tech talk – tmcblog.com http://tmcblog.com Motorcycle News | New Product | Racing | Review | Sun, 19 Feb 2017 01:30:39 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.7.2 http://i2.wp.com/tmcblog.com/wp-content/uploads/2016/03/cropped-flavicon-tmc.png?fit=32%2C32 tech talk – tmcblog.com http://tmcblog.com 32 32 60202653 Video : Ngepoin Cutting Engine/ Bike Suzuki GSX-S150 http://tmcblog.com/2017/02/19/video-ngepoin-cutting-engine-bike-suzuki-gsx-s150/ http://tmcblog.com/2017/02/19/video-ngepoin-cutting-engine-bike-suzuki-gsx-s150/#comments Sat, 18 Feb 2017 17:01:13 +0000 http://tmcblog.com/?p=120940

cengkareng-shop

440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian, Selain menghadirkan Andrea iannone dan Alex Rins di Citos kemarin, saat Peluncuran / Official Public Launching Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150, Suzuki Indonesia juga mebawa dua Model Cutting engine dari Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150 . . Untuk Artikel Kali ini Kita akan membahas terlebih dahulu Cutting engine dari StreetBike Suzuki GSX-S150 Untuk lebih mengetahui seperti apa Jeroan dari Suzuki GSX-S150 ini  . . . Bro bisa simak di Video Paparannya di atas dan Foto Foto berikut ini  . ..

Secara Umum, sekilas memang dimensi fisik dari bongkahan mesin Suzuki GSX-S150 ini mirip dengan Mesin Suzuki Satria F150 sob

Bro bisa simak bahwapenggerak Klep dari Suzuki GSX-S150 ini dari Profil cam langsung di’tonjok’ dan disalurkan ke perklep tanpa perantara Roller Rocker Arm . . . ini kalo nggak salah adalah salah satu ciri khas dari Motor motor dengan rev / putaran mesin yang tinggi. Suzuki Nggak mau ada margin eror yang tinggi sehingga Gaya tonjokan Camshaft langsung dirasakan oleh Klep tanpa perantara.

Filter Oli Sob

Bro bisa simak jalur dari filter oli yang digerakkan oleh sejenis pompa yang letaknya dibagian bawah dari Crankcase

kaset dari Platkopling terendam pelumas ( Wet Clucth )

gambar di atas adalah gear penggerak dari camshaft

Tangki bahan bakar boleh dibilang sangat lega Volumenya dan saat tmcblog coba raba ketebalannya, boleh dibilang cukup tebal, menurut informasi ketebalan dari Plat logam tangki bahan bakar mencapai 1,2-1,5 mm sob dan diberi tambahan bahan khusus untuk mencegah Karat . .

Bro bisa lihat di foto atas bahwa di bawah jok rider yang ketebalannya juga bisa dilihat di Foto atas  . . . itu adalah tempat dari catudaya/ Aki

Foto Part Secure key system yang dipadu dengan sistem Easy Start dari Suzuki GSX-S150

Muffler dari GSX-S150 terdiri dari 3 ruangan/ camber dimana ruang pertama cukup luas, lalu amsuk ke ruang kedua dan terakhir dialirkan ke ruang ketiga dan dikeluarkan Via dua buah lubang exhaust disana . . . Semoag berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2017/02/19/video-ngepoin-cutting-engine-bike-suzuki-gsx-s150/feed/ 29 120940
Video Intip dan Kepo-in Jeroan Honda CBR250RR via Versi Cutting enginenya http://tmcblog.com/2017/02/07/video-intip-dan-kepo-in-jeroan-honda-cbr250rr-via-versi-cutting-enginenya/ http://tmcblog.com/2017/02/07/video-intip-dan-kepo-in-jeroan-honda-cbr250rr-via-versi-cutting-enginenya/#comments Tue, 07 Feb 2017 03:31:00 +0000 http://tmcblog.com/?p=120214 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

TMCblog.com – Bro sekalian, walaupun sudah memperoleh banyak informasi mengenai seperti apa Jeroan Motor sport 250 cc twin Honda CBR250RR, namun tmcblog tetap kepo sama yang namanya jeroan Mesin dan Part Part Internal yang menempel langsung di Honda CBR250RR. Pada saat pengenalan Juni 2016 silam , AHM sebenarnya telah memperkenalkan part part penyusun Honda CBR250RR seperti Blok mesin, silinder, rangka , Suspensi dan Lain lain . . Namun tetap saja Cutting engine Yang ditempatkan di Loby Room Astra Honda Training centre menarik perhatian untuk kita bahas kembali . . Cekidot deh Video dan foto foto yang tmcblog jepret dari Lokasi Mock Up Cutting Engine Honda CBR250RR ini . .

Gambar di atas memperlihatkan paparan kiri dari Ruang bakar Honda CBR250RR dimana terlihat ada silinder, piston, Klep dan Drive Train Plus juga tunnel Down Draft.

yap Seperti di ataslah bentuk Down-Draft Intake Tunnel dari Honda CBR250RR, telihat juga seperti apa bentuk Klep serta per klep yang tidak menggunakan Roller Rocker arm

Spul dari Honda CBR250RR

Bentuk Air Funnel/ RAM AIR Honda CBR250RR yang menghubungkan mulut tunnel yang tersembunyi di bawah fairing depan lalu terhubung dengan semacam leher angsa menuju mulut air box

Terlihat bentuk Mulut bibir intake Honda CBR250RR yang menghubungkan Air Box dengan intake ruang bakar . . . ketinggian Mulut Intakenya berbeda ya sob

Dari gambar di atas, Sobat bisa melihat seperti apa ketebalan dari Busa bahan Jok Honda CBR250RR berikut pula mengetahui bagian under seat dari Honda CBR250RR yang berisi baterai / Aki dan Kemungkinan ECU ya ?

Nah seperti itulah ruangan di Fuel tank/ tangki bbm Honda CBR250RR . . bagian depannya ada Air Box jadi fuel tank mengisi bagian agak ke belakang. Bahan FuelTank adalah Pelat Logam Bro bisa lihat setebal apa Fueltank dari Honda CBR250RR

Fuel Pump dari Honda CBR250RR, agak tinggi sob

Rangkaian pelat Kopling dari Honda CBR250RR

Gear untuk memutarkan Rantai Keteng yang berhubungan dengan gerakan Camshaft di atasnya

Nah terlihat ada dua gear penggerak Honda CBR250RR

Piston Honda CBR250RR dikasih lapisan molybdenum

Sekilas ruang ruang water Jacket pendingin cairan dari Honda CBR250RR

dari gambar cuting plastik diatas, sobat bisa lihat betapa lumayan tebalya Lapisan Plastik ABS dari Fairing dan cowl Fuel Tank Honda CBR250RR

Gambar di atas adalah detail cutting dari Part Throttel By wire dimana disana ada Throttel Sensor Honda CBR250RR . . daerah ini memang riskan akan kerusakan karena Elektronik, Oleh karena itu ditutup oleh lapisan Logam alumunium yang cukup tebal . ..

Di gambar ini bro bisa lihat secara lansgung potongan tiga dimensi dari riang ruang Muffler double barrel Honda CBR250RR yang double Barrel itu sob  . untuk Foto lainnya silah simak di galeri berikut ini ya

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2017/02/07/video-intip-dan-kepo-in-jeroan-honda-cbr250rr-via-versi-cutting-enginenya/feed/ 39 120214
Salad Box Ducati GP17 = Anti Chatter Box ? http://tmcblog.com/2017/02/07/salad-box-ducati-gp17-anti-chatter-box/ http://tmcblog.com/2017/02/07/salad-box-ducati-gp17-anti-chatter-box/#comments Tue, 07 Feb 2017 01:34:21 +0000 http://tmcblog.com/?p=120318 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian, salah satu part yang di aplikasikan di Motor motor Prottipe MotoGP yang masih menyisakan rasa ke-Kepoan Mendalam adalah ‘Salad box’ di buritan Ducati Desmosedici GP17 yang dipakai Lorenzo, Dovizioso mapun dua test Rider Ducati Pirro dan Stoner . .  apa yang ada di dalam Box tersebut adalah Misteri  . . salah satu penulis tmcblog sempat membuat kemungkinan KERS sebagai tenaga cadangan, Namun part itu sdah dilarang, lalu ramai di Gosipkan ada hubungan dengan Muffler dinamis Yang baru saja dipatentkan Ducati sehingga dapat diaplikasikan sebagai anti wheelie . . ini adalah spekulasi menarik, Nyeleneh dan radikal .. . Nah Yang pasti apapun yang ada di dalam Box tersebut disinyalir tidaklah sesuatu yang memiliki bobot besar terlebih lagi diletakkan di jarak yang jauh  . .

