TMCBlog com – Sobat sekalian, masih dari gelaran Kustomfest 2018 Color Of Difference yang merupakan ajang custom culture internasional dari kota Yogyakarta. Tidak lengkap bila kami tidak membahas siapa yang menjadi The Best Custom Bike Kustomfest 2018, selaku karya terbaik di Kustomfest tahun ini. Adalah motor bermesin S&S Cycle dengan aliran Cafe Racer buatan Andika Pratama dari Kromworks Custom Jakarta yang akan langsung dikirim ke Yokohama Hotrod Custom Show 2018 di Jepang nanti sebagai agenda dari Indonesian Attack 2018 yang akan membawa nama bangsa Indonesia di bidang motor custom di pentas dunia.

Ceritanya, sejak penjurian motor ini sudah menjadi bahan perdebatan para juri lintas negara di Kustomfest 2018 karena aliran yang diusung Andika sang builder adalah Cafe Racer sedangkan bila melihat wujudnya, motor yang diberi nama ‘The 29‘ ini kental pula nuansa Board tracker-nya. Andika memang sejak awal konsep membangun motor ini sengaja ingin mendobrak pakem yang ada soal pemilihan aliran custom dan juga wujud dari motornya.

“Kalau yang kita sering lihat selama ini kan motor dengan konsep Cafe Racer cuma begitu-gitu aja ya bentuknya. Makanya saya ingin coba untuk menghadirkan sesuatu yang baru dan pastinya sesuai style saya dan ciri khas Kromworks.” Kata Andika saat wawancara. Lalu builder lajang berusia 29 tahun ini mengungkapkan alasan pemilihan nama ‘The 29’ ini karena alasan, angka tersebut sebagai representasi dari usianya dan segala macam suka duka dalam kehidupan yang menginspirasinya dalam dunia custom bikes selama ini. Bakat seni custom motor ini dia dapatkan dari ayahnya yaitu Dodi yg juga spesialis custom bike dan pungagwa dari bengkel Dodi Chrome Cycle.

Motor yang mengambil basis mesin dari pabrikan S&S Cycle ini dibuat dengan bahan full stainless steel yang dipoles (polished) disekujur tubuhnya, sampai ke area yang kecil-kecil, tidak ada unsur krom (chrome) sama sekali. Jika dibeberapa bagian ada aksen keemasan itu didapat dari hasil menyepuh stainless steel dengan kimia sehingga menghasilkan warna keemasan.

Bahan yang dipilih Andika adalah Stainless steel 316 yang terkenal kuat namun memiliki tingkat kesulitan tersendiri dalam proses pengerjaannya. “Stainless steel 316 ini kuat banget. Tapi kalau salah meng-handle saat proses pengelasan bisa fatal akibatnya. Makanya saya menerapkan teknik khusus dalam membuat motor ini.” jelas Andika yang mengaku semua dikerjakan handmade tanpa bantuan komputerisasi (CNC).

Spesifikasi motor The 29 ini mengadopsi mesin dari S&S Cycle lansiran tahun 2015 dengan paduan gearbox milik HD Softail. Pada suspensinya pakai model Girder di depan dan suspensi belakang aftermarket untuk HD Softail yang penempatannya di posisikan dibelakang gearbox mesin dengan mekanisme lengan suspensi yang dia custom sendiri.

Bagian tangki bahan bakar seperti menyatu dengan sasis utama dan jika dilihat dari samping lekuk body motor ini sangat harmonis mengalir dari depan ke belakang. Tak lupa saya jabarkan kalau di Kustomfest semua motor yang sudah masuk sebagai peserta sudah melewati scrutineering ketat. Jadi motor yang ditampilkan dan dilombakan sangat laik jalan dan bukan sekedar pajangan. Hanya saja tidak semua motor disini ada surat-suratnya sehingga bisa legal dikendarai di jalan raya.

