Test Ride – tmcblog.com http://tmcblog.com Motorcycle News | New Product | Racing | Review | Wed, 18 Jan 2017 05:01:23 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.7.1 http://i2.wp.com/tmcblog.com/wp-content/uploads/2016/03/cropped-flavicon-tmc.png?fit=32%2C32 Test Ride – tmcblog.com http://tmcblog.com 32 32 60202653 [ VIDEO ] Report Test Ride 4 Lap Sirkuit Dengan Honda CBR250RR Mode Sport ala tmcblog http://tmcblog.com/2016/12/20/report-test-ride-4-lap-sirkuit-dengan-honda-cbr250rr-ala-tmcblog/ http://tmcblog.com/2016/12/20/report-test-ride-4-lap-sirkuit-dengan-honda-cbr250rr-ala-tmcblog/#comments Tue, 20 Dec 2016 03:01:25 +0000 http://tmcblog.com/?p=117350 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCblog.com – Bro sekalian, Ahad dua hari yang lalu Hanya 4 Lap tmcblog mencoba Honda CBR250RR di sirkuit Sentul karena memang keterbatasan waktu dan kesempatan ( jumlah orang ngetestnya buanyaaaakkkk sob ) dibandingkan saat melakukan test dengan Yamaha R25 dua tahun yang silam, tmcblog berhasil melakukan tidak kurang dari 20 Lap test ride. Namun dengan hanya 4 lap saja TMCBlog rasa sudah hampir cukup Puas mengenal Karakter dari Honda CBR250RR ini paling tidak di satu Modenya yakni Mode SPORT ..  sekalian nyimpen ke-kepoan eksplorasi dua mode lainnya Comfort dan Sport Plus di kesempatan berikutnya – Ergonomi, Handling, Pengereman, feel suspensi, Top Speed, Akselerasi, Hampir Semua variable Control memang Bisa digali di sirkuit hanya dengan geber sekitar 16-17 km saja sob . . . Cekidot deh Video di atas dan Pembahasannya berikut ini

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Instagram Photo

Pertama Keluar Track, adalah saatnya Pengenalan Karakter. Keluar Pit Lane sesuai peraturan Internasional Sirkuit, Melipir dulu di jaur kanan setelah sampai Masuk T1 . . . Siap siap menuju T2 yang berkarakter Speed Corner . . . ini lah saatnya menguji ke-kepoan dari suspensi depan belakang .. .  geber Kencang  sambil sedikit rebah ke kiri Di T2 Tanpa menutup Throtel gas bahkan di Apex sekalipun ini motor cukup Anteng Ganteng saat digeber di angka 129 km/jam sambil menikmati sensasi miring rebah saat nikung  . . .

speedmap-cbr250rr-sentul-tm

Feel Suspensi depan suspensi Upside down Showa dengan setingan standar memang cukup serius sob. Memang tidak se-stiff Suspensi Balap. Namun Anteng tidak mentul mentul, Padahal tahu sendiri Apex T2 sentul yang ada daerah bumpynya. Setelah Apex T2, keluar Tikungan langsung gas Poll sampai sekitar 150 meter menjelang Mulut T3 speed mengembang sampai 145 km/jam ( di kesempatan lain bisa sampai 160 km/jam )   . . itu adalah Kali pertama ini motor tmcblog gas pol . . . edan ini straight pendek padahal  . . . lepas 200 meter dari T5 Langsung ngerem sambil Down shift . .  ada dua hal yang tmcblog bisa share ke bro sekalian mengenai Pengereman dan Downshift yakni . . .

spek2-CBR250RR-22

Soal pengereman  . . ternyata Rem dua Piston Nissin ini boleh dibilang Lumayan Banget. Tmcblog coba di mulut T3 ini memang sedikit lembut pengeremannya. Cuma nanti dimulut S kecil atau menjelang T6 tmcblog sempat Coba hard Brake. Dan whuiiih, sensasi pengeremannya benar benar cukup terasa Pakem . . . . ahhha, makin pede untuk kesempatan ngerem berikutnya

Pasca T4 Dengan Mode yang masih sport tmcblog sempat coba akselerasinya sob dengan Race Logic V-Box yang udah nggak usah gendong aki segala . . Dengan spek berat badan 61 kg plus wearpak dan skil drag pas pasan diperoleh Akslerasi dari diam sampai 60 km/jam 3,36 detik, lalu setelah melibas peed corner T5 diperoleh lebih dari  100 km/jam sehingga race logic pun merekam akselerasi 0-100 km/jam di time 7,38 detik. sedangkan Akselerasi 0-201 meter diperoleh 10,03 detik. . . yap cuma dapet sekali doang tmcblog ngetest pake race logic . . . 😀

cbr250rr-tmcblog

Cuma ya itu dia setelah T4-T5 menuju T6 kan Tikungan Speed Corner tuh, Kecepatan dari T4 Gear 3, naik ke gear 4 dan gear 5 dengan tanpa menurunkan gas di T5 bisa mengembang sampai 150-160 km/jam ( tergantung tangan kanan, keberanian dan hati ) dan setelah itu Harus turun menjadi sekitar 60 km/jam karena S kecil ( T6-T7) sangatlah tricky . . itu tmcblog ngerem sembari down shift dari gear 5 ke 3 bahkan kadang dari 5 ke 2 . .

cbr250rr-tmcblog2

Suatu saat tmcblog sedikit Late Braking dan cuma punya kesempatan dikit turun gear guna menggantung RPM biar nggak lose Power dan Yang apa yang terjadi ? Ban belakang kehilangan traksi berkali kali akibat engine Brake saat downshift . . . ahhh memang engine Brake bisa positif dan negatif . . namun kalo mindsetnya udah race kayak gini .. .  mungkin ini salah satu minus dari CBR250RR dimana sobat musti Me-manage baik baik . . blipping gas mungkin Bisa jadi solusi ..  namun disistem Throttle by wire begini bisa nggak yaaa . .. ?

Lepas dari S kecil dapet sedikit straight lagi .. .  di straight antara S kecil dan S besar kecepatan bisa dikembangkan dari 70 km/jam sampai sekitar 135-140 km/jam ( atau mungkin lebih ) ..  namun tidak sepanjang sektor sebelum S kecil. Mulut menuju Tikungan pintu Masuk S besar atau T8 cukup lebar, bro bisa eksplore racing line macem macem disini, Namun tmcblog biasa pilih mendekati apex T8 untuk bisa buka gas lebih cepat atau malah rolling speed. Karena amatiran, Di APex T8 Speed cuma berani 70-80 km/jam Naik 5 km/jam setelah Apex dan dipertahankan Di gear 3 ( rolling speed) sebelum geber dikit sebelum Apex T9 Speed Corner.

cbr250rr-tmcblog1

Mungkin karena bukan Kidal, nikung ke Kiri seperti T2 dan T9 ini memang terasa lebih kencang dan dapat lebih mendekati permukaan alias rebah hehehehe . . . Di T9 kembali dirasakan deh itu feel suspensi dua suspensi Upside down plus Monoshock Link dari showa yang dipadukan dengan seperti apa performa Ban IRC RX-01 Road winner. Dry test ride gini, ban IRC masih bisa gigit grip dengan asik sob ..  Ya masih Percaya diri lah.

komparasi-boncengan-cbr250r

Setelah T9 jelang T10 barulah kembali downshift cepat . . . dan kembali memang feel ban belakang slide saat down shift terasa banget, apalagi secara ergonomi CBR250RR ini termasuk yang paling nunduk diantara Ninja 250 dan R25 . . so perpindahan bobot kedepan memang lebih terasa dan ban belakang lebih kecil gripnya, slide jadi lebih kerasa, namun ya itu dia, tergantung bagaimana me-managenya sob, teknik blipping gas mungkin bisa jadi solusi kembali.

Di T11 tmcblog coba mempertahankan RPM di Gear 3 pada kisaran 75 km/jam, keluar dari tikungan T11 barulah gas pol . ..  awalnya dulu sempat bertanya, apakah throttle By wire akan memberikan jeda respon antara bejekan throttle dengan raungan mesin ? ternyata untuk rider biasa kayak kita kita ini, hal jeda/ lag tersebut hampir tidak bisa dirasakan sob . . kayak yang ngalir gitu aja, bejek ya langsung ngacir, apalagi kalo pake Sport Plus  . . . Oke Usahakan Di apex T12 speed diatas 100 km/jam kalo mau dapet Top Speed tinggi di Straight 150-200 meter sebelum T2 . .

speedmap-cbr250rr-sentul-tm

Dan saat naik dari gear 3 sampai gear 5 smpai Gear 6 dengan Mode sport . . tmcblog bisa memperoleh data kecepatan maksimal pergear dari gear 3 sampai gear 5 adalah :

  • Gear 3 ~ RPM 13.750 Top Speed  125 km/jam
  • Gear 4 ~ RPM  13.000 Top Speed 146 km/jam
  • Gear 5 ~ RPM 12.750 Top Speed 161 km/jam
  • Gear 6 ~ RPM  12000 Top Speed 170 km/jam

top-speed3

dan seperti sobat lihat di artikel sebelumnya di 4 kali percobaan, top speed yang tmcblog Peroleh beragam dari 168, 166, 170 dan 169 km/jam . . On Speedo  semuanya dalam Mode sport . . kencang gak segini  ?