Yap Hukum Fisika mekanika Klasiknya adalah Momen Inersia, dimana

I = m.R2

Dimana I = Momen Inersia, M= massa dan R = Jari jari/ jarak dari titik tumpuan.

Bro bisa lihat di rumus atas, Makin besar massa ( ~ bobot), secara otomatis akan menambah inersia. Terlebih lagi jika diletakkan jauh dari posisi titik tumpu, Which is dalam Sepeda motor jelas diletakan jauh dari CG Centre of Grafity atau Titik Pusat massa dari Motor tersebut yang biasannya berada di tengah . . .

Bro bisa bayangkan, menambah jarak dua kali saja akan menambah efek Momen inersia sebanyak 4 kali karena    2= 4  tentunya 😀 . ..  Kejadian ini pernah dialami Wayne Rainey seperti yang diceritakan Mat Oxley ketika alat data logging berbobot 2 kg diletakkan di bawah seat  . . dia bingung kenapa ini motor Chatter hebat, teryata karena kehadiran alat Datalogging

Nah Momen inersia ini lah bahasa fisika dari apa yang menyebabkan terjadinya CHATTER . . . Mantan Pebalap MotoGP Colin Edwards pernah mengatakan bahwa saat MotoGP sedang mengalami Chatter itu sudah seperti duduk di atas jackHammer ( alat untuk menghancurkan jalan dengan tumbukan ). Cal Crutchlow penah mengatakan Bahwa Chatter itu terutama saat melibas tikungan seperti motor mengalami grip lalu hilang lalu grip lalu hilang jika terjadi di ban belakang.

Balik lagi ke ‘Salad Box’ Ducati GP17  . . dimulai dari Tulisan Mat Oxley bahwa kemungkinan terbaik dan cukup logis dari part rahasia dalam Kotak Salad tersebut adalah sebuah Part Anti Chatter . . . dalam Dunia F1 biasa kita kenal sebagai INNETER atau J-Damper yang awalnya dikembangkan di Fakultas teknik Universitas Cambridge dan sudah digunakan di F1 . .. secara umum J-Damper ini mengubah linear energy/pergerakan menjadi  rotational energy/pergerakan Gambarannya seperti apa ? Cekidot di Link Status Instagram tmcblog @tmcblog di bawah ini sob

Instagram Photo

Nah di status Instagram atas adalah gambaran sederhana dari sebuah Damper mekanis J-Damper . . dimana bisa sobat Lihat pergerakan Linear diubah menjadi Sebuah gerakan Rotasional . . dan Lebih lanjut energi yang diperoleh dari gerakan Chatter yang diredam oleh J-damper bisa ‘disimpan’ dalam sebuah Flywheel untuk kemudian belum tahu mau diapakan ? . . dipakai lagi atau malah dibuang  . . .

Yang jelas apapun teknologinya di dalam Salad box tersebut, selain Ducati, tentu Direktur Teknsi MotoGP sudah diberikan Drawing mengenai isi dari ‘Salad Box’ Ducati desmosedici GP 17 itu . . . Anti Chatter atau bukan . ?  kenapa narohnya jauh amat sampai diujung buritan ? apakah nggak takut sama perubahan centre Gravity ? . . sepertinya Ducati tidak akan pernah mau akan membuka Rahasia ini  . .. Silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna sob

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

 

]]>
http://tmcblog.com/2017/02/07/salad-box-ducati-gp17-anti-chatter-box/feed/ 34 120318
Video : Scott Redding Jelaskan Pangaplikasian Tombol Mode Pada Ducati GP16 MotoGP Miliknya http://tmcblog.com/2017/02/04/video-scott-redding-jelaskan-pangaplikasian-tombol-mode-pada-ducati-gp16-motogp-miliknya/ http://tmcblog.com/2017/02/04/video-scott-redding-jelaskan-pangaplikasian-tombol-mode-pada-ducati-gp16-motogp-miliknya/#comments Sat, 04 Feb 2017 03:05:37 +0000 http://tmcblog.com/?p=120075 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian, di artikel ertikel terdahulu sepertinya sudah tmcblog pernah jelaskan mengenai fungsi dan pengaplikasian dari tombol-tombol ‘joystik’ yang ada di handlebar pebalap MotoGP. Namun Kadang tiap pebalap dan tiap pabrikan memiliki desain posisi dari tombol tombol yang berbeda . ..  nah di Video atas, Sobat Bisa lihat Bagaimana Pebalap Pramac Ducati, Scott Redding menjelaskan seperti apa Cara menggunakan Tombol Tombol Jostrik Mode Pada Handlebar Kiri GP 16nya sob . ..  Cekidot deh

MBtech - TMC sep16

Tombol Tombol di Motor Scott redding ada sekitar 5 Yakni Tombol

Power Mode : Menentukan Mapping Power yang dibutuhkan dimana A paling powerfull. B dan C lebih kecil powernya

LC Launch Control Mode : Jika dihidupkan maka Motor akan berada di mode Launch dimana berapapun dalamnya gas di bejek,  maka Engine akan membatasi sampai rpm tertentu agar motor tidak terlalu liar dan wheelie saat start

Fuel Mode : Menentukan Mapping Penyuplai bahan bakar dimana A aling boros sedangkan B dan C lebih irit dari pada Mode A

EB ( Engine Brake) MOde : Menentukan Mapping rem Mesin ( Engine Brake) juga terdiri dari 3 setingan dimana A adalah Mode dengan engine Brake banyak

PIT Mode : Adalah Mode yang di peroleh s telah Pebalap memencet tombol ini. Pit Mode dibutuhkan saat memasuki Pit Lane dimana kecepatan baisannay dibatasi hanya maksimum 60 km/jam cmiiw

Scott Redding menjelaskan perlakuan terhadap tombol tombol ni pun berbeda beda bergantung rada Kondisi motor, kondisi ban,karakter sirkuit dan lain lain. Scott memberikan Contoh ketika satu Track banyak turunan dengan kontur track Tikungan panjang dan membuat ban belakang lebih banyak hilang grip maka disaat itulah butuhpengurangan pada nilai engine Brake. Strategy terhadap Mode Power diceritakan juga Oleh Scoot dimana ketika di Sirkuit redBull ring Austria yang buruk banget konsumsi bbmnya, Rider biasannya diawal menurunkan Power mode, lalu menurunkan Konsumsi bahan bakar dan sampai di satu ketika power dinaikkan lagi . . Yap yang diaplikasikan dalam satu Race seri biasannya berupa Kombinasi mode  . .

Saat ditanya apakah Pebalap Melakukan Penggantian Mode tiap Tikungan . . Scott menjawab Tidak. Penggantian Mode biasannya dilakukan setiap 3 atau 4 lap atau bahkan lebih . . wahhh ternyata harus cerdas juga ya, nggak hanya  isa gas pol rem blong doang

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2017/02/04/video-scott-redding-jelaskan-pangaplikasian-tombol-mode-pada-ducati-gp16-motogp-miliknya/feed/ 29 120075
[ Tech Talk ] Kenapa Marc Marquez Pilih Cakram Rem belakang Tipe Two Pieces ? http://tmcblog.com/2017/01/22/tech-talk-kenapa-marc-marquez-pilih-cakram-rem-belakang-tipe-two-pieces/ http://tmcblog.com/2017/01/22/tech-talk-kenapa-marc-marquez-pilih-cakram-rem-belakang-tipe-two-pieces/#comments Sun, 22 Jan 2017 01:00:27 +0000 http://tmcblog.com/?p=118546 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro seklaian, Jika kita melihat Marc Marques semenjak beberapa Gelaran MotoGP di Musim 2016 pada rem belakang motor Honda RC213V ia menggunakan Cakram yang sedikit berbeda bila dibandingkan dengan Cakram Cakram rem belakang yang umumnya dipakai pebalap MotoGP. Umumnya pebalap MotoGP pakai cakram rem belakang yang Mirip dengan Cakram rem rem depan/ belakang motor motor harian walaupun kemungkinan menggunakan material yang tidak sembarangan yakni berbentuk Cakram steel satu lapis dengan lubang lubang di sepanjang area kontak Cakram dan pad/ kampas rem dan biasannya ada juga yang pakai garis garis/ parit parit untuk mempercepat hembusan udara di permukaan  . Tapi Cakram Yang digunakan Marc Marquez beda, lebih mirip Cakram yang biasa di pakai di Mobil

MBtech - TMC sep16

Yap Rotor Cakram rem belakang Yang dipakai di Motor Marc marquez menggunakan dua bilah cakram yang di lekarkan namun dibagian tengahnya hadir rongga rongga  . ..  itu secara teknis tinjauan kegunaannnya seperti apa  ?

