TMCBLOG.com – Bro sekalian, Bukan hanya Kelas MotoGP saja yang kena update penambahan Unified Inertial unit ( IMU ) namun kelas Moto2 yang tahun 2019 nanti sudah mulai emngguankan mesin baru Triumph 675 triple Juga dibenamkan jenis elektronik pendukung baru . . dan penampakannya bisa sobat lihat di Foto Yang sempat diunggah OffBike diakun instagramnya  . . Cekidot deh

Dari gambar diatas dapat sobat bisa lihat bahwa dashboard menggunakan Magneti Marelli, Lalu ada penampakan Magneti Marelli REX 140 ECU, IMU, 5 tombol saklar berisi engine kill switch, pit limiter, engine brake maps, torque maps dan launch control

Mengenai IMU, Jika melihat dari Gambar itu adalah IMU 6 aksis Magneti Marelli Berjenis IPS 190 . . 6 aksis merupakan gabungan antara 3 aksis akselerometer dan 3 aksis Giroskop

Sistem elektronik Untuk Kelas Moto2 Tahun 2019 akan merupakan Turunan dari sistem elektronik dari MotoGP dengan pengurangan beberapa strategi. MotoGP Director Of Technology Corrado Cecchinelli pernah memberikan beberapa keterangan di mana Pada Musim 2019 nanti untuk kelas Moto2 beberapa Strategi adaptasi ( Adaptive strategy ) akan hadir di sistem elektronik Magneti Marelli seperti Launch Control, Management Torsi, dan Kendali engine Braking di mana termasuk di dalamnya adalah Hadir Auto Throttle-Blipping . .

Selain itu, sistem Elektronik untuk 2019 nanti juga akan tetap hadir Datalogger dari 2D serta juga Lambda-loop sensor yang tugasnya mengukur keadaan stoikiometri dari campuran gas buang dimana hasil yang diperoleh bisa menjadi alasan untuk mengoreksi secara automatik sistem pembakaran Via elektronik sehingga Motor memperoleh ledakan ruang bakar Yang ideal untuk racing  . .

Secara Umum elektronik di Moto2 2019 walau lebih murah namun lebih lengkap dan lebih canggih jika dibandingkan dengan versi Elektronik Moto2 tahun 2018 yang masih menggunakan mesin Honda CBR600RR . . tahun 2020 nanti Moto2 direncanakan akan ketambahan strategy lain yakni Kontrol Traksi ( Traction Control ) silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

41 COMMENTS

    • banyak baca dan belajar bro.

      elektronik makin advance. rider makin tak perlu skill malah.

      ente dan ane bisa kalahin MM kalau MM pake elektronik sekarang kita pake yang advance. semua dibantu Chip, baik kecepatan, kemiringan, efisiensi.

      Guest
    • Menurut saya kemajuan teknologi elektronik di motor/mobil balap tidak serta merta mengebiri skill pembalap. Adanya peranti elektronik justru membantu pembalap dalam mengontrol kendaraannya tanpa mengurangi skill.
      Kecuali motor/mobil balap di kasih system Auto Pilot, boleh lah dibilang mematikan/mengebiri/mengurangi/menurunkan (bla bla bla whatever..) skill balap.

      Karena balapan tidak se-naif itu kawan..

      Editor
    • nah justru kan dia minta ga dibatasi bro Nugie.
      kebayang ga itu kalo riset sebebas2nya.

      pasti mengebiri. yang ada cuma pabrikan vs pabrikan ga perlu rider.
      rider nya artis aja macam robert downey jr, chris hemworth, the rock,dll

      Guest
    • ya tinggal pindah aja ke wsbk ato ke OMR super cub ato ke trail … gitu aja kok repot

      btw kok ga ada joystick ps4-nya yah ^_^

      Guest
    • Kalau skill mah kaga terkebiri dimoto2…tapi kalau dibanyak pabrikan sept motogp..itu memang ada pengaruhnya ( bukan di skill ) masing2 pabrikan udah punya level dg kemajuan elktronix mereka yang disesuaikan dg engine mereka . Nah kalau dibikin penyeragaman..riset mereka yang sudah advance jadi mundur lagi 😂 kembali ke moto2, berhubung pabrikan tunggal dg penyeragam macam2…bolehlah adu olah riset dari berbagai pabrikan, sekalipun ini ini made in italy 😂

      Guest
    • @marc
      elektronik itu mengebiri skill klo terlalu canggih halaahh makanya perlu dibatasi seperlunya.. mau bukti coba anda main game2 balap simulator dgn all assist ON, gak nikmat kan. coba bbrp assist di OFF atau LOW kan, skill teruji & laptime meningkat, nikmat

