TMCBLOG.com – kemarin pagi Sekitar jam 7:00 setelah mengantarkan si Bungsu ke sekolah Saya mengarahkan Yaris Lansiran 2013 menuju Ujung Utara Jakarta . . Yap telaga Sampireun adalah Target Kita Pagi ini Karena Jam 09:30 dijadwalkan ada sesi Test Ride Motor Baru Suzuki GSX-150 bandit yang di selenggarakan Oleh SIS selaku APM Motor merek Suzuki Di Indonesia . . Dalam kabin hatchback hitam itu kepala saya terus saja membayangkan bahwa Mengendarai Suzuki GSX-150 Bandit akan seperti Naik Si Guntur, GSX-250 Thunder saya yang entah sudah jadi Milik siapa sekarang . . sengaja Saya jalan lebih pagi dan bersiap 2,5 Jam sebelum acara dimulai karena Perjalanan dari Bogor ke ancol adalah sudah seperti jalan dari Ujung ke ujung dan banyak spot Macetnya . . namun Alhamdulillah, sekitar jam 8:45 saya malah sudah sampai Di Telaga Sampireun . . kepagian euuy heheheh . . .

Gak apa apa kepagian, Rejekinya dapet duluan Kalo kata Orang Tua jaman dulu . . dan benar saja, Saya memperoleh giliran termasuk yang paling awal mencoba Suzuki GSX-150 Bandit. Dan bahkan jadi makin sumringah Setelah tahu dari salah satu Manager Marketing SIS Yakni Pak bro Banggas pardede bahwa saya punya banyak spare waktu mencoba Suzuki GSX-150 Bandit ini di sepanjang area Taman Impian jaya ancol  . . whuaaaaaa . ..  Langsung saja siapkan 3 Kamera Action Cam untuk ambil beberapa footage Video . . dan Saat pengetesan itupun tiba . . .

Ok sesaat setelah Naik Ke atas Jok Suzuki GSX-150 Bandit , menyalakan mesin dengan tombol starter yang Hanya butuh satu tekanan kecil untuk menyalakan dinamo starter . . ahhh Suzuki Signature banget nih, Suzuki Easy Starter . .. , Tekan Kopling dan tuas perseneling Pun diinjak untuk masuk ke gear satu . . Buka kopling dan Bandit 150 pun mulai meninggalkan telaga Sampireun . . .

Dan secepat Suzuki GSX-150 Bandit ini meninggalkan Venue, secepat itu pula Bayangan saya mengenai jenis ergonomi Cruiser ala Thunder 150 sirna . . Posisi duduk masih agak sedikit menunduk walaupun memang punggung masih lebih rata ketimbang GSX-R150 . . . namun menurut saya ini adalah Motor turing yang berjiwa anak Muda  ..  letak Footpegnya itu lho bro . . masih berkesan Sporty dengan posisi Yang masih agak jauh ke belakang . . dan menurut saya ini lah salah satu perbedaan signifikan antara GSX 150 bandit dengan Cruiser seperti Thunder 250.

Tapi Pas saya pikir pikir di awal september yang lalu Suzuki pernah bilang bahwa nama besar ” Bandit ” di suzuki merupakan sebuah Racer Replika dalam bentuk Motor streetbike . . sehingga memang logis Jika feel race Bike masih nyisa di GSX 150 Bandit walaupun tampangnya Lebih kalem dibandingkan GSX-S150.

Oke setelah fokus di Kaki . . bagaimana dengan Bokong? . . . Duduk di atas Jok Suzuki GSX-150 Bandit menghadirkan percampuran dua perasaan yang tidak inline antara Nyaman dan Racy/ Sporty Feeling . .. Lah emang yang dirasakan kayak Gimana ?  . . yang pertama soal nyamannya bro . . Joknya Boleh dibilang lebih lebar dan ini membuat Area kontak antara jok dengan bokong jadi lebih banyak dan sudah tentu ini Variabel Nyaman  . . . Kalo bicara angka sih permukaan atas Jok GSX 150 bandit lebih lebar  3.200 mili meter persegi dibandingkan permukaan atas Jok GSX-S150  . . Lumayan kan ?

Variabel sportynya Juga hadir sob . . Jok Suzuki GSX-150 Bandit dibuat lebih tebal setengah cm Namun Dengan Posisi setang yang tidak berubah Jika dibandingkan GSX-S150. Nahh dengan fakta ini buat saya jadi lebih terasa ergonomi Suzuki GSX-150 Bandit lebih nunduk ke arah depan dibandingkan Dengan GSX-S150 . . Suer dari gejala ini lah saya bisa bilang bahwa Bahkan Dengan Tampang yang lebih kalem, GSX-150 bandit terasa lebih sporty ketimbang GSX-S150 . ..  Lagi Lagi setelah inget Bandit = Racer Replica maka secepat itu lah saya jadi maklum  . . . FIX ini motor Buat anak Muda nihhhh ergonominya  . .