Jadi jika kita lihat lebih detail bagian dalam dari rotor tersebuta dalah seperti terlihat pada gambar di atas, . . ada yang lurus ( stright vane ) ada juga yang agak melengkung (curved vane ) .  .  yang melengkung hanya bisa dipakai satu arah namun punya tingkat pelepasan/ disipasi panas lebih baik

Mengenai fungsi, jadi saat Rotor berputar akan hadir aliran udara dari tengah menuju sisi luar . . dan aliran udara ini tentunya akan bersentuhan dengan fin fin/ bilah bilah yang fungsinya akan sama dengan fin fin di blok mesin yakni untuk pendingin . ..  Aliran udara dari sisi tengah ke samping ini sudah hadir layaknya udara yang dipompakan bro ( POMPA SENTRIFUGAL ) . . itu positifnya . . . kekurangannya? tentu pembuatannya lebih sulit, lebih hi-cost, dan bisa jadi secara bobot lebih berat

Dalam perkembangannya, Pabrikan seperti Bembo mengembangkan peranti cakram / rotor dual layer ini dengan berbagai macam model vane . . dan khusus untuk kebutuhan sport, punya beberapa jenis vane yang bisa obat lihat di gambar atas. Makin banyak bilah/fin/ vane didalam makin cepat disipasi panasnya, dan Flash vane adalah pengembangan terakhir yang punya tingkat disipasi panas paling mantab.

Bila kita melihat fakta bahwa saat hard Brake Mayoritas penggunaan Rem adalah Rem depan, maka muaranya akan kembali ke masalah KEPO kenapa Marquez menggunakan Peranti rem belakang yang lebih besar tingkat disipasi panasnya ? Disinyalir memang mungkin di satu Seri tertentu Marquez menggunakan pengereman belakang lebih intens untuk menyeimbangi rem depan . . . atau sobat punya pendapat lain, silahkan share di kolom komentar . . Semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

Sumber study : Investigation of Heat Transfer Phenomena in a Ventilated Disk Brake Rotor with Straight Radial Rounded Vanes

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2017/01/22/tech-talk-kenapa-marc-marquez-pilih-cakram-rem-belakang-tipe-two-pieces/feed/ 50 118546
[Tech Talk ] Bagaimana Roda Belakang MotoGP begitu memperoleh perhatian Penting ! http://tmcblog.com/2017/01/20/tech-talk-sensor-temperatur-roda-belakang-motogp/ http://tmcblog.com/2017/01/20/tech-talk-sensor-temperatur-roda-belakang-motogp/#comments Fri, 20 Jan 2017 05:30:55 +0000 http://tmcblog.com/?p=118547 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

pict : Michelin

TMCblog.com – Bro seklaian, Foto di atas yang diprovide oleh Michelin memperlihatkan sesuatu hal yang mungkin lepas dari perhatian kita di musim 2016 yang lalu. Di foto yang dijepret selagi gelaran MotoGP Motegi Jepang 2016 yang lalu di atas, pada  Daerah swing arm Yamaha M1 Yamaha Movistar terlihat paling tidak secara visual ada 5 sensor dua di kiri, dua di kanan dan satu di tengah . . . Lihat deh sob, Bagaimana Roda Belakang Yamaha M1 begitu memperoleh perhatian Penting  . . Kira Kira Buat apa sensor sensor tersebut ?

MBtech - TMC sep16

Perkiraan tmcblog, disinyalir Sensor sensor tersebut punya tugas untuk memberitahukan informasi temperatur di 5 bagian dari ban yakni

  • 2 sensor Bagian Bibir paling pinggir luar Kanan dan Kiri ( A dan E )
  • 2 sensor Bagian Kanan dan kiri ( B dan D )
  • 1 sensor Bagian tengah dari Ban ( C )

Cara kerjanya seperti apa ? hmmm sampai saat ini tmcblog baru menduga bahwa cara kerja dari sensor sensor tersebut kemungkinan mirip dengan cara kerja dari termometer infra merah yang biasa kita temukan dalam bentuk seperti senjata api ( temperature gun ). Dengan 5 sensor temperatur tersebut, Team dapat dengan tepat dan bahkan real time jika datanya dapat di hadirkan via telemetri yang online mengenai temperatur dari 5 titik permukaan ban belakang yang dipakai oleh pebalap.

pict : http://www.motorsportmagazine.com/

Dan Info mengenai temperatur ini dapat dengan lebih pasti membantu team menganalisa style riding dari pebalap, daya gerus asphal ke Karet ban ( durabilitas ban) , sampai memberikan data lebih lengkap mengenai efek spin ban belakang yang berlebihan terhadap durabilitas ban  . . data data tersebut juga akan berguna bagi Michelin untuk mendevelop ban yang lebih pas buat gelaran MotoGP ke depan . . pokoknya ini semua menyangkut Bagaimana Roda dan ban Belakang dari MotoGP begitu memperoleh perhatian Penting ! . . silahkan dikunyah kunyah sob . . Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2017/01/20/tech-talk-sensor-temperatur-roda-belakang-motogp/feed/ 21 118547
[Tech Talk ] Kupas data grafik telemetri MotoGP saat Kontrol Traksi bekerja http://tmcblog.com/2017/01/15/tech-talk-kupas-data-grafik-telemetri-motogp-saat-kontrol-traksi-bekerja/ http://tmcblog.com/2017/01/15/tech-talk-kupas-data-grafik-telemetri-motogp-saat-kontrol-traksi-bekerja/#comments Sun, 15 Jan 2017 01:00:55 +0000 http://tmcblog.com/?p=118305 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

pict : http://www.motorsportmagazine.com/

TMCBLog.com – Bro sekalian, saat pertama Kali tmcblog membaca tulisan Mat Oxley tentang membaca Data Grafik telemetri MotoGP, asli nggak cukup hanya sekali membacanya sob untuk mengetahui apa yang terjadi saat Motor melaju di Track ( contoh kasus di T5 Sito Pons Corner Jerez Circuit ). Dalam Satu Grafik yang hanya menjelaskan hanya sekitar 10 detik kejadian di atas, Kita akan dihadapkan dengan bermacam macam hasil informasi yang dideteksi oleh sistem sensor dari MotoGP. Dan Untuk kasus Kali ini tmcblog akan mencoba mambawakan bagaimana Mat menjelaskan cara membaca seperti apa saat kontrol traksi ( Traction Control System /TCS ) bekerja di MotoGP dengan software Championship Magneti Marelli dengan menganalisa Grafik grafik tersebut . . . awalnya terlihat Mumet memang, tapi kalo sobat bisa seperti tmcblog sedikit bisa membacanya, pasti akan hadir rasa senang luar biasa karena bisa membacanya . . . mari kita diskusikan bersama

MBtech - TMC sep16

 tnt25_tmcblog

Yang terjadi menjelang tikungan T5 Jerez tersebut biasannya pebalap motogp menurunkan gear sampai ke gear 3 dan mempertahankan gear ini saat melibas Apex dengan kecepatan 80 mph ( 128 km/jam ) Tikungan ini juga merupakan sebuah ‘wheelspin zone’ atau zona dimana biasannya ban belakang itu mengalami spin. Lepas tikungan pebalap akan masuk ke gear 4 dan 5 sebelum memasuki straight . . nahhh mari kita diskusikan Data Grafik telemetri di tikungan ini dan Grafik telemetri di Gambar pertama akan tmcblog coba pecah dahulu untuk membuatnya lebih mudah dipelajari per bagian . . .