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/20/report-test-ride-4-lap-sirkuit-dengan-honda-cbr250rr-ala-tmcblog/feed/ 67 117350
Top Speed Honda CBR250RR Konsisten di antara 166-170 km/jam dengan Mode Sport dan Napas RPM yang masih sisa banyak ! http://tmcblog.com/2016/12/19/dicoba-di-sirkuit-dalam-mode-sport-honda-cbr250rr-konsisten-raih-top-speed-di-atas-166-kmjam/ http://tmcblog.com/2016/12/19/dicoba-di-sirkuit-dalam-mode-sport-honda-cbr250rr-konsisten-raih-top-speed-di-atas-166-kmjam/#comments Mon, 19 Dec 2016 01:00:52 +0000 http://tmcblog.com/?p=117317 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

cbr250rr-tmcblog4

TMCBlog.com – Bro sekalian, Rencananya di sesi pengetesan Honda CBR250RR di sirkuit sentul kemarin tmcblog mau coba 3 Mode Comfort, Sport dan Sport Plus, namun karena Keterbatasan waktu ( waktu dibatasi dengan penggunaan bensin yang sedikit ) dan Unit pengetesan, maka diputuskan oleh tmcblog hanya mau mengeksplore Mode pertengahan saja yakni Mode SPORT . . TMCBlog Pengen tahu seperti apa salah satu variable Performance yang banyak dikepo-in sama sobat sobat pembaca sekalian Yakni Top Speed  . . . Total 4 kali tmcblog melakukan Uji top speed di straight sentul dengan Mode Sport Honda CBR250RR Mode Sport. .  dan hasilnya adalah ? . . Cekidot sob . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

layout-sentul

Saat melakukan Top speed Honda CBR250RR tmcblog mencoba sebisa mungkin Memperoleh Speed 100 km/jam di gear 3 pada Apex dari tikungan terakhir sirkuit sentul, Dengan Honda CBR250RR .. Karena T12 adalah tikungan dengan sudut lebar/ tumpul, maka T12 boleh dibilang memang punya karakter speed corner sehingga setelah mencoba rolling speed menjaga rpm di T11, maka lepas dari T11, Throttle tmcblog buka lebar alias Full Throttle tanpa takut menutupnya di Apex dari T12 . . . dan Hasilnya Dengan Mode Sport diperoleh 4 kali Top Speed di ujung 200 meter sebelum T1 yakni :

top-speed1

Percobaan Pertama diperoleh Top Speed 168 km/jam di Gear 6 Mode SPORT  RPM sekitar 11.750 ( tiap 1000 rpm dibagi menjadi 4 bar / 250 rpm ) dilakukan di sisi kiri Straight

top-speed2

Percobaan kedua  diperoleh Top Speed 166 km/jam di Gear 6 Mode SPORT  RPM Juga di sekitar sekitar 11.750 ( tiap 1000 rpm dibagi menjadi 4 bar / 250 rpm ) . .

di saat kedua ini tmcblog lakukan mepet 2 meter dari dinding kanan dan sempat missed gear karena slip sepatu saat nyongkel ke gear 6 .. .  di Video Facebook di atas bro akan lihat tmcblog sempat geleng geleng kepala, sebel bisa kepleset nyongkel Gear 😀 .

top-speed3

Percobaan ketiga setelah mencoba yakni dengan pengereman diperoleh Top Speed 170 km/jam di Gear 6 Mode SPORT Dengan Bar digital takometer tepat saat pas masuk menyentuh angka 12.000 RPM

top-speed4

Percobaan keempat tmcblog mencoba memperbaiki kecepatan di Apex T12 ( tikungan terakhir ) namun Bensin ternyata tipis banget dan agak berebet di rpm over 10 ribu sehingga akhirnnya hanya bisa memperoleh  Top Speed 169 km/jam di Gear 6 Mode SPORT Dengan Bar digital takometer 11.750 RPM . . . Setelah ini Motor kehabisan bensin Dan berhenti di T4 😀 . . . asyeem 😀

spek2-CBR250RR-22

Namun yang Bisa tmcblog utarakan berdasarkan pengetesan 4 kali top speed adalah ini motor Honda CBR250RR performanya Konsisten . . . Disinyalir Ini adalah Buah dari apa Yang dinamakan Oleh Honda sebagai Total Control. Honda CBR250RR dengan suspensi depan Upside down yang punya feel sedikit lebih stiff dan stabil dibandingkan suspensi teleskopik sejenis. Muaranya akan menghasilkan feel yang Anteng saat Honda CBR250RR diajak nikung rebah di tikungan sehingga tmcblog bisa nyaman melakukan rolling speed di T10-T11 yang penting untuk bisa mempersiapkan inisiasi speed tinggi ( di atas 100 km/jam ) di Apex T12.

Top Speed 166-170 km/jam on Speedo yang tmcblog lakukan hanya berada di Mode SPORT dan masih di range 12.000 an rpm . . . masih ada sekitar 2000 rpm tersisa sampai Motor ini nyentuh limiter ( 14.000 rpm)  . . . entah berapa hasil top speednya . . Diperkirakan mungkin dengan mode yang sama akan menyentuh hampir 175 km/jam, imho

spek2-CBR250RR-15

power-h-cbr250rr-mode

torsi-h-cbr250rr-mode

Yang kedua  . .  Ini pake Mode Sport  . . dan belum Pake Mode Honda CBR250RR paling Bengis yakni SPORT PLUS . . dan Sepanjang tmcblog bisa rasakan, Jambakan akselerasi Mode Sport Plus itu Signfikan dan dapat dirasakan banget bedanya sama Mode SPORT . . kemungkinan jika pakai SPORT Plus maka Paling tidak Kecepatan Di Apex akan bertambah karena geberan akselerasinya lebih njeeengaaat kalo kata orang Prancis ( jika dilihat dari data memang power dan torsi juga beda ternyata sob ) . . .  dan Muaranya disinyalir top speed jauh di atas 170 km/jam on Speedo bukan hil yang mustahal untuk diperoleh dengan Honda CBR250RR dalam kondisi super duper stock tanpa ubahan apa apa . . Silahkan dikunyah kunyah dan Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/19/dicoba-di-sirkuit-dalam-mode-sport-honda-cbr250rr-konsisten-raih-top-speed-di-atas-166-kmjam/feed/ 132 117317
Review Ban Aspira Premio Terreno di Honda Vario 125 . . handling Lebih lincah, Ground Clearance lebih tinggi ! http://tmcblog.com/2016/12/14/review-ban-aspira-premio-terreno-di-honda-vario-125-handling-lebih-lincah-ground-clearance-lebih-tinggi/ http://tmcblog.com/2016/12/14/review-ban-aspira-premio-terreno-di-honda-vario-125-handling-lebih-lincah-ground-clearance-lebih-tinggi/#comments Wed, 14 Dec 2016 01:01:59 +0000 http://tmcblog.com/?p=116955 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro seklaian, Sudah 4 tahun lebih umur dari ban bridgestone Battlax BT39 nempel di Velg OEM Honda Vario 125 MY 2012 milik tmcblog dan walaupun kembangan Gripnya masih relatif gondrong, namun sudah terasa kompon karetnya sudah agak agak keras sehingga memang grip ban sudah mulai terasa berkurang. Oleh karena itu tmcblog pikir sudah saatnya berganti Ban. Pilihannya banyak, Cuma tmcblog kali ini nggak mau terlalu ekstrim pilih ukuran ban ..  sudah berencana hanya naikan satu kuran dari Ukuran Ban standar Honda Vario 125 . . dan saat melihat bentuk Fisik dari Ban Aspira Premio Terreno lumayan tertarik karena kembangannya boleh dibilang cukup beda dari BT39 yang sporty . . . ini kembangan Aspira Premio Terreno rada bermodel enduro dengan kotak kotak segi  . . dan akhirnya dapat Juga dengan ukuran ban depan 90/90/14 dan ban belakang 100/90/14 Tubeless

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

aspira-premio-terreno-review-006

Yap Boleh dibilang hampir semua ukuran Ban Aspira Premio di berbagai Model menggunakan ketinggian ban yang dikur menggunakan Aspek ratio 90 yang artinya 90% dari lebar Ban . ..  Jika  ban  90/90/14 artinya . . Ban memiliki lebar 90 mm dengan aspek rasio 90 maka lebarnya adalah 90% x 90 mm = 81 mm . . weh tinggi nih . . . ?

Mengenai harganya ban ini tersedua untuk ban depan ukuran 70/90/14 seharga 183 ribu rupiah, 80/90/14 seharga 212 ribu rupiah, dan 90/90/14 seharga 255 ribu rupiah. Untuk ban belakang juga ada tiga pilihan ukuran yakni 80/90/14 seharga 212 ribu rupiah, 90/90/14 seharga 255 ribu rupiah, dan 100/90/14 seharga 310 ribu rupiah.

aspira-premio-terreno-review-011

balik lagi ke Ban Aspira Premio. Ban ini di distribusikan oleh Astra Otoparts dan diproduksi oleh sebuah Perusahaan joint venture antara Pirelli dan Astra Otopart yakni PT Evoluzione Tyres yang memiliki pabrik di subang jawa barat. Technical Assistance dari semua Ban sepeda motor yang diproduksi oleh PT Evoluzione Tyres dilakukan oleh perusahaan ban eropa Pirelli Tyre S.p.A (Italy) . . oleh sebab itulah tidak heran jika beberapa ciri ciri ban eropa pun nempel di ban Aspira premio Terreno . . salah satunya adalah Dengan kembangan depan dan belakang yang relatif sama, namun alur putar ban depan dan alur putar ban belakang berkebalikan ( cek deh foto di atas ).

premio-terreno-review-019

Perbedaan alur putar kedua ban depan dan belakang berbeda seperti Ban ban Motor besar ini karena tugasnya kedua ban ini (depan-belakang) berbeda. Ban depan didesain beralur sesuai dengan yang dijelaskan pada anak panah karena sesuai dengan riset dimana fungsinya untuk memecah air dan melakukan pengereman dengan baik. Sedangkan ban belakang menggunakan profil alur putar yang berkebalikan karena riset dari Pirelli menghasilkan bahwa dengan alur tersebut Traksi ban belakang akan lebih baik.

premio-terreno-review-034

premio-terreno-review-038

Selesai TMCblog pasang Itu ban di bengkel resmi Honda ( AHASS ) terdekat hal yang di rasakan adalah . .. Motor jadi lebih tinggi Ground Clearancenya sob . .  Asli jadi lebih jinjit lagi naik Vario 125 ini. Hal ini lumrah karena ketinggian Bannya sendiri menggunakan aspek rasio 90%  . . which is Tinggi sob.

premio-terreno-review-047

premio-terreno-review-046

Namun ketinggian Ground Clearance yang bertambah tersebut punya segi positif yakni, Speed Trap/ Polisi tidur dekat rumah yang lumayan tinggi pun bisa dilewati tanpa ngegasrot bagian bawah dari dek Vario 125 . . aman

premio-terreno-review-020

premio-terreno-review-033

Feel kedua adalah soal handling . . .Ban Aspira Premio Terreno menggunakan Profil yang kotak kotak mirip ban  enduro, nah pada saat dipakai melaju di jalan berasphal halus, maka jangan kaget apa bila ada rasa nggak ‘halus ‘ saat riding , ini lumrah karena  . . kata Mekanik AHASS saat nyobain ban setelah masang adalah ” udah mirip naik Mobil Jip pak ” Gitu katanya hehe.

premio-terreno-review-041

Sebelumnya Ban depan adalah Battlax BT39 dengan ukuran 90/80/14 dan Ban depan saat ini ukurannya 90/90/14 . .  . . Lalu ban belakang awalnya 110/80/14 dibanding ban baru 100/90/14  . . . kedua ban depan belakang  terlihat ban tidak terlalu nge-donat seperti ban terdahulu, sehingga  profil ban depan menjadi lebih ‘slim’ dan efeknya di Handling terasa banget sob, Dengan ban profil lebih slim begini, nikung terasa lebih lincah dan nurut.

premio-terreno-review-044

Gimana saat dipakai Di Ban basah, tmcblog belum pakai secara ekstrim namun saat melibas jalan basah atau agak off road, traksi ban terlihat masih cukup bisa dihandalkan. Untuk Pengereman terutama rem depan, terlihat masih menyamai kepakeman saat menggunakan ban sebelumnya . .

premio-terreno-review-045

untuk kedua variabel ini sebenarnya tmcblog kepo untuk mencari metoda uji yang tepat . . hmm apakah diuji dengan metoda mengukur cari koefesien gesek nya ya ?  . . ahh makin kepo . ..  Overall Cukup Puas dengan ban baru ini walau memang lebih jinjit . . dan terpenting dibanding battlax memang Aspira Premio terreno yang saat ini mungkin paling mudah dicari di Planet ban ini punya harga yang jauh lebih terjangkau . ..  ahh ban Lokal Rasa impor ini mah ya ?

