TMCBLOG.com – Seri final dari perjalanan event Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC) akan dihelat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada akhir pekan ini (1-2 Desember 2018). Mengulang venue yang sama seperti pada seri awal (2-4 Maret). Dalam hal ini tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) akan berusaha untuk tampil all-out demi meraih prestasi terbaik dalam babak pamungkas ini. Baik dalam kategori Asia Production 250 (AP250) ataupun pada kategori Underbone 150 (UB150).

Saat seri perdana ARRC 2018 Thailand, dua pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Richard Taroreh dan Faeroz bertarung di barisan depan. Bahkan Faeroz sempat memimpin jalannya lomba. Konteks ini yang akan menjadi pondasi awal dalam menemukan set-up terbaik untuk Yamaha R25. Target tim YRI dalam ARRC 2018 Thailand nanti ialah meningkatkan posisi dalam klasemen akhir Faeroz dan Richard Taroreh ada di posisi ke-12 dan ke-14. “Pastinya saya akan mengevaluasi kembali dari hasil seri pertama Thailand, serta melihat hasil seri ke-5 Indonesia menjadi modal untuk dapat bertarung di barisan depan. Pastinya final seri ini, saya siap tampil all-out untuk dapat memperbaiki peringkat.” ucap Richard Taroreh.

Sayangnya Faeroz tidak bisa tampil pada final seri ini, sehingga tidak dapat memperbaiki klasemen poin dirinya. Faeroz tidak tampil karena terjadi insiden saat melakukan latihan di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor tanggal 14 November 2018. Dengan keputusan ini Richard akan berduet dengan Galang Hendra. “Saya akan balap sebagai pengganti Faeroz. Pastinya saya akan memaksimalkan potensi yang ada dari pengalaman yang saya dapatkan,” ujar Galang Hendra yang menggantikan posisi Faeroz.

Pada kategori lain, Underbone 150 (UB150), pembalap tim Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Aji Trilaksana siap tampil percaya diri. Catatan prestasi pembalap asal Banyumas ini ialah meraih podium ke-3 saat putaran pertama ARRC 2018 di lintasan yang sama. Wahyu Aji yang membesut Yamaha MX King 150 masih berpotensi besar untuk meningkatkan posisi ke-5 yang dipegangnya dalam klasemen sementara UB150. “Hasil seri sebelumnya menjadi catatan untuk saya dan tim. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memperbaiki klasemen poin. Set-up terbaik di seri pertama Thailand, akan menjadi acuan untuk final seri ini,” ucap Wahyu Aji.

Disamping itu pula, pembalap dari tim satelit Yamaha SND Racing, Syahrul Amin dan Gupita Kresna tidak sabar untuk menanti pertarungan di ARRC 2018 Thailand. Terlebih Syahrul Amin sukses merenggut podium runner-up di race ke-2 seri pertama ARRC 2018 Thailand. Dan juga formasi tim ini akan diperkuat oleh Wawan Wello sebagai pembalap wild-card. Sekarang ini Syahrul Amin dan rekan se-timnya, Gupita Kresna berda di deretan ke-10 dan ke-7 dalam klasemen sementara UB150. Semoga para pembalap Indonesia dapat mewujudkan Merah Putih Semakin Di Depan dalam pagelaran babak pamungkas ARRC 2018 Thailand.

Based on Yamaha Racing Indonesia info

18 COMMENTS

  1. Dari kemarin2 yamama semangat banget nyebar PR ke blogger2 ..

    Katanya dah males ngurusi blogger ..

    Baru sadar efek blogger yach?

    Guest
  2. Mengoptimalkan segala cara termasuk oprek regulasi …what 😁😁.

    Puluhan tahun balap …riset puluhan tahun…bacot besar sana sini…oprek regulasi berkali2…ehhh juara 1 seri aja ga pernah boro2 mau bawa pembalap indo juara lawan perempuan aja kalah akhirnya cuma di pandang rendah 😁…ujung2nya balapan kampungpriks one make race kelas pekgo

    Guest
  3. pembalap yamaha gayanya tengil, cuma richard kalem. wkwk
    jadi inget pas ARRC sebelum start si wahyu gayane ke penonton wis koyo rossi, eh pas lomba urutan paling buncit ekekek

    Guest
    • Masa… Kok sepemikiran ya,apa mereka ke balap motor tujuan utamanya hanya pingin ngetop di depan prestasi belakangan

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.