Pada Grafik diatas, Grafik Hijau adalah persentase bukaan Gas/ Throtel dan di Grafik atas sobat bisa lihat bahwa di dekat angka (1) itu bukaan gas terlihat berundak undak. Itu menurut Mat mengindikasikan bahwa pebalap sedang sedikit melakukan penahanan gas, jadi gas nggak di betot langsung 100%, namun perlahan lahan . . Kenapa Perlahan lahan ?

Saat melakukan penahanan bejekan Gas sebanyak kira kira 10%, itu pebalap sedang merasakan Grip Ban Belakang yang berkurang karena ban belakang spin. Untuk sobat ketahui di tahun 2015 Pebalap tidak melakukan hal ini karena ada algoritma TCS ( Traction Control System ) Buatan Factory yang melakukan secara otomatis untuk mereka. tahun 2016, Dengan Software dari Magneti Marelli kemampuan TCS dikurangi.

Kita Bahas dulu Grafik berwarna MERAH nya ya sob  . .  Grafik Merah adalah Grafik acuan Spin ban belakang yang diinginkan. Bagaimana Membaca data diatas? Jadi Gini Spin ban belakang ( satuannya Speed – sama dengan satuan speed dari motor )  Pasti terjadi namun biasannya Pebalap dan team menentukan berapa tingkat toleransi dari speed spin yang mereka inginkan. Biasannya toleransi speed dari Spin ban belakang yang biasannya/ umumnya di inginkan sekitar 12 sampai 15 persen saja lebih tinggi dari speed actual .  . . masih Bingung  sama speed spin ban belakang dan speed actual ?

Jadi Gini Kalo ban spin itu kan seakan akan putaran ban nya lebih tinggi dari pada putaran yang seharusnya terjadi dengan speed motor yang sebenarnya ( speed actual ) bener gitu kan ? . . Oleh sebab itu ketika di aragon 2014 speed sensor belakang Pedrosa putus, maka sistem tidak bisa mendeteksi putaran spin dari ban belakang

Nah sekarang Kita bisa lihat Grafik warna Kuning  di gambar atas yang merupakan Grafik Spin yang actual terjadi di Track .  . terlihat bahwa fluktuasi spin yang terjadi di beberapa titik melebihi dari Referensi toleransi yang diinginkan oleh pebalap

Data telemetri juga memberikan informasi grafis realtime berapa kemiringan yang dilakukan oleh pebalap dalam melibas tikungan. Dalam grafik di atas tmcblog edit menjadi warna Biru cerah karena aslinya di Grafik Mat berwarna putih.  .   Kemiringan yang dilakukan diseting maksimum 62 derajat ..  dan sobat bisa lihat saat miring banget ( grafik biru berada di atas ) maka wheel spin ( sin ban belakang) minim banget terjadi . . ( logikanya kalo miring 62 derajat lalu spin ya bisa gubrakkkss )

Dan Spin Mulai terjadi ketika Pebalap Mulai mengangkat motornya dari kemiringan ( terlihat grafik kemiringan mulai turun – artinya tidak terlalu miring lagi )

Bagaimana membaca Grafik di atas ? Grafik warna Putih merupakan Torsi yang di ‘pesan’/ diinginkan oleh Pebalap. Grafik warna Hijau adalah Torsi yang di’pesan’ / diinginkan oleh Sistem Kontrol Traksi ( TCS). Sedangkan Grafik merah adalah besar Grafik Putih dikurangi grafik Hijau . . yang jadi pertanyaan kenapa pesanan pebalap dan TCS berbeda ?

Untuk Bisa menjawab ini, Grafiknya harus digabung lagi hehehe

Coba cek yang tmcblog beri batas kotak pakai warna Ungu . ..  nah di Grafik section B terlihat bahwa sensor speed di roda belakang mendeteksi bahwa speed dari ban melebihi speed toleransi /referensi dari Motor atau dalam artian terjadi spin ban belakang dan berpotensi melebihi toleransi spin yang diinginkan.

Dan Karena terdeteksi spin yang terlalu lebay maka TCS bekerja yakni dengan mengurangi torsi yang diinginkan oleh pebalap ( Grafik Putih Section D) dengan nilai yang pas ( Grafik warna merah section D ) sehingga diperoleh torsi yang terdeliver ke ban sebesar Grafik warna Hijau . .

Dan Grafik torsi warna Hijau ini lah yang membuat spin Ban belakang terjaga toleransi persentase spinnya seperti yang diinginkan oleh pebalap dan team. Cara Kerja TCS dalam mengurangi torsi di motogp bisa dilakukan saat motor menikung pada kemiringan 60 sampai 40 derajat dengan 3 cara yakni :

  1. memainkan klep kupu kupu di throttle body ( mengatur asupan udara )
  2. memainkan timing pengapian
  3. memotong pengapian

Pada gambar Section E di atas ada dua Grafik warna Hijau dan warna Putih .  Terlihat kedua Grafik awalnya berjalan berbeda beda lalu akhirnnya bergabung menajdi satu ( jadi cuma warna Hijau doang ) . . Gimana itu Bacanya sob ? Jadi Gini  . ..  Grafik tersebut merupakan semacam grafik yang menunjukan aktifitas dari sensor Throttel Possition dimana biasanya untuk masing masing Throttel Body di MotoGP ada sepasang klep Kupu kupu.

Yap sepasang alias dua Buah. Satu Klep biasannya berhubungan langsung ke Throttel dari pebalap, satu lagi berhubungan dengan sistem Kontrol Traksi ( TCS )  dan di gambar atas terlihat  bahwa sepertinya Grafik putih adalah Grafik aktifitas bukaan klep lupu kupu di TB yang dilakukan pebalap sedangkan Yang Hijau adalah yang dilakukan/dikendalikan oleh TCS . . . terlihat Bukaan klep yang dilakukan oleh TCS berbeda( lebih rendah) bila dibandingkan dengan Yang dilakukan oleh Pebalap.

Pebalap mah inginnya buka aja sebesar besarnya gas ( klep kupu kupu ) tapi klep kupu kupu yang satu lagi ( yang di kendalikan TCS) karena sensor spin ban belakang mendeteksi spin yang terlalu lebay ( berlebihan) maka TCS akan ‘mengecilkan’ bukaan klep kupu kupu guna mengecilkan Torsi yang akan di-delivery ke ban untuk mengurangi spin yang terjadi ( baca section D )

Namun sobat tmcblog semua bisa lihat akhirnnya kedua Grafik Putih dan Hijau kembali bersatu  . . yap karena itu sudah melebihi area tikungan menuju straight dimana sudah tidak dibutuhkan lagi sesitivitas traksi ban belakang . .  yang penting di straight adalah full Throttle, Full Power . . . GASSSSS !!

Nah jadi itulah Yang bisa kita sama sama diskusikan dan pelajari dari sekitar 10 detik jalinan informasi dan data data telemetri dari MotoGP di atas . . . semoga Artikel ini bisa membuka wawasan kita semua akan motogp jadi nggak hanya kenal pebalap atau eventnya doang, kita ngerti bagaimana ngejelimetnya analisa dan hardwork yang dilakukan pebalap dan team untuk bisa kompetitif di arena Balap MotoGP . . Semoga banyak pertanyaan sehingga akan lebih membuat kita semakin kepo dan mau terus belajar . ..  semoga berguna

taufik of BuitenZorg

sumber : http://www.motorsportmagazine.com/

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2017/01/15/tech-talk-kupas-data-grafik-telemetri-motogp-saat-kontrol-traksi-bekerja/feed/ 39 118305
Tech Talk : Mengenal Road Book yang dipakai Rally Dakar sebagai gadget terpenting http://tmcblog.com/2017/01/14/tech-talk-road-book-rally/ http://tmcblog.com/2017/01/14/tech-talk-road-book-rally/#comments Fri, 13 Jan 2017 17:00:27 +0000 http://tmcblog.com/?p=118280 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian, saat ini di awal Januari 2017 sedang dikompetisikan salah satu ajang balap roda dua yang mungkin merupakan salah satu yang cukup ektrim yakni Balap Rally Dakar. Terinspirasi dari tulisan dari MCN kemarin tmcblog jadi malah kepo, kenapa Kepo?ternyata dalam Sebuah rally, Keberadaan RoadBook ternyata jauh lebih signifikan diperlukan dibanding GPS itu sendiri sob dan menjadi salah satu rahasia tersendiri dari kesuksesan pebalap pebalap rally. Rally itu mirip sebenarnya sama Race Off road, namun bedanya tidak ada tanda tanda di Track kapan dimana belok dan berubah arah. Nah Kita bisa tahu dimana letak posisi perubahan arah/ momen saat belok ya Via sebuah alat bernama Road Book,  sebenarnya Road book itu sendiri  seperti apa ? Kita diskusikan bersama sob  . . Cekidot