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/14/review-ban-aspira-premio-terreno-di-honda-vario-125-handling-lebih-lincah-ground-clearance-lebih-tinggi/feed/ 38 116955
VLOG : Berasa jadi Reno Raines- Renegade saat Coba Ergonomi Honda Rebel 500 ? http://tmcblog.com/2016/12/06/vlog-berasa-jadi-reno-raines-renegade-saat-coba-ergonomi-honda-rebel-500/ http://tmcblog.com/2016/12/06/vlog-berasa-jadi-reno-raines-renegade-saat-coba-ergonomi-honda-rebel-500/#comments Tue, 06 Dec 2016 01:01:27 +0000 http://tmcblog.com/?p=116559 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCblog.com – Bro sekalian, setelah kemarin kita telah simak Vlog , artikel dan gambar gambar beberapa hal dan beberapa detail mengenai bentuk fisik dari Honda Rebel 500. Maka di Artikel ini sobat semua akan dapat mengetahui Secara detail bagaimana jika TMCblog – taufik dengan tinggi 160 cm dan Jangkauan kaki hanya 80 cm ( ukur dari ujung -maaf- selangkang sampai telapak ) naik motor Yang jika dilihat dari TPT sepertinya akan dirilis oleh Astra Honda Motor kedepan . ..  Cekidot Video dan pembahasannya berikut ini sob

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Kita lihat dulu bentuk Joknya sob  . .

honda-rebel500-tmcblog-016

Lihat deh joknya, walaupun lebar di belakang, namun bagian depannya agak mengecil sehingga buat rider rider asia bertubuh dan (maaf) berbokong kecil, tempat duduk seperti ini tidak akan membuat ‘ tekor ‘ . . alhasil saat diduduki ahsilnya adalah sebagai berikut  . . .

honda-rebel500-tmcblog-030

honda-rebel500-tmcblog-0337

Asli tanpa rekayasa citra ataupun rekayasa genetika, duduknya asli napak dua dua kaki sob . . . secara spesifikasi, seat height atau ketinggian jok dari Honda Rebel 500 ini adalah 27,2 inchi atau sekitar 69 cm doang . . so pasti dengan jangkauan kaki 80 cm dipastikan tmcblog bisa duduk dengan nyaman dan kaki full napak sempurna sob.

honda-rebel500-tmcblog-0341

honda-rebel500-tmcblog-0334

Saat dinaikkan kaki ke footpeg terlihat lah segitiga ergonomi pembentuk setang-jok dan footpeg dari Honda Rebel 500 ini sob . . .  udah kayak Reno Raines di Filem Seri Jadul Renegade belum sob ? Segitiga ergonominya santai ala motor motor cruiser/Bobber

honda-rebel500-tmcblog-021

hehehe btw, footpeg dari Honda Rebel 500 ini tidak memiliki setingan jarak, jadi ya cuma punya satu mode ergonomi saja ini Honda Rebel 500 sob . . .  so Gimana sob ? kalo lihat motor beginian, maunya selalu ngomong gini ke temen . .  ” turing yuuk ? ”  . . Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/06/vlog-berasa-jadi-reno-raines-renegade-saat-coba-ergonomi-honda-rebel-500/feed/ 22 116559
VLOG Dan Mega Galeri Foto Review Lengkap Honda Rebel 500 / Honda CMX 500 http://tmcblog.com/2016/12/05/vlog-dan-mega-galeri-foto-review-honda-rebel-500-honda-cmx-500/ http://tmcblog.com/2016/12/05/vlog-dan-mega-galeri-foto-review-honda-rebel-500-honda-cmx-500/#comments Mon, 05 Dec 2016 01:01:09 +0000 http://tmcblog.com/?p=116501 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian, Di artikel ini sobat akan lihat Seperti apa review Fisik dari Honda Rebel 500. Honda rebel 500 ini Sepertinya memang direncanakan Untuk dirilis di Indonesia. AHM masih Bungkam soal rencana mereka mau merilis Honda Rebel 500, Namun Tanda Tanda kearah sana sudah terlihat jelas Via TPT dimana AHM sudah mendaftarkan TPT Impor untuk Honda Rebel 500 dengan Kode Honda CMX 500  . .

Instagram Photo

nah TMCBlog beruntung sekali Bisa memberikan Informasi pertama, first hand bahkan sebelum Motor Ini di launching di Indonesia karena ndilalah saat meliput Bangkok Motor Expo pekan kemarin, AP Honda Thailand sudah rilis motor ini terlebih dahulu. Di Thailand, Honda Rebel 500 dijual dalam dua tipe, pertama tipe standard dengan harga Rp 83,6 juta, kedua tipe special edition dengan harga Rp 90,1 juta . . . cekidot deh

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

honda-rebel500-tmcblog-001

AP Honda Thailand, menempatkan Honda Rebel 500 dengan Backdrop seperti gambar diatas . . Pas biianget . . Rebel itu artinya pemberontak . . So memang pas jika Honda Rebel 500 itu menggunakan background dengan tema yang nggak mainstream rapi, kudu rada brantakan dikit . . namanya juga Pemberontak

honda-rebel500-tmcblog-026

Tidak seperti Vulcan S yang menggunakan desain Lampu yang sedikt modern, Honda Rebel 500 masih mempertahankan Lampu Bulat ala senter plus masih bulb alias masih bohlam pulak. Sepertinya Honda ingin tetap memancarkan aura Motor cuiser yang minimalis dan tidak mau banyak mencampurinya dengan detail fisik kemoderenitasan di desainnya nih

honda-rebel500-tmcblog-011

Detail HandleBar Honda Rebel 500 boleh dibilang Clean dan Minimalis . . Panel meter diminimalisasi hanya dengan sebuah panel bulat

honda-rebel500-tmcblog-014

honda-rebel500-tmcblog-013

Begitu pula dengan panel saklar di handlebar Honda Rebel 500, hampir boleh dibilang basic plus kaca spion yang bulat, classic, minimalis

honda-rebel500-tmcblog-015

Tangki Logam Honda Rebel 500 dibuat desain teardrop

honda-rebel500-tmcblog-004

Ban depan Honda Rebel 500 dengan spesifikasi dan karakter bobber style yang memiliki patern , dan profil tebal-lebar

honda-rebel500-tmcblog-007

Honda Rebel 500 menggunakan basis Mesin yang common Part dengan mesin Honda 500 series lainnya seperti Honda CB500F, Honda CB500X dan Honda CBR500R . Namun entah tuning seperti apa yang membuat Honda rebel 500 ini akan punya gaya berbeda ..  namun Karena Valve Trainnnya sama dengan CB500F begitu pula dengan firing ordernya yang 180 derajat, sehingga dentuman suara seperti yang keluar di Honda Vultus sepertinya nggak bisa keluar dari Motor ini sob

honda-rebel500-tmcblog-005

Desain Mounting engine Honda Rebel 500 ke Sasis boleh dibilang mantab banget, padat dan hampir tidak menyisakan celah kopong sedikitpun. Patut sobat catat nih, Jika di CB500F/X atau CBR500R, Tidak ada Downtube di bagian depan, namun di Honda Rebel 500 ini terlihat ada downtube di depan selain punya fungsi untuk mounting engine dan radiator, namun kehadiran downtube ini disinyalir punya peranan penting membuat paparan mesin Honda Rebel 500 ini jadi terlihat kokoh dan padat

honda-rebel500-tmcblog-006

Di Gambar Atas sobat bisa lihat bahwa hose untuk radiator Honda Rebel 500 semua diberi cover tambahan membuat hose terlihat punya dimensi lebih besar diameternya

honda-rebel500-tmcblog-009

honda-rebel500-tmcblog-021

Foot Peg Rider Honda Rebel 500 memang terlihat berada di depan posisi dari titik tempat duduk, namun Honda Rebel 500 ini posisi footpeg tidak terlalu ke depan sob . . jadi kalo nanti kita cek ergonominya  ..  nggak terlalu selonjoran seperti naik motor misalnya Vulcan S

honda-rebel500-tmcblog-019

Rem Belakang Cakram Honda Rebel 500 satu piston Kaliper, muffler rada rata, dual Shock Breaker Velg palang ring 16 inchi

honda-rebel500-tmcblog-018

Nah Jika di AmerikaHonda Rebel 500 hadir tanpa jok belakang . . Namun ternyata Jok belakang bisa di letakkan di atas spatbor belakang sob ..  Jok Biasannya bagian ujung belakang subframe, lha ini diatas spatbor . . apa nggak penyok nanti spatbornya ?  Ini dimungkinkan karena spatbor belakang Honda Rebel 500 itu terbuat dari Logam yang lumayan tebal . . so Kuat dong.

Selain review Fisik, tmcblog tentunya juga sudah Nyobain seperti apa Ergonomi dari Honda Rebel 500 . . kepo kan, apa jinjit atau nggak, riding possitionnya nyaman atau nggak ? ahhhh motor cruiser ini jelas lumayan bikin kepo . . dan pastinya akan tmcblog infokan pertama kali khusus buat sobat sekalian pengunjung tmcblog . . . so stay-tuned ya sob  . .

