TMCBLOG.com – Bro seklaian, TMCBlog dalam 2 tahun terakhir banyak melakukan restorasi terhadap motor bebek / Moped akhir tahun 70-an sampai 90-an. Dan salah satu yang membuat TMCBlog menyukai motor motor bebek di rentang tahun ini adalah soal sasisnya Yang Klasik dimana sudah seperti monokoq itu sasis membentang dari daerah steering hub sampai buritan semua berbahan plat besin ..  Dibandingkan dengan desain sasis motor motor saat ini yang mayoritas merupakan jalinan pipa turbular atau pipa kotak . . Nah pas TMCBlog dengar Honda mulai menghidupkan kembali desain klasik Supercub khususnya versi pertama, TMCBlog langsung kepo, apakah sasis klasik lama masih dipertahankan ?

Via foto dari Young Machine ternyata untuk C125 Supercub, sasis yang dipakai oleh Honda C125 bukan menggunakan sasis klasik sob ( atas ), sasis C125 ( bawah ) lebih merupakan jalinan pipa pipa . . Secara umum mirip seperti sasis Honda Supra 125, ataupun Revo series yang sekarang walau tentu dengan detail berbeda . . cek juga deh lengan ayunnnya . .. lumayan menarik . .

 

Jika sobat pernah membongkar Honda C50 Seagull atau C70 lawas, tentu akan ngeh kalo batok atas itu full logam . . Namun Di C125 walaupun secara bentuk masih disamakan dengan desain Sea-Gull / burung camar dengan headlamp plus lampu sen LED ..  Namun secara umum mirip setang motor motor moped saat ini dari sudut pandang setang dan juga cover covernya yang menggunakan plastik ABS

Mengenai mesin, untuk versi Jepang yang diproduksi di Thailand, mesin Honda C125 Supercub ( atas ) boleh dibilang mirip dengan mesin yang dipakai Honda Supra X 125 FI ( Bawah ) minus bentuk side crankcase kanan, Injector, Throttle Body dan kehadiran kick starter di Supra  . .

Diatas adalah gambaran ide garis desain dari Honda C125 ini . . . Secara umum masih sangat mengacu pada versi Supercub yang pertama hadir tahun 1958 . . .

Taufik of BuitenZorg

25 COMMENTS

  1. AHM kapan ya bikin ginian? Supra X125 ataupun revo yg penjualannya masih laris dengan model yg seperti sekarang sudah mulai membosankan, sudah lama tidak ada perubahan yg berarti.

    Guest
  2. harga mineral besi makin mahal,yg masih pertahanin Vespa faggio eh Piaggio,
    faggio nama motor di GTA sa deng

    Guest
  3. Wak haji..honda thailand di bikin pusat develop honda di luar jepang apa karena sahamnya 100 persen honda jepang?
    Re

    Guest
    • bantu jawab, karena R & D honda ada di thailand. kemungkinan 100%

      sama spt ymh ina, R & D yamaha ada di indonesia, makanya ina jadi pusat produksi global

      Guest
  4. rangka monokok semakin langka. siapa aja yg pernah pakai rangka monokok?
    honda s90,
    super cub,
    vespa,
    apple macbook unibody

    Guest
    • Versi lawas malah lampu depan kaca, begitu v80 ganti mika. C70 juga, generasi setelahnya mika, padahal kaca anti kuning dan retak,

      Guest
  5. Ingin honda principal boyongan ke Indonesia. Biar motornya keren. Moga aja deegh Jepang sudi balik ke indo.

    Guest
  6. Tipikal konsep produksi mass-pro Jepang sih.
    Kompromi antara material cost, production cost dan harga jual (yg berujung pada target angka penjualan)

    Guest
  7. Peluang sebenarnya buat suzuki/yamaha. Cub penjualan sekedarnya coba buat classic. Kalau masspro sy kira jd lebih murah, antara 15-20 jt. Bisa pk mesin shooter, vega r karbu, force, atau malah z1. Tentunya dilengkapi bagasi agar lbh fungsional.
    Meski ms gk terlalu banyak, tp bkl lebih stabil, tidak spt sekarang yg trennya menurun.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.