      Guest
  1. perkembangan jaman emang ga bisa terelakkan,dulu semua kendali ada ditangan kanan,sekarang tinggal setting mapping ini itu,mau digas langsung sampe mentok yg ngatur tenaga yg keluar elektronik nya

    yah kayak kalo anak dulu pegangannya rpal,rpul,atlas, kalo sekarang pake Google pun udah ada semua,bahkan cara ngerakit bom pun ada(itupun kalo berani nyari,digrebek densus 88 langsung)

    Guest
    • jangan lupakan Pepak basa Jawa bro,buat yg di Jatim jateng 😂😂

      sungguh masa2 yg sulit ‘buat anak yg rajin sekolah’,tapi kesederhanaan yg patut disyukuri sebelum netizen yg maha benar menyerang

      Guest
    • Sebenarnya kembali ketujuan utama..dimana adu motor proto ini adalah adu Riset n technologi para pabrikan yang diatur oleh regulasi. Harusnya memang adu riset..pengembangan technologi ..jangan karena adanya regulasi, kemudian harus dilakukan penyeragaman.tapi..?
      Kembali ke jawaban dasar, ini adalah pertunjukan buat cari uang 😂
      Kalau penerapan seperti ini untuk moto2..gua setuju saja, kalau kelas motogp? Masing2 insinyur dari para pabrikan punya tujuan pengembangan dan kemajuan sendiri2..tapi dikebiri oleh regulasi penyeragaman ini 😂

      Guest
    • @nugie
      yapp bener banget bro nugie. bahasa gaulnya memblayer gas 😆 tapi menurutku sih lebih nikmat manual drpd auto blip skalian biar tuas kopling tetap kepakek

      Guest
  2. elektroniknya hampir 11 12 sama motogp mungkin bagus yak biar pembalap jadi cepet adaptasi ketika naik ke motogp tapi disisi lain apa gak mengurangi skill pembalap ? jadi kurang seru yak. seharusnya jangan disamain semua kaya motogp secukupnya saja yang diterapkan dimoto2, toh perbedaannya gak jauh kaya waktu gp250 ke motogp.

    Guest
    • walaupun di elektronik mendekati, namun kayaknya tetap ada perbedaan sepeti di Feel Powernya bro .. secara MotoGP tinggi bener power dan torsinya

      Administrator
    • Elektronik boleh sama, tapi mesin motogp itu berada di dunia yg berbeda bro…elektronik itu persamaan yg kecil dari perbedaan yg bagai bumi dan langit. Hehe

      Guest
    • Throttle Blipping itu salah satu teknik berkendara saat balap.
      Pas downshifting, rider buka gas sedikit (blipping) utk jaga Rpm.
      Nah di parts eletronik ini ada system yg ngatur ‘Blip’ ini secara otomatis (Auto Blip) ‘membuka gas’ tanpa perlu rider yang melakukan melintir grip gas saat slip kopling-downshifting.
      CMIIW

      Teknik yang dipakai semua pembalap motorsport, balap mobil (dikenal dengan teknik ‘heel toe throttle pedals’) dan pembalap motor.

      Editor
    • legenda f1 ayrton senna masternya teknik heel n toe. kenangan yg indah tak terlupakan dg honda nsx

      Guest
    • @omNugie makin enak aja dong bisa ngebantu, tujuan utamanya bisa memangkas waktu sepersekian detik, terutama saat mau masuk tikungan CMIIW

      Guest
    • @nugie
      yapp bener banget bro nugie. bahasa gaulnya memblayer gas 😆 tapi menurutku sih lebih nikmat manual drpd auto blip skalian biar tuas kopling tetap kepakek

      Guest
    • Kalo diujung straight kan kalo rider nurunin gear suka nguing nguing gitu kan mesinnya dimainin gasnya, fitur ini elektroniknya yang otomatis maenin gasnya cmiiw

      Guest
  3. Diantara 3 kelas MotoGP saat ini,mungkin Moto2 yg elektroniknya paling tradisional.dibanding Moto3 yg cuma kelas capung aja tapi elektronik dah mendekati MotoGP,ada elektronik strategi mcm traction control,launch control,setingan engine brake dan mapping.pernah dibahas tuh spek teknis Moto3 di situs redbull dimana motor yg dibahas adalah KTM RC250GP tunggangan miller

    Guest
  4. mungkin elektronik disini lebih ke kontrol engine agar gak liar saat full trottle, karena sering terjadi high side beberapa rider karena over power di tikungan

    Guest
  5. Megelli mretelli . . Motogp gak sepenuhnya prototype lg .
    Besok2 sempak jg kudu seragam yg nyuplai jg megelli mretelli ,terbuat dari kevlar trus ada capsul egg nya tahan benturan max speed 500 kpj dengan pengatur suhu supaya gak netes .

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.