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Pada Dasarnya Road Book adalah sebuah Gulungan Kertas Panjaaaaang banget yang digulung dalam sebuah wadah yang terproteksi. Kertas yang panjang itu dalam sebuah race rally Dakar misalnya disiapkan oleh Panitia/ penyelenggara race rally sehingga semua pebalap memperoleh Isi Dari Road Book yang sama. gulungan Kertas Roadbook yang panjang diputar menggunakan sebuah motor kecil dan putarannya disesuaikan dengan putaran Odometer yang sebelumnya telah diKalibrasi sehingga memiliki ketelitian dan akurasi yang tinggi. Data Odometer/ Tripmeter pada rally dakar tidak lagi didasarkan pengukuran pada roda, namun menggunakan GPS

Putaran Kertaspun memiliki pemutar manual yang bisa diputar menggunakan tangan ( jaga jaga bila sistem GPS Rusak ) , Namun tentu akan mengganggu perjalanan karena butuh tangan kiri untuk melakukan pemutaran secara manual. Dan di kertas tersebut tertulislah Informasi seperti gambar di bawah ini :

Beruntung majalah Brake-Magazime menunjukan sebuah infografis pentunjuk dalam membaca Road Book sob  . . cekidot deh

  • Pada dasarnya dibagian Kiri Road Book menunjukan informasi jarak total tempuh, Jarak tempuh dari sesi sebelumnya
  • Sedangkan Bagian tengah Road Book adalah bagian gambar yang menunjukan seperti apa gambaran sketsa track, kontur jalan, point of interest seperti Pohon cemara, Rumah, gunung, bukit dan lain lain yang akan dilalui .Disanalah tertulis arah arah panah yang akan memandu perubahan arah dari Rider rally.
  • Bagian Kanan Road Book adalah Kolom yang berisi tulisan / pesan Yang diusahakan dapat dimengerti oleh Pebalap rally. Pesan Pesannya mungkin seperti Pesan Pit Box pada gelaran Race Track . . Bisa jadi ada Kode BRK !!! juga kalo rossi yang Ikutan Rally dakar nih

Nahh kode kode tulisan dan petunjuk Rambu di Road Book atas adalah hal hal yang biasanya dipakai oleh pebalap Rally. Biasannya Sebelum Para pebalap rally melakukan Race, mereka akan memperlajari dulu secara seksama Road Book yang diprovide oleh Penyelenggara Rally. Dan bukan tidak mungkin para pebalap dan team menambah coretan coretan di kertas Road Booknya sekedar untuk membuat tanda tanda menjadi lebih eye Cathching dan Mudah dimengerti seperti dicoret coret pakai stabilo dan warna warna yang mencolok . . .

Nahhh Buat Yang udah pada Inden CRF250Rally atau Versys X 250, Selain itu Motor dipakai jalan jalan sore, satmori ataupun Sunmori nanti . . . siap siap deh belajar membaca Road Book dan menjadi true adventurer . . . semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2017/01/14/tech-talk-road-book-rally/feed/ 39 118280
Tech Talk : Kupas Perbedaan Jeroan Yamaha NMAX dan Aerox 155 . . Beda signifikan Sob ! http://tmcblog.com/2017/01/12/tech-talk-bedah-skematik-jeroan-yamaha-nmax-dan-aerox-155-beda-signifikan-sob/ http://tmcblog.com/2017/01/12/tech-talk-bedah-skematik-jeroan-yamaha-nmax-dan-aerox-155-beda-signifikan-sob/#comments Thu, 12 Jan 2017 04:00:49 +0000 http://tmcblog.com/?p=118235 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian, Yamaha Aerox 155 hadir menggunakan mesin yang sekilas sama dengan yamaha NMAX 155 , Namun jika diteliti lebih mendalam Kita akan menemukan bahwa mesin Aerox 155 memiliki perbedaan yang signifikan di beberapa Partnya dibanding mesin NMAX 155 . Yap Kalo soal dimensi Piston dan ruang silinder pembakaran disinyalir mirip, namun daerah kelistrikan ada beberapa perbedaan signifikan, beruntung tmcblog memperoleh skematik gambaran Jeroan Yamaha NMAX dan Aerox 155, di Artikel Khas Tech Talk kali ini, kita akan coba diskusikan dan bandingkan gambaran skematik Aerox 155 dan NMAx 155 di 4 fokus pembahasan Frame, Spul, Crankcase dan transmisi   . . silahkan diCekidot sob . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Sekarang Kita bahas perbedaan Frame/ Sasis antara Aerox dan NMAX ya sob . . Silahkan simak dua Gambar Berikut ini . .

Terlihat Frame NMAX ( atas) Dan Frame Aerox 155 ( bawah) walaupun basisnya mungkkn mirip, namun secara fisik beda banget terutama di sektor Back Bone .  Dimana pada NMAX Back bone merupakan kelanjutan dari Sub Fram. Double Cradle bawah yang mnopang emsin pada NMAX terbuat dari turbular dan di las sambung ke subframe dan poros Komstir depan

Sedangkan pada Aerox 155  Subframe tidak lanjut ke BackBone namun turun ke dua Cradle bawah yang menopang mesin ( dan Fuel Tank). Back Bone pada Aerox dibuat tambahan logam tersendiri


Kenapa Frame NMAX dibuat seperti itu dimana turbular subframe langsung nyambung ke dual beam backbone atas ? Ternyata karena Crankcasenya menganut mesin yang tergantung diatas sob . . .Bro bisa lihat dua lubang dekat point no 9,10 dan 3 diatas yang merupakan titik pengantung mesin . . so menurut tmcblog, karena engine NMAX pada dasarnya digantung diatas, maka Frame ataslah yang harus lebih rigid, imho

Kenapa Frame Aerox 155 dibuat seperti itu dimana turbular subframe langsung nyambung ke dual Cradle Bawah?  Ternyata karena Crankcase Aerox 155 nya menganut mesin yang dibaut / ditopang dari bawah sob . . .Bro bisa lihat dua lubang dekat point no 9,10 dan 3 pada gambar diatas yang merupakan titik mounting mesin . . so menurut tmcblog, IMHO karena Frame menopang Mesin, maka Frame bawahlah yang harus lebih rigid . .  Logis kan?

