460x110-maret2

Banner-YamahaMT25-460x140px_TMC&IWB

460x110 prj

suzuki-fu-150-s-0038

Bro sekalian, artikel siang nih . . .mudah mudahan nggak pada lemes buat yang menjalankan Shaum Ramadhan dan tetap semangat buat kita semuanya tentu. Nah seperti kita ketahui Suzuki Indonesia Pekan lalu telah merilis Update Facelift selanjutnya dan kemungkinan versi terakhir dari Satria FU 150 Karburator sebelum pindah ke Sistem Fuel Injection  . .  Lho emang kapan mau dirilis FU Injeksi ? halah salah fokus untuk itu kita bahas di artikel mendatang kebetulan beberapa data baru sudah masuk nih  . . . nah sekarang giliran kita mencoba menjawab ke  kepo-an kita akan seperti apa daleman knalpot Suzuki Satria FU150 Karb yang lolos Euro II itu sob . . . siap, artikel ini berkat kontribusi salah satu pengunjung blog yakni bro Adhitya Pratama ( thks Bro ) Cekidot deh

AHM2015-Banner-440x100px

MBtech Riders-APR

knalpot1

Yap gambar di atas adalah gambar knalpot satria FU terbaru yang dicopot end muffler , heat cover dan tentunya leherknalpotnya sob . . . hitam dengan finishing cat hi temp warna hitam . .  gak ada yang bisa dianalisa tentunya qiqiiiqqi . . . next picture  . .

knalpot2

Yap dari foto diatas terlihat memang knalot ini masih sama dengan knalpot knalpot satrua FU Terdahulu yang pakai sistem attach Flange-on ke leher knalpot . . . cuma ya itu dia .. .  kalau mas bro lihat sesaat setelah memasuki bagian muffler dari lehernnya, gas buang langsung ketemu kisi kisi yang boleh dibilang hampir full ,Bandingkan dengan daleman Knalpot Satria FU lama sob  . . .

knalpot-lama

Beda bangetttt kannn  ? . . .  . . . trus . . .  kisi kisi itu apaan ?

suzuki-fu-150-s-0039

apakah itu semacam Catalitic Conveter ? UPDATE : menrut beberapa sumber yang tmcblog kontak Logam yang seperti kisi kisi di atas adalah gulungan secara rapat menggunakan welder dari sebuah elemen logam yang dibentuk sedemikian rupa. Kemudian gulungan logam ini diberikan semacam pelapisan termasuk di dalamnya Logam Mulya  . . . nahhh udah kayak konsep Katalitik Konverter Honey Comb ( sarang lebah)  nih namun dengan gaya pembuatan yang sedikit berbeda

Sayang belum ada belahan knalpot secara melintang di tengah sehingga bisa ketahuan seperti apa jeroan sebenarnya dari Knalpot yang bisa membuat FU Karburator ini bisa lolos Regulasi Euro III . . . kalao bro lebih mengetahui atau malah pernah lihat langsung jeroan dalemnya silahkan berbagi ilmu di kolom komentar . . . silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

 

 

 

 

40 COMMENTS

  1. kalau benar yg ada di honeycomb itu sesuai standard catcon, maka itu isinya logam2 mahal … jangan dibuang …

    Guest
  2. Wahh itu daleman’e apaan tuh?
    (ˆ́▿ˆ̀”) Ħăª˚⌣˚Ħăª˚=D˚Ħăª˚⌣˚Ħăª˘•=))

    Guest
  3. catalic converter
    orongorong.com/2015/06/23/ini-dia-3-sinetron-yang-tidak-berkwalitas-menurut-kpi/

    Guest
  4. Because of the external location and the use of valuable precious metals including platinum, palladium, rhodium, and gold, converters are a target for thieves.

    Guest
  5. Nunggu sebulan lagi

    Pasti dah banyak knalpot ori nya di pasar loakan

    Tinggal beli n dibelah pak haji

    Ekekekekkekek

    “Salam SEMPAKIN DIDEPAN. …………………JURANG”

    Guest
  6. 16. Paijo – June 25, 2015

    Material knalpot DOWNGRADE!
    Dari stainles steel di DOWN GRADE seng besi dicat tp harga malah naik.
    ====

    kayak honda supra x 125 fi ye?

    eh kyak semua motor ahm deng

    jiahahahaha

    Guest
  7. Itu mh kaya knalpot vario 125fi, catalic converter, soal nya pernah bongkar knalpot vario 125fi, daleman nya sama kaya gitu. . .

    Guest
  8. Sebnrny ngakaliin lolos euro 3 tu gmpng,,setting karbu dbikin kering+knalpot dtambah sekat&kompresi dpadatin…djamin psti lolos

    Guest
  9. Tuh, KMI…mending beli satria skrg belek tuh smua apalagi knalpotnya…siapa tau yg 2 Tak lolos Euro 3… Salut SUZUKI…nemu aja ide nya… Top…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.