Test Ride – tmcblog.com http://tmcblog.com Motorcycle News | New Product | Racing | Review | Sun, 25 Sep 2016 11:49:04 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.6.1 http://i1.wp.com/tmcblog.com/wp-content/uploads/2016/03/cropped-flavicon-tmc.png?fit=32%2C32 Test Ride – tmcblog.com http://tmcblog.com 32 32 60202653 VLOG : Impresi dan Penjelasan Dual Clutch Transmission Pada Honda NM4 Vultus http://tmcblog.com/2016/09/14/vlog-impresi-dan-penjelasan-dual-clutch-transmission-pada-honda-nm4-vultus/ http://tmcblog.com/2016/09/14/vlog-impresi-dan-penjelasan-dual-clutch-transmission-pada-honda-nm4-vultus/#comments Wed, 14 Sep 2016 06:01:01 +0000 http://tmcblog.com/?p=109675 460x110-indent-now

cengkareng-shop

TMCBlog.com – Bro sekalian, Mulai akhir pekan kemarin TMCBlog kedatangan satu Unit Honda NM4 Vultus dari Astra Motor Jakarta ( JHC ) Ya motor ini telah banyak banget dipakai untuk Review Baik oleh rekan rekan Blogger dan jurnalis hehhee tmcblog termasuk paling akhir mencoba motor ini  . . . namun pas pertama sampai di Garasi TMCBlog . .. satu hal yang langsung bikin kepo adalah tulisan di samping kanan yakni ” Dual Clutch Transmission ” Yap Jenis Transmisi ini punya banyak nama alias . . ada Double Cutch Transmission, Twin Clucth Transmission dan lain lain. Nahh . ..  Honda NM4 Vultus ini juga memiliki dua jenis mode Transmisi Yakni Manual dan Automatic . . . selama ini tmcblog cuma mendengar saja, sehingga logis kiranya jika saat ini kita langsung skip impresi riding Honda NM4 Vultus untuk di simpan di Vlog dan artikel selanjutnya ..  Kita langsung masuk ke pembahasan impresi dan penjelasan mengenai Dual Cluth Transmission . . cekdot sob . .

graph-dct-8

Beberapa orang kadang sedikit salah kaprah mengangap dual mode Transmisi Manual – Matic ini lah yang dimaksud dengan Dual Clutch . . jadi disangkanya satu Clucth buat Manual dan satu clucth buat Automatic, dan itu adalah anggapan yang salah. Dual Clucth Transmision adalah Sistem Transmisi yang menggunakan dua bagian Dari kelompok Plat Kopling dalam satu sistem transmisi . ..  cekidot penjelasan di Video dan di bawah berikut ini sob

440x100_tirei

MBtech - TMC sep16

Langsung saja tmcblog cobain di jalan raya dan  . . Jadi automatic dari Honda NM4 Vultus ini lebih mendekat ke automatic Mobil yang tetap ada rasa naik-turun gigi ketimbang automatic Motor jaman sekarang yang CVT  . . dan bener bener sangat mengesankan impresi pertamanya sob . . perpindahan gear dari gigi satu ke dua lalu gigi dua ke tiga, gigi tiga ke empat . . sampai ke gigi enam baik naik dan turun sangat sangat smooth dan halus  . . jadi begini mungkin rasanya seamless upshift dan seamless downshif di motogp . .  boleh dibilang nggak kerasa sob .. .  apakah ini efek Dual Clutch Transmission ?  . . .

graph-dct-3

graph-dct-4

Nah kenapa bisa begitu . . Kita bahas dari dasarnya ya . ..  Pada sistem CLutch / Kopling konvensional ..  hanya ada satu paket plat kopling yang digunakan untuk menangani 5 atau 6 jenis rasio transmisi gear / Gigi. Namun pada sistem Dual Clutch Transmission di kendaraan baik Motor maupun Mobil ada dua kelompok Plat kopling yang masing masing kelompok memiliki tugasnya masing masing. Cek deh dua gambar di atas  Kopling pertama menangani Gear/ Gigi Ganjil 1,3 dan 5 ( rasio Gear berwarna Merah ) sedangkan satu kelompok Plat kopling lain menangani Gear/ Gigi yang genap 2,4 dan 6 ( rasio Gear berwarna Biru ).

graph-dct-5

Gimana Bisa Dual Clutch Transmission seperti yang di buat untuk Honda NM4 Vultus ini membuat perpindahan gigi sangat halus dan tanpa hentakan ? Jadi gini ..  Seperti yang sobat bisa simak pada gambar di atas, terlihat tenaga yang dihasilkan Crank Shaft disalurkan ke Rantai roda belakang melalui sistem transmisi  gear/ Gigi 1. Dan pada saat Gear/ gigi 1 ini rasio gigi gigi transmisi yang bekerja bisa sobat lihat hanya kelompok plat kopling yang merah paling ujung

graph-dct-6

Saat sebelum mau masuk Gigi 2, plat kopling kedua yang disimbolkan berwarna biru sudah bersiap merekat dan sistem rasio gear di transmisi gigi 2 sudah mulai berkerja, terkoneksi ikut berputar untuk bersiap-siap menjadi penyalur tenaga selanjutnya – Namun belum terhubung ke countershaft (gigi yang menghubungkan gearbox ke final gear ).

graph-dct-7

Sehingga sesaat sebelum rasio gear pada countershaft Gigi 1 benar benar dilepas, Gigi 2 sudah langsung dapat dipegang, sehingga nggak ada jeda yang signifikan saat perpindahan gigi 1 ke gigi 2 . . smart ! . . dan ini berlangsung terus pada perpindahan gear/ gigi dari 2 ke 3, dari 3 ke 4, dari 4 ke 5,dari 5 ke 6, baik naik maupun turun. . . . hmm Cepat juga ya teknologi ini  Turun dari pengaplikasian di ajang balap F1 masuk ke Sport touring Honda VFR1200F dan sekarang dapat ditemukan di motor motor Mid-series NC700 Big Bikenya Honda termasuk Honda NM4 Vultus yang saat ini sedang tmcblog coba . . Akankah ke depan bisa turun ke mesin mesin seperti 250 cc twin atau bahkan dibawahnya lagi ? hehehhe . . silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna sob

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/09/14/vlog-impresi-dan-penjelasan-dual-clutch-transmission-pada-honda-nm4-vultus/feed/ 84 109675
Video Test Ride dan Review Eco Indicator All new Honda Beat eSP http://tmcblog.com/2016/08/19/video-test-ride-dan-review-eco-indicator-all-new-honda-beat-esp/ http://tmcblog.com/2016/08/19/video-test-ride-dan-review-eco-indicator-all-new-honda-beat-esp/#comments Fri, 19 Aug 2016 01:31:15 +0000 http://tmcblog.com/?p=108397 Blog-460x110_rev

TMCblog.com – Bro sekalian, seperti Kita ketahui All new Honda Beat eSP hadir dengan fitur tambahan baru yakni Eco Indicator. Bicara Eco Indicator untuk Skutik entry level, Honda bukalah yang pertama. Skutik skutik Kompetitor seperti Yamaha sudah terlebih dahulu mengadopsinya . . Namun tentu hadir belakangan kudu bikin yang lebih baik dan ada diferensiasinya dengan kompetitor tho? oleh karena itu sebagai pembeda jika produk Kompetitornya hanya memiliki dua indikator yakni mati dan nyala lampu doang, maka di All New Honda beat eSP Eco Indicator hadir dalam 3  mode yakni Mati, Nyala redup, dan Nyala terang . . . nah di kesempatan test ride singkat beberapa putaran di arena jalan umum Central park yang padat tmcblog mencoba impresi riding dengan All new Honda Beat eSP dan sekaligus menjawab ke kepoan terhadap indikasi yang dihadirkan oleh Lampu Indikator ALL New Honda Beat eSP ini . . Cekidot deh pada Video di atas dan penjelasan di bawah ini . . .

