jump to navigation

Test Konsumsi Bahan Bakar Honda New CB150R 2015 Oleh TMCBlog . . . Lebih Boros dari Sonic 150R September 14, 2015

Posted by Taufik in : Honda, Test Ride , 189comments

460x110

IWB-TMC-NAKEDVOLUTION

iridium

test-kons-bbm

Bro sekalian Sekarang saatnya Kita bahas mengenai Konsumsi Bahan Bakar dari Honda CB150R StreetFire Yang selama Masa review dua hari telah ditest performa akselerasi dan diambil video untuk reviewnya . . . berikut kita tuliskan dulu Koridor koridor pengukuran sob .. . Motor adalah Milik Main dealaer Wahana Makmur sejati. Metoda pengukuran menggunakan metode ” how Far Can You go with 1 L of Petrol ”  Rider adalah tmcblog sendiri 161 cm, 58 kg plus aki kering dan Race Logic berat sekitar 1-2 kg. Alat Ukur jarak menggunakan Odometer OEM HOnda CB150R yang telah kita ukur perbandingannya dengan GPS. Jalur yang dipakai adalah Jalan Soleh iskandar dan Jalan Raya Bogor Parung. Pada malam Hari sebelum dilakukan Test konsumsi bbm, bensin di dalam Tangki Honda Honda CB150R StreetFire dikosongkan sampai mesin mati dan gak bisa nyala menggunakna selang besar dan selang kecil akuarium, asli prosesnya susah banget . .  cobain sendiri deh . . . cara termudah harusnya Copot tangki bensin dan kabel kabelnya lalu di upside-downkan. . . Baru deh pagi pagi abis subuh, tangki bahan bakar Honda CB150R StreetFire di isi dengan 4 kali memasukkan bahan bakar Pertamax Ron 92 @250 ml yang diukur menggunakan Gelas ukur kimia, cek tekanan ban dan Tidak Lupa aktifkan race logic untuk merekam riding behaviour, biasanya pengunjung TMCblog pada nanyain . . . Oke Gimana hasilnya ?

banner-440x100-v110

MBtech Riders-APR (more…)

Test Konsumsi BBM Honda CBR 150R . . . 56,7 km/ liter Pertamax May 28, 2013

Posted by Taufik in : Honda, Test Ride , 204comments

test_cbr150r_5

Bro sekalian, Selain uji coba sedikita spek performa akselerasi, Honda CBR 150R juga tmcblog uji coba konsumsi bahan bakar. Koridor pengetesan ini mirip dengan pengetesan bahan bakar yang sebelum ini di coba oleh tmcblog. Motor adalah Properti Honda (AHM) dengan setingan yang tidak diubah dari  default dari Honda, metoda pengisian bbm kembali dilakukan secara full to full agar apple to apple sama metoda pengujian motor yang sudah tmcblog lakukan sebelumnya. Personal yang melakukan test adalah tmcblog 160 cm/59 kg. Jalur yang digunakan adalah Pergi-Pulang :  Sholeh Iskandar-Jl Raya Bogor-Jl Tole Iskandar depok-Margonda Depok-JL Juanda-Jl raya bogor – Sholeh Iskandar Bogor  dengan tipe bbm yang digunakan adalah Pertamax Oktan 92 nya Pertamina. (more…)

Dibawa EcoRiding Bogor-Jakarta Suzuki Nex Tembus 80 km/liter February 23, 2012

Posted by Taufik in : Suzuki , 381comments

Bro sekalian, setelah semua aspek review mengenai spedometer dan odometer Mengenai Suzuki NEX selesai . . . kini saatnya Review mengenai Konsumsi Bahan Bakar. Sebelum review tmcblog mau menjelaskan berbagai batasan dalam Test Review bbm Suzuki Nex bagian pertama ini Yakni . . . Yang pertama dalah aspek ridernya . . . ridernya adalah tmcblog sendiri dengan postur 160 cm/58 kg, lalu rute yang diambil adalah Bogor-Karadenan-Kampung sawah-thole iskandar depak-juanda depok-margonda-teruuus sampai Kalibata. BBM yang digunakan adalah Premium . . .kenapa premium . . .karena tmcblog pikir disinyalir mayoritas pengguna skutik entri level adalah pengguna BBM Premium. (more…)

43,15 KPL dengan Ninja 250 . . . Tanpa Ngutak-Ngatik Jeroan !! September 9, 2009

Posted by Taufik in : Ninja 250R , 64comments

ninja250_lawasNinja 250R memiliki komsumsi bahan bakar yang berada di sekitar 25-30 KPL (kilometer per Liter) dalam konsisi Motor standar (stock). Si Ijo sendiri memiliki nilai mileage sebesar 25,8 KPL. Nah seorang member Forum ecomodder.com dengan nick name Theycallmebryan melaporkan bahwa ia mencatat peningkatan efesiensi konsumsi BBM dari 70 MPG (29,76 KPL) menjadi 101,5 MPG ( 43,15 KPL) hanya dengan cara merubah Gaya berkendara menjadi lebih ‘kalem’ Pada Motor Ninja 250 lawasnya. (more…)

Si Denoq . . . . Test Ride jarak jauh dan Konsumsi BBM March 4, 2009

Posted by Taufik in : Riding Stories, Tentang Motor , 44comments

test_judul

Senin Pagi saya putuskan untuk memilih Si Denoq Astrea Grand 91 untuk menemani perjalanan menuju kantor Depok. Jalur yang digunakan melewati rute Kampung sawah-parung serab-juanda depok, tanpa melewati margonda. Perjalanan membutuhkan waktu lima belas menit lebih lama dibanding saat menggunakan Si Pinky. Mungkin karena kecepatannya. Sebenarnya Sidenoq masih dapat digeber sampai 80 km/jam, hal ini sempat saya coba di underpass soleh iskandar Bogor saat kondisi jalan sepi hari minggunya. Akan Tetapi mengingat system pengereman yang masih mengandung double tromol, maka membiasakan diri alon-alon sepertinya merupakan keputusan yang bijak. (more…)

%d bloggers like this: