TMCBLOG.com – Bro sekalian, Mulai Senin kemarin Jonass Folger sudah etrlihat siap di Box Yamaha Racing. Secara Fisik Jonas Folger akan mulai kembali memulai debit Tracknya setelah hampir setahun absen di Paddock MotoGP Namun Kali ini bukan sebagai pembalap Permanen seperti yang ia pernah lakoni di team Yamaha Tech3, namun sebagai Official factory test Rideruntuk Yamaha Factory Racing . .

Semenjak akhir Juli 2018 yang lalu sudah sama sama kita dengar bahwa Valentino Rossi sempat mempertanyakan Yamaha yang Tidak pernah melakukan pengetesan di Track eropa, Padahal Penyelengaraan Seri eropa boleh dibilang sampai saat ini masih paling banyak jumlahnya dalam Kalender race MotoGP . . selama ini Yamaha hanya bertumpu pada Test rider berkebangsaan jepang yang mayoritas mengetes di Sirkuit sirkuit Jepang seperti misalnya Motegi dan Sportsland Sugo . .

Agustus 2018 yang lalu Yamaha Via Lin Jarvis pun telah Mengkonfirmasi test Team eropa ini penting guna hadirnya kecepatan logistik dalam proses Pengetesan . . . selama ini Yamaha Factory Racing merasa ada semacam Lag development ketika hanya menggunakan test rider asli berkebangsaan Jepang plus pengetesan di jepang yang jauh dari jangkauan Home base team Movistar Yamaha.

Pict : Mat Oxley

dilihat dari Foto Yang sepat tersebar, selain Werpak biru Alpinestar Khas Yamaha, helm HJC . . Motor yamaha m1 Buat Folgerpun sudah disiapkan ..  Sosok Motor berwarna hitam khas bahans carbon dengan No start 94 lengkap dengan aero wing Model plug and play ( belum Yang permanen ), suspensi depan Ohlins Logam Gold ( belum carbon ) plus kehadiran front fender lengkap dengan calipper cooler air scoop . . Kita akan segera tahu hasil debut Folger di atas Yamaha M1 mulai Hari ini sob

Taufik of BuitenZorg

 

21 COMMENTS

  1. tapi bisakah full time apabila dipanggil kapan saja,kayak yg dibilang Marquez waktu nolak secara halus Stoner
    takutnya Gilbert syndrom nya kambuh lagi,jadi ga bisa ngetest,dan jadwal pengetesan nya jadi berantakan

    Guest
    • Gilbert Syndrom kambuh kalau terjadi kelelahan berat. Makanya dia udah hampir gak mungkin (bukan gak mungkin) buat balapan full musim lagi. Terbang, jetlag, kerja diatas motor dari jumat, minggu harus udah fokus. Itu sangat melelahkan. Beda kalau test rider, waktunya lebih panjang dan gak perlu ngatasi jetlag. Lorenzo aja sampai butuh obat tidur setiap sampai ke benua baru, Anthony West butuh suplemen (baca: dopping) buat akali kebugaran dia. Dan lain-lain. Kalau Folger, Gilbert Syndrom itu kayak batre tamiya yang dipake di kilikan sendiri, begitu abis ya mati gak kayak dinamo mabuchi masih bisa jalan walaupun pelan

      Guest
  2. wkwkwk aturan dari dulu kaya gini, lagian gile pembalap biasa bawa R1 disuruh mengembangkan M1 yak susah lah 😂

    Guest
    • biasa bawa mio, disuruh bw byson/sport. tiap lepas gas tarik kopling wkwkk kebanyakan sih gitu, melepas kopling jg koplingnya tinggi2 meraung

      Guest
    • 42 lebih cocok dipake Rins,karna sesuai inisial namanya AR,jadi 42ins (A.Rins)
      lagian siapa yg make duluan dikelas yg sama,dia yg punya hak buat make lagi atau nggak

      Guest
    • Bukan yang make duluan, tapi yang DAFTAR duluan. Dulu Norick Abe pernah nomernya direbut Makoto Tamada, padahal Abe udah duluan pake tapi di tahun berikutnya diserobot, bahkan desain nomer Tamada sampai mirip. Mungkin ada kisahnya dan kalau terjadi jaman sekarang bisa dijadiin bahan sinetron ala Dorna

      Guest
  3. Pengen tau perombakan organisasi apa yg di lakukan team biru yamaha ini? Apakal lin jarvis ikut di ganti??? (Harusnya iya 😁)

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.