TMCBLOG.com – Bro sekalian, Saat tmcblog hadir semalam di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018 ( GIIAS2018 ) di ICE BSD, memang baik Honda C125 supercub maupun Honda Forza 250 punya magnet yang cukup KUat . .

Honda menempatkan Booth sepeda Motornya cukup terpisah jauh dari booth sepeda motor umumnya, mereka menyatu dengan Booth Honda Mobil, Which is cukup sesuai dengan tema yang mereka bawa ke GIIAS 2018 yakni personal, elegan, mewah, Luxury . . . begitupun dengan varian varian yang dihadirkan . . salah satunya Juga yang bikin banyak banget orang CLBK adalah Honda C125 Supercub yang impresi fisiknya tmcblog hadirkan dalam VLOG di atas

Honda C125 Supercub ini memang tidak bisa dikatakan  ‘murah’  . . 55 Juta rupiah sobat akan ketemu dengan mesin yang se-garis desain dengan Honda supra X125 . . Namun Motor ini Impor CBU dan didesain dengan Hati . .. Honda C125 Supercub ini punya sejarah yang sangat kuat dan tmcblog rasa dalam pendesainnannya sangat mengikut sertakan sisi emosional dari para pendesain Honda yang sangat ingin sekali memunculkan kembali ( reborn ) cita cita Soichiro Honda yang hadir pertama Kali di tahun 1958  . . . which is artinya ini sudah 60 tahun lamanya . ..

Saat pertama kali sobat lihat desain dari Honda C125 Supercub sobat sekalian akan bilang . . asli nih nih desainernya bener bener ‘sakit ‘ ia bisa banget membawa aura supercub sea gull tahun 1958 ke jaman 2018 ini . . Detail Daerah headlamp Honda C125 Supercub yang seperti burung camar, desain Joknya Yang single seater, cover Fork depan yang dimiripkan dengan desain fork link motor motor cub Honda Jaman dahulu . . ahhhh asli CLBK sobbb buat sobat sobat terutama Yang memang semenjak lama berkutat dengan motor motor cub jadul C-seriesnya Honda . .

walaupun CBU, AHM tidak menghadirkan Jok belakang maupun rak Bagasi Honda C125 Supercub di belakang, ni berbeda dengan yang dihadirkan di Thailand maupun di jepang. namun ini jelas ada alasannya sob . . yakni AHM ingin membuat Honda C125 Supercub ini punya tema personal dan menyentuh sisi emosional pengendara dengan kuat . .  ‘ this is my Cub ‘ . . .

Yap CLBK Namun tentunya, CLBK yang manis karena walaupun terkesima oleh elok paras rupawan supercub jaman dahulu yang mungkin bisa disandingkan dengan ‘ gadis Solo ‘ , namun segala perlengkapan Honda C125 Supercub sangat modern, Dashboard Digital LCD plus sistem penguncian Smart Key yang aslinya malah tanpa Key alias kunci . ..  wis pokoke judulnya CLBK sob . . cinta lama belum Kelar . .

Taufik of BuitenZorg

44 COMMENTS

    • @puoi
      maksudnya dia Honda motor kan masuk grup Astra,sedangkan Honda mobil berdiri sendiri dgn nama HPM
      tapi ane rasa masih bisa di tolerir sih,masa malah berbagi sama booth Toyota mentang2 sama2 Astra agak nggak elok gitu,apalagi sejarah antara Honda Toyota lebih sering musuhan,bahkan sejak jaman Soichiro Honda karna waktu masih merintis karir dulu piston (atau apa gitu lupa) buatan Soichiro ditolak mentah2 sama Toyota,tapi berkat dendam itu juga soichiro bangun brand Honda sendiri,mungkin kalo saja Soichiro di pekerjakan Toyota nggak bakalan ada manufaktur Honda sekarang,cmiiw

      Guest
    • @HSS
      ini menarik, karena Toyota sendiri lebih dekat ke Yamaha di pusatnya 😀
      tapi di indonesia AHM sama TAM yg satu grup 😀

      Administrator
  1. Mending beli Revo seken ato Blade seken, baru dimodif macem ni
    Daripada bayar 40juta

    Guest
  2. Klo menggunakan TBW lebih detail tuh….jadi kabel gas gak kelihatan gt…kayak yg model c102 kabel gas model lidah di dalem cover stang…jadi kelihatan rapih….

    Oiya wak numpang tanya itu jok nya ada kunci nya gak or pengait gt?

    Guest
  3. emang mantep inih c125 walopun mahal juga

    yuk mampir di chanel youtube saya
    https: //www.youtube.com/channel/UCIc1MzzVuvi-5zQYKwXyANg

    Guest
  4. Motor tjakep gini kok jomblo seat..ya? Mnurut saya, ckup cocik lho buat boncengan..apalagi kalo ada girl yg mau diboncengin..JJS santai muter2 kota/pedesaan.

    #just buat jalan2

    Guest
  5. Ini motor helm bawaanya apa masih TRX series…..? Hanya pabrikan “pilek” kalo kekeh margin oriented…… Bisa2 gak klop dgn designya yang sepenuh hati

    Guest
    • keknya udah sepaket dr Thailand juga,ga tau deh kita tunggu nanti ada vlogger yg beli dan unboxing 😁

      Guest
  6. ad w175,ada pcx,ad nmax,bahkan xmax 58jt,royal enfield nambah dkit. Koq mahal ya. 55jt dpt motor gni.CBU sih CBU tp knapa g dilokalkan saja. Gmana ya klo.CB400 masuk indo,brp y hargany,apa bsa setengah kawasaki Z900.

