apa yg dilqkukan marq,gw akan bertindak sama apa yg dilakukan marq,, masaa iyaa gw akan memberikan jurdun pada rossi secara cuma cuma,, setelah apa yg ia katakan lewat psywar nya,, ketika marq p1 otomatis Rosi Jurdun, apakah rossi mau berterima kasih, meminta maaf dan menarik psywar nya ntu,, saya rasaa itu tidak akan terjadi ( EGO ) coy..
      Loo jga haruss hormati prinsip, dimana prinsip itu hadir bersama orang2 hebat,, prinsip itu penting bukan sekedar gengsi tapi lebih kepada harga diri, jati diri pokonya yg bersifat mutlak bagi dirinya,, qta mudah dalam berkomentar tpi prakteknya sulitt ,, ketika kita mampu mempraktekannya apakah hati bisa dengan mudah menerimanya,, rasional aja qta sebagai manusia bukan malaikat
      Tx.

      Guest
  9. Dari sekian banyak momen yang mendebarkan ane cuma bingung sama Jorge Lorenzo kenapa saat lap lap dia memimpin dan tidak terganggu sama pembalap lain dan dibelakang nya cucukan dia gak bisa buat jarak ….

    Guest
    • Gak bisa bro, assen sirkuit yang gak kasih kesempatan untuk long cornering, ini short, pindah2 pula, dan ini menguras tenaga. Klo sirkuitnya ada long cornering, 99 masih bisa bejaban. Dan d lihat raihan assen selama d motogp, ini mmg bukan sirkuit 99 bro dgn motor yamaha sekalipun. 99 pure bawa motor fairing dengan cara motor fairing, bukan d campur dirt track, seperti f1, sedangkan yg lain bawa mobil rally tapi setingan jalanan aspal yg masih bisa d ajak slide

      Guest
  10. wkwkwk tapi diinstagram dovi masih rame banget itu komen komen dari orang indonesia sama orang luar sampe ada isi kebon binatang dibawa bawa wkwk 😹😹

    Guest
    • Padahal ridernya aja tetap berkepala dingin dan woles. Jadi fans nya gak perlu lah sampai bully Rider lawan di medsos. Kalian malu2in dan ndeso. Apalagi kalau dilihat kebanyakan asalnya dari Indonesia, bener2 kelihatan mentalitas third world country nya. Ya kita tahulah fans mana yang paling banyak snob nya. aku gak perlu sebut merk

      Guest
    • Iya barusan gw liat komen hatenya kebanyakan fans buta. Ngatain fans rider lain karbitan tp dia sendiri kelakuan wkwkwk. Biasanyanya rame di ig marc nyinyir sekarang sepi ternyata pindah ke ig dovi wkwk

      Guest
  11. Teringat statement vinalez di race catalunya kemaren,,,

    Ada yg layak di tempatkan di tempat sampah,,

    Ekekeke

    Guest
  12. Rasah kakean alasan… Untung yg di tabrak si hohe… Coba bayangkan kalo yg ketabrak si junjungan.. Apalagi kalo yg nabrak si mm… Nah,, introspeksi wahai umat si junjungan

    Guest
  13. best race 2018 saat ini kang, efek track yg gak terlalu mengumbar power motor, jadi keliatan riding style masing2 rider melibas tikungan assen yg kadang gak perlu rebahan

    Guest
  14. Yang loss grip siapa, yang disalahin siapa.
    Fb kalo udah kalap, yang oenting jagoan harus bener. Padahal dari situ ketahuan b°d°hnya.

    “Haters Gonna Hate, No matter How Good You are”

    Guest
  15. untungnya Jorge Lorenzo Baik hati kalau gak baik hati mungkin udah bilang hati-hati kalau bawa motor, buntutny Ducati jadi robek ini lo

    Guest
  16. Best moment yg satunya tuh waktubdi chicane last lap antara dovi dan rossi.. dimna rossi menggunakan teknik klasik buat nyalip dovi tapi dovi sdh siap counter attack sperti halnya dovi dgn marc….
    Rossi jadi korban kedua dovi setelah rossi

    Guest
  17. Balapan keren dr awal sampe akhir….sayang lorenzo kalah di ban…kalo nggak bakalan lbh seru lagi…top markotop lah..rugi bgt kalo ga nonton

    Guest
  18. Mantap wak haji ulasanya.
    Kalo honda menang komentar adem, yg komen juga sedikit.
    Kalo tim onoh menang pasti bejibun, darmo, Jimoooo, rdy, rds, dan sejenisnya pada keluar.
    Btw dovi kaga pake rexona lagi yah sekarang udah pada kaga mao ngumpet.

    Guest
  19. Yg saya lihat saat race kemaren ,Strategi Lorenzo cuma 2
    1.kabur sejak saat start dimulai
    2.jika metode 1 ga bisa perlambat pace balap dg menutup semua celah racing line (cara ini dipake di Valencia 2015)
    Seperti yg dapat dilihat setelah cara 1 ga bisa dipake akhirnya cara ke 2 yg dijalankan .. dg sedikit memperlambat pace maka yg terjadi adalah penumpukan pembalap dg begitu pebalap yg dibelakang jadi susah mau overtake jadi menguras ban & stamina tinggal Cari celah deh buat kabur … Masalahnya Marc sudah faham cara ini makanya dia lebih milih wait and see ga terburu2 overtake asalkan ga terlempar kebelakang sudah cukup …cukup dibuntuti sambil memanage ban Dan attack di lap2 akhir…Dan Strategi inu berhasil

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.