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-TMCblog 440x110-agt

erg-beat-esp-2016-tmcblog-1

Di artikel terdahulu sudah kita bahas tuntas mengenai ergonomi riding dan ke -frendly-an seat height dari Honda beat eSP ini . . . dari ergonomi yang tidak berubah drastis dan seat heightnya yang rendah . ..  tmcblog yakin ini bakalan jadi motor yang cukup disukai karena kemudahan riding dan akan membuat riding komuter jadi lebih fun.

erg-beat-esp-2016-tmcblog-2

Secara umum yang tmcblog rasakan riding dengan Honda beat eSP yang baru lebih terasa ringan handlingnya dibanding honda beat eSP terdahulu TMCblog coba ( cek di video) selap selip di jalanan yang padat, motor ini mudah banget ditekuk . . entahlah padahal ban tubeless biasanya punya bobot yang lebih barat, atau  . . mungkin dikarenakan sebab pengaplikasian velg yang lebih ringan ?  atau perubahan desain dari sasis ?

beat-esp-21

Secara umum 3 kondisi nyala lampu Eco Indicator Honda beat eSP memiliki arti :

test-beat-eco-mati

Lampu eco indicator Mati yang mengartikan mesin Honda Beat eSP dalam keadaan Tidak Irit dengan rata-rata diklaim hanya 34 km/lt. Kondisi Tidak irit ini disebabkan oleh : mesin stasioner, kecepatan kurang dari 3 km/jam atau lebih dari 67 km/jam, speed sensor rusak atau gas dibetot secara mendadak.

test-beat-eco-redup

Lampu eco indicator menyala Redup yang mengartikan mesin Honda Beat eSP dalam keadaan Irit Konsumsi bensin sekitar 34-63 km/lt . . Kondisi ini rata rata disebabkan oleh kecepatan antara 3 km/jam sampai 67 km/jam dengan bukaan gas sedang.

test-beat-eco-terang

Lampu eco indicator menyala Terang yang mengartikan mesin Honda Beat eSP dalam keadaan lebih Irit   dengan Konsumsi bensin diklaim bisa lebih dari 63 km/liter.  Kondisi ini dapat diperoleh dengan mengkondisikan  kecepatan antara 3 km/jam sampai 67 km/jam, namun dengan kondisi bukaan gas lebih santai dan pelan lagi.

Nah kalo tmcblog lihat sepertinya dengan 3 mode lampu indikator ini, sepertinya Honda berupaya mengedukasi pengendara Honda Beat ini bagaimana cara termudah untuk menentukan gaya riding mereka . . mau nggak irit, irit atau lebih irit lagi . .. ya makin kesini motor makin kompetitif, segala fitur lama kelamaan disematkan makin lengkap bahkan di varian varian entry level . . dan konsumen lah yang di untungkan dalam kompetisi ini . . . Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/08/19/video-test-ride-dan-review-eco-indicator-all-new-honda-beat-esp/feed/ 23 108397
Test Ergonomi New Honda Beat eSP 2016 . . . Nggak Jinjit tapi Ground clearance lebih tinggi http://tmcblog.com/2016/08/14/test-ergonomi-new-honda-beat-esp-2016-nggak-jinjit-tapi-ground-clearance-lebih-tinggi/ http://tmcblog.com/2016/08/14/test-ergonomi-new-honda-beat-esp-2016-nggak-jinjit-tapi-ground-clearance-lebih-tinggi/#comments Sun, 14 Aug 2016 04:00:32 +0000 http://tmcblog.com/?p=108071 Blog-460x110_rev

erg-beat-esp-2016-tmcblog-1

TMCBlog.com – Bro sekalian untuk yang pertama kali akan menjelaskan Aspek ergonomi dari All new Honda Beat eSP . . . Secara umum New Honda Beat eSP tidak mengubah dimensi Ketinggian tempat duduknya dibanding versi sebelumnya dari Honda Beat Sport eSP. New Honda beat ESP memiliki ketinggian tempat duduk (seat height) sebesar 740 mm sedangkan Honda Beat POP ESP memiliki ketinggian Tempat duduk 735 mm . . . Dibanding Seat height Suzuki Address (755 mm ) dan Yamaha Mio Z 125 (750 mm ) dan Julukan Matik entry level dengan  seat height Paling rendah di kelasnya pun masih disematkan kepada Honda beat eSP series, atau boleh dibilang matik entry level anti jinjit lah hehehe . Bagaimana Feel statisnya ?

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-TMCblog 440x110-agt

erg-beat-esp-2016-tmcblog-4

Nah dari foto di atas memang boleh dibilang dengan ketinggian tempat duduk yang sebenarnya sama dengan Generasi sebelumnya dari Honda Beat ( sport) eSP . namun kaki tmcblog ( dengan sepatu sport sol tebal ) bisa menapak dengan sempurna .. .  coba kita lihat foto foto lainya

erg-beat-esp-2016-tmcblog-5

Asli Nggak jinjit sob.  dilihat dari belakang, menurt opini tmcblog skutik ini lebih enak dilihat terutama dari bentuk lampunya . .. ahh salah fokus, balik ke seat height . .. nahh bagaimana jika dibandingkan dengan Honda beat sport terdahulu dan beat pop ? Cekidot deh .

erg-beat-esp-2016-tmcblog-7

beat-sport-2015-ergonomi1

beat-pop-2015-ergonomi1

Terlihat dari samping, Honda Beat eSP yang baru terlihat lebih fresh dengan lekukan side fairiang yang lebih dinamis dibanding Honda beat Sport eSP versi terdahulunya ( ahh salah fokus lagi ) . ..  nah balik lagi ke seat height . .. entah kenapa di new Honda Beat eSP nggak jinjit? hmm kayaknya benar karena sol sepatu sport nya tebel nih 😀 . . namun pada dasarnya naik Honda beat eSP yang baru memang seat heightnya bener bener Friendly . . Bagaimana dengan segitiga Ergonominya ?

erg-beat-esp-2016-tmcblog-6

Secara umum Ergonomi dari new 2016 Honda Beat eSP masih bergaya Motor komuter . . nah mari kita bandingkan dengan Segitiga Ergonomi Honda beat Sport eSP terdahulu dan Honda beat Pop . .

beat-sport-2015-ergonomi2

beat-pop-2015-ergonomi2

Terlihat sepertinya leg room dari New Honda Beat eSP tidak lebih lega dibandingkan dengan Honda beat Sport terdahulu dan Honda Beat Pop, Namun dengkul kaki walaupun sudah diberitambahan protector tebal pun masih belum mentok. Hal ini tmcblg coba analisa dan kemungkinan dikarenakan Honda menurunkan sedikit ketinggian daerah setang dari New Honda Beat eSP  . . .

erg-beat-esp-2016-tmcblog-3

Mengenai Ground Clearance cukup menarik karena New Honda Beat eSP ini punya ground Clearance yang 0,6 cm lebih tinggi dari Honda Beat Pop . . . Bisa mempertahankan seat height, jok tetap nyaman, tapi ground clearance naik . ..  apa ada perubahan di sasis ya ??

Nahhh sekian dulu deh impresi/ test ride Ergonomi dari New Honda Beat eSP 2016 yang bisa tmcblog ceritakan, mengenai feel icip icip test ride jalan akan tmcblog ceritakan di next article mudah mudahan keburu dilengkapi dengan videonya sob . . semoga berguna

beat-esp-31 beat-esp-30 beat-esp-29 beat-esp-28 beat-esp-27 beat-esp-26 beat-esp-25 beat-esp-24 beat-esp-22 beat-esp-21 beat-esp-20 beat-esp-19 beat-esp-18 beat-esp-17 beat-esp-12 beat-esp-13 beat-esp-14 beat-esp-15 beat-esp-16 beat-esp-11 beat-esp-10 beat-esp-9 beat-esp-8 beat-esp-7 beat-esp-3 beat-esp-2 beat-esp-4 beat-esp-5 beat-esp-6

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese
]]>
http://tmcblog.com/2016/08/14/test-ergonomi-new-honda-beat-esp-2016-nggak-jinjit-tapi-ground-clearance-lebih-tinggi/feed/ 62 108071
Review dan VLOG Kupas Tuntas Honda CB500X Model 2016 http://tmcblog.com/2016/08/12/review-dan-vlog-kupas-tuntas-honda-cb500x-model-2016/ http://tmcblog.com/2016/08/12/review-dan-vlog-kupas-tuntas-honda-cb500x-model-2016/#comments Fri, 12 Aug 2016 01:02:04 +0000 http://tmcblog.com/?p=107680 Blog-460x110_rev

TMCBlog.com – Bro sekalian selama sekitar 5 hari saja kebersamaan tmcblog dengan Honda CB500X, salah satu motor dari jajaran 3 motor BigBike 500 series nya AHM. Motor ini sejatinya adalah generasi kedua dari Honda CB500X dan untuk Pasar Indonesia sudah di rilis semenjak akhir februari 2016 yang lalu oleh AHM, so sudah sekitar 5 bulan yang lalu. Namun Unit yang tmcblog pakai adalah unit Pinjaman dari Astra Motor Jakarta/ JHC yang boleh dibilang Baru banget, hitungannya baru saja lepas dari masa Inreyen.

