TMCBLOG.com – Bro sekalian, race MotoGP Assen 2018 masih bersisa di otak kita, Epic race !!  . . Serunya MotoGP Assen ini mungkin hanya  bisa dibandingkan dengan race yang terjadi Di Phillip Island Australia dan membuat banyak Orang berfikir jika memang layout track adalah salah satu variabel terkuat, maka mungkin kedepan karakter track yang supercepat, sempit, punya speed corner dan memiliki tikungan berbalik arah yang cepat laksana Zig-Zag seperti Assen ini adalah resep jitu untuk menghadirkan tontonan serupa . . So kalo berencana bikin sirkuit, tirulah Assen hehe.

Jika di artikel sebelumnya satu dua sentuhan antara pembalap bisa berujung pembicaraan media sosial yang tak ada ujungnya dan kadang berakhir dengan debat kusir, maka di race MotoGP Assen, sentuhan sentuhan lebih masuk ke lumrah lumrah saja . . Bagaimana nggak, kata Marc Marquez di race Assen 2018 yang berlangsung epic kemarin hampir semua pembalap bersentuhan dengan yang lain, hampir semua sob . ..  Serang dan bertahan, serang dan bertahan …

Di race paling tidak ada sekitar 8 pembalap yang berada di pack terdepan sebut saja Valentino Rossi, Marc Márquez, Jorge Lorenzo, Maverick Viñales, Alex Rins, Andrea Dovizioso, Cal Crutchlow dan Johann Zarco . . . Boleh dibilang selama 23 lap dari total 26 Lap hampir kita tidak bisa menentukan siapa yang akan punya kans paling kuat memenangkan race epic ini . . Dan bahkan kita tidak bisa menentukan siapa yang akan menjadi pemenang ke dua dan ke tiga sampai finish line . . Secara total ada ratusan overtake dilakukan 23 starter Race . . namun kira kira ada berapa overtake yang dilakukan oleh 8 pembalap terdepan ? Ternyata ada yang ngumpulin datanya sob . . Namanya Nicola . . Berikut ini adalah data yang ia kumpulkan.

Ooo I Love Data Very Much, dan Nicola ini sudah membantu Banyak dengan mengumpulkan data satu persatu mulai dari lap pertama  sampai lap ke 26 untuk Pack Pertama . . . Mungkin ada yang kelewat, mungkin kelebihan .. Namun kayaknya hampir akurat nih datanya, kalo sobat sekalian serius mungkin bisa di cek satu persatu dengan mencocok-logikan dengan Rekaman race . . .Data Box merah berarti Overtake di Pimpinan Lomba, Abu-abu double overtake dan ungu adalah Champion Overtake.

So anggap saja data ini sudah cukup akurat, artinya ada 15 kali Overtake yang membuat pergantian pimpinan Lomba di posisi terdepan dan Overtake terakhir yang membuat Marquez langsung melejit getok Palu ( pinjeman istilah dari Lorenzo ) memimpin race sampai akhir Chequered Flag adalah overtake Marquez terhadap Rossi.

Data yang di kumpulkan oleh Nicola juga menyangkut data berapa Kali overtake dilakukan oleh satu pembalap ke pembalap lain dan juga data Overtake yang diterima pembalap tersebut dari pembalap Lain . . Dan datanya bisa TMCBlog dan sobat lihat di grafik batang di atas . . Marc Marquez menerima 12 kali overtake dari pembalap lain, namun juga 12 kali meng-overtake pembalap lain dari Pack tedepan. Dovi menerima overtake dan melakukan overtake sebanyak 19 Kali.

Secara umum pembalap di pack terdepan yang lebih banyak melakukan overtake dibanding kena overtake sepanjang yang bisa TMCBlog lihat adalah Alex Rins, Maverick Vinales, Jorge Lorenzo dan Andrea Iannone . . Pembalap yang lebih sering di overtake dibanding meng-overtake di pack terdepan adalah Rossi, Crutchlow, Dan Zarco . . Lihat betapa lengkapnya data ini  . . Dan ternyata belum selesai sampai di sana  . .

