TMCBLOG.com – Bro sekalian, adakah yang ikutan kepo sama Laptime yang dilakukan Oleh Marc Marquez di hari Jumat kemarin baik di FP1 maupun FP2 ? . . yap kembali lagi Marc Marquez tidak lagi menggunakan akhir dari sesi FP1 dan FP2 MotoGP Brno 2018 untuk melakukan Time Attack . . ia terlihat tetap masuk Track di akhir sesi, namun sepanjang tmcblog pantengin kemarin di FP1 dan FP2 Live . . tidak ada tanda tanda Marquez melakukan red hat pace di tiap sektor . . . adem ayem . . .

Sobat bisa lihat di data FP1 di atas pada awal Run FP1 menggunakan kombinasi Ban Medium – medium , Saat Run Ke 2 dan  run ketiga . . sobat tidak menemukan adanya tanda NEW TIRE di time sheet . . artinya Marc Marquez menggunakan ban yang ia telah pakai semenjak awal sesi sampai sesi berakhir . . secara umum total  18 lap Marc Menggunakan Ban medium medium ini  di FP1

Selain Marc Marquez pembalap lain yang melakukan Hal serupa di FP1 adalah Andrea dovizioso, Iannone, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, Nakagami, Rins, Redding, Aleix Espargaro serta Cal Crutchlow yang menggunakan kombinasi medium- medium.

FP2 Brno kejadian lagi . . di awal sesi Marc Marquez menggunakan ban Slick dengan kompon Yang lebih keras dibandingkan dengan sesi Pagi hari yakni kompon hard – Hard . . di Sesi FP2 ini pula Marc Marquez melakukan 3 kali run dengan total 18 lap tanpa berganti Ban Baru yang lebih ‘ soft ‘ pada sesi Time attack di 5 menit terakhir . . .

Danilo petrucci mengatakan bahwa ” Marc Marquez masih  ‘ bersembunyi ‘ disinyalir baru FP3 marc akan hadir dengan Pace kencang untuk memperjuangkan tempat 10 besar agar bisa langsung lolos ke Q2 . . namun Gimana Kalo FP3 nanti Hujan? ada kemungkinan Marc Marquez masih tetap lolos. Tanpa Time Attack pun Championship leader ini sepanjang akumulasi FP1-FP2 masih berada di posisi 10  . . sementara merupakan posisi aman untuk lolos ke Q2 bila kondisi Brno di FP3 Hujan. Selain Marc Marquez pembalap lain yang melakukan Hal serupa di FP2 adalah  Cal Crutchlow . . .

Seperti yang sudah tmcblog tulis di beberapa artikel terdahulu, mulai beberapa seri belakangan Marc Marquez terlihat lebih mature dan metodik .. ia tidak lagi menggunakan beberapa sesi latihan untuk mengejar laptime. Di FP2 dan FP4 di mana waktu latihannya mirip dengan waktu race sekutar jam 14 an Marc Marquez terlihat lebih mengedepankan strategi riset ban untuk Race dengan melakukan semacam simulasi kecil berlap lap tanpa ganti ban untuk mencari data, performa dan tentunya limit dari kombinasi mesin, suspensi dan ban di track sirkuit yang sedang di jalani … namun balik lagi, semua ini disinyalir bisa dilakukan karena kombinasi rider, mesin, dan ban untuk Repsol Honda, terutama Marc Marquez sudah lebih settle dan balance di 2018 ini, imho. Kita lihat nanti di FP4 apakah strategy in akan semakin terkuak . . Silahkan dikunyah kunyah sob dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

42 COMMENTS

    • Orang ini dipenuhi kebencian.
      Kasian hidupnya hanya utk membenci blm lg jk ketambahan iri dengki, Bahkan mungkin Sesak akibat yg ia idolakan pencapaiannya di th 2018 podium 1 nya ga sebanyak kombinasi mm93 dgn rcv.
      Pastikan kesehatanmu terjaga bro, karena bagi kami yg waras. Melihat makhluk model paidi yg mentally ill begini termasuk bagian dari hiburan.

      Guest
    • Plintat plintut pke akun kloningan bnyak… Efek kracunn emisi gas buang Mbit Darmo 😄😂

      Guest
    • ekekekek…
      kyaknya bkalan ditiru nih caranya MM sama sebelah..
      pembalap cerdas itu ya begitu.. ngapain cari time attack..
      lebih baik riset ban buat race.. terus pas akhir tancap gas tinggal kan lawan..

      Guest
  1. Lin Jarvis aja “nyerah” kok sama Marquez..

    Mungkin sebetulnya M1 itu udah bebas struggle.. Akhirnya level semua motor itu (termasuk RCV) dah setara.. Malah mungkin Ducati itu paket motor yg paling superior sebetulnya..

    Kata si Jarvis, kita gak kalah lawan Honda.. Kita kalah oleh Marque

    Guest
    • itu jawaban diplomatis jarvez..
      kalau rider yang ngomong: saya bisa seperti marq kalau motor seperti Honda

      Guest
  2. Bingung mau nyinyir apa lagi.. .. ..abis nyinyirin di bales data, .. jadi keliatan blo”on !!!

    SAMBIL berbatin semoga Marquez pindah team.. ..ABH (asal bukan Honda)

    😂 pppfffftttttt 😰

    Guest
    • Oopss.. I did it again, got played with your hearts, got lost in the game.. oh baby, baby… 😅😅😅

      Guest
  3. Beberapa rider coba metode yg sama. Tp tetep aja setiap rider walaupun sama metodenya hasil tiap rider bisa beda2. Aplg yg coba ditiru keliatannya udh bener2 mateng metodenya

    Guest
    • kayaknya emang ngak semua yang cocok sama metode ini, harus rider, motor, team yang udah bener2 mateng. artinya emang udah ngak ada masalah lagi yg ada di motornya

      Guest
    • Yap.
      Btw soal metode ini hasil buah pemikiran mm sendiri atau masukkan dr santi apa gimana wak? Ada info ga? Bro kucing mungkin tau. Ehe

      Guest
  4. Kalo sekedar pole or minimal start dr baris depan bukan sesuatu yg terlalu sulit buat marq .sambil riset ban aja masih lolos q2 .

    Guest
  5. Taun lalu yang di explore Marc adalah limit motor…taun ini lain ya wak…mencari konsistensi pace dengan ban paling cocok dengan lintasan…

    Wah…kalo gini caranya…ya susah dikalahkan ini…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.