Honda-cb500x-2016-036

Sekilas dilihat Honda CB500X adalah satu satunya dari ketiga varian 500 series yang memiliki perubahan bentuk paling sedikit dibandingkan genersi sebelumnya. Secara Form factor dan tanpang secara keseluruhan sih sama dengan Generasi pertamanya lengkap dengan ‘corporate Adventourous design‘  Motor Honda yang juga di aplikasikan ke motor motor seperti NC750X, VFR800X Crossrunner dan VFR1200X Crosstourer. Ok siapkan GoPro, Kamera SLR dan DJI Phantom 3 Drone milik Drone4Cam untuk ambil beberapa angle video dan gambar untuk keperluan artikel dan VLOGnya sob Cekidot

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-TMCblog 440x110-agt

Honda-cb500x-2016-039

Namun Perubahan yang tmcblog bisa note dan Bisa dibilang cukup terasa jika kita melihat dan merasakan lebih detail dari Honda CB500X ini adalah sebagai berikut sob :

  1. Headlamp New Honda CB500X yang lebih kecil dibandingkan dengan Honda CB500X generasi pertama, plus perubahan penggunaan Lampu Jenis LED. TMCBlog sudah coba malam malam menembus jalanan super gelap yang bikin bulu kuduk merinding . . dan Cahaya Lampu super putih dari headlamp CB500X ini Lumayan cukup menerangi jalan.
  2. Suspensi depan Honda CB500X Masih Teleskopik berukuran 41 mm masih memiliki karakter yang super empuk, namun updatenya adalah keempukan suspensi nya ( variable Pre-load ) sekarang bisa di atur. Namun sayang tmcblog belum sempat mencoba perubahan pengaturannya sob
  3. Kunci Honda CB500X sudah HISS
  4. Jarak Tuas pengereman Honda CB500X yang bisa diatur dengan 4 klik
  5. Tangki Bahan bakar Honda CB500X yang terlihat memang sedikit lebih besar, dan ternyata Kapasitas tangki BBM Honda CB500X versi 2016 memang bertambah menjadi 17,5 liter.
  6. Windshield Honda CB500X Desain baru dengan ketinggian bertambah 10 cm dibanding windsield/ windscreen CB500X generasi pertama

Ergonomi CB500X super duper nyaman

Ergonomi saat naik diatas Honda CB500X benar benar menunjukan posisi duduk yang super duper nyaman . . . Bro bisa bayangkan deh, kenyamanan suspensi yang empuk ditambah lagi dengan kenyamanan posisi riding . . . tentu paling lebay sobat bisa berkata bahwa Dengan Honda CB500X tidak ada lagi perjalanan di atas 200 km itu sebagai  perjalanan jauh dan memelahkan. Asli nyaman, ahhhh tmcblog mah cuma kecap doang ( apalagi kalo ada yang sedikit ada masalah di hati saat lihat banner kanan kiri gede di desktop 😛 )  . . . cuma satu kata  . . Cobain sendiri Honda CB500X dan buktikan tulisan tmcblog ini.

Honda-cb500x-2016-002

Honda-cb500x-2016-006

Memang akan ada masalah di awal melihat Honda CB500X yang lumayan tinggi . ..  bro silahkan catat, tmcblog tinggi hanya sekitar 160 cm dengan jangkauan kaki sekitar 77-79 cm ( tanpa jinjit) ..  sedangkan seat height Honda CB500X adalah 81 cm . . asli ini mah namanya tekor ! tapi entah kenapa walaupun dengan jinjit balet mudah banget mengendalikan motor yang punya bobot rata rata 196-an kg ini. Namun please catat, harap juga hati hati saat U Turn karena selain wheelbase nya yang panjang, jangkauan tangan dengan handlebar tinggi jelas membuat agak kagok dikit di awal awal experience U-Turn naik Honda CB500X.

Honda-cb500x-2016-065

Suspensi depan Honda CB500X asli empuk, mungkin buat sobat yang terbiasa pakai motor motor sport dengan karakter sport banget akan berkomentar bahwa suspensi depan Honda CB500X kelewat empuk, jadi kalo ngerem depan ( hard Brake) terasa banget  suspensi depan akan tertekan turun dengan signifikan. Suspensi belakang Honda CB500X katanya ada perubahan setingan, namun tmcblog belum secara signifikan merasakan perbedaannya. Keempukan monoshock link masih sama nyamanya seperti saat dulu nyobain Honda CB500X Gen1 di track Denpasar sampai Kintamani Bali

test-tanah-cb500-4

Buat Off road? Kalo Light of road dengan ketinggian bump sampai 10-15 cm sepertinya masih ok ok saja . . namun kalo buat hard Off road, walaupun dengan travel suspensi ban depan Honda CB500X yang cukup panjang, tmcblog rasa ..  ground Clearance 16,7 cm belum cukup

Windshield yang Asik

Tahun 2016, Honda CB500X hadir dengan windshied yang punya derajat kebebasan seting perubahan ketinggian yang bisa diatur 4 langkah. Yap Mika plastik arklirik windshieldnya sendiri memiliki 2 variabel ketinggian dan Braketnya pun memiliki 2 tingkatan setingan ketinggian . . jadi total ada 4 setingan ketinggian. Namun sayangnya nggak terlalu mudah, butuh usaha nyopot nyopot baut untuk melakukan setingannya alias Manual banget

Honda-cb500x-2016-058

Namun dengan ketinggian windshield standar pabrikan Dari Honda CB500X saja tmcblog rasa sudah cukup banget melindungi dada dan bagian bawah dari helmet dari terpaan langsung angin dari depan. Segi Negatifnya ada sih sob. Jadi Angin turbulensi buangan dari windshield saat mengenai helm Nolan N62 yang tmcblog kenakan akan menghasilkan suara yang cukup berisik.

Performance Mesin

Patut dicatat Honda CB500X adalah motor bergaya adventure, dengan mesin 471 cc motor ini memiliki potensi maksimal on Crank yang mengasilkan daya 47 hp. Melihat angkanya sendiri sih  . . . boleh dibilang 47 hp sebenarnya nggak terlalu wow untuk sebuah Bigbike . . iya itu kalo kita ngomonginnya soal Trackday di sirkuit . . namun untuk medan melibas jalanan touring di Indonesia ?

Honda-cb500x-2016-011

Bagi tmcblog sudah lebih dari Cukup. TMCBlog nggak mau lebay ahh, buat jalur turing siapa sih yang mau ngebut sampai di atas  170 km/jam nanti malah nggak bisa menikmati jalan. Namun dengan potensi mesin 471 cc ini kalo buat jalanan indonesia, gampang banget ngail speed sampai 120 km/jam. Dan satu lagi yang tmcblog rasakan, power dari mesin Honda CB500X ini enak banget buat cruising di putaran mesin sekitar 6000-7000 rpm . . cobain deh sob

test-cb500x-road1

Namun Delivery Power Honda CB500X boleh dibilang menarik. Di rpm awal saat jalan pelan pelan di kemacetan . . boleh dibilang ini motor bisa dirunut secara smooth pengeluaran powernya . . mungkin hanya butuh 10-20 hp doang saat tmcblog pelan pelan menyusuri de grote postweg ( jalan raya bogor )  . . namun motor ini nggak seperti kompetitor 650 ccnya yang kebetulan tmcblog punya . . Delivery powernya di rpm bawah sekitar 2000-3000 rpm sangat smooth dan tidak intimidatif . . . kalo mau mengelarkan sisi beast nya sih gampang, bejek aja di atas 6000 rpm . . langsung keluar garangnya ini motor Honda CB500X

Konsumsi Bahan Bakar CB500X

Walaupun ada beberapa orang yang berkomentar bahwa bicara bigbike adalah kurang pas bicara soal konsumsi bahan bakar karena akan ada kesan ‘kayak orang susah’ Namun Untuk BigBike Adeventure sekelas Honda CB500X tentu cukup ada relasinya sob . .  Lha ini motor adventure, biar gimana pun harus ada hitung hitungannya dong, jangn  sampai ditengah hutan kehabisan bensin . .

Nah untuk Honda CB500X ini saat tmcblog coba cruising 60 km dari Jakarta ke bogor bisa mencapai 28 km/liter. dan setelah 4 hari dipakai campur campur, ngetest, nganter anak ke sekolah, ke apsar, turing pendek susuri pinggir samping gunung salak, sesi foto dan video  . . secara total setelah sekitar 200-300 km dipakai oleh tmcblog dalam 4 hari rerata pemakaian bensin mencapai 25 km/liter –an  . . . cukup dekat dengan klaim Honda yang sudah mengetest dengan metoda WTMC dan memperoleh angka 26,7 km/liter.

Ban Dunlop Trail Max

Ban dunlop Trail Max yang menggantikan Pirelli untuk pemakaian on road boleh dibilang cukup mantab, untuk pemakaian off road ringan seperti jalanan tanah atau pasir masih boleh lah . . namun kalo jalanannya tanah basah bin licin sih tmcblog mikir dua kali tetap sob

The Verdict

test-cb500x-road5

Untuk Postur tubuh kayak tmcblog memang pengennya Honda CB500X punya ketinggian jok 2 cm lebih rendah, namun dengan ketinggian 81 cm saja, kenyamanan cruising berhgaya turing sudah bisa diperoleh dengan maksimal. Powernya memang tidak sebengis motor motor twin dengan mesin 650 cc, namun boleh dibilang moderate dan punya potensi terpakai yang lebih besar kalo menurut tmcblog dan satu lagi delivery powernya smooth di rpm awal dan menengah dan rasa tidak intimidatif ini menurut tmcblog tentu akan membuat nyaman para pemula yang mau pindah dari Pengguna motor motor 250 cc ke big bike.

