460x110_rev (2)

GT125Garuda_460x140

yamada-bridgestone

Bro sekalian, suatu ketika setelah Race motoGP Sepang selesai dilangsungkan, tense team dan semua sudah mulai mengendur, tmcblog memperoleh kesempatan emas selama sekitar 8 menit interview sejaligus bertanya kepada Hiroshi Yamada, Manager Bridgestone Motorsport Department sambil bersama nyeruput tongkat Ali Caffe di cafe media room Sirkuit Sepang Malaysia dua pekan yang lalu. Jika mas bro sekalian berlangganan berita Press dari Bridgestone sebelum dan sesudah race MotoGP Mr Hiroshi Yamada ini salah salah satu pejabat Bridgestone yang memberikan komentar maupun kesimpulan pemakaian ban Bridgestone di MotoGP selain dari Masao Azuma dan Shinji Aoki. TMCBlog hadirkan karena saat di race Finale Valencia ini, Bridgestone akan kembali memberikan opsi ban depan asimetrik kepada rider untuk dipilih

banner-mbtech-tmcblog

TMCBlog secara umum menanyakan empat hal kepada Hiroshi Yamada :

battlax-phillips-island

Hal Yang pertama adalah pertannyan bagaimana pendapat beliau tentang pengembangan Ban slick dengan kompon asimetrik terlebih lagi untuk Ban depan Plus dihubungakan dengan isu beberapa rider dengan ban asmetrik crash di phillips island

Dan Mr Yamada menjawab cukup panjang lebar, mulai dari kegembiraan Bridgestone yang merasa telah sukses memberikan ban belakang asimetrik yang tepat saat di phillips island. Kita tahu tahun 2013 lalu, race Phillips dilangsungkan dengan metoda Pit stop untuk mengganti motor dengan ban baru karena Ban Bridgestone lumayan hancur disebabkan asphal baru Phillips island yang abrasif. Dan Tahun ini, Rider nggak perlu harus mengganti ban di tengah lomba, Ban belakang Asimetrik bekerja bagus dan durable sampai 27 Lap

r1_phillip_island_aus

Mengenai Ban depan asimetrik, Bridgestone membuat ban depan dengan kompon kiri soft dan kanan ekstra soft dikarenakan beberapa tikungan ke kiri dari sirkuit phillips island sangat abrasif dan termasuk paling abrasif untuk ukuran semua sirkuit MotoGP. Namun masalah timbul saat temperatur turun secara drastis di sore tersebut dibanding saat start motoGP yang 16 derajad celcius ( tmcblog bilang 9 derajad dropnya, Mr Yamada bilang . . . bahkan bisa lebih ) dan penurunan secara drastis  ini tidak terantisipasi sebelumnnya oleh Bridgestone

sehingga ketika tikungan parabolic ke kiri yang cukup lama misalnnya setelah tikungan 9, 2 dan 3 . ..  karena suhu udara yang turun begitu drastis . ..  sisi kanan dari ban yang soft compound terpapar angin dingin yang menyebabkan perubahan struktur karet yang berguna untuk grip ban (suhu turun-grip berkurang). dan ketika Marquez selesai menghajar tikungan lukey heights ( R9) dan menatap tikungan MG (R10) maka sketika sisi ban kanan kehilangan grip dan gubrak . ..  Begitupula terjadi oleh Cal Crutchlow . . . setelah R2 dan Tikungan Stoner ( R3) begitu lama dan sisi kanan ban tidak terpanaskan . . . maka ketika menyongsong Honda Corner, which is tikungan ke kanan ban kehilangan grip dan dlosor . . . ini sama seperti yang dijelaskan Mr Yamada ktika tmcblog tanya hal demikian ( cek videonnya sob)

Michel_turco-tyre-PI-rossi-lorenzo

Lalu Pertanyaan kedua tentang perbedaan ban Loreno dengan Rossi dan Pol saat menyentuh garis finish

Yamada menjelaskan bahwa baik valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Pol spargaro Race mereka ketigannya tidak menggunakan asymetric Tyre, mereka bertiga menggunakan Extra Soft Compound Tyre dan hasilnnya beda beda, yamada San hanya bisa mensinyalir bahwa ini mungkin disebabkan karena perbedaan gaya riding dan atau setingan motor antara Lorenzo-Pol dan Rossi

banner-kuiz

Pertanyaan ketiga adalah saat di race Finale MotoGP valencia , Bridgestone akan memberikan opsi kembali ban depan ASymetric  . . . apakah berbeda spesfikasinnya atau sama dengan yang di Phillips Island

Yamada san menjawab spesifikasi Ban  depan bridgestone asimetrik yang akan digunakan di Race Valencia akhir pekan ini persis sama dengan yang dipakai di Phillips ISland, tidak ada perbedaan.

Lalu Pertanyaan empat adalah Sirkuit Sepang itu juga termasuk sirkuit asimetrik, 10 tikungan ke kanan dan 5 tikungan ke kiri . . . kenapa bridgestone tidak memberikan opsi ban depan Asimetric kepada Rider MotoGP?

Sepang_map

Yamada san Menjawab bahwa bridgestone tidak memberikan Opsi Ban depan Asimatric kepada rider MotoGP di Sepang karena banyak pertimbangan , salah satunya yang dijelaskan Yamada san adalah karena walaupun tikungan ke kanan Sirkuit sepang jumlahnnya dua kali lipat lebih banyak,karakter dari tikungannya tidak terlalu memberikan beban kepada ban untuk tergerus lebih banyak

Valencia_(Ricardo_Tormo)_track_map.svg

Sedangkan Sirkuit Valencia memang boleh dibilang sedikit menyerupai Sirkuit Phillips island untuk karakter tikungan kekirinya. Seperti dapat kita lihat, tikungan antara 12-13-14  . . . begitu juga 6-9  itu adalah tikungan ke kiri panjang dan bahkan semi hiperbolik yang butuh kompon sisi kiri ban yang lebih keras satu tingkatan mas bro . . . Oke, silahkan simak video intervidew tmcblog dengan Mr Hiroshi shimada berikut ini  . . . semoga berguna

link ponsel

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

1 COMMENT

  1. PERTAMAX.
    PERTAMAX..
    PERTAMAX…
    PERTAMAX….
    PERTAMAX…..
    PERTAMAX…..
    PERTAMAX…….
    PERTAMAX……..
    PERTAMAX………
    PERTAMAX………

    Guest
  2. mudah2an ga byk yg jatoh kl pake ban asimetrik,,
    btw masa ga dipake cm beberapa detik paling lama,,
    terus sisi sebelahnya bisa jadi dingin terus kehilangan grip gt?
    kynya buat orang awam ky saya aneh banget c,,
    apalagi uda di lap2 akhir kan pada jatoh nya..
    menurut saya walopun suhu turun drastis,,
    tapi selama beberapa detik ga dipake masa bisa jadi dingin gt?
    sampe ban kehilangan grip?
    imho ya cmiiw

    Guest
    • gini om,

      kalu benda lagi panas-panasnya, trus di terpa hawa dinding yg sanagat,

      apa yg terjadi?

      kerusaken material ban khan?

      Guest
  3. Setahun belakangan ini ane suka banget ngikutin blognya wak haji karena artikelnya punya ciri khas dan materinya gak berat2 amat, yaa motor2 yg merakyat lah.. Skrg materinya jd lebih serius, sok serius malah. Akhir2 ini motor yg diulas itu motor dewa, gak membumi..

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.