Spesifikasi Honda Rebel 500

ENGINE

  • Engine Type471cc liquid-cooled single-cylinder four-stroke
  • Bore And Stroke67mm x 66.8mm
  • InductionPGM-FI
  • Ignition Full transistorized ignition
  • Compression Ratio 10.7:1
  • Valve Train DOHC; 4 valves per cylinder

DRIVE TRAIN

  • Transmission: Six-Speed Final Drive
  • O-ring-sealed chain

CHASSIS / SUSPENSION / BRAKES

  • Front Suspension : 41mm fork; 4.8 inches travel
  • Rear Suspension : Dual shocks with 3.8 inches travel
  • Front Brake : Hydraulic disc
  • Rear Brake : Hydraulic disc
  • Front Tire : 130/90-16
  • Rear Tire : 150/80-16

DIMENSIONS

  • Rake 28°0′ (Caster Angle)
  • Trail 110mm (4.3 inches)
  • Wheelbase 58.7 inches
  • Seat Height 27.2 inches
  • Curb Weight 408 pounds (Includes all standard equipment, required fluids and a full tank of fuel-ready to ride)
  • Fuel Capacity 2.95 gallons, including 0.6-gallon reserve

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/05/vlog-dan-mega-galeri-foto-review-honda-rebel-500-honda-cmx-500/feed/ 36 116501
VLOG & Review Ergonomi Kawasaki Z650 yang dibandrol 159,9 Juta rupiah ala TMCBlog http://tmcblog.com/2016/12/04/vlog-review-ergonomi-kawasaki-z650-yang-dibandrol-1599-juta-rupiah-ala-tmcblog/ http://tmcblog.com/2016/12/04/vlog-review-ergonomi-kawasaki-z650-yang-dibandrol-1599-juta-rupiah-ala-tmcblog/#comments Sat, 03 Dec 2016 23:05:00 +0000 http://tmcblog.com/?p=116424 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian, setelah kemarin kita telah melakukan review Fisik terhadap kawasaki Z650, kini saatnya kita coba untuk icip icip seperti apa riding style/ Ergonomi dari Kawasaki Z650 MY 2017 yang rencananya akan mulai dirilis Desember 2016 ini oleh Kawasaki Motor Indonesia dengan bandrol yang sudah diseting sebesar 159,9 Juta rupiah OTR jakarta  . Video dan foto foto di artikel ini tmcblog ambil secara langsung saat berada di bangkok Thailand beberapa hari yang lalu, Saat tmcblog kembali meliput langsung secara mandiri Thailand MotorExpo 2016 . .  Cekidot sob

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

z-650-tmcblog4

Saat berdiri statis diatas Kawasaki Z650 MY 2017  , sama seperti ER6N, buat tmcblog harus mau nggak mau jinjit lagi . . namun jinjit diatas Z650 terasa lebih mudah dan lebih tidak terbani dibanding saat berdiri statis saat duduk di Joknya karena bobot Z650 memang terasa banget signifikan lebih ringan dibanding ER6N

z-650-tmcblog6

Secara Umum, posisi duduk di Kawasaki Z650 cukup pas buah riding harian . . . Gimana Jika dibandingkan dengan ER6N ? Cekidot deh

z-650-tmcblog7

test_er6n_1

terlihat jarak antara ujung depan jok ke setang sepertinya untuk Z650 lebih jauh sedikit dibandingkan ER6N. Begitu pula letak tatakan Kaki rider ( footpeg ) untuk ER6N sepertinya terasa lebih kebelakang sehingga posisi dengkul jadi agak sporty. Sedangkan Di Z650 lebih santai dan mengarah ke roadster , . . apa benar begitu feel dengan bukti? cekidot lagi sob

z-650-tmcblog8

Saat ban be;akang disamakan, terlihat memang Posisi Footpeg dari ER6N dan Z650 berbeda sab . . Semoga berguna

taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/04/vlog-review-ergonomi-kawasaki-z650-yang-dibandrol-1599-juta-rupiah-ala-tmcblog/feed/ 10 116424
VLOG dan Review Fisik Lengkap Kawasaki Z650 yang akan dibandrol 159,9 Juta rupiah di Indonesia http://tmcblog.com/2016/12/03/vlog-impresi-pertama-ketemu-kawasaki-z650-yang-akan-dibandrol-1599-juta-rupiah-di-indonesia/ http://tmcblog.com/2016/12/03/vlog-impresi-pertama-ketemu-kawasaki-z650-yang-akan-dibandrol-1599-juta-rupiah-di-indonesia/#comments Sat, 03 Dec 2016 03:01:41 +0000 http://tmcblog.com/?p=116335 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCblog.com – Bro seklaian, Di gelaran Thailand Motor Expo TMCblog cukup beruntung bisa ketemu langsung dan melakukan impresi fisik pertama kali dengan sosok Motor Kawasaki Z650 yang disinyalir akan menjadi suksesor Kawasaki ER6N. Kawasaki seperti yang tmcblog ceritakan sebelumnya, sepettinya tidak mau bikin susah penamaan Motor motornya kedepan, semua dibuat Inline dari Mulai CC kecil sampai CC besar . . oleh karena itu paling tidak dua nama dihilangkan Mulai Tahun fiskal 2017 yakni RR Mono dan ER6N . ..  Bingung kan ada ER6N namun gak ada ER250N atau ER1000N . . . maka dari itu dihilangkan dan lebih simpel dinamakan Kawasaki Z650 karena pada dasarnya kawasaki Punya Line up Z series mulai dari 125 cc sampai cc diatas 1000-an cc . . . Oh ya Kawasaki Motor indonesia rencananya akan Mulai mendistribusikan sosok Kawasaki Z650 di Desember 2016 dengan harga 159,9 Juta rupiah ( *info dapurpacu) . Nahhh bagaimana Impresi awal tmcblog saat bisa melihat dari dekat Kawasaki Z650 ? Cekidot video di atas dan Juga foto foto hasil jepretan tmcblog ini sob . . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

kawasaki-z650-tmcblog-005

kawasaki-z650-tmcblog-011

Secara umum, Kawasaki Z650 ini memang didesain satu garis desain dengan Z-series yang lain seperti Z125, Z250SL, Z250, Z900 dan Z1000 dan Bahkan feel Pengunaan Sasis Teralis turbular di Kawasaki Z650 yang terlihat minim namun di ekspos dengan warna ngejreng seperti hijau anodized sehingga kontras dengan warna Hitam Crankcase mesinnya pun mirip sob

kawasaki-z650-tmcblog-004

kawasaki-z650-tmcblog-003

Di era dimana headlamp LED mulai menjamur, Kawasaki tetap menggunakan Headlamp bulb/ Bohlam untuk Kawasaki Z650 ini sob . . desainnya single keen, dan punya feel mirip dengan headlamp Z250SL maupun Z125 kalau menurut tmcblog

kawasaki-z650-tmcblog-015

kawasaki-z650-tmcblog-013

Bagian Handling Kawasaki Z650 Boleh dibilang memiliki feel yang masih mirip dengan ER6N, baik itu lubang Kunci di ujung tangki bbm, panel panel saklar di handlebar sampai bentuk panel meternya . . .

Namun jelas ada perubahan signifikan di panel meter Kawasaki Z650 dimana penunjukan angka rpmnya tidak menggunakan jarum analog, namun Jarum digital . . nice touch

kawasaki-z650-tmcblog-007

kawasaki-z650-tmcblog-006

Naik Tuas kopling maupun rem depan Kawasaki Z650 sama seperti ER6N, menggunakan adjuster jarak yang bisa disetel kalo nggak salah 4 setingan jarak

kawasaki-z650-tmcblog-009

kawasaki-z650-44

Jika sobat melihat langsung Kawasaki Z650 terlihat memang sasisnya punya feel yang sama seperti saat sobat melihat sasis Kawasaki H2, H2R, Z900 . ..  terlihat minim banget bila dibandingkan bongkahan mesin gede atau bentuk Muscle Motor secara keseluruhan. Pastinya soal durabilitas Kawasaki sudah mengujinya

kawasaki-z650-tmcblog-016

Bentuk Fuel Cap/ tutup lubang bensin Kawasaki Z650 pun sedikit didesain berbeda dibanding motor ER6N yang digantikannya

kawasaki-z650-tmcblog-008

kawasaki-z650-tmcblog-024

kawasaki-z650-tmcblog-019

Jok depan belakang Kawasaki Z650 terpisah/ split seat dengan lubang kunci pembuka jok belakang berada di bawah

kawasaki-z650-tmcblog-012

Peranti rem depan belakang Kawasaki Z650 sudah pindah dari Brand tokico ke brand nissin ( bukan brand biskuit yah )

kawasaki-z650-tmcblog-023

kawasaki-z650-tmcblog-022

Lampu Rem belakang Kawasaki Z650 Sama dengan ER6N yakni LED, namun kalau menyala akan membentuk Hurup Z . . terlihat juga suspensi belakang yang sudah pindah posisinya ke tengah, centre dan masih no Link

kawasaki-z650-tmcblog-021

kawasaki-z650-tmcblog-017

kawasaki-z650-tmcblog-018

Spatbor belakang Kawasaki Z650 menggantung dengan Flap / Mud Guard yang bisa di copot pasang / Plug and Play dengan cara membuka /mengunci 4 baut di bawah

kawasaki-z650-tmcblog-010

Muffler Kawasaki Z650 dipertahankan sama dengan ER6N yakni model Underbelly namun dengan desain fisik akhir yang sedikit berbeda pada end Mufflernya

kawasaki-z650-tmcblog-001

Yak, saat melihat dengan mata kepala sendiri, tmcblog berkesimpulan bahwa cukup signifikan perubahan Sosok Kawasaki Z650 ini dibandingkan dengan Kawasaki ER6N . .. terutama sasis, suspensi belakang dan swing arm . . . next kita akan bahas seperti apa feel ergonomi saat naik di atas Kawasaki Z650. ..  untuk sementara silahkan dikunyah kunyah dulu yang ini sob . . semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/03/vlog-impresi-pertama-ketemu-kawasaki-z650-yang-akan-dibandrol-1599-juta-rupiah-di-indonesia/feed/ 12 116335
Video : Suzuki GSX-S150 Mesinnya Kuat Digeber sampai 13 ribu RPM http://tmcblog.com/2016/12/03/video-suzuki-gsx-s150-kuat-digeber-sampai-13-ribu-rpm/ http://tmcblog.com/2016/12/03/video-suzuki-gsx-s150-kuat-digeber-sampai-13-ribu-rpm/#comments Fri, 02 Dec 2016 23:50:10 +0000 http://tmcblog.com/?p=116350 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian, Seperti yang sudah kita prediksikan bersama bahwa mesin Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150 yang merupakan mesin Common Part dengan Satria F150  dan hipotesisnya adalah secara performa Maka karakter mesin ini akan identik/mirip . Akhirnnya Secara empiris Fakta membuktikan Via Video yang diunggah Bro Asep Nurhidayat Di Fan Page GSX-R150 bahwa Hipotesis di atas paling tidak memang cukup akurat . . . Cekidot deh Videonya sob

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

suzuki-gsx-r-gsx-s-150-057

Mirip dengan mesin Satria F150, feel dari suara geberan mesin Suzuki GSX-S150 di rpm awal sampai 6.000-an masih terasa cukup santai sampai di angka sekitar 8.000 an rpm mulai deh terasa galaknya geberan mesin Suzuki GSX-R150 ini . . . Saat terus di geber sampai di  9.000, 10.000 Lampu Shift putih cerah mulai kedip kedip . ..   redline pun masih terus masih lolos dan limiter mulai bekerja di ujung bar graph 13.000 rpm untuk mengurangi geberan mesin  . . . jelas sama edannya dengan mesin Suzuki Satria F150

gsx-s150-sensors

Menurut suzuki, Suzuki GSX-R150 . diperkuat dengan throttle body berukuran besar hingga 32 mm, lazimnya ukuran throttle body tersebut diaplikasikan pada sepeda motor untuk keperluan Kejuaraan Nasional Balap Motor. Komponen berstandar motor balap lainnya digunakan pada bagian piston yang konstruksinya kuat namun bobotnya lebih ringan 16% dari model sebelumnya, ditambah SCEM (Suzuki Composite Electrochemical Material) pada bagian dinding silinder mesin yang memastikan mesin Suzuki GSX-R150 kuat dan awet meski dipacu dalam kecepatan tinggi.

power-graph-gsx-s150

power-torsi-gsx-s150

Supply udara bersih menuju ruang bakar mesin Suzuki GSX-R150 turut bertambah 24% lebih banyak dengan desain box air filter baru yang lebih besar yang mulai di aplikasikan pada suzuki Satria F150. Ciri khas mesin Overbore Suzuki GSX-R150 dengan rasio kompresi tinggi  sanggup menghasilkan tenaga paling besar di kelasnya yaitu 14,1 KW/10.500 RPM dan torsi 14 Nm/9.000 RPM Nomer dua setelah Produk Y ( tmcblog nulis inisial karena copas – sesuai info data di atas ya sob ) . . semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/12/03/video-suzuki-gsx-s150-kuat-digeber-sampai-13-ribu-rpm/feed/ 59 116350
VLOG : Review Ergonomi Kawasaki Versys X 250 / Versys X 300 http://tmcblog.com/2016/11/30/vlog-review-ergonomi-kawasaki-versys-x-250-versys-x-300/ http://tmcblog.com/2016/11/30/vlog-review-ergonomi-kawasaki-versys-x-250-versys-x-300/#comments Wed, 30 Nov 2016 09:11:02 +0000 http://tmcblog.com/?p=116139 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCblog.com – Bro sekalian, walaupun keberadaan TMCblog di area lokasi perilisan Kawasaki Versys X 250 diwakili oleh Kontributor TMCBlog bro Ashari karena saat in tmcblog sedang berada di Bangkok untuk meliput Thailand MotorExpo 2016 , namun itu Bukan berarti tmcblog lepas perhatian dari Versys 250 karena ternyata Sosok versys 250 dan versys X 300 Juga ada di Sini sob . . ya sudah langsung cobain test ergonominya . . . cek di video atas deh sob

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblogversys-x250-4

Sayang motor yang ada di Booth Kawasaki ini di standar sehingga lendutan suspensinya tidak main saat diduduki, namun posisi ergonominya tetap bisa dilihat sob . . cekidot

versys-x250-6

versys-x250-5

Saat tmcblog rasakan, dengan tanpa lendutan, ini seat heignt Versys X 250 tinggi banget, jinjitpun cuma ketemu ujung depan sepatu . . namun saat duduk segitiga ergonominya emmang khas motor adventure dengan posisi tubuh relax dan punggung yang hampir tegak sob . . . KMI sendiri rencanannya sedang merancang sebuah sesi impresi turing dengan Versys X 250 ini bersama media dan Blogger di februari 2017 nantui di Bromo Jawa timur . . waaahhh makin kepo nih . . salam dari bangkok

taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/11/30/vlog-review-ergonomi-kawasaki-versys-x-250-versys-x-300/feed/ 31 116139
Report Detail Test Ride Honda CBR250RR ala TMCBlog dengan cara turing 230 km di Bali http://tmcblog.com/2016/11/15/report-detail-test-ride-honda-cbr250rr-ala-tmcblog-dengan-cara-turing-230-km-di-bali/ http://tmcblog.com/2016/11/15/report-detail-test-ride-honda-cbr250rr-ala-tmcblog-dengan-cara-turing-230-km-di-bali/#comments Tue, 15 Nov 2016 02:03:22 +0000 http://tmcblog.com/?p=115186 460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

honda-cbr250rr-turing-9

TMCblog.com – Bro sekalian, nah ini saatnya tmcblog mau menceritakan bagaimana impresi pertama mengendarai Honda CBR250RR. jadi Honda CBR250RR yang dikendarai oleh tmcblog merupakan Unit Produksi massal Pertama AHM yang dilakukan di Line Produksi Baru mereka, Line Produksi supersport yang sebelum ini sudah tmcblog kupas secara lengkap level ketelitiannya. TMCblog ngerti banyak sekali pertanyaan mengenai Honda CBR250RR ini , mudah mudahan beberapa pertanyaan bisa terjawab setelah sobat semua membaca artikel ini

 MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

ERGONOMI Honda CBR250RR

ergonomi-comp

Saat pertama Kali TMCblog naik keatas Honda CBR250RR yang pertama pasti merasakan bagaimana impresi ergonominya tentu. Boleh dibilang, Naik Honda CBR250RR memang benar banget sesuai dengan gambaran teoretisnya bahwa Posisi duduknya lebih Nunduk dari pada Ninja 250 dan R25

ergonomi-cbr250rr-3

Ini dikarenakan memang posisi jepitan setang clip on Honda CBR250RR berada lebih ke bawah bila dibandingkan Ninja 250 dan R25. Bagaimana Bila dibandingkan dengan Ninja RRMono  yang sama sama memiliki setang under Yoke ? Jauh lebih terasa mini RR Mono sob . . Kalo Honda CBR250RR tetap feel gede ala Ninja 250 dan R25nya terasa.

honda-cbr250rr-turing-20

Pertanyaannya lagi Nyaman atau Nggak? Saat dipakai kelak kelok nanjak sih nggak terasa mas bro, bahkan dengan Ergonomi Honda CBR250RR seperti ini saat nikung Racy feelingnya menurut tmcblog lebih berasa dibandingkan R25 dan Ninja 250. Namun di saat winding road / twisty road turunan baru terasa deh bahwa  tangan akan memperoleh limpahan beban / bobot yang lebih besar. Nah di sekitar 10 km terahir masa masa touring setelah dari bedugul, kan jalanan mulai macet tuh . . ya sama aja sama motor motor fairing lain ..  setelah riding sejauh 220 km  masuk jalanan supermacet berkilo kilometer dan harus main kopling . . pegel abis sob.

honda-cbr250rr-turing-19

Dari Muka Hotel The Stone di Pantai Kuta Bali, Rombongan turing Honda CBR250RR mulai beranjak pergi. Tujuannya adalah menuju dua jalan By Pass yakni ByPass Ngurah Rai di pesisir timur Denpasar bali yang dilanjutkan sambung ke By Pass Jl Prof Ida Bagus Mantra . . Ini adalah Coastal Road dan memang sudah beberapa kali tmcblog coba test ride di jalur ini. Di By Pass Ngurah rai masih Ramai, namun di ByPass Ida bagus mantra jalan mulai sepi dan memang semenjak awal sudah di warn bahwa di Spot ini lah satu satunya test ride akan dapat mengeksplor performance Honda CBR250RR  karena jalur ByPass nya sendiri terbentang belasan km . . .

Nah di jalur ini lah tmcblog mulai merasakan bagaimana Feel dari tarikan masing masing riding mode Honda CBR250RR secara signifikan. Bicara Hi-Speed walaupun sudah sepi namun tetap Jalan raya umum jadi yang penuh obstacle dan marka jalan plus lampu lalu lintas . . Safety First mas bro, jangan ugal ugalan di jalan umum itu Kuncinya ..  jadi ya, secara umum tmcblog hanya bisa coba bagaimana narik speed di mode Comfort yang sayangnya gagal terekam di kamera karena tertutup kunci. Namun seingat tmcblog kemungkinan potensi memperoleh Speed 150 km/jam on Speedometer bisa diperoleh Honda CBR250RR di rpm yang lebih tinggi walau dengan COmfort Mode . . kapan kapan kalau ada kesempatan kita explore lebih lanjut sob

IMPRESI RIDING MODE

spek2-CBR250RR-7

Source : YoungMachine Magazine FB

Hal kedua yang mau tmcblog share ke mas bro semua adalah tentang Impresi menggunakan Riding Mode. Honda CBR250RR di lengkapi dengan teknologi Throttle By Wire ( nama umumnya Ride By Wire ) dimana gas ( throtel) tidak dihubungkan dari handle Gas langsung ke throttle body mengunakan kabel kawat baja, namun harus melalui kabel elektronik ke Throttle sensor.

spek2-CBR250RR

Source : YoungMachine Magazine FB

Nah dengan Throttel sensor dan sistem tarikan gas yang dikendalikan Komputer maka respons throtel Honda CBR250RR bisa di seting sedemikian rupa. Dalam Kasus CBR250RR setingan Throttle dibagi menjadi tiga jenis yakni Comfort Mode, Sport Mode dan Sport Plus Mode . .