Taufik of BuitenZorg

Model : Honda CB500X

  • Harga : 147 Juta rupiah
  • Mesin: 471cc liquid-cooled eight-valve parallel twin
  • Power: 47hp at 8,500rpm
  • Torsi 32lb/ft at 7,000rpm
  • Bobot: 196kg
  • Suspensi: Depan – tekleskopik, 41mm diameter, preload-adjustable, 9-stage preload adjustable shock
  • Rem: Depan – Nissin two-piston caliper and 320mm wavey disc. belakang – Nissin one-piston caliper and 240mm wave disc
  • Ban: Dunlop Trailmax
  • Kapasitas bahan bakar: 17,5 liter
  • tinggi Jok: 81 cm
  • Jarak sumbu roda : 1420mm
  • Sudut kemiringan supensi depan dan trail :  25.5°/108mm
test-tanah-cb5003 test-tanah-cb500-4 test-cb500x-road5 test-cb500x-road4 test-cb500x-road3 test-cb500x-road1 pre-test2 Honda-cb500x-2016-069 Honda-cb500x-2016-006 Honda-cb500x-2016-005 Honda-cb500x-2016-004 Honda-cb500x-2016-003 Honda-cb500x-2016-001 Honda-cb500x-2016-002 Honda-cb500x-2016-044 Honda-cb500x-2016-068 Honda-cb500x-2016-067 Honda-cb500x-2016-066 Honda-cb500x-2016-065 Honda-cb500x-2016-064 Honda-cb500x-2016-063 Honda-cb500x-2016-062 Honda-cb500x-2016-061 Honda-cb500x-2016-055 Honda-cb500x-2016-057 Honda-cb500x-2016-058 Honda-cb500x-2016-059 Honda-cb500x-2016-060 Honda-cb500x-2016-054 Honda-cb500x-2016-053 Honda-cb500x-2016-052 Honda-cb500x-2016-051 Honda-cb500x-2016-050 Honda-cb500x-2016-047 Honda-cb500x-2016-048 Honda-cb500x-2016-049 Honda-cb500x-2016-046 Honda-cb500x-2016-045 Honda-cb500x-2016-043 Honda-cb500x-2016-042 Honda-cb500x-2016-041 Honda-cb500x-2016-040 Honda-cb500x-2016-039 Honda-cb500x-2016-025 Honda-cb500x-2016-026 Honda-cb500x-2016-018 Honda-cb500x-2016-014 Honda-cb500x-2016-010 Honda-cb500x-2016-011 Honda-cb500x-2016-013 Honda-cb500x-2016-037 Honda-cb500x-2016-036 Honda-cb500x-2016-035 Honda-cb500x-2016-034 Honda-cb500x-2016-031 Honda-cb500x-2016-030 Honda-cb500x-2016-029 Honda-cb500x-2016-028 Honda-cb500x-2016-027 Honda-cb500x-2016-020 Honda-cb500x-2016-019 Honda-cb500x-2016-018 Honda-cb500x-2016-017 Honda-cb500x-2016-009 Honda-cb500x-2016-008 Honda-cb500x-2016-007 ]]>
http://tmcblog.com/2016/08/12/review-dan-vlog-kupas-tuntas-honda-cb500x-model-2016/feed/ 35 107680
Impresi Pertama test New Honda CB500X . . . Jakarta – Bogor Gak terasa Capek! http://tmcblog.com/2016/08/06/impresi-pertama-test-new-honda-cb500x-jakarta-bogor-gak-terasa-capek/ http://tmcblog.com/2016/08/06/impresi-pertama-test-new-honda-cb500x-jakarta-bogor-gak-terasa-capek/#comments Sat, 06 Aug 2016 02:51:08 +0000 http://tmcblog.com/?p=107456 Blog-460x110_rev

pre-test1

TMCBlog.com – Bro seklaian, per Hari Kamis kemarin satu Unit Honda CB500X milik Big Wing Astra Motor Jakarta bisa TMCBlog cicipi. Ceritanya ini motor sudah berbulan bulan tmcblog pesan kepada Big Wing Astra Motor Jakarta, namun terbentur dengan berbagai acara peluncuran Big wing se Indonesia. Pas acara selesai, Unit Motor test rider Honda CB500X yang ada ternyata sudah nggak layak test . . jadi deh Big Wing Astra Motor Jakarta buka Motor baru Honda CB500X dan setelah habis masa inreyen Tmcblog jadi yang pertama nyobain ini motor kinyis kinyis . . . asiiikkk . ..  Awalnya Astra Motor mau kirim ke Bogor, namun tmcblog bersikeras ambil motor karena memang pas lagi ke Jakarta, biar langsung bisa nyobain New Honda CB500X ini dengan perjalanan Jakarta Bogor sejauh 60 km melalui jalan pos/ The Groote Postweg yang dibuat semasa kepemimpinan Meester in de Rechten Herman Willem Daendels

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-TMCblog 440x110-agt

jangan bingung, The Groote postweg sekarang sudah menjelma dengan nama lain yakni Jalan raya Bogor . .. nahhh jalurnya dari sunter, Via jalur padet meliputi Sunter, jatinegara, cililitan dan kramat jati, trus sambung ke Cijantung, cibubur, Depok, Cibinong dan berakhir di Bogor  . . . sengaja pakai jalan Mainsteram, karena jalur turing tentu akan tmcblog coba di kesempatan lain  . . . Kan udah puas coba CB500X waktu di bali dan Lombok? Kan itu versi generasi pertama sob . . nahhh yang ini kan versi baru yang punya perbedaan banyak baik di suspensi depan dan sedikit tweak engine . . .  dari segi ergonomi nanti kita akan bahas mendetail, cuma boleh dibilang, hampir tidak ada berbeda dengan generasi pertama CB500X . .. sama sama nyaman, dan walau terlihat tinggi, namun dengan rider berpostur tinggi 160 cm saja, ini motor bisa di handle dengan baik bahkan saat jalan di macet macetan . . .

pre-test2

Sueerrr mas bro, pas bawa dari sunter melalui By Pass ini motor udah terasa nyaman banget, sampai di Cililitan, pingang nggak ada yang terasa aneh . .. sebenarnya bisa deh hajar terus sampai bogor tanpa berhenti, namun inget pesenan sistri buat nostalgia beli bakso Rahmat dulu di palsi Gunung Depok . . . siiip . ..

waaah asli bikin semangat nih, karena ini big bike beneran hampir menjawab semua pertanyaan tmcblog terhadap motor apa yang nyaman buat riding . . . delivery powernya super smooth, namun kalo mau diajak ngebut ? suer, motor 250 cc twin standar harus hati hati ( ya iyalah beda cc nya atuh 😀 ) , ergonomi super duper nyaman . ..

test-bbm1

Waktu di sunter motor ini tmcblog sempat reset indikator pembaca rerata pemakaian konsumsi bensin dan sampai di Bogor sejauh 60 km-an .. dengan tipe perjalanan nyantai 60-90 km/jam bisa diajak irit sampai 28-an km/liter . ..  nahhh kedepan tentu masih banyak nih yang mau tmcblog cari tahu dari New Honda CB500X ini dan kalau sobat punya ke -kepoan khusus mengenai motor ini, silahkan share di kolom komentar ya . . .  semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese
]]>
http://tmcblog.com/2016/08/06/impresi-pertama-test-new-honda-cb500x-jakarta-bogor-gak-terasa-capek/feed/ 69 107456
VLOG : First Sight Impression Honda CBR250RR http://tmcblog.com/2016/08/01/vlog-first-sight-impression-honda-cbr250rr/ http://tmcblog.com/2016/08/01/vlog-first-sight-impression-honda-cbr250rr/#comments Mon, 01 Aug 2016 01:01:44 +0000 http://tmcblog.com/?p=107134 Blog-460x110_rev

TMCblog.com – Bro seklaian, walaupun dasarnya kita sudah diskusi ngalor ngidul lebih dalam tentang Honda CBR250RR yakni mengenai RAM AIR system, lalu mengenai Downdraft ataupun sistem Knalpot Double end-Muffler namun tidak salahnya kita lihat Video Impresi pertama Saat tmcblog bertemu dengan Honda CBR250RR Di atas . . bukan apa apa, soale video ini baru kepegang proses pembuatannya semalam hehehe

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-TMCblog 440x110-agt

CBR250RR-Moto7-2

Di video di atas bro akan bisa lihat bagaimana TMCBlog menjelaskan beberapa aspek fisik luar yang bisa dilihat dari Honda CBR250RR . ..  namun jika soba juga kepo sama build Quality dan terutama ketebalan pelat maupun plastiknya ..  silahkan simak video ketok ketok yang satu ini  . . .

Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese
]]>
http://tmcblog.com/2016/08/01/vlog-first-sight-impression-honda-cbr250rr/feed/ 38 107134
Ergonomi Honda CBR250RR . . . Ketika Inuma San Jadi Model http://tmcblog.com/2016/07/27/ergonomi-honda-cbr250rr-ketika-inuma-san-jadi-model/ http://tmcblog.com/2016/07/27/ergonomi-honda-cbr250rr-ketika-inuma-san-jadi-model/#comments Tue, 26 Jul 2016 17:01:52 +0000 http://tmcblog.com/?p=106836 Blog-460x110_rev

honda-cbr-250-rr-161-tmcblo

TMCBlog.com – Bro sekalian, Banyak yang menanyakan suara Muffler yang keluar dari Muffler Honda CBR250RR , lalu banyak punya yang minta bagaimana gambaran Ergonomi dari Honda CBR250RR . . namun sayang sob Peluncuran kemarin sangat ketat, Honda CBR250RR hanya bisa dinyalakan untuk melihat fitur dari speedometernya  dan nyala lampunya, tapi nggak boleh dihidupkan, Honda CBR250RR juga nggak boleh dinaiki untuk sekedar melihat seperti apa ergonomi riding yang dihasilkan .. .  waduh Padahal semua orang kepo bukan kepalang saat melihat setang Honda CBR250RR dijepit di bawah segitiga atas ( Under yoke ) . . tmcblog cari cara deh, ngelobi dengan hormat langsung pentolan tertinggi – MR Toshiyuki Inuma, President Director PT Astra Honda Motor  untuk memperagakan seperti apa  ergonomi duduk di atas Honda CBR250RR  . . dan dengan senyum persahabatan, Inuma San dengan senang hati memperlihatkannya . . mantab !  . . Cekidot deh sob . .

440x100_tirei

 cengkareng-shop

MBtech TMCBlog (22 Juni - 31 Juli '16)

Yap akhirnnya Pres Dir AHM ini mau memperagakan di depan Kamera tmcblog bagaimana posisi duduk ketika sedang riding, maupun sedang berdiri standing still

honda-cbr-250-rr-173-tmcblo

dari foto di atas dapat diketahui Dengan spesifikasi Seat Height 79 cm, untuk rider berketinggian 165-166 cm seperti Inuma San, kaki boleh dikatakan tidak menapak sempurna, masih terlihat jinjit sob . . Nah bagaimana ketika riding ?

honda-cbr-250-rr-ergonomi

Dari foto di atas terlihat memang dengan setang/ handle bar di bawah yoke/ segitiga atas maka akan membuat segitiga ergonomi ( seat height – handlebar – footpeg ) menjadi terlihat Racy . .

Bagaimana jika dibandingkan dengan Varian Honda CBR250R single silinder sebelumnya ? CBR250R single memiliki Wheel base 1378 mm sedangkan CBR250RR punya whellbase sedikit lebih panjang yakni 1389 atau 1,1 cm lebih panjang  . . . cekidot deh sob

ergonomi-CBR250RR-CBR250R

perubahannya ergonomi sudah keliatan bro ? lebih racy CBR250RR ya ?, lebih jelas lagi kalo garis imaginer ergonomi dari CBR250R generasi awal di pinjam ke CBR250RR  . . Cekidot

ergonomi-CBR250RR-CBR250R-2

Nahhh, dar ilustrasi foto di atas terlihat jelas yaaa sob dimana :

  • Posisi salah satu dari segitiga ergonomi  yakni letak gengaman handlebar CBR250RR lebih turun dibanding Honda CBR250R, secara ergonomi ini akan mengahsilkan posisi duduk yang lebih racy
  • Jarak antara dua point segitiga ergonomi yakni tempat duduk dan footpeg sama / mirip
  • Posisi Footpeg CBR250RR lebih mundur dibanding Honda CBR250R . . artinya Honda CBR250RR lebih Racy . . Klop dengan tema Speed Shape yang tawarkan Honda
  • Jarak Jangkauan Seat dengan handlebar Pada Honda CBR250RR lebih jauh dibanding pada Honda CBR250R single

Secara Umum honda memang merubah cukup signifikan style ergonomi dari Honda CBR250RR bila dibandingkan dengan generasi pertama dari Honda CBR250R single. Tema desainnya speed shape, flowing dan mengalir untuk menunjang kecepatan, sehingga ergonomipun dibuat lebih Racy dibanding Honda CBR250R dan muaranya siluet posisi berkendaranya pun terlihat lebih Agresif . . . sekian analisa tmcblog mengenai Ergonomi Honda CBR250RR . . semoga berguna

honda-cbr-250-rr-ergonomi honda-cbr-250-rr-184-tmcblo honda-cbr-250-rr-183-tmcblo honda-cbr-250-rr-180-tmcblo honda-cbr-250-rr-174-tmcblo honda-cbr-250-rr-173-tmcblo honda-cbr-250-rr-168-tmcblo honda-cbr-250-rr-166-tmcblo honda-cbr-250-rr-153-tmcblo honda-cbr-250-rr-151-tmcblo honda-cbr-250-rr-173-tmcblo

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/07/27/ergonomi-honda-cbr250rr-ketika-inuma-san-jadi-model/feed/ 68 106836
VLOG : Setting Riding Mode Honda CBR250RR http://tmcblog.com/2016/07/26/vlog-setting-riding-mode-honda-cbr250rr/ http://tmcblog.com/2016/07/26/vlog-setting-riding-mode-honda-cbr250rr/#comments Tue, 26 Jul 2016 07:24:13 +0000 http://tmcblog.com/?p=106820 440x100_supragtr150

TMCBlog.com – Bro sekalian, seperti kita ketahui Honda CBR250RR menggunakan teknologi Throttle By Wire ( TBW) sebenarnya teknologi ini pernah kita bahas dahulu di Tmcblog dengan nama Ride By wire, saat itu buah kekepoan tmcblog melihat ada tulisan STD di dashboardnya  Honda supersport Light weight Concept yang dipajang pada Tokyo Motorshow 2015 . .. weleh ternyata KLOP. Jadi nggak seperti Ninja 250 dan R25, kendali bukaan throttle di CBR250RR tidak langung secara konvensional menggunakan kabel baja, melainkan dikontrol secara elektronik via sebuah Accelerator Possition Sensor di unit Handlebar kanan ( gas) . Sensor ini akan mendeteksi putaran gas secara otomatis dan mengirimkan signal elektriknya ke ECU/ ECM. Nah TBW ini dimaksimalkan dengan hadirnya Riding Mode yang bisa membedakan 3 jensi Mode penggunaan/ riding Mode yakni Comfort, Sport, dan Sport + . . . Video di atas memperlihatkan cara penyetingan, pengaplikasiannya  . . cekidot penjelasannya berikut ini sob

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech TMCBlog (22 Juni - 31 Juli '16)CBR250RR_speedo6

Secara umum speedometernya terdiri dari beberapa point detail :

  • Tombol Restart dan Select
  • LCD Bar Indicator Fuel level
  • LCD Bar Indicator Temperatur
  • LCD Bar Indicator RPM Takometer dengan redline 14 ribu rpm
  • LCD Spedometer 3 digit
  • LCD Gear Indicator
  • LCD Shift Light
  • LCD Lap Indikator dengan satuan terkecil sampai seper seratus detik (1/100 detik )
  • Clock / Jam
  • Trip A
  • Trip B
  • Odometer
  • Rerata Konsumsi bahan bakar Trip A
  • Rerata Konsumsi bahan bakar Trip B
  • Real Time Konsumsi bahan bakar Trip A
  • Real Time Konsumsi bahan bakar Trip B
  • Penggunaan Volume bahan bakar tiap trip meter A dan B

CBR250RR_speedo3

CBR250RR_speedo4

Pengoperasian Riding Mode sangat mudah, hanya menekan tombol saklar yang posisinya biasa merupakan posisi hi pas beam ( hi pass beam dipindah satu set dengan tombol pilih lampu ) Riding mode yang diperoleh menurut yang sempat dijelaskan ke tmcblog adalah

  • Comfort : Gaya riding tanpa menghadirkan maksimum power, memastikan delivery power smooth, pas buat JJS nih
  • Sport : Gaya riding yang dihasilkan sampai menghasilkan power yang maksimum namun dengan kurva power yang linear
  • Sport + : Gaya riding yang dihasilkan Agresif, power maksimum sama dengan mode sport, namun kurva power lebih agresif, lebih cepat tarikannya.

