TMCBLOG.com – Bro seklaian, menarik melihat satu postingan twitter dari offbike yang kali ini menyoroti bola bola yang diletakkan di atas Baki berbahan Carbon. Bola Bola tersebut  dipakai di beberapa team Moto2. Bola Bola tersebut diletakkan Di DASAR tangki bbm dan berfungsi untuk menaikkan CoG ( Titik Pusat Gravitasi/ Massa ) dari Motor dengan cara ‘memindahkan’ bahan bakar lebih ke atas . . . hmmm gimana analisanya ?

jadi Begini sebenarnya bola Bola tersebut bukan Bola Bola sembarangan, dan Juga Bukanlah Bola Pimpong biasa. Nama resminya adalah Volume displacement Balls atau Bola Bola Pemindah Volume. Cara Kerjanya sih sederhana banget . . Bola Bola ini ‘dicemplungkan’ ke dalam tangki bahan bakar, dan akan tenggelam sehingga Volume yang dipindahkan ( pakai bahasanya Archimedes ) akan ‘ naik ke atas ‘

33 mL. 25 mL.

Yap tenggelam, tidak seperti ping-pong yang mengapung. Volume displacement Balls ini akan tenggelam dan akan ada Volume bbm yang etrpindahkan karena bbm’ lebih naik ke atas’ sehingga secara logika memang benar akan mengubah CoG dari Motor karena posisi bahan bakar ( memiliki bobot/massa ) akan lebih jauh dari dasar dibandingkan dengan Motor yang tidak menggunakan Bola bola ini.

Yang Juga menarik adalah informasi bahwa bola bola mirip bola pimpong tersebut ‘ tenggelam ‘ di bbm  ..  ini artinya berat jenis bola bola tersebut lebih besar dari berat jenis dari bahan bakar ( hidrokarbon ) . .dan satu lagi Bola tersebut sepertinya bukanlah besi atau logam karena kalau menggunakan logam akan berpengaruh pada bobot motor secara keseluruhan

Atau dengan kata lain, material untuk membuat selubung bola tersebut bukan material biasa .

Saat Ubek ubek informasi, salah satu perusahaan yang memperoduksi displacement Balls tersebut adalah ATL yang bergerak di Fuel Cell Material . . hmmm ada kemungkinan Bahan pembuat selubung Bola tersebut adalah ‘ Fuel cell Foam ‘ dan Ternyata Bola Bola ini sudah disertifikasi Oleh FIA ( The Fédération Internationale de l’Automobile ) yang merupakan asosiasi yang bergerak di Balap Mobil . . atau sobat punya pendapat lain ?

Memang dalam Balap Grand Prix seperti Moto2 hal hal detail bisa saja ditemukan dan dihitung termasuk perubahan sedikit dari ketinggian Volume bahan bakar yang bisa menyebabkan perubahan CoG dari Motor  .  . Detail banget yaa ? . . Silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

45 COMMENTS

  1. Wak, mau nanya… Apakah cara kerjanya kalau BBM di tangki menyusut atau berkurang maka bola2 itu akan jatuh satu2 ke tangki sesuai berkurangnya volume BBM, kan selama penuh berarti blom di perlukan….

    Guest
  2. motogp gp emang ajang balap prototype yang terkenal dengan teknologi canggih tapi kadang tetap saja ada alat alat sederhana yang kadang tak terlihat oleh mata 😂
    sebelom ada bola ini ada handgrip yang diiket pake kawat lalu ada karet ban dalem buat ngiket pedal rem biar cepet balik ketika abis diinjek wkwkwk

    Guest
  3. Dulu ada fuel foam yang dimasukin ke dalam tangki bbm supaya bensin gak bergerak acak/liar kesana kemari di dalam tangki, karena gerakan bensin/cairan di dalam tangki/wadah gitu berimbas ke stabilitas motor saat digeber.

    Sempet ngerasain bedanya tangki yang hanya bensin dan yang dimasukkan fuel foam di motor bebek balap.

    Editor
    • Kalau jaman saya balap bebek dulu, tangki cuma diisi 750cc avgaz buat 4 tak dan 1,5liter di 2 tak karena waktu itu pemula cuma 8-12 lap dan cuma berjarak ±10km. Jadi motor lebih ringan, karena diisi lebih dari itu nambah bobot + motor jadi goyang di tikungan. Tapi itu jaman tahun 2000an awal

      Guest
    • nah dari tulisan kang Nugie ini jadi masuk akal,
      kalau cuma menaikan CoG mungkin bisa memakai desain tangki saja tidak perlu sampai menggunakan bola-bola seperti diatas.
      Tapi, saat mendengar gerakan liar carian ini yang bisa menjelaskan kenapa perlu dimasukan semacam bola2 seperti itu kedalam tangki. Saya pernah lihat video juga soal truk pembawa carian/BBM yang ternyata konstruksi bentuk tangkinya itu beda-beda dan tiap konstruksi berpengaruh juga sama daya pengereman, belok-berbelok, dan stabilitas ketika berjalan.