Penggantian Mode Honda CBR250RR bisa dilakukan sambil riding sob. Jadi misalnya awal sobat riding pakai Mode Comfort, mau naikin ke Mode Sport tinggal klik pakai telunjuk kiri sekali. Setelah itu indikator mode yang awalnya Comfort ( diam/ still) akan bergeser pindah ke Sport dengan tampilan berkedip. Tampilan berkedip artinya mode belum diaktifkan, baru disiapkan pindah. Cara mengaktifkannya adalah tutup sedikit gas, lalu kedipan sport mode akan hilang, yang artinya mode riding Honda CBR250RR sudah pindah dan diaktifkan ke Mode sport

Kalau dari Comfort mode apakah Honda CBR250RR bisa langsung ke Sport +  ? BISA sob . . caranya ya saat riding comfort, klik dua kali saklar mode Honda CBR250RR . . lalu indikator mode akan pindah ke sport + dengan tampilan berkedip. AKtifkan dengan cara menutup gas dan setelah itu Mode throtel akan pindah ke mode sport +

honda-cbr250rr-turing-3

Bedanya apa ? Mohon maaf tmcblog belum bisa bicara kuantitatif dengan data data karena memang tidak sempat ada waktu untuk mengumpulkan data Honda CBR250RR. Namun secara subjektif feel yang dirasakan dari tarikan/ betotan gas Maka dipastikan bawa saat sobat berada di Mode Comfort, tarikan dari Honda CBR250RR benar benar lembut, asli lembut sampai sampai jika sobat penyuka kecepatan kayak tmcblog kemungkinan besar akan membenci mode riding ini. Nggak sesuai banget dengan hati nurani

Saat Sobat Pindahkan Mode riding Honda CBR250RR ke mode sport, itu langsung terasa bahwa secara feeling, response betotan gas akan naik hampir dua kali lipat dari pada impresi feeling dari betotan gas di Mode Comfort. Di Mode Sport + apa lagi sob. Betotannya jelas banget, sangat responsif . .  bet bet bet gitu, asli terasa banget dan memang sobat sekalian akan dapat dengan jelas merasakan seperti apa perbedaannya.

spek2-CBR250RR-15

Jikalau dilihat dari ilustrasi Grafik yang dirilis Oleh Honda, memang terlihat banget bahwa soal Power maksimum, Mode Comfort memang paling kecil, dan seperti ada penyusutan power maksimum di Mode Comfort. Namun Power maksimum on Crank dari Honda CBR250RR yang menurut klaim AHM hampir 40 hp itu diperoleh sama baik di Mode SPort maupun Mode sport +, bedanya ada di tarikan awal. Sehingga, dengan ini  tmcblog memperkirakan bahwa :

  • Mode Comfort Honda CBR250RR akan sangat berguna saat sobat bertemu dengan keadaan track / jalan downhill yang agak basah dan licin
  • Mode Sport Honda CBR250RR adalah mode standar yang enak dipakai turing jauh
  • Mode Sport Plus enak buat diajak riding agak agak kencang plus juga saat bermacet macet ria . Ini dikarenakan respons tarikan Mode sport + Honda CBR250RR yang cepat dan responsif akan sangat beguna saat selap selip di kemacetan

trip-etape1-fix

konsumsi-etape1-fix

Alkisah selesailah etape pertama Denpasar – Kintamani . ..  kepenatan melibas jalan menanjak terobati oleh keindahan gunung batur dan kawahnyadi Kintamani yang sejuk sob.

cbr250rr-tmcblog3

Dan seperti pula yang telah tmcblog reportase sebelumnya konsumsi bahan bakar Honda CBR250RR yang tmcblog seting awal setelah jalan Prof Idabagus Mantra sejauh 48,6 km diperoleh  28, 6 km/liter.

IMPRESI Pengereman

turing-cbr250rr-6

Dari semenjak awal briefing tmcblog emndengarkan dengan seksama penjelasan dari mas anggono Manager Motor sport dan Safety riding AHM,. bahwa etape kedua Kintamani – singaraja adalah etape yang penuh dengan tantangan jalan berkelok kelok yangdikombinasikan dengan jalanan menurun. ahhh tmcblog pikir disinilah saatnya tmcblog akan merasakan impresi pengereman dan response dari Suspensi upside down showa dan karena jalanan mulai berkelok kelok, salah satu kamera gopro yang tmcblog pasang di ekor CBR250RR yang dipakai iwan mulai dinyalakan untuk bisa menangkap video arah ke belakang . .

spek2-CBR250RR-22

Dan benar saja, jalanan menurun dengan berbagai jenis kelokan mulai tmcblog rasakan, tangan kanan dan Kiri mulai memperoleh tantangan menahan beban  dan bobot akibat inersia dari tubuh. Dan karena ergonomi sport dari CBR250RR yang emmang nunduk. terasa banget pegel sob, kalo punggung sig gak masalah, cuma kekuatan lengan ini saja yang akan dicoba. beberapa sobat konsumen yang ikut serta di Batch terakhir ini seperti Bro Glen Rumindo yang mengaku baru kali ini ikut turing panjang dengan motor full fairing mengatakan bahwa ia cukup kaget sama betapa strugglenya turing downhill kayak gini . . .

honda-cbr250rr-turing-13

Saat bertemu jalana kering dan normal ( tak berpasir) , praktis tmcblog hanya mengandalkan rem depan saja untuk mengerem dan , boleh dibilang patut dipercaya ini Kaliper nissin dua piston untuk mengawal pengereman saat dipakai touring down hill dimana kecepatan berada diantara 60-70-90 km/jam. Saat ketemu Jalan yang sedikit lembab di sekitar daerah kubutambahan rem belakang tmcblog pakai untuk mengimbangi pengereman.

IMPRESI Suspensi depan -belakang

spek2-CBR250RR-21

Source : YoungMachine Magazine FB

Awalnya sebelum touring tmcblog masih belum mempercayai performa suspensi Upside down Honda CBR250RR ini sob . . ini beneran bagus nggak suspensinya ? Namun semua terjawab setengah tuntas paling tidak saat dipakai turing sob kenapa setengah tuntas ? karena setelah ini tmcblog malah kepo pengen tahu respons suspensi ini saat digeber misalnya di T2 Sirkuit Sentul yang speed corner . . balik lagi ke report touring

honda-cbr250rr-turing-17

Mudah mudahan tmcblog nggak terlalu berlebihan jika mengatakan bahwa Feeling kombinasi suspensi upside down depan dan suspensi monoshock dengan link di belakang Udah kayak Naik Motor motor mewah sob . . . dipakai ngehajar jalanan keriting, respons reboundnya buat turing terasa passsss jadi nggak terlalu keras, tidak juga mentul mentul karena terlalu empuk. Redaman suspensi depan yang pas membuat kerja tangan yang sudah terbebani inersia tubuh nggak ketambahan getaran mesin dan getaran suspensi depan . . dan saat dipadu dengan feeling suspensi monolink belakang yang aduhai, memabut kombinasi ini juara banget !  . . nggak percaya? silah coba sendiri sob !

trip-etape2-fix

konsumsi-etape2fix

Singkat Kata sampailah di Singaraja dengan selamat setelah menempuh sekitar 53 km  . .  dan karena jalanan menurun sehingga kita nggak terlalu banyak ngebetot gas maka di etape ini rekor buat tmcblog bisa memperoleh konsumsi bbm beradasarkan hitungan MID Honda CBR250RR  sebesar 40,3 km/liter . .

turing-cbr250rr-7

Perjalanan etape turing Honda CBR250RR ketiga singaraja – Danau Buyan – bedugul adalah etape paling mudah dan etape paling pendek. Jalan twisty road / winding road dengan model nanjak agak sedikit terganggu oleh cuaca hujan yang mulai membasahi jalan mulai Git Git. Yap untuk Honda CBR250RR dengan ergonomi sport memang lebih nyaman nanjak dari pada downhill terlebih karena saat nanjak, lengan tidak terlalu terbebani oleh inersia tubuh, sehingga fokus ke handling untuk melibas tikungan demi tikungan.

honda-cbr250rr-turing-10

Menarik saat Jalanan Mulai basah. Awalnya rada Parno juga lihat jalanan nikung nikung basah, sehingga tmcblog switch mode Honda CBR250RR ke comfort . . Namun hasilnya adalah   . ketinggalan terus  sama rombongan karena respons tarikan mode Comfort kalah banget sama rekan rekan turing yang sepertinya pake mode sport atau sport plus . . . sehingga langsung kembali ke mode Sport . .  saat kondisi cuaca dan jalanan yang basah, menggunakan mode sport + di Honda CBR250RR terutama saat menanjak memang tricky, karena nggak bisa betot sembarangan, jika terlalu cepat, maka potensi ban belakang agak spin memang terbuka . . ban spin dikombinasikan dengan jalan yang basah ? .. no way ! . . . so kalaupun pengen pakai sport + bisa saja, namun  agak lebih smooth tangan kanannya yah 😀

trip-etape3-fix

konsumsi-etape3-fix

Dan karena jalan yang emnanjak dan tmcblog pilih respon yang lebih cepat dengan kombinasi mode sport dan Sport Plus pada Honda CBR250RR , maka walau dengan jarak tempuh 29,1 km saja, konsumsi bahan bakar nya super boros . . 24,3 km/liter ..  buat tmcblog etape Singaraja – Buyan Bedugul ini adalah etape paling boros buat Honda CBR250RR.