Ok jalan pelan Pelan dulu di menuju pasar Seni ancol . . . ada Hal yang bikin Kaget . . Itu gejala feel geal geol di ban Depan Suzuki GSX-S150 Sirna alias Hilang . ..  hmm Jadi ingat bahwa Spek ban Untuk GSX-150 bandit ini sudah diganti sob dengan alur baru dan Feel alur baru ini sangat jauh lebih stabil di Low speed ketimbang ban GSX-S150 . . Sipp

Soal Performa saya sedikt sempat mencoba akselerasi di depan Pantai Karnaval yang kala itu sedang sepi pengunjung. Track Lurus beberapa ratus meter mencoba akselerasi dari gear 1 Ddan keadaan diam sampai kecepatan 90-an . . feel akselerasi nya juga Nggak berbeda dengan GSX-S150 maupu seri R nya sob

Dan setelah saya Buka data yang terekam di racelogic VBOX Sport ternyata perasaan saya tidak berbohong, Pengetesan akselerasi ala Drag race yang saya Lakukan membuahkan angka 5,08 detik untuk si GSX-150 bandit ini ngacir dari Diam sampai kecepatan 60 km/jam dan menempuh 49,4 meter  . . Sebagai catatan akslerasi GSX-R150 yang dari lahir sudah berplatform motor Balap punya angka akselerasi 4,42 detik | 42,69 m sampai sekitar 4,8 detik . . . Dekat kan hasilnya ? harap dicatat test akselerasi bandit hanya saya lakukan satu kali run akselerasi  hehe

Top Speed Jangan direquest deh ya Karena ini jalanan umum, Saat test akselerasi saja data di race Logic mencapai angka 88.34 dimana angka pada speedometer menunjukan angka 94 km/jam . . jadi ada sedikit deviasi, Yakni sekitar 5,7 km/jam atau deviasi sekitar 6% saja dari pembacaan race Logic Yang berdasarkan GPS

Saya tidak menemukan Hal hal baru dari feeling pemakaian Suspensi depan dan suspensi belakang GSX-150 Bandit dibandingkan Dengan GSX-S150 . . asli sama ..  dan bahkan saat dibonceng. Sebenarnya di akhir sesi saya ( 60 kg ) dan Blogger Vandra ( 80 kg ) sempat mencoba bergantian berboncengan. Dengan berat beban Total 140 kg ini motor masih anteng suspensinya, nggak ada gejala jedak jedok di kedua suspensi depan dan belakang saat ngehajar handycap . . dan bahkan Sok belakang benar benar Ngasih ayunan yang cukup lembut saat sekali nggak sengaja kebablasan GSX-150 bandit ini melalui polisi tidur Yang memiliki kontur flowing  . .

Saat mencoba menjadi pembonceng dengan rider Blogger Vandra, Saya merasa ada banyak yang berbeda dari posisi duduk GSX-150 Bandit ketimbang duduk di belakang rider pada GSX-R150 maupun GSX-S150 . . . luasan bagian Kontak di Bokong ( Maap – Pantat ) kembali terasa lebih luas GSX-150 Bandit sob.

Jadi ingat bahwa secara angka Luas dari permukaan Jok belakang GSX-150 bandit lebih luas sebanyak 8.700 mm persegi ketimbang GSX-S150 . .. dan pas Duduk terasa bahwa Paha tekukan Tungkai paha dan tungkai bawah jadi lebih ‘ nongkrong ‘ bila dibandingkan dengan GSX-S150 . .

Yap lebih ‘ nongkrong ‘ Mungkin kosa kata slang yang Mudah mudahan bisa mewakili dari besaran Kuantitatif dimana Jok belakang GSX-S150 memiliki Tinggi titik duduk dengan pijakan Kaki pembonceng sekitar 425 mm ( 42,5 cm ) sedangkan di Suzuki GSX150 Bandit Tinggi titik duduk dengan pijakan Kaki pembonceng telah direduksi menjadi hanya 395 mm ( 39,5 cm ) . . Perubahan turun sebanyak 3 cm ini bukan hanya sekedar merubah ketebalan jok atau pemindahan posisi footpeg pembonceng, melainkan karena memang perubahannya serius sob dimana Subframe GSX-150 Bandit berbeda dengan Sasis GSX-S150/R150 . . .

Nah jadi segitu saja dulu yang bisa saya share ke sobat sekalian mengenai feel dan data yang saya peroleh dari sekitar 15 menit mencoba Suzuki GSX-150 Bandit yang dihargai PAS 26 Juta rupiah OTR jakarta  harapan Saya semoga Bisa jadi Literatur bacaan Buat sobat sekalian yang sedang cari motor sport 150 cc genre NakedBike . . .

Taufik of BuitenZorg

29 COMMENTS

  1. Yahh.. kita lihat saja apakah laku atau megap2.
    Konsumen sini emng aneh2, klo org2 yg suka komen pasti suka performa mesin atau jok suspensi dll, tp ada jg konsumen diluar sana yg penting gaya, ada jg yg udh terlanjur terpaku merk, nah tinggal persentase yg suka mesin vs gaya vs merk banyak mana ? Pabrikan hrs pinter2 cari celah

    Guest
  2. kalau tenaga jangan di tanya wak…
    so pasti nomor wahid.
    tak ada lawan…
    sayang desain asal2an jadi males untuk meminang

    Guest
  3. desainer harus karyawan tetap pabrik ya? gak bisa kontrak desainer luar gitu? sehingga imajinasinya lebih berkembang. sekedar nanya aja inihhh

    Guest
  4. Mantep nih buat touringers muda
    Selama pakai gsxs, tekukan kakinya sih gak pegel tapi p*nt*t yg pegel banget kalo udah jalan 3 jam krn joknya tipis kayak jok balap wkwkwkw

    Guest
    • Tergantung tinggi badan biker,,,,,klo setinggu om TMC yaa agak nunduk,,,,klo yg tinggi up 170cm, beda ergonomi nya

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.