CBR250RR_speedo2

Pengoperasian Laptimer dimulai dengan cara terlebih dahulu pencet tombol select untuk menyeleksi LAP, lalu untuk memulai dan mengakhiri pengoperasian perhitungan laptime dilakukan manual oleh jempol kiri pengguna. Jadi sistem laptimernya belum adaptif / belum bergantung ransporder ( atau ada opsi dihubungkan dengan transporde ?? )  . . untuk Visualisasi bisa sobat simak kembali di video atas ya  . . . semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/07/26/vlog-setting-riding-mode-honda-cbr250rr/feed/ 119 106820
VLOG Honda CBR250RR oleh TMCBLOG http://tmcblog.com/2016/07/25/vlog-honda-cbr250rr-oleh-tmcblog/ http://tmcblog.com/2016/07/25/vlog-honda-cbr250rr-oleh-tmcblog/#comments Mon, 25 Jul 2016 13:12:43 +0000 http://tmcblog.com/?p=106629 440x100_supragtr150

TMCBlog.com – Bro sekalian, berikut ini adalah video vlog awal yang bisa tmcblog post dari venue perilisan Honda CBR250RR . . . untuk foto foto dan video video lainnya seperti video penjelasan detail kupas tuntas dan lain sebagainya  . .. sobat mohon bersabar yaa . . . tmcblog otw ke buiten zorg dulu  yaaa

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech TMCBlog (22 Juni - 31 Juli '16)

taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese
]]>
http://tmcblog.com/2016/07/25/vlog-honda-cbr250rr-oleh-tmcblog/feed/ 42 106629
Test Ride Viar Cross X 100 . . . Kecil Kecil Bikin Fun! [ VLOG ] http://tmcblog.com/2016/07/25/test-ride-viar-cross-x-100-kecil-kecil-bikin-fun-vlog/ http://tmcblog.com/2016/07/25/test-ride-viar-cross-x-100-kecil-kecil-bikin-fun-vlog/#comments Mon, 25 Jul 2016 00:01:51 +0000 http://tmcblog.com/?p=106594 440x100_supragtr150

TMCBlog.com – Bro sekalian, setelah review Fisik, tibalah kiranya kita coba review singkat Test ride Motor Mini Moto/ Mini Trail Viar Cross X 100. Untuk Versi Pengetesan ini tmcblog pakai lahan yang belum di alih fungsikan menjadi pemukiman penduduk. Yaa untuk sementara tmcblog anggap area ini adalah Ranch ala Ranch VR46 di Tavulia  hehehehe ( jangan ambil serius )  . ..  lanjuuuttt  . . .

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech TMCBlog (22 Juni - 31 Juli '16)

test-Viar-Cross-X-100-6

Yang pertama tama jelas Ergonomi, Bro bisa lihat foto di atas dimana walaupun tergolong Mungil, Viar Cross X 100 boleh dibilang masih cukup layak digunakan nge-trail Ringan untuk pengendara Dewasa yang ukuran tubuhnya 11-12 sama tmcblog yakni tinggi 160 cm bobot 59 kg. lengan kanan masih leluasa untuk menekan rem belakang, dan lengan kaki kiri amsih leluasa pula untuk mencongkel dan menekan gear Transmisi . .

test-Viar-Cross-X-100-7

Oke Mulai Nyalakan Motor, Nggak ada kunci, cuma tekan Engine Cut-off ke posisi On, pasikan egar transmisi netral lalu motor diselah deh. Mesin 100 cc jelas enteng banget nendang kick starternya, sekali kayuh selahan, motor langsung greng nyala, suaranya yaaa githu deh rada rada kasar , ngabred khas motor Trail. Perpindahan gear dari netral ke 1 susah susah gampang, Nggak terlalau mudah, kudu nyongkel lumayan kuat, namun sekelas Bocah Putri kelas 5 bisa nyongkel dari N ke 1 koq . . walaupun butuh effort 😀

Satu yang cukup terasa, Getaran mesinnya sob, nyampe di lengan euuh, bikin sering lemes tangan euuy, harus rehat.  . . balik lagi ke mesin . . .Gear 1 nya cepet banget terasa raungan redline ( soale gak ada takometer ), paling sampai kecepatan 10-15 km/jam ( perkiraan – nggak ada speedometer – hanya sebagai opsional) mesin udah pengen naik ke Gear 2, gear 2 juga paling juga sampai 30 km/jam. Top Speed gear 4 perkiraan tmcblog cuma sekitar 70-80 km/jam . .  tapi yaaa, ngabreed gaya Flat Track di kecepatan 40-50 km/jam sambil berlatih mengontrol motor sudah terasa fun banget

test-Viar-Cross-X-100-8

TMCBlog Pakai Buat Muter muter Track tanah yang datar ala Flat Track, Ban kombinasi 14 inchi dan 12 Inchi boleh diacungkan jempol. Asal mas bro ngerti bagaimana caranya untuk berbelok dengan real wheel steering plus bagaimana caranya membuat Ban depan memperoleh Traksi yakni dengan sedikit memberikan beban/ bobot ke arah depan dan tentunya memainkan kombinasi Rem . . jelas Mini bike ini akan beri kesenangan Yang maksi.

Setelah muter muter ala Flat Track, Viar Cross X 100 tmcblog paksa melibas Track seperti parit air yang kalau bro sekalian jalan ke gunung gunung bakalan sring menemukan parit parit air seperti ini. Dan Viar Cross X 100 bleh dibilang lumayan ngajak, Biasannya Tanah di parit akan lebih keras dan Licin, namun ban Pacul Viar Cross X 100 tetap nge gigit, traksinya nggak abis abis. tapi ini di Track kering, kalo basah abis hujan yaa . .  belum tahu deh 😀

test-Viar-Cross-X-100-10

Setelah Nyobain di Parit, tibalah pengujuan ekstrim yakni melibas trek yang melintangi parit parit yang membentuk gundukan gundukan setinggi 20-50 cm  . .. Awalnya Ragu, apa bisa suspensi USD imut imut Cross X 100 akan kuat mengahadapi cobaan ini ?  . . ahhh kita nggak pernah tahu kalo nggak mencobanya . . dann . . . takkjubb bro, itu Suspensi depan dan belakang juara laaaahhh untuk motor mini sekelas 9 jutaan, ada berbelas belas kali tmcblog bolak balik menghajar gundukan gundukan tanah ini . ..  sampai sampai suspensi belakang keluar bunyi berdenyit denyit walau tak mengubah performa redamannya.

Tmcblog jarang pakai rem depan saat pengetesan di tanah, Namun saat dicoba on Road   . . rem depan cakram 2 kaliper ini cukup oke juga buat mengentikan Motor. Rem belakangnya  juga manteb bisa bantuin tmcblog bikin beberapa skid dan beberapa power slide sederhana.

THE VERDICT

test-Viar-Cross-X-100-9

Viar Cross X 150 Mungil, ergonomi pas, Harga memang sedikit lebih tinggi dibanding mini moto merk merek lokal lainya. Kemungilan motornya bikin pede pengendara pengendara yang punya masalah dengan ketinggian Jok tempat duduk. Namun walaupun kecil, saat soba pakai nge track seperti di Track Dadakan Ranch tmcblog ..  keringan bercucuran, tangan kanan dan kiri jadi terasa bekerja keras menjaga orientasi ban .  . . Buat belajar Trail para pebalap pemula, atau mas bro cuma ingin punya alat buat ngetrail Fun dan jaga kebugaran tubuh . . Walau mesin tidak sehalus mesin Honda win, Mesin Viar Trail Cros X 100 memang mesinnya terasa lebih kasar- Viar Cross X sudah cukup manteb . .

test-Viar-Cross-X-100-11 test-Viar-Cross-X-100-10 test-Viar-Cross-X-100-9 test-Viar-Cross-X-100-8 test-Viar-Cross-X-100-7 test-Viar-Cross-X-100-2 test-Viar-Cross-X-100-3 test-Viar-Cross-X-100-4 test-Viar-Cross-X-100-5 test-Viar-Cross-X-100-6 test-Viar-Cross-X-100-1

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese
]]>
http://tmcblog.com/2016/07/25/test-ride-viar-cross-x-100-kecil-kecil-bikin-fun-vlog/feed/ 20 106594
VLOG : Review Fisik Mini Trail Viar Cross X 100 http://tmcblog.com/2016/07/24/vlog-review-fisik-mini-trail-viar-cross-x-100/ http://tmcblog.com/2016/07/24/vlog-review-fisik-mini-trail-viar-cross-x-100/#comments Sun, 24 Jul 2016 01:02:53 +0000 http://tmcblog.com/?p=106566 440x100_supragtr150

TMCblog.com – Bro Sekalian Motor Mini Trail Viar Cross X 100 datang langsung shoot video amatiran, bikin Video blog sederhana mengenai review Fisik Motor ini . Selain Video di atas TMCblog sedikit akan ceritakan impresi pertama kali melihat mini trail yang dibandrol seharga 9,6 juta rupiah ini sob. .. Cekidot