Data di atas juga sangat lengkap menyangkut di mana tempat terjadinya overtaking . . . di tikungan atau di straight

Dan menurut Grafik hasil pengolahan data yang TMCBlog kerjakan, Tempat Favorit Overtake untuk Pack terdepan di race MotoGP Assen 2018 adalah di Tikungan 1 ( T1) sebanyak 15 kali overtaking, lalu diikuti di Straight ( ST ) sebanyak 12 kali dan Di Chicane terakhir T16 sebanyak 12 kali juga . . tercatat dua Tikungan yang tidak tidak terjadi satupun overtake adalah T3 dan T11.

Dua Grafik data di atas ( silahkan klik untuk zoom grafiknya ) adalah grafik batang yang menggambarkan berapa kali masing-masing dari 8 pembalap terdepan melakukan overtaking di spot tertentu . . . Dari dua grafik diatas bisa TMCBlog lihat bahwa memang Valentino Rossi memang punya semacam senjata rahasia Di T16 atau di Chicane terakhir untuk melakukan Overtaking. Tercatat ada 10 kali Valentino Rossi melakukan overtake di sport bernama Tikungan Geert Timmer Bocht tersebut . . Pembalap lain yang melakukan overtake di Spot tersebut adalah Andrea Dovizioso . . Dan ironisnya Dovi lakukan hal tersebut untuk meng-overtake Rossi di lap lap terakhir kalo sobat sempat ingat.

Marc Marquez menjadikan T5 Strubben menjadi Sport Overtake favoritnya . . dan Juga Alex Rins. Sedangkan menurut yang bisa TMCBlog kunyah-kunyah, di race hanya ada 3 pembalap di Pack terdepan yang punya kapabilitas melakukan Overtake di Straight ( Tarck Lurus ) yakni Andrea Dovizioso ( 1 kali ) Jorge Lorenzo ( 7 kali ) dan Andrea iannone ( 4 kali ) . . Dovi dan Lorenzo tidak disangsikan lagi ..  Karena Ducati Desmosedici GP18 terkenal powerfull engine . . Andrea Iannone? TMCBlog melihat data ini sebagai sebuah bukti Empiris dari janji yang pernah di hadirkan Davide Brivio bahwa Suzuki GSX-RR spek baru di Assen akan punya peningkatan terutama di Power sehingga membuat Top speed  meningkat . . . benar benar Epic Race  . . silahkan dikunyah-kunyah dan semoga berguna.

Taufik of BuitenZorg

47 COMMENTS

  1. Keren banget mencatata setiap detail.. Video highlights #DutchGP di YouTube sampe 42 menit yang mana biasanya video highlight cuma 6 menitan. Wkwkwkwk.. Edyan, Assen. kalo maen di PS juga seru bener..

    Tapi layout Aseen terkeren itu di 2004-2005 mas, banyak banget tikungannya.

    Editor
    • ekekekek,keknya nggak bisa disebut Highlight kalo segitu,50 menit lebih aja udah dr start sampe masuk parc ferme 😂😂😂

      Guest
    • kalo ga salah, sirkuit assen ini layoutnya diperpendek ya…dulu lebih panjang…

      Guest
    • Gini nich artikel khas wak taufik which is noted as smart article. Padahal bikin saya males baca. Ga paham soale. Palagi gambar grafik2 gitu. Malesin banget dech. Susah ngertinya. Sukses aja dech buat wak taufik. Sehat selalu yg pokok

      Guest
    • paling epik overtake di chiken terakhir penuh dengan tehnik terutama pas nikung ke kanan itu agak susah kalo menurut saya ga semua rider bisa. Semoga race selanjutnya makin rapat, dan untuk kedepannya mungkin sircuit2 semacam ini yang perlu di perbanyak

      Guest
  2. #dutchGP merupakan race ter-epic sepanjang musim 2018, semoga race2 berikutnya menyajikan tontonan yang juga penuh overtake

    Guest
  3. Memang layout circuit yg jd penentu dan juga kondisi cuaca yg bersahabat, tp justru circuit modern karakternya cepat dgn sedikit hairpin dan chicane
    Jd kangen sama suzuka gp, laguna seca gp dan donington park

    Guest
    • saatnya #2019GantiHermannTilke sudah terlalu banyak sirkuit ala dia yang justru agak bosan meskipun rata-rata speed lebih tinggi, tapi sedikit overtake spot.

      Guest
  4. Alhamdulillaah.. typo-nya sdh saangat berkurang wak 🙂
    Klo Assen jd race ter-epic so far, race mana yg jd race ter-boring so far?