Instagram Photo

Sesampai di Tepi danau Buyan bedugul – tmcblog dan rekan rekan turing Honda CBR250RR istirahat sebentar. dan di sini rencananya mau bikin video footage sederhana, namun gagal karena Mbak dukun Satar gangguin sob . . . silahkan simak timeline Instagram resmi tmcblog diatas deh untuk melihat kejahilan blogger yang tanggal lahirnya sama persis namun umur ngeblognya lebih lama dari tmcblog ini.

cbr250rr-tmcblog2

Selesai dari Danau Buyan, Hujan turun dengan intensitas menengah. Namun turing terus jalan di etape terakhir dari Danau Buyan menuju denpasar. Jika perjalanan dari Singaraja – Buyan jalanan yang ditempuh dalam kondisi basah dan berkontur menanjak, maka kondisi jalan dari Buyan ke denpasar adalah downhill basah . . jelas lebih tricky lagi . .

turing-cbr250rr-8

Kurang lengkap penyiksaannya? Kabut tebal hadir  sehingga membuat pandangan hanya sekitar 5 meteran saja sob dan di beberapa spot bahkan lebih pendek dari itu . . so riding Honda CBR250RR di spot tersebut udah kayak kakek nenek naik motor sob . . pelan banget heheh

Setelah Selesai bedugul dan jalan Mulai lurus . . itu ternyata adalah daerah Joger . . . jalan turunan mulus sob . .  apa daya tenaga sudah terkuras di 200 km sebelumnya sob, udah nggak ada napsu lagi buat nyobain top speed Honda CBR250RR ..  lagian turunan nyobain top speed kayaknya kurang kredibel yah? turunan mah semua orang bisa kenceng hehehehe . .  so tmcblog hanya menikmati saja turunan ini. selesai joger down hill lihatMID  ..  average konsumsi bahan bakar Honda CBR250RR sampai menyentuh 41 km/liter . . wowww, rekor etape dua kalah nih ? . . ternyata nggak sob 🙁

trip-etape4fix

konsumsi-etape4-fix

Setelah selesai Joger, hadir neraka jalanan sob . . . Kondisi Crowd hadir setelah masuk ke jalan Raya denpasar , traffic mulai terasa banget dan puncaknya saat masuk denpasar . . macet banget . . alhasil yang awalnya konsumsi rerata Honda CBR250RR 41 km/liter langsung drop jadi 35,4 km/liter di finish line parkiran pusat (Central Park ) plus tentunya pegel pegel . . . namun ya semua sport bike fairing juga bakalan begini saat ngelibas jalanan macet stop and go. terlebih setelah tenaga terkuras sejauh 200 km sebelumnya. Puas dan lemas 🙂

Overall secara Kualitas dan performa Honda CBR250RR ini memang cukup recomended . . apakah tmcblog berlebihan dalam menilai? gini aja, silahkan test di jalur yang sama dengan tmcblog lakukan di atas, lalu rasakan apakah yang tmcblog rasakan dan report adalah benar atau dibuat buat ? monggo . . . mengenai Video, tmcblog sedang meramu reportase video perjalanan turing ini menggunakan modal video dari 3 kamera gopro yang tmcblog pakai sepanjang perjalanan . . . silahkan dikunyah kunyah dulu yang ini sob.. semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/11/15/report-detail-test-ride-honda-cbr250rr-ala-tmcblog-dengan-cara-turing-230-km-di-bali/feed/ 83 115186
Racikan Double Barrel Muffler Honda CBR250RR terbukti bikin Raungan suaranya Cukup Menarik http://tmcblog.com/2016/11/14/racikan-double-barrel-muffler-honda-cbr250rr-terbukti-bikin-raungan-suaranya-cukup-menarik/ http://tmcblog.com/2016/11/14/racikan-double-barrel-muffler-honda-cbr250rr-terbukti-bikin-raungan-suaranya-cukup-menarik/#comments Mon, 14 Nov 2016 02:01:25 +0000 http://tmcblog.com/?p=115124 460x110-indent-now

cengkareng-shop

 440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro seklaian, Rencananya tmcblog mau posting mengenai berapa hasil raihan Kecepatan saat Honda CBR250RR di geber dalam Kondisi Comfort Zone eh Comfort Mode . . namun sayang hahaha bacaan dari Kamera tertutup Kunci Kontak  .  jadi deh angka Speed nggak terlihat, Alias gagal Posting soal itu namun seingat tmcblog dengan Mode Comfort pun dengan geberan RPM tinggi Speed di atas 150 km/jam pun masih bisa diraih walaupun dengan feel tarikan Yang cukup lama bila dibandingkan dengan Tarikan untuk Mode Sport/ Sport Plus   . . cekidot di video dan pembahasan berikut ini

 MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

spek2-CBR250RR-33

Bicara Suara yang keluar dari Muffler Honda CBR250RR memang terbukti Unik, Suaranya di RPM rendah memang terdengar Renyah, Tone 2 silinder dengan firing order 180 derajatnya jelas terdengar, terutama ketika kita pakai Mode Sport atau sport +. Suara di rpm tinggi . . . wedeh bisa diasuh sob, Padahal ini muffler adalah Muffler standar saja, namun udah kayak Muffler racing yang menggunakan DB Killer tapi agak bocor dikit jadi lengkingan Tone 18 derajatnya begis tetap terasa walaupunsobat sudah bejek itu gas sampai rpm 12 ribuan . . kenapa Bisa begini ? TMCBlog akan coba sedikit analisa

CBR250RR-22

Bro sekalian dulu sempat kita pernah bahas bahwa Sepertinya Honda susah payah bikin sektor belakang dari Honda CBR250RR kelihatan ribet dan penuh banget sampai sampai menggunakan twin/ Double Barrel End Muffler. Namun setelah di teropong lebih dalam mengenai seperti apa sebenarnya Jeroan Muffler Honda CBR250RR terlihat seperti ini sob

spek2-CBR250RR-40

Di artikel terdahulu sudah pernah tmcblog sedikit buatkan Vlog di Instagram @tmcblog   . . Terlihat disana walau dengan Bahasa Kanji secara umum sistem muffler dari Honda CBR250RR adalah 2-1-2 jadi dari dua manifold out bergabung jadi satu, masuk sistem Katalisator lalu keluar dari leher Knalpot masuk sistem End Muffler yang dari Luar berbentuk Double Barrel . . didalam sistem  end Muffler ini gas Buang ternyata kembali dipisah lagi menjadi dua cabang output . . dimana jalur udaranya disinyalir akan seperti gambar diatas baiklah kita coba ulang lagi ya sob  . .

Jadi pada dasarnya Chamber dari Muffler double Barrel Honda CBR250RR hanya terbagi menjadi 3 bagian / 3 Chamber. Honda Mengklaim mendesain Muffler jadi kayak begini ribet untuk mengejar suara yang akan disukai oleh Konsumen. Cek gambar di atas  . .  Dari leher knalpot Gas buang masuk ke Chamber 1 lalu gas dialirkan melewati Chamber 3 melalui sebuah pipa langsung ke Chamber 2 . . nah Gas yang keluar di Chamber 2 akan terbagi dua yakni

  • Langsung keluar ke lubang end Muffler bawah
  • Di alirkan ke Chamber 3 yang selanjutnya masuk ke pipa end Muffler atas yang menghubungkan Chamber 2 dan Chamber 3 dan di gas buang pun keluarkan dari sana

Instagram Photo

Ngejar suara Kayak apa Honda CBR250RR yang di inginkan dengan desain jeroan Muffler kayak Gini?  dengan dua jalur atas dan bawah boleh dibilang end Muffler bawah lebih pendek jalurnya dibandingkan gas yang keluar dari end Muffler atas. Honda Katanya ingin memperoleh dan menggabungkan dua Frekuensi hasil raungan powerfull yang dihasilkan saat Mesin digeber saat low RPM dengan lengkingan mesin balap di rpm tinggi melalui dua lubang jalur exhaus yang berbeda panjang jalur ini. Gimana hitungannya, tmcblog jelas kepo, namun secara umum Muffler pendek menghasilkan frekuensi yang lebih tinggi dibanding muffler yang panjang . . . dan memang secara empirik, walaupun masih dalam batas kewajaran sebuah muffler standar yang tentu ada batas ambang desibel suara . . . Muffler Double Barrel Honda CBR250RR emmang menawarkan raungan suara standar yang lumayan banget untuk klas 250 cc . . . Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/11/14/racikan-double-barrel-muffler-honda-cbr250rr-terbukti-bikin-raungan-suaranya-cukup-menarik/feed/ 75 115124
Data Konsumsi Bahan Bakar Honda CBR250RR saat dipakai Turing di Bali http://tmcblog.com/2016/11/13/data-konsumsi-bahan-bakar-honda-cbr250rr-saat-dipakai-turing-di-bali/ http://tmcblog.com/2016/11/13/data-konsumsi-bahan-bakar-honda-cbr250rr-saat-dipakai-turing-di-bali/#comments Sun, 13 Nov 2016 03:00:55 +0000 http://tmcblog.com/?p=115037 460x110-indent-now

440x100_tirei

cbr250rr-tmcblog3

TMCBlog.com – Bro Sekalian, tmcblog mengerti Sobat sekalian cukup menunggu seperti apa Field Report dari pengetesan Honda CBR250RR di acara World Premiere Touring Bali yang tmcblog ikuti. berbagai pertanyaan mengenai handling , top speed, akselerasi, konsumsi bbm, dan lain lain masuk ke tmcblog sebagai masukan mengenai bahasan apa yang akan dibahas. Di Kondisi touring seperti ini dimana dilakukan di Track jalanan umum Perkotaan, sejatinya memang sulit memperoleh reportase top speed dari Motor dengan sudut pandang Safety, tapi tetap, Review mendalam akan tmcblog hadirkan segera nantinya . . Satu yang akan tmcblog hadirkan sebagai artikel pemanasan di hari ini adalah seperti apa reportase Data Konsumsi Bahan Bakar Honda CBR250RR saat dipakai Turing di Bali  . . cekidot sob  . .

cengkareng-shop

 MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

cbr250rr-tmcblog

Sebagai Koridor tmcblog akan ceritakan dulu bahwa Honda CBR250RR yang dipakai adalah milik AHM dengan konsumsi bbm pertamax. Lalu Rider adalah tmcblog sendiri dengan tinggi 160 cm berat 60 kg. Nah pengukuran dilakukan dengan Alat pengukur konsumsi bbm yang memang ada di MID Honda CBR250RR . ..