Steve Caballero kagum dengan karya Andika

Satu momen yang menjadi petunjuk bahwa motor ini akan menjuarai Kustomfest 2018 adalah ketika sesi Custom Show di panggung indoor utama. Dimana pada sesi tanya jawab antara builder dan juri ini semua motor dan juga mobil yang telah dipilih para juri dan kesempatan menjabarkan detail dari karya. Steve Caballero, skater legenda dan juga custom artist yang menjadi salah satu juri di Kustomfest 2018 sampai beranjak dari kursi untuk kepoin The 29 dan terkagum-kagum pada detailing dan finishing motor garapan Andika ini. Hanya dia juri yang niat naik ke atas panggung loh. Hahaha…

Terakhir, motor ini akan menjadi salah satu wakil dari Indonesia di pentas custom culture tingkat dunia di Yokohama hotrod Custom Show 2018 yang akan berlangsung akhir tahun ini di Jepang, dalam agenda kedua Indonesian Attack yang di-prakarsai oleh Lulut Wahyudi builder kawakan Yogyakarta, Retro Classic Cycle yang juga selaku direktur Kustomfest. Selamat dan semoga sukses untuk bro Andika Pratama.

Nugi TMCBlog.

Spesifikasi S&S Cycle ‘The 29’

Engine

– S&S Cycle 96 cubic inch (1.575 cc) tahun 2015
– Softail Evolution gearbox transmission
– Stock primary drive
– Carburetor S&S Super E
– Ignition Cranecams single fire

Custom
Frame Custom ( Stainless steel )
– Swing arm Custom ( Stainless steel )
– Custom mekanisme HD softail rear suspension
– Girder suspension Custom ( Stainless steel )
– Fuel tank custom ( Stainless steel )
– Custom handlebar ( Stainless steel )
– Custom front firing ( Stainless steel )
– Pop up gas cup
– Seater custom
– Custom ( stainless steel )hornet
– Led head lamp
– Led stop lamp

– Exhaust custom ( Stainless steel )
– Handlebar adjustable ( Stainless steel )
– Head lamp Custom ( Stainless steel )
– Exhaust Custom ( Stainless steel )

Wheels & tyre
– Velg Aluminium 21 × 3.5 Depan dan belakang
– Ban Sinko 21 – 300
– Custom dari basis hub Honda CBX

13 COMMENTS

  1. Jujur, saya bingung baca deskripsi si penulis. Inti dan maksud kalimatnya sulit dicerna 😅. Contohnya ini:
    “Terakhir, motor ini akan menjadi salah satu wakil dari Indonesia di pentas custom culture tingkat dunia di Yokohama hotrod Custom Show 2018 yang akan berlangsung akhir tahun ini di Jepang, dalam agenda kedua Indonesian Attack yang di-prakarsai oleh Lulut Wahyudi builder kawakan Yogyakarta, Retro Classic Cycle yang juga selaku direktur Kustomfest.”

    Puanjang banget untuk sebuah kalimat, sehingga terkesan kurang efektif. Maaf sekedar memberi saran. Maju terus tmcblog 🙏

    Guest
    • Ada penulis yg menargetkan masyarakat umum. Biasanya tulisannya pendek pendek.

      Ada juga yg menargetkan audiens khusus. Kadang kadang biar tulisannya utuh dan maksudnya sampai, harus panjang. Terkadang panjang juga karena alasan estetika.

      Saya sih paham, mungkin karena terbiasa melahap aneka tulisan. Mungkin ada yang tidak. Yang tidak ini, bisa jadi bukan target pembaca.

      Seperti dua bersaudara Katon dan Nugie. Nugie ga bisa buat lirik seperti Katon. Begitu juga sebaliknya.

      Guest
  2. Maksudte gini masbor….tuh motor jadi wakil di yokohama sebagai wakil indonesia….indonesian attack pertama kan tahun kemaren…lah ini attack yang kedua ke yokohama…tau gue sih gituuu hahahah…pasti tambah gak mudeng hahaah

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.