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech TMCBlog (22 Juni - 31 Juli '16)

Viar Cross X 100

Secara umum Menurut tmcblog tampilan Viar Cross X 100 cukup Proporsional dengan ke-miniannya .. .  Bannya tidak dipaksakan berukuran besar, depan cukup ring 14 dan belakang ring 12 . . . kombinasi ban ini cukup pas selain juga mungkin lebih mudah menemukan spare penggantinya

Cross X 100

Mesin Viar Cross X 100 typical mesin Motor bebek banget bahkan sistem transmisinyapun menyamai motor bebek 4 kecepatan N-1-2-3-4 namun tidak rotari atau artinya dari 4 tidak ketemu N. Perbedaannya lagi adalah sistem naik gearnya dicongkel

Cross X 100

Setelah dinyalakan mesinnya, terasa banget mesin rough hehehe, suara yang keluar dari muffler Viar Cross X 100 bener bener typical motor trail . .. Ngaaabreeeett, torsi terasa mulai dari gentakan pertama, sepertinya ada rasio gear yang khusus trail dibenamkan di Viar Cross X 100 ini . . . di bawah engine ada semacam engine Guard . .  ya namanya juga motor buat Grass Track biar Blok mesin aman

Cross X 100

footpeg dan tuas rem belakang Viar Cross X 100 pun dibuat bergaya trail banget dengan gerigi anti slip

Viar Cross X 100

kaki depan Viar Cross X 100  serius, Upside down . . . impresi pertama  . . . Empukkkk mas broo, remnya pun sudah cakram dengan cakram wave

Cross X 100

Bagian kaki kaki belakang Viar Cross X 100 juga dibuat serius banget, swing arm besi dengan bentuk yang kokoh, suspensi monoshock tanpa link dengan lendutan pas bahkan buat orang dewasa dengan bobot 60-70 kg . . . rem belakang cakram 1 kaliper dengan cakram berbentuk wave, perhatian detail seperti jalur selang kabel cairan rem di swing arm bikin salut. Namun beberapa detail nuansa finishingnya masih terkesan kasar

Viar Cross X 100

Sasisnya backbone dimana sasis utama dibangun dari dua pipa besar yang dijalin layaknya model Treliss, bikin kokoh

Cross X 100

Muffler kayaknya sih kalem dari bentuknya, namun kalo sudah digeber gas, suara kasar khas Trail yang ngabredd keluar hehehe

Cross X 100

Setang fatbar dengan raiser tinggi, penempatan dan ketinggiannya terasa pas bahkan buat orang dewasa . ..  dan seperti Motor trail banget, ini motor tanpa tombol tombol sakral yang ngejelimet, sederhana banget cuma engine Cut Off di setang kiri ..  dan itu doang, tanpa dashboard, tanpa Headlamp, tanpa lampu sen, tanpa lampu stop . .makanya nggak bisa dipake di jalan raya karena nggak road legal, dijual dalam kondisi off the road tanpa STNK .  . sepertinya ini motor mini trail bakalan banyak ngasih FUN  . . . Silahkan simak foto fotonya sob, semoga berguna

Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100 Viar Cross X 100

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese
]]>
http://tmcblog.com/2016/07/24/vlog-review-fisik-mini-trail-viar-cross-x-100/feed/ 21 106566
Report Test Ride New Kawasaki KLX 150 Off road http://tmcblog.com/2016/06/07/report-test-ride-new-kawasaki-klx-150-off-road/ http://tmcblog.com/2016/06/07/report-test-ride-new-kawasaki-klx-150-off-road/#comments Tue, 07 Jun 2016 02:00:05 +0000 http://tmcblog.com/?p=104227 440x100_supragtr150

KLX-150-12

Bro sekalian, TMCBlog mengutus Trail Test Rider Bro Iwan Achmadi untuk mengeksploasi lebih dalam New Kawasaki KLX 150 yang baru dirilis Oleh KMI dengan Harga 35,9 Juta rupiah Off the road. Right Man On right Bike . . . Jujur walaupun ngerti basik dari mengendarakan Motor Trail atau motor motor Off road, Namun soal Pengetesan tmcblog biasannya memberikan kesempatan Langsung ke Reporter khusus Trail TMCBlog yakni Bro Iwan Achmadi ini  . . . kepo sama Hasil reportasenya ?  . . silahkan simak nih sob  . .

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-Riders-24feb2016

KLX-150-3

Kesan pertama yang saya dapet waktu melihat new KLX 150 adalah “ganteng”. Asli beneran ganteng, tanpa lampu depan, spion dan lampu sein, ban depan 21” dan ban belakang 18” motor ini tampak ganteng banget. Ditambah desain bodi barunya yang menurut saya udah kayak motor trail eropah tambah bikin motor ini cocok buat diajak selfie hehehe

KLX-150-4

Velg & Swing Arm bahannya aluminium, ringan pastinya. Shock belakang malah ajib banget diliat dari bentuknya, ada kayak semacam tabung gas yang katanya dapat mengatur bantingan shock… ajib… Makin mempertegas tingkat kegantengan motor ini.

KLX-150-5

Sayang shock depan masih seperti motor standar lainnya, masih pake teleskopik. Tampak sederhana banget kalo dibandingin dengan kakaknya KLX 150 BF yang udah pake USD. Motor seharga 35,9jt yang diimport langsung secara CBU dari Thailand ini sangat cocok bwat rider seukuran saya yang tingginya ga nyampe 170cm, secara seatheight nya ga terlalu tinggi cuma 860mm dan ground clearance 315mm…Overall dengan semua fitur yang ada, shock depan teleskopik masih belum cukup menutup aura kegantengan motor ini 😀

spidi-2

Oiya menurut Pak Michael Candra selaku Marketingnya Kawasaki Motor Indonesia, konsumen KLX150 kebanyakan pake buat road adventure, mereka beli unit KLX dan masih harus dimodif ini itu untuk dipakai road adventure, melepas perangkat lalu lintasnya dan lain lain. Nah ini langsung dibuatkan versi off road nya. Jadi konsumen ga perlu ribet lagi abis boyong ini motor dari deler. Berangkat dari rumah udah siap pake off road gear, nyampe delaer Kawasaki bayarin dah tuh motor, ga perlu ke salon lagi langsung ajak gas dah ke gunung hehehe… tapi jangan lupa isi bensin dulu.

KLX-150-2

Pertama duduk diatas motor, saya kebingungan nyari kunci kontak. Lupa padahal udah dibilangin ini motor bukan buaat on road. Langsung aja pencet tombol starter di stang kiri, persis dibawah tombol engine on/off. Ketika engine start, suara mesin seperti ga ada bedanya ama KLX versi sebelumnya.

New-KLX150-018

Kebeneran karena saya dateng paling pagi, saya deh yang merawanin ini motor :D. Test ride yang awalnya dischedulein jam 10.00 tapi molor sampe sejam pun dimulai, sayang karena peserta test ride nya banyak banget, ada dari media dan juga dari komunitas, dan unit new KLX Cuma ada 2, jadi panitia cuma ngasih jatah 1 lap untuk nyoba…

Waaaaaah ya udah lah gas aja dah. Yup bener banget, motor ini ringan… handling nya terasa mudah. Suspensi terasa empuk dan rebound shockbreaker terasa nyaman dijalur tanah yang naik turun dan berkontur. Ditikungan pun motor ini enak banget diajak ngepot…

KLX-150-11

Pertengahan lap saya mulai betot gas, tarikan mesin 144cc dengan total bobot motor yang hanya seberat 99kg kerasa nampol. Tanjakan setinggi sekitar 2 meter dengan mudah dicapai, ditambah sedikit jumping diujung tanjakan… Saya juga coba jumping lebih tinggi dikit, ga tinggi tinggi banget sih hehehe :D, motor turun dengan stabil. Rebound shock depan dan belakang terasa nyaman.

Masuk tikungan beberapa kali saya ajak ngepot ini motor, dengan mudahnya motor dapat dikendalikan, suspensinya sangat membantu sekali untuk kestabilan motor.  Ditengah test ride, ada 1 rekan media yang sempat terjatuh. Alhamdulillah rider ok, motor pun ok hanya sedikit lecet lecet. Sampai garis finish, peserta test ride juga diberi kesempatan untuk mencoba unit KLX 150 BF yang juga disediakan panitia. Dan hanya 1 lap juga huhuhu
Oke ga pake lama, saya coba dah ini motor.