    Guest
    • Yoi…ada aja yah yang bisa dapet picture sekeren itu.

      Luar biasa jagoan gw MM93…!! It’s another Marquez’s style..

      Guest
  5. Lho… bukannya 5 lap jelang akhir ada Marquez yg overtake AD dan VR sekaligus di straight ya?
    coba tontong ulang setelah cuplikan slowmo marc vs vinales..

    Guest
  6. Race super seru, berasa liat Moto3 atau malah UB150. Cuma agak kurang puas sama hasilnya, berharapnya sih yang menang pabrikan lapis kedua (Suzuki atau Aprilia) dan podium diisi rider satelit biar semakin wow. Overall kalau lihat hasil akhir biasa aja kesannya dan gak terlalu merubah posisi-posisi pembalap di klasemen, cuma Rins yang menonjol. Tapi sajian dari lap pertama sampai finish bener-bener menghibur.

    Guest
  7. Ga mngubah hasil akhir bahwa marqez menang di kandang yahaha.
    Dan vr keok dikandang sndiri.
    Bicara Klasemen?
    Mau komen takut ketawa

    Guest
    • Intinya Marc sudah pernah mengalahkan Kakek Legend di”kandang”nya alias di semua circuit yg kakek legend paling sukai, yah minimal Marc bisa melakukannya sekali.
      sementara kakek legend belum bisa melakukannya yg sama (mengalahkan Marc di semua circuit yg Marc sukai) sekalipun hingga detik ini.

      Namun ada yg unik, Walau memang Assen adalah “kandang”nya si kakek legend, namun semenjak musim 2005, dia (nyaris) hanya bisa memenangi Race Assen di tahun Ganjil (pengecualian di 2011) yakni 2005, 2007, 2009, 2013, 2015 dan terakhir di 2017.
      Serta sejak era 4tak, Rider Penantang kakek legend, baru Stoner dan Marc yg bisa memenangi Race Assen lebih dari sekali. Ini menunjukkan begitu kuatnya si kakek legend saat race di Assen. Mengalahkan dia disini, tentu sangatlah puas.

      Guest
  8. Salah satu race paling keren sepanjang masa
    Kata “breath taking” sampe diulang2 sama komengtator… Wkwkw

    Guest
  9. kudu banget race mirip-mirip Assen kemarin wak,
    seru pake banget !!!
    semoga Dorna kedepan bisa menyuguhkan pertarungan MotoGP sekeren kemarin

    Guest
  10. males wak buat kunyah-kunyah, langsung telen aja.
    secara data & grafiknya udah mantab banget.
    Assen 2018 paling EPIC lah!!!
    semoga di future races makin banyak yg serupa

    Guest
  11. Saking seru nya ya race kemarin, sampe ada yg itung jumlah overtake segala. Beruntung kemaren ga ada gangguan seperti mati listrik. 👍👍👍

    Guest
  12. Setuju wak haji, kalo mau bikin sirkuit, tirulah assen. Cuma masalahnya gak ada yg mau bikin di sini 😹😹😹

    Guest
  13. Nah bener kan, klau cuma dpt mesin pabrikan tapi part ngak updet buat apa. Kaya zarco nantinya, pasti ymh lebih pilih vr. Hohe aja yg satu team, tetap dibedakan, palagi di team satelit. Dp dah tepat. Nunggu vr pensiun, sama aja bohong, Umur dp juga dah tua.

    Guest
  14. bayangkan klo Zarco, Iannone, Cruthclow dan (mungkin) Pedrosa (klo lg on fire tentunya kyk dulu) juga bener2 bisa ikut juga fight ama 5 rider terdepan sampe finish. Bisa jadi sesak nontonnya hehehe

    Guest
  15. wis tak kunyah-kunyah tp masih kurang kenyang ^_^ … menunggu race-2 sperti assen dan philip island (2015) lagi

    Guest
  16. Lebih cocok kalau tikungan Chicane terakhir T16 berganti nama dari sebelumnya Tikungan Geert Timmer Bocht berganti jadi tikungan Valentino Rossi.

    Secara VR46 jago sekali di tikungan tsb (punya senjata rahasia) sehingga bisa berkali2 mengovertake pembalap lain.

    Selain itu, saat podium 1 Assen 2015, VR46 belum menuntaskan race secara lengkap karena belum melewati tikungan Chicane T16 ini di lap terakhir.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.