      Guest
      • Nah, saya bahas fuel cell foam berbentuk busa yang kerapatannya lebih longgar dari busa cuci piring..
        Kalo artikel wak Haji ini sedang bahas bola-bola fuel cell yang saya sendiri juga baru pertama kali liat dari foto Offbikes.. hehehe….

        Editor
    • @Firman

      yang bilang untuk memindahkan bbm agar CoGnya Naik Itu Crew Chief dari team
      Jadi kalo saya mah percaya aja sama Crew Chief

      Administrator
  4. Yang penting jangan sampe mogok kehabisan bensin aja… Soalnya gara2 bola2 itu kapasitas volume tangki jadi berkurang kan.

    Guest
  5. Kok saya gagal paham ya? Kalo massa jenis bolanya lebih besar dari bbm volume yang dipindahkan dengan bobot bolanya apa gk malah lebih besar bobot bolanya, yg terjadi malah cog turun
    Misal:
    Volume “bola pimpong” 100ml dgn massa jenis lebih tinggi dari bbm (misal pertamax) 1 gr/mL (pertamax, massa jenis 0,74 gr/mL).
    Massa jenis = massa/volume
    Massa jenis bola pimpong = massa/100ml
    1 gr/mL = massa / 100mL
    Massa bola pimpong = 100gr
    Dan massa bbm yang dipindahkan = 0,74 gr/mL x 100mL = 74 gr
    Nah, massa bola pimpong yg di tangki bagian bawah lebih besar dari bbm yg dipindah ke tangki bagian atas bukannya CoG malah turun ya? Atau tujuannya malah nurunin CoG bukan naikin? Misal naikin berarti bisa pakai bola pimpong dengan massa jenis lebih rendah dari bbm tapi harus dipaksa tenggelam

    Guest
    • pemaksaan tenggelam, butuh sesatu yang memaksa , saya pikir ini bola tenggelam dengan sendirinya, saya saya ubel2 belum ada video di youtube yang menampilkan bola ini ketika dicemplungin ke air/ bbm

      Administrator
    • Benar, tapi selain bola turun, ada huga bensin yg naik, sehingga cog ikut naik. Daripada ubah tanki, ini lebih simpel, krn tiap sirkuit bisa jd butuh cog yg berbeda. Masa bawa byk tanki, mending bw bola pingpong,
      Satu lagi, bola pingpong itu sedikit lebih berat, jadi kalau tadinya tinggi bensin 15 cm, cog 7,5 cm dr dasar (anggap tanki kotak), trus ditambah bola, jadi 20 cm, cog jadi naik misal 9 cm (bukan 10 cm krn bola lbh berat dkt). Lebih mudah nyetel cog rendah, trus ditinggikan lewat bola sesuai sirkuit,

      Guest
  6. kayak bola bola yg di cemplungin di lumpur Lapindo itu ya,tapi fungsinya buat ngebuntu pusatnya yg ngeluarin lumpur,hehe beda ya

    itu apa nanti sisa2 bensin jadi ada yg ga bisa kesedot fuel pump nya ya karna kehalang bolanya atau apa gitu? eh tapi pas miring kan bolanya juga ikut menyesuaikan kayak peloran di tipe x

    Guest
  7. Misal kita belok ke kiri maka bola akan bergerak ke kanan akibat gaya sentrifugal akibatnya bakal ngacoin center of weight…susah belok iya

    Guest
  8. Mungkin isi salad box dari Ducati terkait dengan komponen semacam ini..maybe isinya bandul pemberat untuk meningkatkan grip rear end sehingga akselerasi pun maksimal.. maybe yaa..

    Guest
  9. Benar, tapi selain bola turun, ada huga bensin yg naik, sehingga cog ikut naik. Daripada ubah tanki, ini lebih simpel, krn tiap sirkuit bisa jd butuh cog yg berbeda. Masa bawa byk tanki, mending bw bola pingpong,
    Satu lagi, bola pingpong itu sedikit lebih berat, jadi kalau tadinya tinggi bensin 15 cm, cog 7,5 cm dr dasar (anggap tanki kotak), trus ditambah bola, jadi 20 cm, cog jadi naik misal 9 cm (bukan 10 cm krn bola lbh berat dkt). Lebih mudah nyetel cog rendah, trus ditinggikan lewat bola sesuai sirkuit,

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.