KLX-150-9

Bener banget sangat terasa perbedaan nya dengan new KLX150. Power dan Handling kerasa beda, terutama handling. New KLX150 menang banyak, lebih gampang diajak ngepot dan lebih nyaman suspensinya baik depan maupun belakang. Bantingan di stang terasa lebih nyaman dibanding kakaknya ( KLX 150 BF ) , ga gampang pegel…
Dengan melenggang sendirian dikelasnya, ditambah dengan fitur off road ready to trabas, saya yakin new KLX bakal mudah diterima pasar. Karena jujur, saya juga naksir ama ini motor hehehe Dan karena jatah test ride saya udah abis, ditambah rintik rintik hujan udah mulai turun membasahi Sirkuit Pagedangan BSD, maka cukup sekian hasil eksplorasi nya ;D

Iwan Ahmadi On Behalf of TMCBlog.com

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese
]]>
http://tmcblog.com/2016/06/07/report-test-ride-new-kawasaki-klx-150-off-road/feed/ 44 104227
Perbedaan Jenis bahan bakar ngaruh ke Top Speed Honda Supra GTR150 . . .141 km/jam dengan Pertamax, Pakai Premium paling 130-an km/jam :) [Hipotesis] http://tmcblog.com/2016/06/04/perbedaan-jenis-bahan-bakar-ngaruh-banget-ke-top-speed-honda-supra-gtr150-141-kmjam-dengan-pertamax-pakai-premium-paling-130-an-kmjam/ http://tmcblog.com/2016/06/04/perbedaan-jenis-bahan-bakar-ngaruh-banget-ke-top-speed-honda-supra-gtr150-141-kmjam-dengan-pertamax-pakai-premium-paling-130-an-kmjam/#comments Sat, 04 Jun 2016 02:00:37 +0000 http://tmcblog.com/?p=103983 440x100_supragtr150

topspeed-126

Bro sekalian, Irfan Pertamax7 berhasil menorehkan Top Speed 141 km/jam di rpm lebih dari 10.500 menurut penglihatannya pada Spedometer Honda supra GTR150 dengan bbm Pertamax namun sayang tidak tercapture oleh Kamera Sony yang ia bawa karena Baterainya habis. Namun untungnya di Aplikasi Diablo Superbiker dengan Gadget Asus Zenfone2 Laser, berhasil di rekam dengan data 123 km/jam atau dengan kata lain ada deviasi sebesar 18 km/jam atau 12,76% . . . Ya itu adalah Fakta lapangan menggunakan aplikasi diablo mas bro  . . . Gimana TMCBlog ? Pake diablo dan race Logic  . . . jadi begini datanya  . ..

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-Riders-24feb2016

topsped-diablo-gps-irfan

Gambar diatas adalah screenshot dari data Irfan . ..  Bagaimana dengan TMCblog Sendiri ? Seperti yang tercapture diatas, Dengan bensin Premium diajak geber 9.000 an RPM cuma dapet 126 km/jam on Speedometer dan setelah di Track di Diablo superbiker diperoleh

topsped-diablo-gps-tmc

Yap 113 km/jam dengan kemiringan sampai 51 derajad hehehe

raceLogic-topspeed

On GPSnya Race Logic Performance box diperoleh 112,57 km/jam . . artinya dengan aplikasi ini hampir sama pembacaan antara GPS asus dengan GPS Race Logic . ..  dan  terdapat perbedaan sebesar 13,42 km/jam atau ada deviasi sebesar 10,65% . . . yaaa lumrah lah diangka segini biasannya deviasi speedometer  .. .

spidi-2

Cuma memang yang menjadi perhatian tmcblog adalah Honda supra GTR150 koq ngaruh banget sama perubahan jenis Bahan bakar minyak. Kata Irfan dengan pertamax itu motor gampang banget memperoleh 120-130 km/jam .. . namun pas dikasih bbm premium . . . ini motor kagak narik euuyy . . . Bayangin aja RPM 9000-an cuma 126 km/jam . . . paling 10.500 rpm saat rev limiter bekerja, mentok di angka 130 km/jam doangan hehehe

Taufik of BuitenZOrg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese
]]>
http://tmcblog.com/2016/06/04/perbedaan-jenis-bahan-bakar-ngaruh-banget-ke-top-speed-honda-supra-gtr150-141-kmjam-dengan-pertamax-pakai-premium-paling-130-an-kmjam/feed/ 82 103983
Video Saat Honda Supra GTR150 Dipaksa Blusukan Nrabas Off Road http://tmcblog.com/2016/06/02/video-saat-honda-supra-gtr150-dipaksa-blusukan-nrabas-off-road/ http://tmcblog.com/2016/06/02/video-saat-honda-supra-gtr150-dipaksa-blusukan-nrabas-off-road/#comments Thu, 02 Jun 2016 02:01:55 +0000 http://tmcblog.com/?p=103910 440x100_supragtr150

Bro sekalian, Seperti mas bro kelathaui Honda Supra GTR150 bukan hanya dipakai di Jalanan Mulus antara Bandung dan Karawang. Namun Juga dipaksa coba melalui special Track yang disiapkan di daerah Cikole mendekati Crater Tangkuban Perahu. Awalnya bingung ketika Patwal Nggak ngikut serta, saat Road Captain belok kiri masuk ke sebuah gang karen dijemput sebuah Motor CB lawas dengan ban belakang kotak kotak kayak tahu  . . . Ikut saja, nggak taunya di ujung Gang, kami mulai masuk kesebuah gang dengan jalanan yang lama kelamaan makin sempit dan rusak  . .  ahaa

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-Riders-24feb2016

Setelah jalanan gang kecil mulai mendekati ujung .. .  jalanan beton berubah jadi batu gronjalan dan berakhir di jalanan tanah ..  whuaaa . . . masuk kedalam mulut hutan, jalanan tanah mulai bergelombang dan langsung memakan korban, Kang kobay mencium tanah . . . tapi speednya pelan, jadi alhamdulillah tidak apa apa, kemungkinan hanya kaget aja dia 😀 ..  lanjut, tiba tiba road captain berhenti, dan mempersiapkan rombongan melibas jalanan tanah yang sepertinya memang jalur off road . . .

TMCblog termasuk yang awal naik keatas melalui jalur ini awalnya bingung, apa bisa ban street gini naik keatas dengan kondisi tanah yang licin ? Bismillah cobain aja . . . Yap torsi dari Honda supra GTR 150 ditambah rasio Fnal gear yang ringan membuat gentakan torsi ke ban belakang dapat disalurkan dengan mudah, walaupun yaaa, nggak se garang motor strail tentunya . . . kalau di jalanan kayak beginian, jelas management penyaluran torsi berperan penting, nggak bisa halus halus mainin throtel kalo nggak mau ban terkubur dalam kubangan hehehe . . .

apakah bikin sakit pinggang ? . . . Nggak tuh, mungkin karena kebiasaan lari 5 mil non stop yah ? hehehe saking demen, sampai nyobain dua kali sob . . . nah video di atas adalah kali kedua tmcblog nyobain Track pendek namun menantang ini  . ..  afterall . ..  ini motor boleh lah untuk digunakan untuk melibas jalanan seperti ini, asalkan management kopling dan penyaluran torsinya pas . ..  tinggal ganti ban belakang dan depan dengan alur kayak tahu, sepertinya siap menerabas medan tantangan yang sulit macam ini  . . . semoga Berguna . . .

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese
]]>
http://tmcblog.com/2016/06/02/video-saat-honda-supra-gtr150-dipaksa-blusukan-nrabas-off-road/feed/ 53 103910
Video Review Kupas Tuntas Honda Supra GTR 150 . .. Silahkan diintip Sob http://tmcblog.com/2016/05/31/video-review-kupas-tuntas-honda-supra-gtr-150-silahkan-diintip-sob/ http://tmcblog.com/2016/05/31/video-review-kupas-tuntas-honda-supra-gtr-150-silahkan-diintip-sob/#comments Tue, 31 May 2016 03:11:47 +0000 http://tmcblog.com/?p=103827 440x100_supragtr150

Bro sekalian, Di atas adalah Video review dari Honda Supra GTR 150R yang baru aja beberapa jam yang lalu tmcblog selesaikan pengeditannya menggunakan Aplikasi sederhana Windows Movie Maker. Pengambilan Videonya sendiri dilakukan Solo dengan Peralatan Kamera Gopro Hero 4 Session, Plus Gimbal 3 Axis Feiyutech yang di attach pada Sebuah Monopod . .. Yap selain Video review Ergonomi Honda Supra GTR 150 yang lalu Video ini termasuk Video Debut Tmcblog menggunakan alat alat ini . .

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-Riders-24feb2016

test-supra-gtr-150-5a

spidi-2

Secara Umum Tmcblog mencoba mereview hampir semua aspek, sudut dan detail dari Honda Supra GTR 150 ini untuk sobat sekalian. Mudah Mudahan Bisa memuaskan dahaga Informasi dan dapat menjadi salah satu Bahan pertimbangan sobat sekalian dalam melakukan pemilihan Motor yang akan dipilih di kelas ini  . . . Silahkan diintip dan dikunyah kunyah  . . . Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/05/31/video-review-kupas-tuntas-honda-supra-gtr-150-silahkan-diintip-sob/feed/ 40 103827