    Guest
  7. ntar klo ada yg pke motor ini seliweran berarti fix dia hooorang kayaaahh.. hhe..
    tp memang menggoda sih terutama bagian buritannya gk nahan 😍😍..

    Guest
  8. Strategi produsen mengerek harga. Nantinya konsumen akan merasa murah membeli supra X 125 dengan harga 30 jt. Kan mesin sama dengan yg 55 jt. Jadi beda 25 jt ada pada pernak perniknya serasa pantas. Nasibmu konsumen…..

    Guest
  9. Hobi memang gak ada batas harganya .kalo menurut ane berat buat dilokalin musuh head to headnya jg gak ada dr kompetitor .tp kalo dilokalin kasian yg beli duluan ntar malah pada jedot2in palanya ketembok .

    Guest
  10. Terlalu mahal sekalipun utk produk yg disegmentasikan sbg produk premium (ataupun sbg produk flagship).

    Kalau soal desain itu sih selera, jadi perkara ada yg suka atau tidak, sulit dibahas scr rasional. Tapi sekali lagi, apakah honda Indonesia yakin mampu mengerek brand honda motor dgn strategi pricing pada produk flagshipnya yg seperti ini?

    Jangan bandingkan dgn Vespa/Piaggio yg bbrp th ini sukses memenuhi kebutuhan pasar segmented-nya dgn produk-produk keluaran baru mereka. Karena baik vespa maupun piaggio sekalipun membandrol produk baru mrk dgn pricing yg relatif mahal, by logic harga tsb masih dapat dicerna dgn mudah oleh market. Mulai dari kualitas produk, sistem produksi, desain yg benar2 orisinil, sampai status produk CBU yg pada akhirnya membuat pajak jadi mahal, terseraplah produk2 itu dgn laris. Ini belum bicara produk flagship vespa yg harganya bisa 200jt lebih ya, yg akhirnya sukses jg meningkatkan brand image vespa minimal pada segmennya sendiri.

    Perumpamaannya begini, misalnya ada orang yg dari kecil dulu orang tuanya pakai vespa, lalu skr orang tsb sudah sukses, maka ketika vespa memproduksi produk flagship dgn harga ratusan juta, orang itu akan memilih utk membeli vespa tsb demi memenuhi kebutuhan dirinya (entah membangkitkan memori masa kecil dsb), bukan setelah orang itu sukses lalu dari dulunya pakai vespa kemudian jadi beli produk ducati atau harley. Begitu harusnya produk flagship berfungsi bagi konsumennya.

    Nah sekarang supercub ini harga 55jt, cuma menang remake desain dan built-quality doang, yg itupun sebagian besar menurut saya masih maksa. Kenapa saya bilang maksa, karena kalau memang mau disematkan mesin supra-x 125, ngapain ambil CBU dari thai? (Belum lagi soal mitos barang produksi thailand lebih baik built-qualitynya dari Indonesia). Sangat jauh kondisinya dgn vespa yg menawarkan produk CBU karena memang tidak ada fasilitas produksi yg mendukung di negara ini, dan kalaupun mau dibuatkan fasilitas produksi disini sekarang pun, marketnya sudah tidak sebesar tahun 60-70an lagi hingga malah membebani manufacturing cost yg lebih besar nantinya ke harga produk.

    Last but not least, maaf kalau kepanjangan. Bukan kenapa, saya nggak suka aja ketika disebutkan honda motor mau menawarkan produk flagshipnya dgn embel-embel jargon “menawarkan dgn hati” atau diatas dituliskan motor ini “didesain dgn hati”. Menurut saya honda motor tidak pernah menganggap serius konsumen di negara ini. Produknya selalu memiliki built quality yg rendah, dgn perbandingan harga market yg tinggi (walau harus diakui memang honda motor paling unggung after-salesnya). Yg saya mau tekankan disini adalah, ayolah honda jujur lihat Indonesia, market disini sudah menghargai produk kalian selama ini, silahkan ditengok berapa besar omzet market di negara ini selama ini? Kalaupun memang mau memberi sesuatu dgn hati, ya lakukan dgn sepenuh hati, jgn masih saja menyuguhkan produk dgn harga yg tinggi tanpa real value yg sepadan.

    Guest
    • Dis baik is not for yu si pemuja vespa. Dan juga bukan buat si penggemar modif. Dah itu saja.
      Lu mikir harga segitu kemahalan? Mahal mana sama NinFi yg harga tetap tapi dah lokal dan Sama ninja 2 tak yg sok2an dipasang harga mahal gara2 discontinue. Atau sama barang CBU ini harga 55 juta?
      Lebih masuk akal mana?

      Guest
  11. 55 juta mahal..???
    buat replikane ae
    wahaaii… modifikator
    ahm kasih peluang rejeki iki…
    replika supercub 125 disinyalir bakal lumayan laku :mrgreen:
    #ahm batine kakean iki :p

    Guest
  12. Memang overpriced nya ini ga kira2 sih…vespa aja termasuk mahal tp ini bikin jantungan mahal ya, Sama2 segmented Sama2 CBU Sama2 125cc tp selisih 20juta..vespa 125cc or 31jt yg 150 c masih dapet under 40jt dan klo ngomongin material itu plate di vespa volume nya jauh lbh byk drpd ni bebek

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.