Konsumsi BBM CBR250RR terbagi menjadi 4 bagian etape  . . . nahhhh berikut ini penjelasan Reportase konsumsi bbm masing masing etape

ETAPE 1

trip-etape1-fix

Etape Pertama dari Denpasar ke Kintamani yang tmcblog test untuk konsumsi bbm adalah sepanjang 48,1 km dengan kondisi jalanan mayoritas mendaki dari Denpasar Via Gianyar, Bangli dan Besakih untuk selanjutnya finish di Kintamani samping danau kaldera Gunung Batur.

konsumsi-etape1-fix

Honda CBR250RR digeber apa adanya tanpa upaya riding yang ekonomis ( ECO Riding )  . ..  sering kali mode riding diseting sport Plus sehingga memang akselerasi ngehentak banget. Dan Dengan kondisi ini Honda CBR250RR oleh tmcblog bisa menempuh Konsumsi bahan bakar di angka 28,6 km/liter di daerah tanjakan pengunungan . . jangan dibandingkan dengan konsumsi bbm matik entry level yah  hehehe

Etape 2

trip-etape2-fix

Etape kedua adalah etape winding /twisty road namun dengan kondisi Track down hill dari Kintamani sampai pesisir utara bali yakni SIngaraja . . .Total jarak yang terukur untuk pengetesan konsumsi bbm oleh tmcblog adalah 53,3 km

konsumsi-etape2fix

Jalanan di Trek Down Hill Kintamani – singaraja yang menurun, kebanyakan tmcblog hanya mengatur pengereman, jarang sekali geber throtel dengan maksimal sehingga memang logis kiranya jika bisa irit naik Honda CBR250RR di trek ini. Tercatat tmcblog bisa tembus 40,3 km/liter di jalur Kintamani – Singaraja

ETAPE 3

trip-etape3-fix

Rute ke tiga yakni singaraja – Buyan nggak terlalu jauh sih . . Namun Tracknya Naik sob. Dan di Trek sepanjang 29,1 km ini tmcblog dan rekan rekan Batch 4 pertama kalinya juga bertemu hujan dan track basah

trip-etape3-fix

Yap Karena Singaraja – Buyan jalanannya naik sehingga mendorong kita untuk geber throtel lebih dalam agar motor bisa ngacir dan bisa ngimbangi Patwal ang kadang kadang ngebut juga. So di Trek 3 ini tmcblog hanya sanggup torehkan konsumsi bbm sebesar 29,1 km/liter

Etape 4

trip-etape4fix

Etape terakhir sebantnya mirip dengan etape Kintamani – Singarajam yang mayoritas menurun . . . ditengah perjalanan kali semua sempat terpapar hujan, menerpa Kabut nantebal di daerah begugul sampai bermacet macet rida di pintu Mulut Denpasar  . . . sehingga Total Jaraknya adalah 61,3 km

konsumsi-etape4-fix

Sebenarnya sampai di Pintu pembuka Denpasar setelah bedugul konsumsi bbm yang tmcblog coba intip berada di angka 40 km/liter-an . . namun setelah masuk Denpasar lagi, kondisi macet dan stop n Go membuat Konsumsi bahan bakar turun lagi menjadi 34,5 km/liter . .  Nahh semoga berguna sob

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

]]>
http://tmcblog.com/2016/11/13/data-konsumsi-bahan-bakar-honda-cbr250rr-saat-dipakai-turing-di-bali/feed/ 96 115037
VLOG : Review Ergonomi Honda CBR250RR versi Produksi Massal http://tmcblog.com/2016/11/04/vlog-review-ergonomi-honda-cbr250rr-versi-produksi-massal/ http://tmcblog.com/2016/11/04/vlog-review-ergonomi-honda-cbr250rr-versi-produksi-massal/#comments Fri, 04 Nov 2016 07:01:41 +0000 http://tmcblog.com/?p=113922 460x110-indent-now

440x100_tirei

TMCblog.com – Bro sekalian, Sebenarnya saat di Plant 5 adalah kali kedua tmcblog merasakan impresi ergonomi dari Honda CBR250RR . . namun karena secara video ini yang paling jelas, maka akhirnnya Video saat impresi pun tmcblog publish untuk memberikan sobat sekalian gambaran seperti apa ergonomi duduk diatas Motor Fairing 250 cc dengan fittur Ride By Wire plus suspensi Upside down seharga 62,9 Juta rupiah OTR Jakarta untuk versi Non ABS dan 68,9 Juta rupiah Versi ABS . . Cekidot deh

cengkareng-shop

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

ergonomi-cbr250rr-1

Kembali jinjit sob ..  Seat height dari Honda CBR250RR adalah 79 cm  . .Logis  . . namun yang bikin cukup menarik adalah daerah di bagian ujung dari Jok dibuat mengecil/ agak meruncing sehingga boleh dibilang utuk kebanyakan oranga sia ini jelas kana lebih nyaman karean paha bisa mengempit tangki bahan bakar dengan lebih baik dan bisa meningkatkan kepercayaan diri lebih saat naik Honda CBR250RR

ergonomi-cbr250rr-2

ergonomi-cbr250rr-3

Dengan Setang berada di bawah yoke jelas akan membuat posisi duduk akan racy dengan beban kearah depan terlihat agak lebih besar porsinya , Namun Honda mengklaim bahwa dengan beberapa upaya memberikan kenyamanan dari riding CBR250RR seperti daerah kempitan paha yang lebih sempit membuat motor ini sesuai dengan tema besarnya ” TOTAL CONTROL ”  .. .  nahhh silahkan dikunyah kunyah , semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/11/04/vlog-review-ergonomi-honda-cbr250rr-versi-produksi-massal/feed/ 37 113922
VLOG : Review Ergonomi Suzuki GSX-R150 http://tmcblog.com/2016/11/04/vlog-review-ergonomi-suzuki-gsx-r150/ http://tmcblog.com/2016/11/04/vlog-review-ergonomi-suzuki-gsx-r150/#comments Fri, 04 Nov 2016 04:01:51 +0000 http://tmcblog.com/?p=113914 460x110-indent-now

440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian, setelah  kita telah mengetahui seperti apa Detail review Fisik Suzuki GSX-S150, Lalu Ergonomi GSX-S150, plus lagi Detail review Fisik Suzuki GSX-R150 Kini saatnya kita akan sedikit bahas secara singkat mengenai seperti apa Ergonomi riding dari Suzuki GSX-R150  . . Cekidot videonya sob

cengkareng-shop

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

ergonomi-gsx-r150-1

Yap seat height Suzuki GSX-R150 menurut info unofficial adalah sekitar 78-79 cm . . dan emmang di motor biasa pun untuk tinggi seat height seperti ini buat tmcblog yang punya jangkauan kaki 70-80 cm akan jinjit sob ..  namun kembali lagi bobot Ringan GSX-R150 membuat motor ini masih bisa di handle oleh kaki yang jinjit . .

ergonomi-gsx-r150-2

nahhh, pas saat kaki naik di foot peg, alngsung terasa bagaiamna efek dari Setang under yokenya  . .

ergonomi-gsx-r150-3

Sobat Bisa lihat dari foto diatas, betapa riding possition dari GSX-R150 ini  memang mengarah ke racing riding style . .  posisi riding yang lebih membungkuk ke depan karena setang yang rendah memang akan jadi pemandangan lumrah rider saat naik motor ini sob . . .

ergonomi-gsx-s150-2

bisa lihat bedanya kan dengan GSX-S150 yang jauh lebih santai ? . . Silahkan dikunyah kunyah semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]> http://tmcblog.com/2016/11/04/vlog-review-ergonomi-suzuki-gsx-r150/feed/ 41 113914 Video : Ini suara dan Limiter Honda CBR250RR Versi Produksi Massal . . . Tembus 14 ribu RPM http://tmcblog.com/2016/11/04/video-ini-suara-dan-limiter-honda-cbr250rr-versi-produksi-massal-tembus-14-ribu-rpm/ http://tmcblog.com/2016/11/04/video-ini-suara-dan-limiter-honda-cbr250rr-versi-produksi-massal-tembus-14-ribu-rpm/#comments Fri, 04 Nov 2016 01:01:46 +0000 http://tmcblog.com/?p=113910 460x110-indent-now

440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian,  Honda CBR250RR Pekan ini boleh dibilang cukup mengejutkan ..  Bukan apa apa Di awal awal Perkiraan kebanyakan dari Kita Motor ini akan diposisikan paling tinggi dari segi Harga Dibandingkan Produk Produk Sport 250 cc Twin sejenis, Namun nyatanya dengan perbedaan dan diferensiasi yang dihadirkan seperti dual double beam turbular Frame, Throttle By wire/ Ride By wire , Riding Mode, Suspensi Upside down, LED headlamp Motor ini dibandrol sama dengan para kompetitornya . . Versi Non abs 62,9 Juta rupiah dan versi ABS 68,9 Juta rupiah . . . trus Gimana Mesinnya ? kita geber geber yuukkss Honda CBR250RR ini . . Cekidot Video di atas dan kita kupas sedikit di bawah  . . .

cengkareng-shop

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Instagram Photo

Bandrol Honda CBR250RR sama Dengan memberikan kelebihan dan diferensiasi maka dapat dipastikan Honda berupaya untuk memberikan Value Lebih untuk Motor ini. Mengenai Klaim Power pun boleh dibilang rada rada ‘nakal’ nih, Honda hanya melebihkan sedikit saja angka Maksimum power dari maksimum power Kompetitor Dari CBR250RR di Market. Ini jelas sebuah ajakan untuk berkompetisi kedepan  . .. , Nah 3 November 2016 kemarin adalah moment yang cukup special dari Honda

max-rpm-cbr250rr

Honda menyatakan Mulai kemarin Line Produksi Honda CBR250RR siap memproduksi Pesanan pesanan yang sudah hadir . . . Nahhh tmcblog jelas kepo, pengen tahu seperti apa Built Quality dan spesifikasi dari Mesin produksi Massal Honda CBR250RR . . maka  dengan rada nakal saat para konsumen mencoba impresi berkendara dari Honda CBR250RR, tmcblog mencoba merekam salah satu kegiatan mereka termasuk ngegeber motor sampai Limitnya . . ternyata sob . . Motor terlimit di Raungan mesin 14 ribu rpm . . .  Ya Nggak kaget sih, Kompetitor dari Honda CBR250RR seperti R25 juga berada di angka segitu . .

muffler2

Mengenai suaranya yang keluar dari Twin / Double Bareel Muffler boleh dibiang tonenya nggak terlalu berbeda dengan Suara / Tone suara Motor motor sport twin sejenis ( R25 dan Ninja 250 ) Yap Karena Firing order nya sama sama 180 derajad tmcblog kira ya memang pada dasarnya tone suara juga nggak akan beda jauh . . . . Sekian sedikit review awal dari tmcblog mengenai Versi Produksi massal dari Hodna CBR250RR . . . Semoga berguna, silahkan dikunyah kunyah sob

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

]]>
http://tmcblog.com/2016/11/04/video-ini-suara-dan-limiter-honda-cbr250rr-versi-produksi-massal-tembus-14-ribu-rpm/feed/ 76 113910