Dari Segi Transmisi akhir CVT, antara NMAX 155 dan Aerox 155 terlihat hampir mendekati mirip . . secara detail mengenai berapa gram ukuran roller dan lain lain tmcblog belum menemukan informasinya sob, kita tunggu saja nanti yaa

nah salah satu yang signifikan membedakan antara NMAX Current dan Aerox ada di daerah generatornya. Dimana Pada Yamaha NMAX generatornya masih merupakan generator konvensional yang maintream digunakan di motor motor skutik biasa dimana generator berfungsi untuk menghasilkan listrik . .. sedangkan Pada Aerox 155 namanya sudah beda SMG . . Smart Motor generator dimana selain bekerja sebagai suplayer listrik juga bekerja sebagai starter . . dan karena starternya tanpa hentakan stator, dan SMG letaknya satu poros dengan crankshaft, sehingga dapat memutar secara langsung tanpa melalui gir penghubung, sehingga suara starter akan halus banget

Dari Bentuk Fisik, Spulnya sobat bisa lihat Pada NMAX ada 12 Gulungan spul, sedangkan pada Aerox ada sekitar lebih dari 12 gulungan ( tepatnya nggak tahu karena gambar dari part katalog ketutupan part lain hehehe ). Sedangkan saat tmcblog bandingkan antara foto Part Catalog dan foto skematik yang tmcblog peroleh dari paten jepang yang tcblog temukan terlihat Koq Sama Pleq ? ini kebetulan sama atau emang patent tersebut buat mesin Aerox 155 ??  heheheh  . . nahhh silahkan dikunyah kunyah sob, semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2017/01/12/tech-talk-bedah-skematik-jeroan-yamaha-nmax-dan-aerox-155-beda-signifikan-sob/feed/ 94 118235
Tech Talk : Mesin Dengan Rasio Kompresi Yang bisa berubah ubah ( Variable Compression Engine ) http://tmcblog.com/2017/01/11/tech-talk-mesin-dengan-rasio-kompresi-yang-bisa-berubah-ubah-variable-compression-engine/ http://tmcblog.com/2017/01/11/tech-talk-mesin-dengan-rasio-kompresi-yang-bisa-berubah-ubah-variable-compression-engine/#comments Wed, 11 Jan 2017 03:01:05 +0000 http://tmcblog.com/?p=118163 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

TMCblog.com – Bro sekalian, di pembahasan tech talk Yang lalu lau, kita pernah membahas dan memaparkan mengenai Hubungan kenapa Pemilihan Oktan bahan bakar harus disesuaikan dengan Kompresi mesin dari kendaraan. Kenapa Mesin Dengan Kompresi tinggi harus menggunakan bensin yang tidak mudah terbakar / Oktan tinggi dan sebaliknya. Nah Di artikel tech talk Khas tmcblog kali ini kita akan sama sama mebahas sebuah mesin yang unik dimana Rasio Kompresi dari mesin tersebut bisa berubah ubah dari Kompresi rendah ke Kompresi Tinggi . . . nah kepo kan ? silahkan cekidot artikel dan video yang terinspirasi dari postingan engeenering explain ini sob

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Jadi Gini di awal Video, tmcblog menjelaskan kembali soal masalah Kompresi mesin dengan harapan sobat sekalian cukup paham dengan apa yang dimaksud dengan kompresi mesin . . . Lalu Setelah itu Kita Masuk ke Mesin nya sendiri Variable Compression Engine dari Infinity  . . Mesin ini sejatinya adalah mesin Diesel sehingga tidak heran Jika mesin ini bisa memiliki kompresi yang sangat tinggi. Tercatat VC-T engine Infinity ini bisa berubah Rasio Kompresinya dari 9:1 ke 14:1 . ..

Di bagian penggerak Pistonnya boleh dibilang bekerja dengan komsep yang sama dengan mesin diesel pada umumnya. Mesin diesel pada dasarnya mirip dengan mesin bensin 4 tak, namun pada mesin diesel tanpa kehadiran percikan api . . . namun di bagian CrankShaft, ada semacam lempengan koneksi berbentuk jajar genjang yang bisa membuat gerakan dimana tuas Conection Rod/ Conrod/ setang seher bisa bervariasi jadi lebih ‘turun ‘ ke bawah atau lebih ‘naik ke atas’

Nah turun dan naiknya posisi dari Conrod/ Setang seher dari turun ke bawah menajdi Naik ke atas ini lah yang membuat efek perubahan Kompresi mesin dari rendah ke tinggi. . . Gerakan Jajar Genjang yang bisa miring turun atau naik disebabkan ada sistem mekanisme yang mendorong atau menariknya Conection Rod. Sistem pada plat jajar genjang ini ini terdiri dari dua titik tumpu dan dua lengan dan bisa sobat lihat di Gambar gambar di atas.

TMCblog belum tahu apakah sistem ini bisa diaplikasikan ke Motor atau nggak, secara sampai sekarang mesin ini mayoritas diaplikasikan ke Mesin Diesel. Cuma kebayang mesin ini akan sangat berguna . . Misalnya saja di mesin Motor ada Knock Sensor yang bisa mendeteksi adanya Knocking. nah jika sensor ini mendeteksi adanya Knocking, maka Informasi tersebut bisa diteruskan ke ECU. Setelah itu ECU akan memerintahkan Actuator di sistem Variasi Rasio kompresi akan membuat Kompresi mesin turun guna menghindari gejala Knocking . . Cerdas bukan, silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2017/01/11/tech-talk-mesin-dengan-rasio-kompresi-yang-bisa-berubah-ubah-variable-compression-engine/feed/ 49 118163
DIY : Cara Tahu Tahun Perakitan Motor melalui Nomor Rangka / VIN Number http://tmcblog.com/2017/01/03/diy-cara-tahu-tahun-perakitan-motor-melalui-nomor-rangka-vin-number/ http://tmcblog.com/2017/01/03/diy-cara-tahu-tahun-perakitan-motor-melalui-nomor-rangka-vin-number/#comments Tue, 03 Jan 2017 05:00:15 +0000 http://tmcblog.com/?p=117922 460x110-indent-now

cengkareng-shop

440x100_tirei

TMCblog.com – Bro sekalian, Di artikel sebelum ini kita mengentahui adanya penggantian Motor KTM RC250 Rakitan tahun 2015 dan Rakitan Tahun 2016 yang dilakukan Bro Miqdam . . Nah mungkin ada yang tanya, lhoo tahu dari mana itu rakitan 2015 dan 2016 ? Ternyata bisa dilakukan Via Nomor Rangka/ VIN Number  . . Nahhhh Gimana Caranya Tahu mengenai Tahun Perakitan Sepeda Motor ( atau produk otomotiflainnya ) melalui Nomor Rangka / VIN Number? Cekidot sob

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

melihat Vin Number/ nomor rangka kadang mumet karena merupakan kombinasi dari banyak angka dan huruf . . namun ternyata ada cara bacanya sob . . cekidot lagi nih referensinya  . .

dan ini adalah Penjelasan mengenai Digit ke 10 dalam Section VIS

Nah dari referensi yang tmcblog ambil dari wikipedia di atas . . ternyata komponen yang bisa dilihat sebagai tahun perakitan adalah digit ke 10 ke atas ( sampai digit ke 17 ) sekarang kita cek kasus dari KTM RC250 Bro Miqdam

VIN Numbernya tertulis VBK-JY-E4-07-FC1-30710 . . . Bro bisa lihat  DIGIT ke 10 tertulis F yang jika di cek ke tabel atas  . . diperoleh informasi bahwa motor inia dalah Model year 2015

Sedangkan Unit Penggantinya memiliki VIn number sebagai berikut

VIN Numbernya tertulis VBK-JY-E4-00-GC1-59211 . . . Bro bisa lihat  DIGIT ke 10 tertulis G yang jika di cek ke tabel atas  . . diperoleh informasi bahwa motor inia dalah Model year 2016 . . . nahhh sekarang sobat bisa cek sendiri Nomor rangka Sepedamotor atau kendaraan milik mas bro sekalian untuk mengetahui model Year/ tahun perakitannya  . .semoga berguna . .  salam dari lombok

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2017/01/03/diy-cara-tahu-tahun-perakitan-motor-melalui-nomor-rangka-vin-number/feed/ 31 117922
Yamaha M1 2017 Kayaknya Pakai Alat Mirip Torductor tuh . . http://tmcblog.com/2016/12/12/yamaha-m1-2017-kayanya-pakai-alat-mirip-torductor-tuh/ http://tmcblog.com/2016/12/12/yamaha-m1-2017-kayanya-pakai-alat-mirip-torductor-tuh/#comments Mon, 12 Dec 2016 01:00:21 +0000 http://tmcblog.com/?p=116902 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

rossi-valenciatest6

pict : yamahamotogp.com

TMCblog.com – Bro sekalian, saat test Pra musim Valencia yang lalu Maveric Vinales umumnya masih menggunakan Yamaha YZR M1 2016 sedangkan Valentino Rossi sudah melangkah lebih yakni sudah mencoba beberapa Material yang akan digunakan Oleh Yamaha Movistar di Musim MotoGP 2017 Nanti. Valentino Rossi di dua test terakhir Valencia dan test Privat di Sepang dikatakan sudah menggunakan Baik Versi Hybrid Kombinasi Mesin 2017 – Sasis 2016 maupun versi Full 2017 ( mesin dan Sasis 2017 ) . . .

namun bro bisa lihat mulai test, valentino Rossi umumnya sudah menggunakan Yamaha M1 Tanpa Winglet untuk menyambut regulasi pembekuan Winglet di 2017 nanti . . namun selain itu tmcblog sudah lama Juga memperhatikan ada yang baru di Mesin Yamaha M1 Valentino Rossi . . Cek lebih detail di daerah Sprocket depannya deh sob . . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Berikut ini adalah Motor Yang dipakai Rossi saat race di MotoGP Sepang 2016 . . Sprocket depannya polos, biasa biasa saja

rossi-malaysia4

pict : yamahamotogp.com

Demikian Yamaha M1 yang dibesut Oleh valentino Rossi di race terakhir/ race Finale di sirkuit Ricardo tormo valencia 2016 . . . Sprocket depannya masih juga Polos . . Cekidot deh

rossi-valenciarace1

pict : yamahamotogp.com

Namun cekidot Motor yang dipakai Rossi mulai Hari pertama pengetesan Pramusim Yamaha M1 di test Resmi IRTA valencia 2016 ( dan kemungkinan di test privat Sepang akhir November ) berikut ini . . .

rossi-valenciatest5

pict : yamahamotogp.com

Yap ada detail mesin Motor M1 yang dipakai Rossi mulai test hari pertama di valencia sudah sangat berbeda dengan Mesin Motor yang Rossi pakai saat Race. Perbedaan yang tmcblog lihat adalah di bagian sprocket depannya sudah ada semacam alat yang umumnya kita temukan Mulai 2008 di Honda RC212V sampai sekarang masih digunakan di Honda RC213V yang dibesut Pebalap pebalap Honda baik Factory maupun satelit . . TORDUCTOR . .

basics-of-torque-measuring-english-13-638

Torductor sendiri adalah nama yang diberikan oleh sang pembuat alat yakni ABB untuk sebuah sensor torsi yang menggunakan material Magneto elastik dimana material ini akan menghasilkan flux magnet disekitar poros yang berputar ( dalam hal ini poros shaft ke final gear – cek gabar di bawah dan atas )   . Fungsi dari Torductor adalah seperti yang sudah pernah kita bahas sebelumnya yakni pada dasarnya Torductor itu adalah sebuah sensor Torsi ( torque sensor ) yang akan mengukur torsi yang dihasilkan pada output shaft sebelum disalurkan ke final drive ( rantai ) . ..  Alat ini dijual bebas untuk siapa saja yang sanggup membelinya dan bukan merupakan patent satu pabrikan sepeda motor tertentu.

torductor-abb

pict : ABB

Kenapa Sensor Torsi begitu penting sekarang ini ? Karena Motor motor balap Modern baik di worldSBK dan MotoGP hampir mayoritas sudah mengadopsi sistem tertutup ( close Loop)  dimana  Torsi output yang dirasakan oleh Pebalap secara langsung berhubungan dengan posisi bukaan throtel gas yang dibejek oleh Pebalap . . . sistem ini lah yang dinamakan sebagai torque-by-wire throttle.

Nah karena point utamanya adalah torsi, maka sensor torsi yang akurat sangatlah penting . . . Yamaha diyakini sebelum ini juga menggunakan Sensor torsi, namun baru di test valencia terakhir terlihat menggunakan sensor torsi mirip dengan Torductor . . . ya gapapa juga sih, toh torductor barang yang dijual bebas . . semoga sobat sobat sekalian pembaca tmcblog tercerahkan,  dan bisa sedikit dikit ikut menyelami teknologi di MotoGP . . .

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/12/yamaha-m1-2017-kayanya-pakai-alat-mirip-torductor-tuh/feed/ 48 116902
[Tech Talk ] Alter Ego desain Part Supercharger dengan mekanisme Pompa . .. wah Semua Motor bisa pakai supercharger nih ? http://tmcblog.com/2016/12/01/tech-talk-alter-ego-desain-part-supercharger-dengan-mekanisme-pompa-wah-semua-motor-bisa-pakai-supercharger-nih/ http://tmcblog.com/2016/12/01/tech-talk-alter-ego-desain-part-supercharger-dengan-mekanisme-pompa-wah-semua-motor-bisa-pakai-supercharger-nih/#comments Thu, 01 Dec 2016 03:01:18 +0000 http://tmcblog.com/?p=116100 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCblog.com – Bro sekalian, Seperti Kita lihat di Kawasaki H2 . .  Power Motor bisa meningkat dengan mengaplikasikan Teknologi Supercharger dimana ada udara yang tinggi densitas oksigennya dipompa masuk menggunakan pompa turbin ke dalam Ruang bakar. Nah udara dengan oksigen berdensitas tinggi ini jika di ledakkan dengan BBM yang kaya maka hasilnya adalah power yang tinggi. Nah kasus khusus supercharger jika menggunakan tenaga bantuan dari exhaust dinamakan Turbocharger . . . Ada satu perusahaan part performa bernama alter ego, menciptakan sebuah alat dengan ide yang tetap berdasarkan cara supercharger dimana dimasukkan udara dengan densitas oksigentinggi ke ruang bakar melalui throttel body. Namun Alter ego memanfaatkan kick back exhaust untuk ‘ menendang ‘ udara dengan densitas oksigen tinggi ke ruang bakar . . . Mirip turbocharger, namun lebih mini dan lebih berkesan plug-and-play  . . . kita bahas yuuk

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Bentuk realnya adalah sebagai berikut ini sob

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-1

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-3

Lalu alat di atas itu pada dasarnya terbagi seperti bagian berikut ini :

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-5-png

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-12

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-15

terlihat di tengah ada semacam membran elastis yang tahan panas dan tidak dapat ditembus oleh udara. Kenapa harus tahan panas ? karena berhubungan dengan gas buangan exhaust yang biasannya memang panas . ..  Nhh secara umum cara kerjanya adalah sebagai berikut ini :

drum-charger-1

di atas adalah gambar saat alat tidak bekerja

drum-charger-1a

Setelah motor menyala/aktif, maka akan ada gas exhaust yang masuk dari lubang ( lihat gambar  dari kanan bawah ) lalu dorongan gas exhaust ini akan ‘menekan’ membran dan akan membuat membran merapat nantinya

drum-charger-2

Setelah fase ‘dorongan ‘ gas buang selesai, maka membran akan balik ke posisi semula . . dan saat balik ke posisi semua ini , secara alami akan ‘menyedot’ udara bersih dari luar untuk masuk ke dalam ruangan  ..

drum-charger-3

Nah saat gas exhaust kembali datang, maka membran akan terdorong (terpampatkan lagi) uniknya Alter ego membuat sistem klep satu arah, Gas bisa masuk -namun nggak bisa keluar di jalur input dari drum charger ini. Sehingga udara yang ada di dalam membran tidak bisa keluar ke arah input, namun hanya bisa keluar kearah output yang arahnya ke Throttle body/ ruang bakar

Hasil ‘tendangan’ ini akan membuat udara kaya oksigen akan termampatkan dan membuat udara menjadi tinggi densitas oksigennya . . dan kalau sudah tinggi kerapatan osigennya maka salah satu syarat sistem supercharger sudah terpenuhi . . setelah itu tinggal kasih bbm lebih maka  akan terjadi daya ledak lebih tinggi yang muaranya power output saat sistem supeharger via drum ini diaktifkan.

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-18

Grafik di atas adalah Grafik klaim kenaikan powernya sob . . . 20% naik power maksimumnya

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-19

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-6-png

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-8-png

drum-charger-cheap-motorcycle-turbo-4

sumber :

http://newatlas.com/drum-charger-cheap-motorcycle-turbo/46648/

http://alterego-hardware.com/

taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/01/tech-talk-alter-ego-desain-part-supercharger-dengan-mekanisme-pompa-wah-semua-motor-bisa-pakai-supercharger-nih/feed/ 46 116100
Tech-Talk VLOG : Mencoba Menjelaskan Fungsi Catalytic Converter Di sepeda Motor http://tmcblog.com/2016/11/25/vlog-mencoba-menjelaskan-fungsi-catalytic-converter-di-sepeda-motor/ http://tmcblog.com/2016/11/25/vlog-mencoba-menjelaskan-fungsi-catalytic-converter-di-sepeda-motor/#comments Fri, 25 Nov 2016 03:01:51 +0000 http://tmcblog.com/?p=115906 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro seklaian, dalam artikel ini tmcblog tidak akan menulis panjang lebar mengenai Penjelasan Fungsi Catalytic Converter Di sepeda Motor. Seperti yang sobat sekalian tahu Bahwa setiap Motor baru yang diproduksi haruslah lolos Uji emisi gas buang. Nah gas buang Dari mesin bakar itu Punya potensi menghasilkan gas gas berbahaya seperti CO ( Karbon Monoksida ) , NO2, NO dan Hidrokarbon  ( CxHy) yang tidak ikutan terbakar  ..  nah terinspirasi dari Video Engginering Explained jadilah Video ( VLOG) atas dimana tmcblog mencoba menjelaskan dengan upaya gambaran sederhana bagaimana Katalitik Konverter dapat mengurangi dan menghilangkan 4 Zat yang berbahaya bagi tuh manusia itu  . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Catalytic converter

Catalytic converter

Di Video atas dijelaskan bahwa dalam satu Unit Katalitik Konverter terdapat dua step kejadian yakni yang pertama gas hasil pembakaran memasuki katalitik jenis pertama yang lapisannya terbuat dari Campuran Platinum dan Rhodium dan Di Step pertama ini sasaran tembaknya adalah mereduksi NO2 dan NO ( keduanya berbahaya ) menajdi O2 an N2 yang tidak berbahaya bagi tubuh

2NOx → xO2 + N2

Di Step kedua gas gas yang sudah tidak mengandung NO dan NO2 ini masuk kembali ke katalitik Converter berbentuk sarang tawon ( honeycomb ) yang lapisannya terbuat dari campuran Platinum dan paladium. Disinilah terjadi reaksi Oksidasi dari Karbon monoksida dan Hidrokarbon. Oksidasi CO akan menghasilkan CO2 dengan rumus susahnya adalah

2CO + O2 → 2CO2.

Sedangkan Oksidasi Hidrokarbon ( CxHy ) akan menghasilkan CO2 dan H2O yang juga tidak berbahaya bagi tubuh manusia. Rumus susah jangan jadi hambatan, Pokoknya kegunaan Katalitik COnverter adalah Mengurangi dan menghilangkan Gas gas berbahaya seperti CO, NO, NO2 dan Hidrokarbon

Namun harap sobat semua Catat bahwa ada syarat agar Proses Konversi ini efesien dan menghasilkan Gas gas yang tidak berbahaya bagi tubuh yakni HoneyComb Katalitik Konverternya harus sudah mencapai suhu panas sekitar 800 derajad fahrenheit. Satu lagi  yang harus digaris bawahi Katalitik Konverter bermusuhan sama yang namanya Timbal, jadi jangan pakai bensin bertimbal ya untuk motor berkatalitik konverter .  . Semoga berguna

Taufik Of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/11/25/vlog-mencoba-menjelaskan-fungsi-catalytic-converter-di-sepeda-motor/feed/ 41 115906
Racikan Double Barrel Muffler Honda CBR250RR terbukti bikin Raungan suaranya Cukup Menarik http://tmcblog.com/2016/11/14/racikan-double-barrel-muffler-honda-cbr250rr-terbukti-bikin-raungan-suaranya-cukup-menarik/ http://tmcblog.com/2016/11/14/racikan-double-barrel-muffler-honda-cbr250rr-terbukti-bikin-raungan-suaranya-cukup-menarik/#comments Mon, 14 Nov 2016 02:01:25 +0000 http://tmcblog.com/?p=115124 460x110-indent-now

cengkareng-shop

 440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro seklaian, Rencananya tmcblog mau posting mengenai berapa hasil raihan Kecepatan saat Honda CBR250RR di geber dalam Kondisi Comfort Zone eh Comfort Mode . . namun sayang hahaha bacaan dari Kamera tertutup Kunci Kontak  .  jadi deh angka Speed nggak terlihat, Alias gagal Posting soal itu namun seingat tmcblog dengan Mode Comfort pun dengan geberan RPM tinggi Speed di atas 150 km/jam pun masih bisa diraih walaupun dengan feel tarikan Yang cukup lama bila dibandingkan dengan Tarikan untuk Mode Sport/ Sport Plus   . . cekidot di video dan pembahasan berikut ini

 MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

spek2-CBR250RR-33

Bicara Suara yang keluar dari Muffler Honda CBR250RR memang terbukti Unik, Suaranya di RPM rendah memang terdengar Renyah, Tone 2 silinder dengan firing order 180 derajatnya jelas terdengar, terutama ketika kita pakai Mode Sport atau sport +. Suara di rpm tinggi . . . wedeh bisa diasuh sob, Padahal ini muffler adalah Muffler standar saja, namun udah kayak Muffler racing yang menggunakan DB Killer tapi agak bocor dikit jadi lengkingan Tone 18 derajatnya begis tetap terasa walaupunsobat sudah bejek itu gas sampai rpm 12 ribuan . . kenapa Bisa begini ? TMCBlog akan coba sedikit analisa

CBR250RR-22

Bro sekalian dulu sempat kita pernah bahas bahwa Sepertinya Honda susah payah bikin sektor belakang dari Honda CBR250RR kelihatan ribet dan penuh banget sampai sampai menggunakan twin/ Double Barrel End Muffler. Namun setelah di teropong lebih dalam mengenai seperti apa sebenarnya Jeroan Muffler Honda CBR250RR terlihat seperti ini sob

spek2-CBR250RR-40

Di artikel terdahulu sudah pernah tmcblog sedikit buatkan Vlog di Instagram @tmcblog   . . Terlihat disana walau dengan Bahasa Kanji secara umum sistem muffler dari Honda CBR250RR adalah 2-1-2 jadi dari dua manifold out bergabung jadi satu, masuk sistem Katalisator lalu keluar dari leher Knalpot masuk sistem End Muffler yang dari Luar berbentuk Double Barrel . . didalam sistem  end Muffler ini gas Buang ternyata kembali dipisah lagi menjadi dua cabang output . . dimana jalur udaranya disinyalir akan seperti gambar diatas baiklah kita coba ulang lagi ya sob  . .

Jadi pada dasarnya Chamber dari Muffler double Barrel Honda CBR250RR hanya terbagi menjadi 3 bagian / 3 Chamber. Honda Mengklaim mendesain Muffler jadi kayak begini ribet untuk mengejar suara yang akan disukai oleh Konsumen. Cek gambar di atas  . .  Dari leher knalpot Gas buang masuk ke Chamber 1 lalu gas dialirkan melewati Chamber 3 melalui sebuah pipa langsung ke Chamber 2 . . nah Gas yang keluar di Chamber 2 akan terbagi dua yakni

  • Langsung keluar ke lubang end Muffler bawah
  • Di alirkan ke Chamber 3 yang selanjutnya masuk ke pipa end Muffler atas yang menghubungkan Chamber 2 dan Chamber 3 dan di gas buang pun keluarkan dari sana

Instagram Photo

Ngejar suara Kayak apa Honda CBR250RR yang di inginkan dengan desain jeroan Muffler kayak Gini?  dengan dua jalur atas dan bawah boleh dibilang end Muffler bawah lebih pendek jalurnya dibandingkan gas yang keluar dari end Muffler atas. Honda Katanya ingin memperoleh dan menggabungkan dua Frekuensi hasil raungan powerfull yang dihasilkan saat Mesin digeber saat low RPM dengan lengkingan mesin balap di rpm tinggi melalui dua lubang jalur exhaus yang berbeda panjang jalur ini. Gimana hitungannya, tmcblog jelas kepo, namun secara umum Muffler pendek menghasilkan frekuensi yang lebih tinggi dibanding muffler yang panjang . . . dan memang secara empirik, walaupun masih dalam batas kewajaran sebuah muffler standar yang tentu ada batas ambang desibel suara . . . Muffler Double Barrel Honda CBR250RR emmang menawarkan raungan suara standar yang lumayan banget untuk klas 250 cc . . . Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/11/14/racikan-double-barrel-muffler-honda-cbr250rr-terbukti-bikin-raungan-suaranya-cukup-menarik/feed/ 75 115124